SERAT KEKANCINGAN


Assalamualaikum wr wb

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas semua rahmat, kasih dan hidayah-Nya yang tak henti-hentinya kita terima sehingga kita patut bersyukur dengan berbagai kenikmatan yang tidak terhitung ini. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut adalah ikhlas untuk menyambung tali silaturahim serta membangun bangsa dan Negara dana berbagai bentuk sesuai kemampuan pribadi masing-masing.

Sehubungan dengan perkembangan terakhir di Kampus Wong Alus yang membutuhkan figur dan sosok simbolis DUTA PERSAHABATAN maka dengan ini kami memutuskan:

 Masa tugas PRESIDEN KWA telah berakhir.
 Menyerahkan amanah berikutnya kepada MBAH GONDRONG X alias TUKANG SAPON sebagai PEMANGKU KWA.
 PEMANGKU KWA memiliki wewenang yang sama dengan REKTOR dan PRESIDEN KWA.
 Masa tugas PEMANGKU KWA selama 2 x 41 hari atau bisa diperpanjang/diperpendek sesuai dengan perubahan alam.

Demikian Serat Kekancingan ini dan kepada sedulur KWA, mari kita doakan semoga kita semua selalu dalam limpahan ridho dan inayah-NYA. Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ttd

KWA


PEMANGKU KWA

ILMU FALAQ HITUNGAN USAHA


adi.winata@ymail.com

Ass.wr.wb.
Perkenalkan nama saya @AB (Aroeng binang) itu hanya sebutan saja mengingat nama leluhur saya beliau bernama Aroeng Binang I (pertama) singkat saja saya ingin mengungkap sedikit tentang asal-usul ilmu ini konon untuk melihat angka apakah bisa disesuaikan dengan jenis usaha atau tidak :
1.Bismillah. : lumayan
2.Alhamdulilah. :baik sekali
3.Inalillah. : buruk

Sebagai contoh : tempat usaha atau rumah tempat usaha kita angka 8, bila dihitung 8x maka jatuh di Alhamdulilah (baik sekali) begitu pula seterusnya.

Konon ilmu ini diterapkan oleh syeh kholil bangkalan madura.

*Perhitungan rezeki harian atau bulanan :

*Bila ambil rezeki harian :
– angka 23 kita bagi 5=4 maka sisa 3

Artinya :
lebih. 3 : baik sekali
Lebih 2 : cukup
Lebih 1 : lumayan
0. : pas-pas an

*Bila rezeki bulanan :
-angka 23 kita bagi 7=3 maka sisa 2
Artinya lebih atau sisa 2 (cukup)

Ilmu ini saya dapatkan dari seorang yang tinggal didaerah kebon jeruk yakni bpk.Alidin beliau seorang ahli pengobatan patah tulang.

Nah….ketiga cara tersebut bisa anda kombinasikan sendiri sesuai kebutuhan.
Demikianlah semoga ilmu ini dapat bermanfaat bagi poro sedulur KWA.Amien dan terima kasih buat para sesepuh dan wongalus atas supportnya. Wassalam.

@AB

UNGKAPAN HATI


Kami panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan YME karena telah memberikan petunjuk, rahmat, hidayah dan anugrahnya sehingga kami dapat melaksanakan Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut

Salam hormat, salam takdzim dan salam pamuji rahayu
@ kami haturkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada sedulur panitia yang telah membantu kami mempersiapkan Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut terutama pada sedulur panitia dari magelang yang menjadi garda depan dan tulang punggung acr dan sangat banyak membantu kami dan kami mohon maaf maaf yang sebesar-besarnya karena kami hanya mencantumkan nama saja sebagai Ketua Panitia tapi tidak bisa membantu banyak untuk mengurusi Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut

@ kami haturkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada ki Ageng Jembar Jumantoro, ki Abdul Jabar, ki Geger Bumi, ki Camat, Ki Wong Alus, Mas Kumitir, Mbah Jambrong dan Laskar Garuda, Gus Santri, ki Cipto Husodo, Kimas Anton, Ki Sabdo Sejati, Ki Gentar Alam, mas Wawan Blora, Gus Nur, Ki Raja Ryzal Kelayang dan sesepuh yang tidak dapat kami sebutkan satu per-satu ( kasian yg upload kalo disebutkan satu per satu…he…he…he… ) yang telah berperan aktif dan berpartisipasi dan kemurahan hatinya mensukseskan jalannya acara dan kegiatan KWA Nasional II dan kami mohon maaf sebesar-besar karena kami tidak dapat menjamu dengan baik.
@ Presiden KWA ( Mas Wawan Sleman ) : kami haturkan rasa terima kasih karena telah mendukung dan memberi motivasi pada kami

@ Bolowongalus yang hadir : kami haturkan rasa terima kasih kepada Bolowongalus yang hadir acara nasional kwa 2 dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kami tidak bisa menjamu dengan baik dan banyak hal yang membuat kecewa dihati sesepuh dan bolowongalus yang hadir.

@ Bolowongalus yang tidak bisa hadir : kami haturkan rasa terima kasih karena telah memberi do’a pangestu dan dukungan pada kami

Kami berharap acara Silaturahmi KWA 2 dapat mempererat tali silaturahmi dan paseduluran juga bermanfaat bagi kita dan semua makhluk ciptaan Tuhan YME dan sekali lagi kami haturkan rasa terima kasih kami pada sesepuh dan bolowongalus yang telah memberikan do’a pangestu, bantuan dan dukungan pada kami dan kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan dan kekhilafan kami dalam menyelenggarakan Acara Silaturahmi KWA 2 di Mendut tanggal 22-23 April 2011 dan dalam penulisan artikel ini … Nuwun

Ttd
Bajul Kesupen dan Bengawan Candu

DOA PENGHALAU TOPAN BADAI ANGIN RIBUT


Menoreh@rocketmail.com

assalamu’alaikum wr.wb

salam paseduluran buat sesepuh dan warga KWA..

akhir2 ini diberbagai daerah sering terjadi angin ribut,angin puting beliung yang sering mengakibatkan kerusakan kerusakan yang cukup parah,.
dalam hal ini saya ingin berbagi dengan saudara2 di KWA tentang do’a untuk menghalau/meredakan badai..

pertama tama kita tawassul kepada
1.nabi Muhammad SAW
2.nabi Ilyas AS
3.malaikat muqorobin
4.syaikh abdul qadir jaelani
5.alfatihah illa hajati
kemudian membaca doa sebagai berikut

BISMILLAHIRROKHMANIRROKHIM<br /ALLOHUMMA INNI AS ALUKAA KHOIRO HAADZIHIRRIYAKHI WA KHOIRO MAA ARSALTA BIHI WA ANGUDZUBIKAA MIN SYARRI HAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIHI.
(ya Alloh,aku memohon kepadaMu kebaikan2 dari angin2 ini dan kebaikan segala yang Engkau kirim bersamanya dan aku berlindung kepadaMU dari kejelekan2 serta kejelekan dari segala yang Engkau kirim bersamanya)

dibaca 7x tahan nafas dan minimal diulang 3x.sambil membayangkan/memvisualisasikan angin itu berpindah ke gunung2/laut..

semoga amalan ini bisa bermanfaat bagi saudara2 semua..amiin.

***SELAMAT DATANG SEDULUR SEMUA DI PERHELATAN AKBAR SILATURAHIM NASIONAL KAMPUS WONG ALUS KE-2 CANDI MENDUT JAWA TENGAH, JUM’AT & SABTU22-23 APRIL 2011***


Bismillah ku mulai kalam untuk mengunduh berkah

Kuhirup nafas dedalam ku panjatkan hamdallah

Rahmat keagungan dan juga keselamatan

Moga terlimpah curah pada Nabi kecintaan

Dalam kehendak manusia terbagi dua

Yang pertama sungguh menginginkan dunia

Yang kedua gemar merindukan akhiratnya

Kawan duhai kawan pilihlah yang kedua

Dunia dan akhirat bagai debu dan sahara

Terlampau jauh dalam hal perbedaannya

Begitu pula dalam hal keuntungannya

Namun banyak manusia tertipu tak berdaya

Cinta dunia pangkal segala bencana

Cinta akhirat permulaan yang mulia

Dunia tempat singgah yang penuh dengan godaan

Akhirat tempat kembali sungguh penuh kenikmatan

Nikmat akhirat dilimput keabadian

Tak lekang oleh ruang tak lapuk oleh zaman

Sebagai balasan atas semua perbuatan

Kecil ataupun besar semua tak terlewatkan

Godaan dunia sungguh beraneka warna

Membuat manusia lupa asal muasalnya

Mencemar jiwa hilanglah kemurniannya

Mengeruh wajah musnahlah cahayanya

Godaan terbesar pria adalah para wanita

Godaan terbesar wanita yakni cinta akan harta

Perhatikan niatmu kawan teliti setiap keinginan

Adakah Allah disana sebagai maksud dan tujuan

Banyak niat tersembunyi yang tiada kau sadari

Muncul ke permukaan hati saat sesuatu terjadi

Cepat-cepatlah ingat tuluskan semua niat

Jadikan keterjadian agar kau bertambah dekat

Gerak mendekat padaNya sebuah penyucian

Menjauh dariNya bertumbuhnya kekotoran

Hilangkan dirimu, tegaskan Dia adanya

Benamkan dirimu dalam lautan cintaNya

Tiada daya dan tiada kekuatan

Cukuplah Dia kokoh sebagai tambatan

Hati yang rindu akan sebuah perjumpaan

Mengalir air mata betapa ingin menatapNya

@@@

“Allah puji bagiMu puji yang sederhana

Mengalun dari jiwa hamba yang penuh dosa

Tarik hamba genggam hamba jangan Engkau lepaskan

Hancur lebur diri hamba tatkala Kau tinggalkan

Allah puji bagiMu puji dalam rahmatMu

Segala kesempurnaan sungguh hanya milikMu

Hamba fakir, hamba fana, hanyut dalam WujudMu

Baqa hamba, wujud hamba, tergantung kuasaMu

Allah puji bagiMu ku bersyukur padaMu

Atas sgala sempurna yang kau titipkan padaku

Ku rela Kau perlakukan sesuai kehendakMu

Sungguh Engkau Tahu, benarlah aku tak tahu

Apapun yang Kau beri, apapun yang terjadi

Selalu lah yang terbaik, meski meremas hati

Kuatkan aku Allah, untukMu aku bersabar

Dekatkan aku Allah, meski diri ini terbakar

Ku lemah tak berdaya, tatkala tanggung derita

Berkat cintaMu sungguh aku kuat menerima

Berserah sepenuhnya, cukuplah Engkau pelita

Selain Mu duhai Allah, ku tak ingin apa-apa

Akhirnya ku memuji puji Alhamdulillah

Shalawat dan salam pada Rasul syafa’ah

Munajatku hanya munajat yang sungguh tiada pantas

Berharap ku berharap diri lekas terbebas”

Duhai kawan jagalah jiwa slalu berserah

Berlomba-lomba dalam ikhlas beribadah

Yang terutama shalat, jangan sampai terlambat

Daraslah Quran Mulia, sepenuh rasa menghayat

Zikir seiring nafas penghancur nafsu yang keras

Angkat Laa dari pusar hingga kepala teratas

Hantamkan ilaha pada lambung yang kanan

Ke kiri tepat jantung, illallah kuat kau hunjamkan

Segala dalam Islam, hanya empat tujuan

Pertama kesucian, kedua kedermawanan

Ketiga keadilan, keempat kerendahan hati

Islam dalam satu makna, adalah ikhlas mengabdi

Inilah akhir kalam yang penuh keterbatasan

Dari hamba al fakir, Muhammad Zainur Rakhman

Moga jadi amalan, moga mendapat ampunan

Berikut ayah bunda, serta istri kesayangan

(Dua Rajab 1431 Hijriyah)

@@@

–Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com–

PETA PITA LOKASI CANDI MENDUT


Asswrwb….. Bismillahitawakatu Alallah…

Berikut ini kami sampaikan beberapa hal yg berkaitan dgn PETA PITA LOKASI DAN KONDISI DI CANDI MENDUT.

Mengutip petung dr kimas bagong…he5x….sy copas njih kimas….

Tukul Bagong

Teriring doa semoga dapat terlaksana dengan lancar dan menjadi barokah buat keluarga KWA dan bangsa Indonesia. Amin.

01.Tanggal Masehi : 22 April 2011

02. Dina – Pasaran : Jêmuwah Kliwon
03. Tanggal Jawa : 19 Jumadil Awal 1944 – Be
04. Tanggal Hijriah : 19 Jumadil Ula 1432 (H)
05. Windu-Lambang : Sengårå, Kulawu
06. Nama Wuku : Watugunung
07. Môngsô : Kasewelas – Sadha (19/04 s/d 11/05)
08. Sadwårå : Uwas
09. Haståwårå/Padewan : Sri
10. Sångåwårå/Padangon : Jagur
11. Saptåwårå/Pancasuda : Wasésa Sêgara
12. Rakam : Dêmang Kadhuruwan
13. Paarasan : Lakuning Rêmbulan
14. Hari libur nasioanal : Hari Wafatnya Yesus Kristus

Asswrwb…
Salam Pamuji Rahayu….

Kami dr team panitia KWA Nasional II bermaksud memberikan peta ato rute bagi poro sedulur bolowongalus yg merencanakan datang di acr KWA di Candi Mendut. Karena slm ini banyak skl sms ataupun phone yg menanyakan rutenya. u/itu apa yg kami smpkn di bwh ini dpt dcermati dan menjadikan periksa.
Apabila krg jelas akan informasi yg kami cantumkan bs menghubungi nmr di bawah ini :
1)Kimas Prabowo – Magelang – 08562560237
2)Kimas Sapto, magelang, 085643259219
3)Kimas Sheva Ananda – Magelang-085729677502,
4)Kimas Mondong sejati – Magelang-085867456867
5)Kimas Rievs Hard,Magelang 083867526185
6)Kimas Pangeran Surya Alam Magelang 085743335618

Bagi yg berkenan ikut acr dicandi mendut,kami menyarankan buat naek jalur kereta api lbh murah meriah dan terjangkau,tentunya kereta ekonomi. Krn naek kereta ekonomi ya pakainnya gak usah style2 mas mbak,nntnya malah tengsin,baju biasa sj,kaosan spt kt pas luar kota biasa. Biar nyaman dan santai klo berbaur dgn penumpang yg laen. Tp klo mo naek bis jg gpp. Krn klo sesuai jalur yg kami sampaiakn insya Allah panjenengan cuman habis150rb-200rb sdh sama makan dan minum slm dijalan pp. Kami sarankan utk turun di stasiun lempuyangan yogyakarta,krn jarak tempuhnya jauh lbh dekat dibanding via semarang maupun solo.

1)Bagi yg naek kereta api ekonomi.
Jakarta(pasar senin,jatinegara)-Yogyakarta Lempuyangan perkiraan ongkos naek k.a eko adlh 35-40rb.(pp70-80rb) Klo bisnis krg lbh100rb.

Surabaya-turun Yogyakarta Lempuyangan perkiraan ongkos naek k.a 35-40rb.(pp70-80rb)
Dr sini silahkn menuju ke depan stasiun lempuyangan dr dpn stasiun naik bis ke jurusan jalan ke arah Magelang ato kearah semarang2rb-3rb. Kmdn oper bis jurusan Yogyakarta Semarang ato Yogyakarta Magelang trn di muntilan salaman magelang tarif sktr 10rb.

Kmdn dr muntilan naek bis ke arah candi borobudur dgn ongkos3rb.

2)Bagi yg naek Bis eko maupun ac.

Jakarta-smg ac 130-170rb trn terminal Magelang.

Dari arah Surabaya-smg eko 60 rb trn terminal terboyo,kmdn naik bis jurusan magelang perkiraan harga15rb.

Dari arah Solo,Yogya,Klaten trn di Magelang Muntilan.

Dari muntilan ke borobudur 3rb

Dari arah Purwakarta,Banyumas,Kebumen,Purworejo trn Salaman.

Dari salaman naik bis ke arah borobudur 3 rb.

Dari Arah Jakarta,Cirebon,Pekalongan,Semarang,Salatiga trn Magelang.

Dari Magelang ke borobudur 5 rb.

ALL DARI BOROBUDUR KE MENDUT NAIK ANGKUTAN 1500/2000.

3)U/yg rute dr rembang,pati,kudus,demak,semarang…bs menyesuaikn dgn rute bis Surabaya-Magelang
4)U/rute yg dr pekalongan,tegal,pemalang,cirebon…bs menyesuaikn dgn menggunakan jadwal k.a maupun bis.

Begitu sdh smp candi borobudur,bagi yg ingin mampir sebelum ato sesudah acr,ada biaya restribusi masuk lokasi senilai25rb rupiah utk kecandi borobudur,ini informasi dr pangeran surya alam,tp beliau khusus u/sedulur2 kwa kmrn sdh mengusakan dpt diskon khusus hmpr30%,klo ke candi mendut tarif tiketnya lebih ekonomis hanya3rb rupiah.
Bagi yg berkenan merencanakan u/sewa tempat menginap yg lbh privacy double bed sederhana tarif 75-100rb permalam. Klo yg 50 rb kmr mandi diluar. Silahkan dipilih mo yg lokasinya dekat candi borobudur ato lokasi yg dekat tmpt acr di candi mendut.

Bagi yg ingin pesan tmpt istrht pribadi ato bagi yg membawa klrg kami persilahkan u/koordinasi dan menghubungi kepada :

1)Kimas Prabowo – Magelang – 08562560237 ( koor )

2)Kimas Pangeran Surya Alam Magelang 085743335618

Nanti akan kami Bantu buat pembayaran tempatnya,plg lambat transfer adlh hari rabu siang tanggal 20 april 2011 jam 12 siang. krn diatas jam dan hari tsbt segenap panitia sdh ada yg berkumpul di tempat transit perserta di kawasan candi borobudur,utk persiapan dan hal2 lain yg berkaitan dgn kepanitiaan. Pengiriman pembayaran hotel/losmen/penginapan akan disesuaikan tarifnya dgn pesanan dr para pemboking. Demi kenyamanan bersama,diharapkan lgsg dititipkan pembayarannya via panitia,krn hotel tdk menerima pemesanan. Bagi yg berkenan kami persilahkan trnfr ke No rek BRI atas nama Sri Mulyani no rek 0048-01-001203-53-8.

Bagi yg menanyakan tempat ibadah sholat,dr lokasi candi ada mushola maupun masjid yg tdk terlalu jauh sktr50-100m,krn pd hakekatnya kt berkumpul di candi mendut hanya sbg tempat dan sarana berkumpul sj di pendopo yg tlh kami persiapkan sebelumnya. Agar semua mjd maklum dan perhatiannya.

Ato bagi yg ingin menginap ekonomis dan rame bs lesehan dan tdr bareng2,kami menyediakan rumah transit yg cukup luas skl,semacam aula besar yg insya allah kapasitas klo cuman buat selonjoran 150-200 org ckp memadai. Ini atas kemurahan hati dr sedulur kt Kimas Sunshine In Borobudur. Jg kami sarankan perlunya membawa pakaian hangat,jaket,sarung,sajadah,jg obat2an pribadi krn cuaca sedang tdk menentu. Aplg hujan tdk bs diprediksi,bagi yg membawa obat batuk/pilek usahakan jgn yg menyebabkn kantuk,biar shbs mnm obat acr panjenengan dgn kwa tdk terhambat dan tetap konsentrasi.

Demikian yg bs kami smpkn. Ini adlh data yg seperlunya yg kami harapkan dapat mendukung keprluan dan persiapan jg estimasi dr poro sedulur smua. Nuwun.

Hormat kami

PANITIA KWA NASIOANAL II
bengawan candhu & bajul kesupen beserta team

KWA NASIONAL II NEWS — Medio April 201


PENGUMUMAN DAFTAR SOHIBUL IJAZAH TERBARU DAN SUSUNAN ACARA CANDI MENDUT SALAMAN MAGELANG JATENG,HARI TANGGAL JUMAT DAN SABTU 22-23 APRIL 2011.

Bismillahirrahmanirrahiim……

Segala Lantunan Puja dan Puji Bagi Allah sang Raja Semesta Raya Sang Maha Sempurna dan Maha Tinggi.

Atas segenap karunia dan rahmat serta limpahan kasih sayang dan curahan-Nya shg acr yg kt rencanakan dan kt gaungkan jauh2 hari tetap terlaksana mskpn ditengah gossip dan isu tentang tertundanya bhkn batalnya acr ini yg telah dihembuskan oleh berbagai pihak,tapi segenap panitia dan pengurus blog tetap konsisten dan komitmen dengan PILIHAN dan UCAPANNYA. Semua tetap berjalan sesuai dgn apa yg kt rencanakan dan telah kt tetapkan dlm rapat besar maupun rapat internal kecil2an.

Semua semata mata kt lakukan demi kebersamaan dan demi paseduluran guna menambah paseduluran dan menambah wawasan jg menjadi bahan referensi dan cerita kt disuatu masa maupun di masa yang akan datang. Bhkn mjd suatau kenangan bagi kt semua yg senantiasa akan tersimpan dan terkenang dlm hati dan jiwa kt. amin.

Sebelum susunan acr ini kt sampaikan secara lbh terperinci,berikut ini kami sampaiakn kmbl beberapa sesepuh yg krn sesuatu hal beliau2 menunda kehadirannya disaat ini dikarenakan beberapa hal. Diantara bbrp sesepuh dan sohibul ijazah yg berhalangan hadir adlh :

1). Ki Bams Satria,karena beliau sbg salah satu khalifah yg ckp dituakan dlm klrg besar beliau,beliau berhalangan hadir krn pd tanggal dan hari yg bersamaan,beliau ada acr yaitu sbg wali u/pernikahan salah satu klrg beliau,shg beliau memohon maaf atas penundaan wkt beliau u/menjalain silaturahmi kali ini,beliau menitip salam dan memohon doa kpd kt smua,smg acr klrg besar beliau dpt berjalan dgn lancer,baik dan aman. Amin.

2). Ki Rizal Raja Kelayang,beliau jg menunda kedatangan beliau di tahun ini buat berkunjung dlm ajang silaturahmi kali ini,krn ibunda tercinta beliau sdg sakit dan smpt dirawat di RS Siloam Singapoore Hospital selama hmpr sepekan. Sdg masa2 ini adlh masa pemulihan dan penyembuhan bagi ibunda tercintanya. Shg sebagai bakti,penghormatan beliau kpd ibunda beliau,beliau smntr ini menunda kehadiran beliau di acr gathering ini,dan menitip salam hormat dan salam paseduluran beliau kpd segenap bolowongalus dan segenap sesepuh dan semua aktivis blog wongalus. Beliau menitipkan 9 kumis manusia harimau u/diserahkan sbg zakat beliau dan ijazahan beliau kpd segenap sedulur yang hadir di candi mendut nntnya,mustika ini dmn apbl harimau tsbt mati,maka kumis ini akan ikut musnah atau ghaib. Smg yg berjodoh beruntung skl bagi yg mendapatkan mustika ini.

3). Ki ageng Ungaran,beliau menunda kehadiran beliau krn beliau sdg sakit,yg msh membutuhkan penyembuhan dan pemulihan sakit beliau. Beliau menyampaiakn permohonan maafnya kpd segenap poro sedulur semua dan segenap sesepuh atas penundaan kehadiran beliau ini. Salam takdzim dan salam Paseduluran beliau buat segenap sesepuh dan segenap sedulur2 bolowongalus.

4). Ki Sabdo Langit,beliau menunda kehadiran beliau krn ada schedule pekerjaan yg tdk bs ditinggalkan pd tgl tsbt,krn ada tugas di Kaltim. Beliau nitip salam hormat dan salam paseduluran buat sedulur KWA dimanapun berada dan khususnya peserta gathering nasional di Candi Mendut.

Mari kt doakan kpd beliau bertiga smg apa yg saat ini beliau2 hadapi dpt segera terlaksana dgn baik,lancer dan membawa keberkahan jg manfaat bagi smuanya, dan bagi yg skt sgr sembuh,sehat dan dapat beraktivitas sebagaimana mulanya. Amin amin amin…..amin….alfatihah…sent….

Demikian sekilas informasi kpd segenap sesepuh yg berhalangan hadir maupun menunda wktnya.

Berikut kami smpkn susunan acr di CANDI MENDUT hari tanggal Jumat dan Sabtu tgl 22-23 april 2011.

Hari jumat Tanggal 22 april 2011-04-15

13.00 s.d jam 15.00 Pengisian daftar kehadiran poro sedulur bolowongalus

15.00-15.30 shalat ashar

15.30 Doa pembukaan yg dipimpin oleh Ki Ageng Jembar Jumantoro

15.45 s.d 17.00 Perkenalan segenap sesepuh,sohibul ijazah dan perkenalan via absensi kpd poro sedulur.

17.00 s.d 17.45 Ki Angon Tausyiah Sangkan Paraning dumadi

18.00 s.d 19.30 Ishoma

1930 s.d 20.30

1)Ki Abdul Jabar Cracking The Milionaire Code, merupakan meditasi yg membuat hal-hal yg keberadaannya terjadi pada angan-anagan (immaterial) merubah keberadaannya akan menjadi kenyataan. Jika Anda menempatkan keinginan Anda atau berharap itu akan terwujud di dunia (nyata) material, visualisasi setiap aspek secara detail. Bisa berupa rejeki,harta dan hajat.

2)Ki Abdul Jabar….Pembangkitan energi sedulur batin

20.30-22.00

1)Den Bagus Pengajaran dan Paraktek laku prihatin antar dimensi. Melatih hati dan fikiran kt u/memvisualisasikan benda immaterial menjadi material yg bs dilihat dan dirasakan oleh indera kt.

2)Ki Gatoloco Pemahaman dan pengertian hakekat ilmu sihir

22.00 S.D 23.00 Raka Mas Jambrong Asma Kewibawaan Agung Jilid II dan Terawangan tnp ritual dan puasa,diharapkan peserta yg mengikuti pengijazahan ini diharapkan menyiapkan AIR AQUA botol buat diisi dan penyelarasan doa.

23.00 s.d 01.00 Raden Sancang Ungu, Wisata Alam Ghaib.

01.00 s.d 07.00 Istirahat

07.00-0800 Ki Wongalus dan Mas Kumitir, Saresehan tentang peranan dan fungsi sosial budaya spiritualisme dan ilmu hikmah di Indonesia di masa lalu dan masa sekarang yg modern.

08.00-09.00 Ki Camat Krian Pelatihan dan praktek NLP, Hipnosis dan Reiki

09.00 10.00 LINE I Ki Ageng Jembar Jumantoro Penyelarasan Asmak Sir Langit,silahkan bagi sedulur2 yg rncn ikut penyelarasan u/menyiapkan air mineral 1 gelas dan daun sirih temu rose 3 lembar yg memetiknya disertai dgn pang daunnya jd bkn hanya daunnya sj,tp pang ato gagang ato dahan kclnya hrs dsertakan jg. Bagi yg krg jls mslh daun temu rose bs menghubungi ke beliau.

LINE II Gus Santri Blitar mengijazahkan : Ilmu falaq u/perjodohan,Doa rizki kubro,Mahabah/kewibawaan(mahabah sulthon),doa ketentraman dlm bermasyarakat dan berumah tangga.

10.00-12.00 Pengobatan dan terapi ini terdiri dr beberapa subline,kami persilahkan buat menyesuaikan dgn jadwal dan keprluan msg2 pribadi dan hajatnya. Trmksh.

Line I Ki Cipto Husodo dgn pengobatan terapi listrik,terapi bekam,pijat refleksi dan penotokan.

Line II Pengobatan dgn wasilah air kombinasi mustika merah delima dr bbrp sesepuh yg berkenan mengamanahkan mustika2 beliau buat digunakan dlm pengobatan ini. Diantaranya mustika merah delima dr

1)Sanghyang Jengkangalam(1biji), 2)Ki gentar Alam(1biji) 3)Raka Mas Wawan blora(1biji)

Yg rncn akan kami kombinasikan dgn air shalawatan nariyahan dr majelis Alhidayah,pusaka mustika bambu pethuk,omyang jimbe penambah beras yg diperoleh wkt riadoh dimakam Empu Supo Kadilangu Demak. khususnya u/menetralisir dan penyembuhan dr energi negatif,memperkuat pancaran kharisma,penguat aura kerejekian penglarisan tentunya dgn seijin dan ridho Allah.

Line III Sebagaimana acr digedong songo kami kombinasikan kmbl ada rajah syifa jabalut,zam zam asma’.

LINE IV Minyak MJS (minyak jaya sampurna) minyak yg trbuat dr kelapa hijau khusus yg dibuat oleh sesepuh Ki Raja Raungan. u/mengobati penyakit medis :jantung,kista,migrain,stroke, dll. dan non medis berupa santet,pelet,ilmu hitam,teluh pelet.(dr Gus Nur Dan Majelis Nur Langit)

LINE V. Bubuk Sidr(racun bagi jin fasik) yg berguna u/ruqyah bagi jin fasik ato lokasi angker. agar mjd netral dan bersih. .(dr Gus Nur Dan Majelis Nur Langit)

LINE VI Minyak MSA Minyak semesta Alam,terbuat dr beberapa bahan alami,u/mengobati keseleo,pegal2,patah tulang,retak. .(dr Gus Nur Dan Majelis Nur Langit)

Doorprice Doorprice Doorprice…..akan diberikan di sela2 acara mulai dr hari jmt sore s.d hr sabtu siang.

I ) KI RIZAL RAJA KELAYANG insya allah rncn men-Zakat-kan 9 (sembilan)helai kumis manusia harimau. tujuh helai bagi para sedulur yg hadir di acr silaturahmi yg beruntung dan dua helai bagi panitia yg beruntung via doorprice.

II) GUS NUR Sodakoh tujuh batu alam hasil kontemplasi dan pengijazahannya,berikut garam asma’penyelarasan bagi penerima batu alam tsbt,yg digunakan buat mandi u/menetralisir hawa hitam dlm badan dan sbg penyelarasan aura.

1200-1300 Ishoma

13.00-14.00 Pengijazahan Langsung

Asmak RDR dan lainnya oleh beberapa sesepuh dan segenap aktivis blog wongalus.

1400-1430…PERPISAHAN DAN PAMITAN…….

Salam Pamuji Rahayu….Salam takdzim…..

Hormat Kami

PANITIA KWA NASIONAL II CANDI MENDUT APRIL 2011
bengawan.candhu@gmail.com

@@@

ILMU MEMANGGIL ARWAH/ HANTU GENTAYANGAN


Abahnya NINA, FB: KWA KALSEL
panglima.badai@yahoo.com

Di daerah kalsel dan sekitarnya sering kita jumpai atau mendengar Orang yg telah wafat dan dikebumikan kemudian menjadi arwah/hantu gentayangan yg menghantui(biasanya cuma org-org yg pernah berhubungan/kenal saja yg akan ditemuinya,tp juga tidak menutup kemungkinan akan bertemu dengan org yg tidak dikenalnya sama sekali..)..Ada yg kemunculanya cuma 3/7/41 hari bahkan sampai 100 hari,sebelum kemudian akan menghilang(konon hantu-hantu tsb akan berkumpul didaerah gunung roban sampai kiamat datang nanti,wallahu ‘alam..).Sesungguhnya tiada ada yg lebih mengetahui tentang urusan roh ini kecuali hanyalah ALLAh SWT..
Kadangkala berita/kabar tsb sangat tidak beralasan sehingga itu cuma akan menjadi fitnah yang memalukan atas si mayit dan juga pihak keluarganya apabila hal itu tidak benar adanya..
Sebetulnya pada si mayat ada beberapa hal yg mungkin bisa diketahui oleh mata pandangan zahir kita yg awam untuk mengetahui apakah si mayat tsb kelak akan berubah menjadi hantu yg akan gentayangan ataupun tidak..

Diantara Patrap/cara yg sederhana untuk mengetahui apakah si mayat akan menjadi hantu gentayangan..

1.Setelah jenazah dimandikan/dibersihkan,biasanya jenazah akan ditutupi kain untuk dibacakan ayat-ayat suci/disholatkan/menunggu pelayat/kerabat yg berdatangan sebelum kemudian dikuburkan..untuk jenazah yg kita curigai(mungkin karena kita sedikit banyak tahu bagaimana kelakuan/lakon ilmu yg dijalani si mayat semasa hidupnya yg kurang baik)akan menjadi hantu/arwah gentayangan..coba kita ambil tanah apa saja yg kemudian kita basahi sedikit dengan air dan kemudian kita sapukan sedikit tanah tsb pada kuku jempol kaki si jenazah dan kemudian kita tutupi lagi dengan kain,maka apabila kita amati terus menerus kita akan dapat melihat dengan jelas bahwa kaki si mayat akan bergerak-gerak..
(Mohon tidak melakukan hal yg kurang sopan pada jenazah seperti memercikan perasan air limau/jeruk,atau menaruh kucing disampingnya untuk melangkahi mayat tsb,dll..)
2.Pada saat memandikan jenazah,air seperti mengenai kulit org yg masih hidup/pori-pori kulitnya msh tdk berubah tidak seperti kebanyakan memandikan jenazah pada umumnya org yg telah wafat..
3. Ada sebagian keadaan dimana si mayit yg akan menjadi gentayangan akan sangat sulit sekali dibersihkan jasadnya/menimbulkan bau/aroma yg tidak sedap..
4.Pada kuburan hantu/arwah gentayangan,biasanya akan ada lobang sebesar kelingking/ibu jari diatas makamnya tsb yg apabila kita tusuk/susuri dengan bilah,maka akan sampai ke papan/dasar tempat mayat tsb… Tapi ada juga beberapa kasus dimana hantu tsb membuat jalan keluarnya melewati 2 atau 3 makam disekelilingnya tidak diatas makamnya sendiri..(mungkin ingin menutupi jejaknya agar tidak dicurigai he..he..)
Demikian sedikit diantara patrap/cara-cara sederhana untuk mengetahui jenazah yg akan menjadi hantu gentayangan,kami persilahkan sedulur/dangsanak lainya yg mau menambahkan tentang patrap/cara yg lainya untuk lebih memperluas wawasan dan pengetahuan kita semua ..

Setelah kita mengetahui lobang yg telah kita curigai dimana tempat keluarnya hantu gentayangan tsb,kita dapat mengintai/mengintip (biasanya mulai pada awal senja hari)awal/proses bagaimana keluarnya hantu tsb dari makamnya..
NB: Tempat dimana kita mengintai usahakan tidak dari arah mata angin berhembus,sehingga aroma tubuh kita tidak tercium tertiup arah angin sampai kekubur tsb.carilah dimana arah mata angin melewati makam tsb dulu baru sampai kekita..Karna kalau aroma kita telah terhembus/tercium oleh hantu tsb,ada kemungkinan hantu tsb akan membuat jalan keluar yg baru/lebih jauh lagi dari tempat semula awalnya keluar..
Pada awal pertama keluar dari lubang tsb akan keluar asap hitam yg kemudian menjadi asap putih yg membumbung lurus ke angkasa,kemudian akan kembali lagi keatas makam dan menjelma wujudnya dengan duduknya seperti duduknya “seekor kucing”(akan terlihat seperti duduk dimana badan condong kedepan agak menyentuh tanah dan kedua tangan yg dilipat kedalam)pada saat ini hantu tsb akan mengucapkan kata..HAALIN..setelah itu hantu tsb akan berdiri dan kembali berkata..HAALIN..dan kemudian untuk yg terakhir kalinya sebelum melesat terbang akan kembali mengucapkan kata..HAALIN.. tsb untuk yg ketiga kalinya.. Dan dapat dipastikan bahwa hantu-hantu tsb sebelum pembacaan ayat-ayat suci waktu subuh akan kembali lagi masuk kemakamnya..
Nah,,Dari kata tsb kita dapat membuktikan/mendatangkan sendiri para hantu/arwah gentayangan apakah memang benar menjadi gentayangan ataukah tidak untuk menghindari fitnah yg memalukan atas mayat dan juga pihak keluarganya..
Pemanggilan dilakukan pada malam hari(Mungkin lebih afdol pergi ketempat sepi/dihutan sendirian he..he..).Ada juga sebagian kasus dimana hantu tsb kehadiranya bisa disaksikan/diketahui oleh orang banyak/massal..Tanda-tanda kehadiranya bervariasi yg juga sangat dipengaruhi oleh tempat dimana kita memanggil,kondisi bathin/keilmuan si pemanggil,tingkat keadaan dari si hantu tsb,dll..
Ada yg memberi tanda dengan papan/dinding rumah kita seperti digaruk-garuk/diketuk-ketuk,dapur/panci masak seperti dibanting-banting/dikerok-kerok,dan ada juga yg bisa masuk sampai kedalam kelambu/Tirai penutup nyamuk tempat tidur kita(kelambu tidur mungkin sdh biasa dan banyak digunakan oleh org-org banjar).

CARA PENGAFLIKASIAN/PEMANGGILAN/MENDATANGKAN ARWAH/HANTU YG GENTAYANGAN TSB..

Sebelumnya mungkin sebaiknya kita tahu nama(kl bisa juga tahu nama ortu/bin atau bintinya)atau mengetahui rupa dari yg kita curigai menjadi hantu gentayangan tsb..
Kemudian kita rapalkan terus menerus pada malam itu kata HAALIN (kalau bisa dgn suara yg pelan)sambil kita selingi memanggil-manggil nama/membayangkan hantu tsb untuk datang..Insya allah jika memang seandainya benar bahwa org tsb telah menjadi hantu yg gentayangan,, akan hadir pada malam itu juga menemui kita..
(Kalau ada yg bertanya apakah kata tsb bisa digunakan untuk memanggil makhluk yg lain seperti ,jin,khodam,danyang,dll..Wallahu ‘alam,silahkan bagi yg mengetahuinya untuk membabarkanya..)
Wujudnya mungkin bermacam-macam kedatanganya..bisa berupa binatang (kalau gajah mungkin akibat untalan Minyak gajah),hitam besar berbulu lebat(mungkin untalan minyak/bulu mariaban)dll..Biasanya pada hantu gentayangan tsb kalau berwujud seorang wanita rambutnya menggelung/terkuncir keatas dan menggunakan semacam kerudung, kalau pria menggunakn semacam syal/selendang yg dililitkan pada lehernya..(Ada mitos bagi sebagian org bahwa syal/kerudung tsb diburu diambil digunakan sebagai jalan pintas untuk ilmu menghilang dari pandangan mata dzahir,wallahu alam..)
Jikalau memungkinkan juga,, kita bisa ajak bercakap-cakap hantu tsb untuk menanyakan kepada mereka kenapa mereka sampai menjadi hantu gentayangan untuk dapat kita ambil hikmahnya..
NB:kebiasaan mereka akan selalu membelakangi kita dalam percakapan tsb..
Diantara beberapa dialog dan sebab musababnya yg pernah terjadi dengan para hantu gentayangan tersebut..Ada yg mungkin selama hidupnya menjalani/akibat dari keilmuan-keilmuan yg salah(mungkin kl org banjar akibat bauntalan minyak aliran hirang/akibat dari ilmu hitam untuk kekebalan/kesaktian,pesugihan,dll..), ada juga semasa hidupnya seorang istri yg ingin menundukan suaminya dengan jalan yg tidak baik(meminumkan perasan air cawat/celana dalamnya,air bekas darah kotornya dll..),bahkan pernah ada kasus menjadi arwah gentayangan adalah seorang ibu pembuat kue ,,akibat tanganya yg jorok/kotor tidak bersih(apalagi bekas najis/garuk-garuk dan tidak dicuci bersih) mengadon adonan kuenya dan ini telah menjadi kebiasaan yg telah bertahun-tahun dijalaninya dan kue tsb dimakan oleh banyak orang sehingga hal ini membuat allah murka dan tidak meridhoinya..Memang sebuah hal yg sangat berat nanti apabila kita masih/ada bersalahan yg belum diselesaikan dengan sesama hamba..
Seperti Org bijak arif billah ditempat kami(Alm guru zaini bin abdul ghoni,guru sekumpul martapura)yg selalu mengucapkan dalam setiap menutup majelisnya ,,Ulun Minta ma’af,minta ridha,dan minta halal kepada semuanya..Sungguh.. betapa beliau mengajarkan berusahalah agar jangan sampai menjadi syak sekecil apapun dihati orang yg kelak akan menjadi penghalang/sebab kepada kita diakherat nanti..
Apabila kita mencurigai suatu keadaan dimana kita curigai mayat tsb akan menjadi gentayangan dan bisa membuat malu keluarga,,disini ada sebuah rajah sederhana yg bisa kita tempelkan/diselipkan kedahi/kening mayat untuk ikut dikuburkan bersama jenazah tsb..Insya ALLAH tidak akan menjadi gentayangan/apalagi sampai menteror..kalau tidak memungkinkan bisa kita isyarohkan/kita tulis/rajahkan dengan jari didahi/dikening jenazah tsb..Dan juga insya ALLAh siapapun yg membawa RAJAH tsb akan dijauhi dari para hantu/arwah gentayangan (walaupun yg kita pegang/simpan dibadan/dompet itu cuma fotokopinya saja),insya ALLAH..

Kami juga mempersilahkan bagi yg ingin menambahkan kaweruh dan pengetahuanya tentang hal ini disini untuk berbagi agar semakin bertambah wawasan dan pengetahuan kita semua bersama dalam kebaikan dan mencari ridho illahi.. Amiin..

Demikian wacana sederhana ini dibuat semoga menjadi hal yg bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya dari hal-hal yg mungkin kita anggap sepele saja dalam hidup agar lebih waspada dan lebih berhati-hati lagi dalam rangka menuju keridhoan ILLAHI dalam kehidupan kita yg sangat singkat ini..Amiin..
Salam paseduluran/badangsanakan dari saya untuk semua..

-Wacana ini ditulis hasil dari referensi seorang veteran pejuang kemerdekaan didaerah kalsel yg kini juga beliau berprofesi sebagai pemandi jenazah,penjaga dan juga penggali kubur(Beliau sangat enggan namanya untuk dipublikasikan)..

Hormat saya

OASE WAQI’AH: PENANGKAL MISKIN


Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com

Surat al Waqi’ah, surat ke 56, terdiri dari 96 ayat. Tarjamah untuk waqi’ah adalah hari kiamat. Memang dalam gambaran umumnya, surat ini bercerita tentang kejadian hari kiamat. Namun, secara spesifik, surat ini mengetengahkan tentang nasib manusia berdasarkan pilihan hidupnya dalam kaitannya dengan jati diri fitrah kemurniannya. Setiap manusia lahir membawa keimanan. Kelahiran seorang anak Adam benar-benar merupakan berkah bagi bumi, karena hal itu berarti seorang wakil Allah telah bertambah.

Manusia adalah wakil Allah, karena ruh kemuliaan yang dititipkan oleh Nya. Sebuah tajalli yang paling sempurna hingga malaikatpun diwajibkan sujud padanya. Bukan kepada jisim material, melainkan kepada ruh kemuliaan, yang mengandung sir (rahasia): Allah Maha Mengetahui apa yang Dia ciptakan.

Maka tatkala diingatkan dengan kalimah “idza..”, manusia diberikan gambaran tentang waqi’ah (kiamat); sesuatu yang berada diujung kehidupan. Agar setiap jiwa kembali mengingat asal muasalnya. Bukankah awal dan akhir berada dalam satu garis? Mengingat yang akhir, membawa kembali kepada yang awal. Ini hanya soal persepsi. Tepatnya, yang awal adalah yang akhir, sebagaimana kesempurnaan adalah tatkala tidak sempurna.

Makna kiamat, menjurus kepada dua hal, berakhirnya hidup jagad semesta, dan berakhirnya hidup seseorang. Jagad semesta yang bisa jadi secara material lebih besar, sebenarnya berada dalam jagad kecil insan.

Hanya orang-orang yang citra materialnya sangat kuat, yang memiliki anggapan bahwa jagad semesta lebih besar dari jagad manusia. Sehingga, kiamat alam semesta, hanya akan dirasakan oleh orang-orang ini.

Orang-orang yang beriman tidak akan merasakan kehancuran semesta, karena kesadaran ilahiahnya begitu besar sehingga meliput seluruh semesta. Semesta menjadi kecil. Bahkan mereka (orang-orang yang beriman), hanya akan merasakan kiamat pada jagad kecilnya (lepasnya nyawa) seiring berhembusnya angin dari arah Yaman (demikian disebutkan dalam hadits).

Citra material berkaitan erat dengan timbunan-timbunan noda berdasarkan pilihan yang salah tentang arah, atau kesombongan khas iblis yang diakibatkan selalu menjauhnya dari cahaya.

Maka dengan pengingatan ini, kiranya seseorang tidak perlu menunggu, saat-saat “laisa liwaq’atiha kaadzibah”. Karena tentu saja, saat itu adalah saat-saat penuh kemiskinan. Isyarat kesengsaraan abadi yang sungguh ngeri.

Meninggikan dan Merendahkan

Khaafidhoturrofi’ah. Saat itu adalah saat meninggikan suatu golongan, dan merendahkan golongan yang lainnya. Ketinggian adalah simbol kemuliaan, suatu tempat dimana kehormatan berada. Berbeda dengan kerendahan, dimana ia menjadi tanda dari kehinaan dan tidak adanya kehormatan.

Golongan yang ditinggikan tentu saja karena mereka terbiasa merendahkan sayap-sayap mereka, khudu’ dan khusyu’ berhadap-hadapan dengan Allah. Mereka taat, mereka mengharap rahmatNya, karena mereka memahami diri. Sedangkan golongan yang direndahkan, tentulah mereka yang terbiasa meninggikan diri mereka terhadap larangan dan perintah Allah. Kepala mereka mendongak, tidak mau bersujud, akibatnya mereka berjalan dengan kepala; mata hati yang biasa buta, terbentur batu-batu selamanya.

Tiga Golongan

Wa kuntum azwaajan tsalaatsah. Golongan yang ditinggikan terbagi menjadi dua: assabiquunassabiqun dan ashhabul maimanah. Sedangkan golongan yang direndahkan adalah mereka yang disebut ashhabul masy amah.

Golongan elit, yakni mereka yang paling dahulu menyambut seruan keimanan. Merekalah al muqorrobun, orang-orang yang didekatkan. Begitu tingginya golongan ini, hingga disebutkan, “tsullatum minal awwalin, wa qaliilum minal akhirin” golongan elit ini hanya terdiri dari sebagian besar orang-orang yang terdahulu, dan sebagian kecil orang-orang yang terkemudian.

Tidak kalah beruntungnya bagi ashhabul maimanah atau golongan kanan. Ternyata proporsinya adalah “tsullatum minal awwalin, wa tsullatum minal akhirin” sebagian besar orang-orang terdahulu, juga sebagian besar orang-orang yang terkemudian.

Dan kesengsaraan, sungguh sengsara bagi ashabul masy amah atau golongan kiri. Tidak disebutkan proporsinya bisa jadi karena terlampau banyaknya.

Tiga golongan inilah yang akan manusia masuki. Seseorang bisa saja menjadi golongan elit, al muqorrobun, atau golongan kanan, atau golongan kiri.

Sebagaimana pilihan dalam hidup, ada orang-orang sangat mencintai dunia hingga lupa akhiratnya, merekalah calon golongan kiri. Ada pula yang mencintai dunia namun juga tidak melupakan akhiratnya, hati mereka masih terlimput oleh duniawi, namun mereka masih senantiasa mengingat Allah. Mereka membagi hidupnya untuk mengumpulkan dunia dan juga tidak lupa mengumpulkan bekal akhirat. Rahmat Allah meliputi mereka sehingga “Fasalamullaka min ashhabil yamin.” Merekalah golongan kanan.

Dan akhirnya, adalah mereka sangat merindukan akhiratnya, dunia sudah tidak memiliki tempat dihati mereka, rizqi mereka dijamin. Merekalah al muqorrobun.
Afaraayta?

Afaraitummaa tumnun ? Maka jelaskanlah, tentang nutfah yang kamu pancarkan. Inilah sebuah tantangan Allah dalam karunia pengingatan. Terangkan tentang nurfah (mani) yang kemudian menjadi segumpal darah, menjadi seonggok bayi, yang bisa melihat dan mendengar, menjadi dirimu. Siapa yang menjadikan demikian? Kamukah yang menjadikan atau Allah yang menjadikan. Allah yang telah menciptakan kita ke dunia, dan Allah pula yang yang akan menciptakan kita di akhirat. Maka, mengapa manusia tidak mengambil pelajaran tentang penciptaan kedua mereka diakhirat, padahal mereka tahu tentang penciptaan mereka ke dunia. Berikutnya Allah menantang sebuah penjelasan, Siapa yang membuat tanaman menjadi tumbuh besar? Tentang air yang kita minum, Siapa yang menurunkan hujan dari awan? Siapa yang membuat airnya tidak terasa asin? Kamukah atau Allah? Mengapa manusia tidak bersyukur? Terangkan tentang api yang dapat menyala dari sebuah kayu, kamukah atau Allah yang membuat kayu itu? Beragam gebrakan dari Allah untuk mengingatkan kita, menukikkan kesadaran kita tentang hakikat jati diri kita dengan menghadapkan pada kebesaran ciptaan Nya. Memang siapalah kita?

Qasam Allah

Laa uqsimu bi mawaaqi ‘innujum. Allah bersumpah demi tempat orbit bintang-bintang, ada yang menterjemahkan demi masa turunnya bagian-bagian al Qur’an, karena al Qur’an turun berangsur-angsur, dan setiap masa berkaitan erat dengan perputaran bintang pada tempat beredarnya sebagai petunjuk waktu. Manusia bersumpah dengan Nama Allah, sedangkan Allah bersumpah dengan nama ciptaan Nya. Seperti, demi masa, demi waktu dluha, demi malam. Sekali lagi untuk mengingatkan kita tentang sifat keterbatasan makhluq dan sifat kesementaraan alam.

Wa innahu laqosamullau ta’lamuunal ‘adhim, sesungguhnya sumpah ini kalau kamu tahu, adalah sebuah sumpah yang agung.

Betapa tidak? Allah tidak main-main dengan sumpahNya. Setiap bintang beredar pada garis edarnya, begitu juga manusia, telah memiliki jalannya masing-masing. Demi tempat berjalannya manusia dari kelahiran sampai kepada kematian, dengan beragam jalan yang khas yang ditempuh setiap individu, maka hendaklah seseorang memperhatikan jalannya, jalan hidupnya.

Mawaqi’ setiap manusia begitu gamblang bagi mereka yang mengenal diri. Posisi dan darajah yang disadari betul oleh, hanya mereka yang menukik kesadaran ilahiyahnya. Karena sejatinya, manusialah bintang yang bercahaya itu; jika sempurna iman.

Fie Kitaabin Maknun

Innahu laquraanun kariem. Sesungguhnya, al Qur’an ialah bacaan yang sangat mulia. Muara sekaligus hulu setiap ilmu pengetahuan yang benar, menilap habis ilmu pengetahuan yang sesat. Segala sesuatu ada di dalamnya, dan dialah cahaya pada hari dimana kegelapan merata pekat.

Sebagai bacaan, al Qur’an menyajikan sisi keindahan, dan pembersih sekaligus obat bagi mereka yang membaca namun tidak memahami artinya. Dan menyajikan lapis-lapis hikmah dan jawaban atas semua pertanyaan bagi mereka yang membaca dan memahami bacaannya. Lepas dari itu semua, keduanya, baik yang memahami maupun yang tidak berada dalam porsi keunggulannya masing-masing. Masing-masing akan mendapatkan cahaya, mendapatkan penyembuhan, dan berjalan dalam bingkai hikmah, dengan disadari (bagi yang memahami bacaannya), dan dengan tanpa disadari (bagi mereka yang tidak memahami). Yang jelas keduanya otomatis berada di rel keselamatan menuju titik cahaya.

Dan yang memiliki kebun, ialah mereka yang memiliki hafalan. Maka bagi pemilik kebun, ada yang bisa menikmatinya dengan cara memakan buahnya, dan menikmatinya dengan hanya merasa senang tatkala memandangnya. Kedua-duanya adalah pemilik. Yang pertama, ialah mereka yang memiliki hafalan dan memahami hafalannya, yang kedua, adalah mereka yang memiliki hafalan tapi tidak memahami hafalannya. Kedua-duanya adalah pemilik kebun, keduanya sama-sama bahagia.

Bacaan yang mulia, ada pada kitab yang terpelihara, yakni dengan menghafalnya. Tidak boleh menyentuhnya, kecuali orang-orang yang disucikan. Orang yang disucikan ialah mereka yang menginginkan kesucian dan berusaha sungguh-sungguh kepadanya. Tidak akan berfaedah apa-apa (al Qur’an) bagi mereka yang hanya ingin bermain-main, dan menggunakannya sebagai bahan olok-olokan. Maka niat ialah penentu segala sesuatu setelahnya. Bagi mereka yang meremehkan al Qur’an, berarti mereka telah mengganti rizki yang baik dengan rizki yang buruk. Mereka mendustakan dan selalulah mereka mengingkari, padahal bacaan ini turun dari Tuhan pemilik seluruh alam.
Hal itu karena hawa nafsu telah menjadi tuhannya.

Kadzib wa Dlaallin

Tsumma innakum ayyuha dlaalliin al mukadzibun. Inilah bagian mereka bagi yang suka mendustakan lagi sesat. Medustakan nasehat, mendustakan kebenaran, mendustakan kejujuran, mendustakan kehormatan, sehingga mereka meluncur menuju jurang kehinaan. Mereka memakan buah zaqum yang berduri, mereka memenuhi perutnya dengan zaqum, dengan kedengkian, kesombongan, syahwat, dan kesenangan dunia. Dan mereka meminum air yang sangat panas, mereka senang dengan barang dan sesuatu yang haram, mereka minum seperti unta yang haus, keadaan diri mereka sudah seperti binatang, karena mereka selalu memperturutkan keserakahan dan sikap berlebih-lebihan. Itulah hidangan kehinaan untuk mereka. Yang sesat dan mendustakan, berada pada naungan yang sempit, karena mereka terbiasa hidup bermewah-mewah. Dan mereka mengerjakan dosa hingga dosa-dosa itu menimbunnya, dan mereka tidak yakin akan dibangkitkan setelah mati. Celakalah mereka!

Surga Keni’matan

Fie jannaatin na’im. Surga sendiri sudah sangat menyenangkan, apalagi surga kenikmatan, surganya surga. Diperuntukkan bagi al muqorrobun, golongan orang-orang yang paling dahulu beriman. Yang senantiasa mengambil kesempatan pertama dalam kebaikan, yang hatinya bersegera dalam memenuhi panggilan kebaikan. Beban-beban keduniaan sudah terangkat dan hilang dari sayap-sayap mereka, sehingga mereka bisa terbang bebas. Rizki mereka tidak terbatas di tanah. Karena mereka bisa terbang dan memetik buah-buahan di pepohonan yang tinggi, sayap mereka mengepak ringan mengunjungi siapapun yang membutuhkan pertolongan. Wala khoufun ‘alaihim walaa hum yahzanun. Tiada ketakutan dalam diri mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Merekalah yang senantiasa menantikan azan dikumandangkan dari dalam masjid, merindukan panggilan sholat, sementara mereka selalu siap dengan pakaian yang terbaik, berada di dalam rumah Allah. Kepala-kepala mereka tertunduk karena setiap saat berhadap-hadapan dengan Allah. Pertobatan mereka sungguh mengagumkan, sedekah mereka tidak tanggung-tanggung. Mereka menyediakan diri mereka sendiri untuk Allah. Tidak takut akan celaan para pencela. Maka, sungguh pantas, mereka mendapatkan “qiilaan salaaman salaama ” Selamat!

Fasabbih Bismi Rabbikal ‘Adhim

Fasabbih bismi rabbikal ‘adhim. Maka bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu yang Maha Agung. Menyebut ialah mengingat sekaligus melafalkan. Dalam keduanya terdapat proses penyebaran jaring-jaring. Jejaring yang pertama merengkuh hati dan pikiran sehingga hati menjadi bening, pikiran menuju kemurniannya. Hati dan pikiran terhubung dengan langit, mengikuti setiap kehendakNya, meraup segala hikmah yang banyak, mengokohkan tiang-tiang pancang petunjuk, dan menguatkan tali-tali maqbulnya doa. Sekaligus adalah meretasnya segala macam korosi dan polusi yang mungkin meliput sebagai akibat bergaul dengan banyak manusia yang belum tersucikan. Jejaring yang kedua, menggetar rahmat dan rizqi yang melimput seluruh udara, menangkap segala keberuntungan, menolak segala bala dan bencana. Memungkinan kasih lebih banyak terkembang, bagai layar kapal yang melajukan kapal kehidupan menuju surga impian. Sekaligus menetralkan bibit kebencian yang tersebar melalui mata-mata penuh amarah dan keserakahan.

Maka dengan menyebut Nama Nya yang Agung, segala hal bertekuk lutut terhadapmu, dan bahkan dirimu yang seringkali terkekang tali nafsu, terjebak pekatnya minuman godaan.

Dengan menyebut-nyebut Nya mengisyaratkan cinta, menggambarkan kerinduan, dan akhirnya mengguratkan ketenangan.

Murni, itulah asal muasal kita. Bertasbih berarti mensucikan diri, dari segala tali penghambat menuju Allah, yang sementara banyak orang terkatung-katung pada harapan dan angan kosong kepada selain Nya, bersandar pada lidi yang rapuh, kita mengosongkan hati kita, memberikan tahta sepenuhnya untuk Allah ar Rahman.

Maka sebutlah Nama Tuhanmu, sebutlah dengan penuh rasa kangen, sebut dengan keseluruhan isi surah waqi’ah yang agung, inna hadza lahuwal haqqul yakin, sesungguhnya inilah sebuah keyakinan yang benar, maka sebutlah, sebut berkali-kali. @@@

DOA MANTRA GENDAM UANG DAN HARTA KARUN


wahyu utomo
r_wahyu_utomo@yahoo.co.id

Sabdo Eyang lawu yang hidup di puncak Gunung lawu , jika kamu ingin memanggil uang atau harta secara GAIB MAKA bacalah Doa mantra ini :
NA=Nandang NA = Narimo NG= NGakoso HA= Hananing RI= Roh Ingsun A=Alloh DI = Dumadi (jadi Ajian Nanangharaidi singkatan dari Nandang Narimo Ngakoso Hananing Roh Ingsun Alloh Dumadi)
sebelusmnya bacalah ajian Nananghariadi
ALLOH PAMIYARSO HINGSUN SUKMO NANANG HARIADI PINARINGAN DOYO LAN KEKUATAN MRINTAHAKE OPO WAE SAKING DOYONIPUN SHOMSOMIN DOYO AL QOWIYU 1111 x
“HINGSUN NITAHAKE CAHYO ROSO KARSO DUMADI TITISING SARIRO WANDYO LAKSONO ALLOH HINGSUN NANANG HARIADI PINARINGONO DOYO KAKUATAN BISA LAN KUWOSO SAGED NGONGKON SAKABEHANING RATUNING YOTRO. PODO TEKO’O PODO KUMPUL’O MARANG PYAMBAKIPUN, KEM PAL LAN MORO SAKING KODRAT HINGSUN PANTYO DHAWUHING JAGAD YEKTI NGAWIJI MARMANE GANTYO BINUKO TUMUKUL NGAKOSO “
Dengan syarat puasa mutih selama 7 hari , selanjutnya do’a mantra tersebut dibaca setiap hari 111 x (Seratus Sebelas Kali ) sehabis sholat lima waktu , dan dilanjut pada malamnya pada saat puasa lakuhkan sholat hajat khusus sekaligus bacalah doa mantra tersebut sebanyak 1111 x (Seribu Seratus Sebelas kali) Pada saat menjalani Puasa . Dan Apabila kamu mau menggunakan cukup dibaca 3 kali tanpa bernafas . maka uang atau harta yang kamu inginkan akan ada di genggaman tanganmu .! hati-hati do’a mantra tersebut jangan diberikan pada sembarang orang atau orang tidak baik sebab nanti bisa disalah gunakan ..!
Demikian pengalaman saya
TERTANDA
R Wahyu Utomo

Pesugihan Putih
Cara 1.
Pada malam Jum’at Kliwon taburkan segenggam beras diperempatan jalan tepat sambil membaca doa di bawah ini:
“Bismillahirrohmanirrohiim allahuma yaa ghoniyyu ya hamidu yaa mubdi’u yaa mu ‘iidu ya rohimu ya waduudu ya fa’aalu lima yuriidu aghninii bihalaa ika anharoomika wa bifadhlika ammansiwaka”.
Cara 2
Setiap hari weton anda buatlah bubur kacang merah dan bacakan ayat dibawah ini 113x kemudian tiupkan ke bubur. Kemudian makanlah bubur tersebut, dan yang lainnya dibagikan pada orang lain, dengan niat syukuran.
“Bismillahirrohmaanirrhiim Allaahumma ya man huwa yaktafii an jamii’I kholqihi wala yaktafii anhu ahadun minhu kholqihii ya aha da man laa ahada lahu inqitho ar rojaa’u illa minka a khoobatil amaalu illa fiika wa sadatiththuruqu illaa ilaika ya ghoyyaatsul mustaghiitsiina”. (aghitsni 7x)
Untuk cara 1 dan cara 2 dilakukan selama 9 kali ritual dalam waktu 9 bulan, atau 1 bulan 1 kali ritual.
Cara 3
Selama 40 hari berturut-tutur bacalah “BARHATIIHIN” 100 x pada waktu malam hari, dan jam yang sama.
Hari terakhir baca, biyaywahnin biyaywahnin, bisamsiimin bisamsiimin baylahnin baylahnin sabrooyuusyin sabrooyuushin syaimuusyin syaimuusyin shoiyyin ka’iyyin armayaalin ya manil asiiru hlaihi yasiir ulthuf bii wa yasiirli kulla asiir bihaqqil basyiirin nadziirin sayyidina muhammadin shollallahu ‘alaihi wassalam. (1000x)
Jika ketiga cara diatas dapat saudara laksanakan dengan baik, maka khodam-khodam malaikat, atas izin Allah senantiasa mendoakan kesejahteraan dan kelimpahan rejeki kepada saudara. Bidzinillah. Tapi jangan lupa tetap harus ada usaha lahiriah dari saudara.

Ilmu khodam Pembantu
Hai Lu Syin <<<<== dibaca 1000x atau 33 x putaran tasbih setelah sholat malam/ tengah malam
@@@

ICH WERDE AM DU


Monggo kita berkumpul, untuk merangkai persaudaraan yang selama ini sudah terjalin akrab di blog …. Jangan lihat siapa saja yang akan berbagi ilmu di sana, tapi lihatlah apakah dirimu butuh saudara akrab untuk berbagi suka duka..

SILATURAHIM NASIONAL KWA KE-2:
CANDI MENDUT JAWA TENGAH 22-23 APRIL 2011.

PADEPOKAN MANTYASIH


Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com

Kisah ini dimulai dari berpuluh-puluh tahun yang akan datang, di sebuah tempat yang berada di pusat tanah jawa. Konon ada seorang laki-laki yang berpakaian hitam-hitam, menyepi dipuncak sebuah bukit selama empat puluh malam, dan pada malam ke 41 dia menancapkan sebuah tongkat yang kemudian tumbuh menjadi sebuah pohon. Disekitar pohon dia bangun sebuah masjid, dan sebuah pondokan, serta sebuah tanah lapang. Disekelilingnya dia buat sebuah kolam yang airnya berasal dari Sendang Kahuripan. Di tepi kolam itu, ia penuhi beraneka tanaman obat-obatan, beragam bunga, berbagai jenis sayuran, kacang-kacangan, dan palawija. Kolam itu sendiri memiliki air yang sangat jernih, dan dihuni oleh berbagai jenis ikan dan udang, juga kura-kura. Sekeliling tempat itu, dia tanami beragam jenis pohon, ada pinus, kelapa, aren, buah-buahan, rerumputan, rotan, bambu dan tebu. Semuanya ditata dengan kesempurnaan dan keindahan yang luar biasa. Tidak lupa, di bawah pohon yang berasal dari tongkatnya itu, dia buat sebuah gubuk kecil dari bambu, tidak berdinding, dan beratapkan ijuk pohon aren. Para pencari kayu yang tersesat ke tempat itu, menangis menyaksikan keindahan bagai surga, lebih-lebih dengan jamuan oleh sang lelaki yang penuh kehangatan. Akhirnya, tempat itu tersiar kemana-mana, dan kemudian orang-orang ramai menyebutnya: Padepokan Mantyasih.

Padepokan itu berada dipuncak bukit. Untuk menuju kesana dapat ditempuh dengan empat jalur pendakian. Para pencari kayu yang menemukan tempat itu pertama kali, semuanya sudah menetap disekitar padepokan, menjadi abdi dan murid sang lelaki. Empat jalur itu berada tepat di utara, timur, selatan, dan barat. Pada masing-masing jalur, terdapat tujuh gerbang, yang jarak antara satu gerbang dengan gerbang yang lainnya tidak bisa diperkirakan. Begitupun untuk sampai ke gerbang ke tujuh, tidak satupun yang bisa memperkirakan berapa lama waktu yang harus ditempuh. Karena ada yang bisa sampai dalam waktu tiga hari, tiga malam, ada yang sehari semalam, bahkan ada yang hanya sepertiga malam. Konon, hal itu sangat tergantung kepada masing-masing orang.

Orang-orang menyebut sang lelaki dengan beraneka sebutan, ada yang menyebut Mas, ada yang menyebut Kang, ada yang menyebut begawan, ada yang menyebut kyai, dan juga ada yang menyebut Ki Ageng. Satu yang tidak berbeda, mereka sama-sama menyematkan kata Mantyasih. Karena setiap orang yang berhasil sampai di puncak, mereka hanya diajarkan satu hal: Jamus Mantyasih, artinya ajaran tentang iman dalam cinta dan kasih. Setelah itu, mereka bisa melalui tujuh gerbang dalam sekejap mata.

Gerbang Pertama: Bebas dari Rasa Bersalah

Rasa bersalah adalah sebuah belenggu jiwa yang membuat jiwa sulit untuk bergerak bebas. Rasa bersalah juga merupakan timbunan beban yang menyebabkan sayap-sayap menjadi berat untuk terkepak, terbang tidak bisa jauh, sementara energi telah terkuras habis.
Rasa bersalah timbul dari fitrah manusia yang selalu menginginkan kesempurnaan. Maka begitu ketidaksempurnaan mewujud, manusia menjadi gelisah dan hilanglah keseimbangan jiwanya.

Jiwa yang kehilangan keseimbangan menyebabkan sulitnya aktivitas dan bertambahnya permasalahan. Oleh karena itu, rasa bersalah ini harus lekas diobati.

Obatnya adalah taubat, yakni pengakuan dengan tulus akan ketidaksempurnaan diri. Sehingga justru saat itulah jiwa akan memulai untuk menjadi sempurna.

Taubat menandakan pemahaman yang benar akan posisi diri dihadapan sang Khalik, sekaligus penegasan bahwa diri sangat membutuhkan ampunan.Taubat yang diterima akan menjadi kunci terbukanya gerbang selanjutnya.

Gerbang Kedua: Bebas dari Rasa Ragu

Ragu merupakan lawan dari yakin. Rasa ragu ini juga menghambat segala macam kesuksesan. Rasa ini timbul dari kehati-hatian yang berlebihan, dan terlalu banyaknya pertimbangan yang semua itu berasal dari ketidakinginan untuk gagal. Sekali lagi, syahwat untuk menjadi sempurna malah menghalangi seseorang menjadi sempurna.

Tatkala jiwa dikuasai bayang-bayang kegagalan, pikiran kemudian berhitung demikian teliti sampai-sampai mematikan intuisi. Matinya intuisi berarti terputusnya petunjuk ke arah solusi yang benar.

Ketegangan terhadap bayang-bayang itulah yang menyebabkan seseorang ragu. Jangan-jangan begini, jangan-jangan begitu. Dan hal itu akhirnya membuat seseorang tidak berani bermimpi atau bercita-cita. Bagaimana mau bercita-cita? Melangkah ke depan saja kaki sudah berhitung yang kanan atau yang kiri, dengan gaya apa, dan dengan ayunan semacam apa, langkah yang dipenuhi keraguan akhirnya menjadi langkah yang dibuat-buat, yang tidak apa adanya.

Sesungguhnya, keragu-raguan bukan hanya menghambat, bahkan justru menjadi petaka paling besar bagi kesuksesan. Kesuksesan harus diraih dengan pikiran dan perasaan yang terpimpin oleh intuisi dan nurani, jika yang terjadi sebaliknya, intuisi dan nurani yang terkebiri oleh pikiran dan perasaan, yakinlah kehancuran tinggal menunggu hitungan satu, dua, tiga. Maka rasa ragu, harus segera diobati.

Adapun obatnya adalah sikap wara’. Yakni segera meninggalkan apa-apa yang diragukan dan teguh menjalankan apa-apa yang memiliki kejelasan.

Hal-hal yang samar begitu banyak disukai oleh manusia. Mereka tidak sadar bahwa mereka itu seperti domba-domba yang bermain-main dipinggir kawanan serigala. Kejatuhan seseorang kepada hal-hal yang terlarang dan berbahaya, lebih karena keberanian mereka untuk menerjang wilayah kesamaran (syubhat).

Untuk itulah, kejelasan dan sesuatu yang jelas, lebih wajib untuk diikuti daripada sesuatu yang samar. Maka, bebaskan dirimu dari rasa ragu.

Gerbang Ketiga: Bebas dari Rasa Takut

Ketakutan adalah bayang-bayang yang selalu menghantui manusia dalam setiap langkah manapaki hidupnya. Ia selalu membisik, menggelanyut dalam setiap tindakan yang akan kita ambil.

Ketakutan dan saudara-saudaranya, seperti cemas dan khawatir, berasal dari pemahaman akan hidup dan kepemilikan yang kurang tepat.

Orang yang bersikap seolah hidup ini bakal abadi, dan seolah apa yang ada padanya adalah miliknya, lebih sering mengidap penyakit ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran.

Sebaliknya, orang-orang yang sadar benar bahwa tidak ada sesuatu yang abadi, bahwa apa yang ada padanya hanya titipan, yang suatu saat bisa diambil, tentu akan lebih siap untuk tidak mengidap penyakit ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran.

Masalahnya, sejak kecil kita telah dididik untuk terbiasa mencerna yang material, tanpa terbiasa menerima yang spiritual ghaibiyah. Sehingga ruang gerak kita begitu terbatasi oleh apa yang bisa dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan dirasakan oleh tangan, hidung, dan lidah kita. Itu yang menyebabkan kita menjadi sangat material, padahal sebenarnya petensi ruhani kita lebih besar dan seharusnya lebih dominan.

Obat penyakit ini adalah zuhud. Ya, tidak meletakkan yang material bendawi sampai ke hati. Di dalam hati, cukup hanya untuk tahta Allah saja. Sehingga kita bisa menguasi segala yang material tanpa bayang-bayang ketakutan.

Gerbang Keempat: Bebas dari Rasa Sedih

Dalam kehidupan, terlalu banyak penderitaan, cobaan, ujian, dan sebagainya. Itu betul, jika kita menganggap demikian.

Kesedihan berawal dari berkurangnya sesuatu atau berbedanya realitas dengan ide yang kita impikan. Mimpinya si jadi ranking satu, eit kenyataan, ga ranking sama sekali, itu membuat kita sedih.

Mimpinya si jadi orang kaya, eit, sepatu aja Cuma satu, bolong-bolong lagi. Sedih lagi.

Mimpinya si, hidup ini berjalan mulus, apa-apanya lancar, semua bisa terlaksana dengan gemilang dan sukses. Tidak ada cerita kegagalan, badan sehat, rejeki ngalir kayak banjir, masalah jauuh. Eit, kenyataannya, ga ada yang serupa dengan apa yang diimpikan. Sedih banget.

Kesedihan juga muncul tatkala kita udah kejangkit penyakit senang membandingkan. Membandingkan diri dengan orang yang punya mobil, kita ga punya, sedih lagi. Membandingkan si dia yang cantik, kita muka pas-pasan, remuk deh perasaan kita. Macam-macam kesedihan, semuanya berhulu dari yang namanya ‘keinginan’.

Dunia rusak karena manusia yang tak henti-hentinya memperturutkan hawa nafsu keinginan. Orientasinya jelas, material bendawi, kenikmatan duniawi. Semua yang menghasilkan kebahagiaan semu, yang dangkal dari makna.

Obatnya hanya satu. Sabar. Dengan sabar, kita berlatih mengendalikan keinginan, mengelola kehendak, dan meredam keputusasaan.

Kesedihan, kekecewaan, dan rasa gagal, semua itu adalah keniscayaan hidup yang tidak bisa seseorang hindari. Maka, bersabar adalah pilihan terbaik. Bahwa kita mengakui kelemahan, mengakui ketidaksempurnaan, bahwa kita membutuhkan pertolongan Nya setiap saat.

Sabar tidak ada batasnya, karena sabar erat kaitannya dengan iman. Dan iman tidak memiliki batas, bukan?

Gerbang Kelima: Bebas dari Rasa Malu

Konon, seseorang lebih takut malu, daripada takut dosa. Malu karena dilihat secara nyata, sedangkan dosa, biasanya gak kelihatan. Jadi seseorang akan lebih mati-matian dalam menjaga dirinya dari rasa malu, daripada menjaga diri dari dosa.

Rasa malu, muncul dari tersibaknya, atau terlihatnya kekurangan dan ketidaksempurnaan diri dihadapan orang lain. Sekali lagi, belenggu-belenggu jiwa bernama malu ini selalu berkaitan dengan orang lain. Disini berbeda dengan malu kepada diri sendiri, atau malu kepada Tuhan, malu yang seperti itu justru dianjurkan. Namun, kebanyakan kita malu kepada manusia. Nah inilah yang dimaksud malu sebagai belenggu, malu karena gengsi, malu demi keangkuhan diri. Malu yang seperti ini, hulunya adalah kesombongan. Merasa diri sempurna, sehingga mati-matian menjaga citra.

Malu jenis ini, sungguh-sungguh menghilangkan nurani dan suara hati. Jiwa tak mungkin akan nampak apa adanya.

Rasa malu ini akan cepat menjadi sikap-sikap kemunafikan, kepura-puraan, dan menampilkan diri biar terlihat wah.

Seseorang akan semakin kehilangan dirinya, jika mempertahankan rasa malu jenis ini. Setiap hal berusaha ia tutup-tutupi demi citra. Ini seperti menambal muka dengan bedak dari kotoran hewan.

Malu jenis ini, pada dasarnya karena diri kurang bersyukur. Kurang menerima apa adanya.

Setiap orang hendaknya memahami, bahwa kesempurnaan adalah milik Allah, dan sebagai manusia kita bisa saja salah. Sebagai manusia pun, kita pasti punya kekurangan. So, biasa aja lah. Jika salah, segeralah minta maaf, jika ada kekurangan, katakan apa adanya. Toh bukan manusia yang akan menjadi juri penilaian kita.

Allah lah yang akan menilai, gerak hati kita. Allah pula yang akan memberikan kita kemuliaan. Bukan manusia.

Sikap malu tersebut akan tetap ada jika orientasi jiwa kita masih manusia. Malu jika gagal ujian, maka menghalalkan segala cara biar berhasil. Malu jika tersaingi teman, maka berusaha menjatuhkan teman. dsb.

Maka hadapkanlah wajahmu kepada Allah, rubah orientasi jiwa hanya kepadaNya.

Bersyukurlah untuk setiap keadaan yang kita alami, untuk setiap kekurangan yang kita miliki, insyaAllah, hati menjadi lapang.

Gerbang Keenam: Bebas dari Rasa Benci

Setelah seseorang melewati gerbang pertama hingga kelima, seeorang akan diuji dengan rasa benci. Kebencian adalah rasa yang timbul karena melihat sesuatu yang menyimpang dari apa yang kita ketahui. Seseorang membenci orang yang mencuri, karena tahu bahwa mencuri itu perbuatan yang menyimpang. Kebencian adalah tindak lanjut dari kesedihan dan kekecewaan yang tidak segera diobati dengan kesabaran, dan ditambah rasa malu yang berasal dari gengsi yang tidak segera diobati dengan rasa syukur. Sehingga, kebencian ini sungguh-sungguh menyiksa pemiliknya, dan menimbulkan berbagai macam kemarahan. Hal-hal yang tidak sesuai menurut kita, segala yang salah menurut cara berpikir kita, bisa menjadi objek-objek kebencian. Rasa benci, disadari atau tidak merupakan pengembangan dari rasa dengki, meski sedikit.

Obatnya adalah cinta. Cintai setiap hal, cintai segala sesuatu, cintai semua orang, dan sadarlah bahwa kita bukan pengatur segalanya, kita tak selalu benar, orang yang salah tidak selalu salah. Setiap sesuatu pasti ada hikmahnya.

Gerbang Ketujuh: Bebas dari Rasa Tergantung

Ketergantungan menjadi gerbang yang paling sulit untuk dilalui. Ketergantungan kepada manusia, menjadikan sulit untuk berserah kepada Allah sepenuhnya. Ketergantungan kepada benda, menjadi beban yang sungguh merepotkan. Ketergantungan kepada kesenangan hidup, membuat kita dilanda kegelisahan menghadapi kematian.

Ketergantungan berawal dari diri yang merasa memiliki kelemahan, sehingga mencari kekuatan diluar diri. Diri yang tak punya kepercayaan diri selalu mencari sandaran kepada hal-hal lain yang lebih kuat, lebih bisa membantu, dengan hasil yang nyata dan terindra.

Pada dasarnya ketergantungan boleh-boleh saja, asalkan kepada sesuatu yang pantas dan sempurna. Pemilik segala daya dan kekuatan, pengatur semesta raya, yakni Tuhan.

Tergantung kepada manusia menjadikan diri kita hina, sementara tergantung kepada Tuhan membuat diri kita mulia.

Banyak manusia yang sebenarnya mulia, tanpa sadar menurunkan derajat kemuliaannya dengan meminta-minta, dengan memohon-mohon, bahkan sampai ada yang meminta-minta kepda jin dan setan untuk mengabulkan hajat kebutuhannya. Dia tidak sadar, bahwa jin dan setan, punya derajat yang lebih rendah.

Obat dari ketergantungan adalah ridho, berserah kepada Allah. Kerelaan untuk menerima ketentuan Tuhan, dan qanaah (merasa cukup) dengan rizqi yang Dia berikan merupakan tanda bahwa hati hanya bergantung kepadaNya. Kesuksesan tidak tergantung pada ujian, gelar, pangkat, sekolah, dan sebagainya. Orang yang menjaga dengan baik agamanya, menjaga rasa tawakalnya, insyaAllah, akan diberikan segala kemudahan dan kesuksesan. Amin.

Jamus Mantyasih: Tauhid Pembebasan

Setelah melewati tujuh gerbang, maka sampailah di Padepokan Mantyasih. Seorang lelaki akan menyambutmu dengan kehangatan dan mengajarkanmu Jamus Mantyasih.

“Dengan menyebut Nama Allah (Iman), yang Maha Rakhman dan Maha Rahim (cinta dan kasih)”.

Setiap hal yang terjadi padamu adalah bukti dari cinta kasih Allah yang sangat luas. Keyakinanmu akan kebaikanNya akan menuntunmu memiliki sifat cinta dan kasih. Dan keyakinanmu akan kebaikan segala sesuatu akan membuatmu gemar menyebarkan cinta dan kasih ke segenap penjuru alam.

Semuanya ada dalam cakupan cahaya kebaikan. Keburukan hanyalah bayang-bayang yang muncul karena kau meletakkan benda di depan cahaya.

Keburukan hanyalah buih yang tak punya eksistensi, dan senantiasa memanfaatkan samudra kebaikan untuk mengada. Maka, saksikanlah, bahwa kebaikan ada dimana-mana. Tanpa kebaikan, segalanya akan rusak binasa. Kehidupan dan segala aktifitasnya sudah lama hilang dan hancur lebur tanpa adanya kebaikan. Meskipun kau melihat banyak ketimpangan, kejahatan, kecurangan, dan ketidakadilan, lihatlah, lihatlah dengan penuh ketelitian. Lihatlah dengan mata batin yang bening tanpa hawa nafsu ataupun rasa amarah. Lihatlah dengan penuh kearifan. Niscaya kau akan melihat kemilau cahaya kebaikan yang tak terhalang.

Allah senantiasa mengurus hamba-hamba Nya. Maka sudah sepantasnya bagi hamba untuk berbaik sangka.

Di dalam kejahatan, ada energi kebaikan yang terselubung kabut materi, maka singkaplah dengan kecerdasan nurani dan ruhani, agar benda hilang, musnahlah bayang-bayang, memancarlah cahaya yang sangat terang.

Setiap saat dipenuhi kebaikan, setiap hal dipenuhi cinta dan kasih. Hidupkan nyala keyakinan akan cinta dan kasih kebaikan, kau akan mampu melihat, sesuatu dibalik sesuatu, tanda dibalik tanda.

Dirimu akan bebas! Bebas dari rasa bersalah, rasa ragu, rasa takut, rasa sedih, rasa malu, rasa benci, dan rasa tergantung.

Percayalah hanya kepada kebaikan. Penuhi pikiranmu hanya dengan persangkaan yang baik. Jaga perasaanmu untuk tetap baik. Maka lihatlah, hidupmu pun akan dipenuhi cahaya kebaikan. Cahaya cinta dan kasih.

Demikianlah jamus mantyasih telah selesai diajarkan. Laluilah tujuh gerbang secepat kilatan. @@@

PENGALAMAN IKHLAS


Menoreh
Menoreh@Rocketmail.Com

Assalamu’alaikum Wr.Wb..Salam Buat Sesepuh&Anggota KWA Sudah Hampir 1 Bulan Ini Saya Terus Mengikuti Artikel2 Di KWA..Sungguh Banyak Keilmuan2 Yang Telah Dibabarkan,Di Ijazahkan Di KWA Yang Menambah Wawasan Bagi Saya..Memang Sudah Selayaknya Kita Mempunyai Wadah Seperti Di KWA Ini.. Hati Saya Tergerak Untuk Berbagi Pengalaman,Wacana Di KWA Ini,Sebelumnya Saya Mohon Maaf Apabila Tulisan Saya Mungkin Kurang Berkenan..

Suatu Ketika Saya Membaca Sebuah Comment Yang Isinya “Saya Sudah Mencoba Mengamalkan Tapi Belum Jadi?” Dan Mungkin Banyak Pertanyaan2 Yang Senada Dengan Itu..Kenapa Si Kok Tidak Berhasil? Disini Saya Akan Menceritakan Pengalaman2 Saya(Tanpa Bermaksud Ujub),Yang Sedikit Banyak Sudah Saya Ceritakan Di Posting Pengalaman Mistis..
Banyak Dari Kita Mengamalkan Dzikir,Mantra2,Ajian2 Hanya Untuk Mengejar Hikmah Semata,Dengan Amalan Ini Kita Akan Bisa Begini&Begini Dll..

Dulu Sayapun Begitu,Saya Ingin Punya Kemampuan Ini Dan Ini,Bisa Begini,Bisa Begitu,Tapi Apa Yang Saya Dapatkan?Semakin Dikejar Semakin Menjauh,Semakin Bertambah Besar Keinginan Semakin Dalam Kekecewaan Yang Di Dapat..

Sampai Pada Puncakya Saya Berkata Dalam Hati “Persetan Dengan Ilmu2!Saya Dzikir Yang Penting Dzikir Titik!”Tapi Di Titik Itulah Perubahan Terjadi,Saya Mulai Mendapatkan Hikmah Atas Dzikir Saya,Saya Mulai Bisa Melihat Alam Gaib,Awal Hikmah Yang Saya Dapatkan..
Ketika Saya Bertanya Pada Guru,Beliau Hanya Tersenyum Sambil Berkata “Nak,Itulah Ikhlas..Kata Yang Teramat Mudah Dikatakan Tetapi Amat Sangat Sulit Diterapkan..Itulah Buah Yang Yang Kamu Dapatkan,Terawangan Itu Hanyalah Bunganya Nak..1 Pelajaran Yang Sudah Kamu Dapatkan,Yaitu Keikhlasan..”Waktu Itu Saya Begitu Takjub Dengan Perkataan Beliau,Begitu Indah,Begitu Berharga Pelajaran Yang Sudah Saya Dapatkan..
Pada Lain Waktu Guru Kedatangan Tamu Untuk Meminta Tolong Yang Mana Bapaknya(Yang Seorang Pejabat)Kena Guna2 Hingga Lumpuh Dalam Hitungan 2 Hari.
Gurupun Menyuruh Saya Untuk Berangkat Ketempat Orang Yang Sakit Tersebut,Dalam Hati Saya Bertanya2 Kok Saya Yang Berangkat Pdhal Hikmah Yang Saya Dapatkan Baru Bsa Melihat Alam Gaib?Sebelum Berangkat Saya Dipanggil Guru Ke Musholanya,Beliau Berkata “Nak,Berangkatlah Kamu Kesana,Tapi Ingat Kalau Kamu Mengandalkan Keilmuan Kamu,Kamu Mengandalkan Dzikir Kamu,Saya Pastikan 99,9% Kamu Akan Mati,Tapi Kamu Harus Berangkat,Dan Ingat,Sekali2 Saya Tidak Akan Menolong Kamu,Kalau Kamu Tidak Mau Berangkat,Saya Yang Akan Membunuh Kamu!”Bagai Disambar Petir Mendengar Perkataan Guru,Berbagai Perasaan Campur Aduk Jadi Satu,Dalam Hati Saya Berkata “Guru Kok Kejam Sekali,Menyesal Saya Berada Disini,Menyesal Saya Telah Berguru Padanya”Dengan Perasaan Bercampur Aduk Terpaksa Saya Berangkat..
Ditempat Orang Yang Sakit Hanya Kebingungan2 Yang Saya Rasakan,Bingung Dengan Pertanyaan2 Kluarga Yang Sakit Dan Lain Sebagainya..
Hari Pertama Dan Kedua Tidak Terjadi Apa2 Dengan Diri Saya,Disitu Saya Hanya Berdzikir Minta Pertolongan Pada Alloh..Pada Hari Ketiga Saat Saya Sholat Dzuhur,Saya Merasa Dibelakang Saya Ada Sesuatu Yang Mengamati,Dan Benarlah Begitu Saya Selesai Sholat Saya Melihat Mahluk Yang Besarnya Luar Biasa(Saya Hanya Sejempol Kakinya)Memandang Saya Dengan Marah,Tiba2 Mahluk Itu Menggenggam Tubuh Saya,Saya Tidak Bisa Bernafas,Sakit Seluruh Badan..Saya Amat Sangat Begitu Takut,Takut Yang Luar Biasa,Apakah Saya Akan Mati??Saya Mencoba Menerapkan Dzikir Tapi Mahluk Itu Tertawa Dan Berkata “Apa Yang Kamu Baca Sudah Aku Amalkan Ratusan Tahun,Percuma!”Gelap Pikir Dan Hati Saya Mendengar Perkataan Mahluk Itu,,Apa Yang Harus Saya Perbuat??Kenapa Guru Tidak Menolong Saya??Kenapa Guru Mengingingkan Saya Mati??Berbagai Pertanyaan Muncul Dihati Saya..

Sampai Pada Titik Klimak Ketakutan Saya Saya Saya Bersumpah Serapah “Ba***At,An**Ng!Bunuh Aku2!Namanya Orang Pasti Mati,Mau Mati Sekarang Atau Besok Sama Saja,Cepat Bunuh!” Tapi Anehnya Mahluk Itu Melepaskan Saya Dan Menjauh,Dari Wajahnya Terpancar Ketakutan,Benar2 Aneh..Sayapun Merenung Kenapa Bisa Terjadi..Saya Sudah Tidak Takut Pada Mahluk Itu,Saya Tidak Takut Mati..Sayapun Menemukan Pencerahan,Inilah Yang Ditakutjkan Mahluk Itu,Ketika Ketakutan2 Saya Hilang Berganti Pasrah Pada Yang Kuasa,Hidupku Ku Pasrahkan Pada Alloh Semata,Terserah Alloh Mau Mengambilku Kapan Saja Saya Pasrah,Itulah Kuncinya..
Saya Mencoba Membaca Basmallah Dengan Komposisi Batin Pasrah,Lepas Semua Ke Egoan Diri,Dan Apa Yang Terjadi?Tiba2 Mahluk Itu Lebur Menjadi Abu.
Saya Masih Tertegun Dengan Kejadian Tadi Sampai Kluarga Yang Sakit Memanggil Saya,Mereka Berkata Bapak Sembuh Dengan Tiba2.Subhanallooh…Hanya Itu Yang Terucap Dibibir Saya..

Hari Itu Juga Saya Pulang Ketempat Guru,Sampai Disana Guru Kembali Tersenyum “Bgmna Nak?Apakah Kamu Mati?”Kembali Saya Ceritakan Kejadian2 Kpda Guru,Beliau Berkata”1 Lagi Buah Yang Kamu Dapatkan Nak,Pasrah..Hanya Itulah Yang Kita Bisa,Kita Pasrahkan Hidup Kita Pada Yang Memberi Hidup,Dan 1 Lagi Yaitu Penghambaan..Lepaskan Ke Egoan Kita Karena Kita Sejatinya Tidak Mempunyai Daya Apa2”
Pada Lain Waktu Guru Kedatangan Tamu Lagi Guru Kedatangan Tamu Yang Mau Mencalonkan Diri Sebagai Kades,Mereka Minta Tolong Didoakan Supaya Jadi.Guru Beujar “Saya Doakan Pak,Tapi Ada Satu Syarat,Saya Minta Pada Bapak Uang Sebesar 3 Juta,Saya Jamin Jadi,Kalau Tidak Jadi Biarlah Rumah,Kebun Dan Kolam Saya Ini Untuk Bapak”Tentu Saja Orang Itu Gembira Sekali Dan Yakin Akan Berhasil..Mendengar Perkataan Guru Dalam Hati Saya Berkata “Guru Kok Berani Begitu,Padahal Hanya Alloh Yang Menentukan”.Setelah Tamu Itu Pulang Dengan Mmberikan Syarat Yang Diajukan Guru,Gurupun Memanggil Saya Untuk Berbincang..”Nak,Dimeja Ada Uang 3 Juta,Besar Bukan Jumlahnya?Uang Itu Milik Kamu Nak,Peganglah..”Saya Terkejut,Uang Sebesar Itu Milik Saya??(Kondisi Saya Waktu Itu Sedang Susah,Untuk Sekedar Beli Rokok Kdang Ga Mampu)Saya Pegang Uang Itu,Beliau Berkata Lagi “Hitunglah..Banyak Bukan?Itu Uang Kamu Nak,Besok Kamu Ketempat Orang Tadi,Kamu Yang Berangkat..Sekali Klagi Itu Uang Kamu,Tapi Ingat Nak,Kalau Kamu Memikirkan Uang Itu,Apalagi Berencana Mau Beli Ini Beli Itu Maka Orang Tadi Akan Kalah Dalam Pemilihan Dan Rumahku Beserta Kebun,Kolam Akan Mnjdi Mlik Orang Itu..Tapi Lihatlah,Itu Uang,Dan Itu Milik Kamu,Kamu Bisa Beli Yang Kamu Inginkan Dari Uang Itu..”Saya Kembali Terkejut Mendengar Perkataan Guru Lagi..Disaat Saya Sedang Kekurangan,Guru Menyodorkan Uang Yang Begitu Banyak,Tapi Saya Tidak Boleh Memikirkan Uang Itu..Semalaman Guru Mengulang Ulang Perkataanya,Saya Betul2 Pusing,Bagaimana Saya Menyikapinya?..
Keesokan Harinya Saya Ketempat Yang Punya Hajat,Kembali Lagi Terjadi Pergolakan Batin Yang Menurut Saya Lebih Dasyat..Jangan Sampai Uang 3 Juta Itu Terlintas Dipikiran Saya..Ditempat Hajat Saya Hanya Bisa Berdzikir Dan Berdzikir,.Saya Sudah Tidak Ingat Lagi Dengan Hajat Orang Tersebut,Mau Menang,Kalah Sudah Tak Terpikirkan,Begitupun Dengan Uang 3 Juta Trsbut,Yang Hanya Dipikiran Saya Berdzikir Mohon Pertolongan Pada Sang Kuasa Mohon Dihilangkan Pikiran2 Tentang Uang..

Saya Tersadar Dari Dzikir Ketika Mendengar Ramai2 Dan Tangisan.Sayapun Kluar Kamar Menanyakan Apa Yang Terjadi,Ternyata Orang Itu Menang Dalam Pemilihan…Innalilahi Wa Inna Ilaihi Ro’jiun..Kalimat Itu Yang Terucap Dari Bibir Saya..

Guru Menyambutku Dengan Senyumanya Yang Khas..”Bagaimana Jihadmu?Berat Bukan Jihad Melawan Diri Sendiri?”Saya Hanya Bisa Tersenyum Lemas Ditengah Energi Saya Yang Trkuras Habis..”Nak,Kamu Mendapatkan Buah Kehidupan Lagi,Hakekat Permohonan Itu Ketika Kamu Sudah Lupa Dengan Apa Yang Kamu Mohonkan,Disitulah Alloh Berfirman Kun Fayakun..Dan Satu Lagi Kamu Sudah Berlatih Uang Itu Dalam Genggamanmu,Bukan Uang Dalam Hatimu..Pertahankan Akan Hal Itu..”

Begitulah Guru Mendidik Saya..Bukan Bunga Yang Guru Ajarkan Tapi Buah Yang Harus Saya Cari..Bunga Hanya Terlihat Indah Dipandang,Itupun Hanya Sesaat Setelah Itu Rontok,Tapi Buah Akan Menjadikan Energi Bagi Tubuh Kita..Bunga Akan Muncul Dalam Musim2 Tertentu Kemudian Rontok,Begitu Juga Dangan Hikmah,Akan Muncul Pada Saat Kita Membutuhkan..
Banyak Kejadian2 Aneh Dalam Hidup Saya,Yang Memberikan Pencerahan2 Bagi Saya..
Pernah Sebelum Gempa Jogja,Kakak Sahabat Saya Sore Hari Kedatangan Saya Yang Mengatakan Suruh Meninggalkan Rumah.Krena Akan Ada Bencana,Pagi Harinya Gempa Terjadi Dan Meratakan Rumahnya,Ketika Saya Bertemu Ditempat Sahabat Saya Dia Terkejut,Sambil Berkata “Mas Ini Yang Ngasih Tau”Padahal Saya Blm Pernah Bertemu Dengan Kakak Sahabat Saya,Apalagi Tau Rumahnya,Kejadian Itu Terjadi Berulangkali Pada Orang Yang Berbeda,Kejadianyapun Semua Di Siang Hari,Pernah Juga Saya Kedatangan Orang Yang Mengaku Pembunuh Bayaran,Punya Banyak Ilmu Dll,Dia Menantang Saya Adu Ilmu..Tiba2 Minuman Teh Yang Disuguhkan Tersenggol Dan Tumpah,Ajaibnya Air Itu Mnjdi Api,Kurang Percaya Orang Itu Menyalakan Korek Untuk Membakar Air Teh Yang Masih Tersisa Digelas,Kembali Lagi Menyala,Seperti Bensin Kena Api,Akhirnya Orang Itu Meminta Maaf Dan Alhamdulillah Tobat Sampai Sekarang,Dalam Pikiran Dia Saya Bisa Menjadikan Air Mnjdi Api,Jngan2 Kalau Dia Mandi Airnya Akan Dirubah,Hehehehe(Padahal Saya Sendiripun Heran Bisa Begitu) Dan Masih Banyak Lagi Kejadian2 Aneh.. Kembali Saya Teringat Perkataan Guru,Itulah Bunga..Yang Muncul Tidak Pada Setiap Musim..Itulah Hikmah Yang Akan Muncul Pada Kondisi2 Tertentu,Kita Tidak Memilikinya,Kita Tidak Bisa Menghadirkanya,Hanya Dengan Ijin Alloh Hikmah Itu Datang Tanpa Kita Pinta..

Mohon Maaf Apabila Postingan Saya Terlalu Panjang,Mohon Maaf Apabila Ini Menjadi Beda Pendapat..Prinsip Saya Keberagaman Akan Menjadikan Lebih Indah.. Wa’alaikumsalam Wr.Wb @@@

LIPUTAN GATHERING KWA SOLORAYA: PENGOBATAN ALTERNATIF


Bajul Kesupen bajul.kesupen813@gmail.com

Pada tanggal 5 Maret 2011 kami bolowongalus Soloraya mengadakan acara gathering dengan menyelenggarakan pengobatan alternatif di Rumah (alm.) Bpk. Sriyono d/a Ds. Plumutan RT 01 / V, Dukuh, Pengging, Banyudono, Boyolali. Sebelum acara dimulai semua panitia berdo’a yang dipimpin oleh Ki Rizang Mukti meminta pada Tuhan YME agar Acara yang kami selenggarakan lancar tidak ada halangan suatu apapun. Acara kita mulai jam 10.00 WIB, dengan MC. Kang Sugeng Riyadi, Acara di buka dengan bacaan basmalah bagi bolowongalus yang beragama islam dan untuk bolowongalus non islam menyesuaikan sesuai dengan keyakinannya, setelah acara di buka lalu sambutan oleh Ketua Panitia mas Gus Widodo lalu sambutan oleh Ki Rizang Mukti dan yang terakhir Sambutan oleh Bapak Kepala Desa Dukuh. Lalu dilanjutkan dengan Pengobatan untuk warga sekitar yang kurang lebih sebanyak 31 warga yang dikoordinasi oleh Ki Rizang Mukti dan Ki Cipto Husodo. Bolowongalus banyak juga yang turut serta membantu pengobatan. Acara pengobatan bagi warga sekitar s/d jam 12.00 WIB lalu kita Istirahat dan sholat bagi bolowongalus yang beragama islam. Pukul 13.00 WIB acara kami lanjutkan dengan pengukuhan dan pembahasan tentang Bolowongalus Soloraya dalam pembahasan ini dicapai kesepakatan :
Acara kumpul bareng untuk bolowongalus Soloraya diadakan maksimal 2 bulan sekali dengan tempat bergilir.
Untuk pertemuan bulan Mei di Kranganyar di Rumah Ki Cahyo

lalu dilanjutkan dengan pengijazahan oleh Ki Cipto Husodo setelah Pengijazahan Ki Cipto Husodo selesai dilanjutkan Pengijazahan oleh Ki Rizang Mukti. Pengijazahan Ki Rizang selesai kurang lebih pukul 15.00 WIB dilanjutkan dengan pengobatan untuk bolowongalus yang hadir. Pukul 17.00 WIB, bolowongalus Semarang rawuh dengan Sang Pemimpin Mbah Jambrong dan sekalian kami minta untuk menutup acara. Demikian hasil acara Gathering Soloraya…..Nuwun

hasil rapat kwa gatherring solo raya
1. Peserta kwa yang hadir kurang lebih 37 orang, terdiri dari anggota dari berbagai daerah
2. Peserta yang berobat kurang lebih 31 orang yang didominasi warga plumutan pengging
3. Pengijazahan kundalini reiki oleh ki risang mukti

Nama pasien yang mendaftar pada acara gathering soloraya.

Sri hadi
Bu diro
Putri
Ika
Mulyatinoyo
Sarwanto
Sri hani m
Roso pawiro
Yulianti
Tri mulyani
Pak mulyotinoyo
Pak yotopawiro
Suyati
Supardi
Muh sugiman
Sukarjo
Munarik
Sri widayati
Muh rihan

Kustrini
Sintawati
Hadi suwarno
Tariyem
Handriyani
Rajiman
Sarji
Supini
Seni sriyanti
Lurah pengging : bapak mugyo harjo

ANGGOTA KWA SOLORAYA

NO. NAMA NICK NAME ALAMAT NO.HP
1. Sugeng Riyadi Kang Sugeng Gemolong,Sragen 085293876620
2. Ahmad Dhuha Fathir Kutarejo,Sragen 088216290391
3. Narto Ki Risang Mukti Gemolong,Sragen 085867111219
4. Sucipto Wahono Ki Cipto Husodo Ungaran,Semarang 081575071646
5. Yudhi Ki Diwantoro Klaten 08561741839
6. Alwan Aryo Pabelan Kartosuro 085842060999
7. Setyo Budi Setyo Wedi, Klaten 085642170850
8. Sebdiyan Aryanto Asep Karang tengah, demak 081327727316
9. Wawan Agus. s Wawan A.s Sragen 085725161088
10. Agung Kriswnto Putro segoro Jl. Paris km 22 083866892312
11. Hafidz Apit Sukoharjo 085647335124
12. Wahyu Bajul Kesupen Boyolali 085725534448
13. Jadullah Keblondrok Asmoro Jogja
14. Cahyo Gus Cahyo Karanganyar 08122646637
15. Widodo Gus Widodo Boyolali 085647566466
16. Agus Tanto Wonogiri 08122646637
17. M. Syamsul Hadi Ruh Muhamma adi Wonogiri 085728280278
18. Sartono Sartono Jenar Sragen 081329993338
19. Kyai Jadullah Komani Jogja
20. Jadullah 10 Magelang
21. Bejo Sugiyarto Bejo Baki,skm
22. Supriyadi Darmo Boyolali
23. Anton Budiarjo Kawulo Alit Kudus 085876213806
24. Jadullah 1 Mas Slamet Bagus Jogja
25. Edi Memedi Semarang 08585550822
26. Ari Tingkir Ari tingkir Salatiga 081326643932
27. Ikrar g Semarang 08995905071
28. Yuli E Kuduz 083862722223
29. Iwan Iwan cawas 085643557839
30. Bang Krisna Jambrong Semarang 08157736941
31. Chumaidi Semarang 081575433701
32. Ali. s Semarang 0811280290
33. Musran Semarang 02470221416
34. Yanto Semarang 74099858
35. Ki Boyo Semarang
36. Ki Bleduk Kuwu Semarang
37. Joko Warseno Kawulaning Gusti Boyolali

Susunan Acara Persiapan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA
Pembukaan ——- dilakukan oleh Pranoto Adicoro
Sambutan
Anggota KWA Boyolali selaku Tuan Rumah
Sesepuh KWA Mas Rizang
Inti Acara ———– Persiapan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA —– oleh Pranoto Adicoro
Menentukan Hari, Tanggal, Tempat pelaksanaan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA
Penentuan Team Koordinasi disetiap Kota
Jika memungkinkan ditentukan Kandidat Calon Ketua KWA SOLORAYA
Penutup

RANCANGAN TATA TERTIB ANGGOTA KWA
Setiap Anggota harus saling menghormati dan menghargai keyakinan yang dianut masing-masing anggota.
Setiap Anggota wajib membantu sedulur-sedulur yang membutuhkan bantuan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Setiap Anggota harus berlaku sopan Dalam memberikan comen di BLOG KWA.
Jika ada hal-hal yang dianggap mengganggu silahkan melaporkan hal tersebut pada sesepuh atau pengurus KWA SOLORAYA
Jika anggota melanggar Tata Tertib maka akan diberi peringatan secara lisan, tertulis oleh sesepuh dan pengurus KWA SOLORAYA dan jika sudah sampai 3 kali pelanggaran maka akan dihapus dari keanggotaan

KWA SOLORAYA
Salam Sungkem dan Paseduluran dateng poro Sesepuh dan Bolo wOnga Alus. Puji Syukur kami hanturkan pada Tuhan YME karena telah diberi anugrah sehingga KWA SOLORYA dapat kami bentuk pada tanggal 5 Februari 2011 walaupun undangan hanya lewat sms dan maaf kami tidak posting rencana acara tersebut dikarenakan kendala tempat yang kecil sehingga yang kami undang hanya perwakilan dari setiap kota yang ada di wilayah SOLORAYA, dalam acara kumpul-kumpul kami telah sepakat :
Membentuk TEAM KOORDINATOR yang terbagi :
Bajul Kesupen ( 085725534448 ), Team Koordinator untuk wilayah Surakarta dan Boyolali
Sugeng Riyadi (, Team Koordinator untuk wilayah Sragen dan Karanganyar
Gus Widodo ( 085647566466 ) dan Seno ( 085789108008 ),

Team Koordinator untuk wilayah Klaten, Sukoharjo, Wonogiri

Jika ada sedulur diwilayah SOLORAYA mempunyai ide, kritik, saran silahkan sampaikan pada koordinator diwilayah sedulur-sedulur

GATHERING KWA SOLORAYA

KWA SOLORAYA mengadakan GATHERING pada :

Hari / Tanggal : 5 Maret 2011
Jam : 08.00 s/d 16.00
Tempat : RUMAH (ALM. ) BAPAK SRIYONO d/a DUKUH PULUMUTAN RT 05 RW I, BANYUDONO, BOYOLALI ( dekat dengan UMBUL PENGGING BOYOLALI),

adapun Susunan panitia
Ketua : GUS WIDODO
Wakil Ketua : SENO
Sekretaris : HAFIT
Bendahara : SUGENG RIYADI
Humas : – MUHAMMAD ALI
SOPHIAN
DANANG

Pendaftaran peserta lewat SMS KE NOMER 087835119060 paling lambat tanggal 3 Maret 2011

Adapun Susunan Acara :
Pembukaan

Sambutan oleh Ki Rizang selaku Sesepuh KWA SOLORAYA
Pengijazahan Pembangkitan Kundalini oleh Ki Rizang Mukti
Pengobatan dan Konsultasi Masal
Penutup @@@@

ILMU HULUBALANG DARI KAKI GUNUNG AMBANG PEDALAMAN SULAWESI UTARA


Bogani totabuan
hatip77@yahoo.com

Assalammualaikum….salam kenal buat para sesepuh dan para sedulur kwa…kenalkan saya Bogani Totabuan berasal dari kaki gunung Ambang di pedalaman Sulawesi Utara… saya sangat senang menemukan blog ini karena di blog ini semua khazanah ilmu nusantara di ulas….untuk itu izinkan saya sedikit berbagi mengenai ilmu yang berasal dari tanah totabuan….

Pertama-tama kita panjatkan puji syukur yg sebesar-besarnya ke hadirat allah azza wa jalla karena atas izin dan kuasanya kita semua bisa bertemu di blog kwa ini…

Ilmu yang berasal dari tanah totabuan mempunyai 2 tingkatan yaitu:
1.ilmu hulubalang
2.ilmu panglima

Untuk yg pertama kenapa di katakan ilmu hulubalang…karena ilmu ini memakai khodam yg berasal dari bangsa jin sedangkan ilmu panglima berasal dari khodam para malaikat allah…

Inti dari semua ilmu yg di berikan oleh allah azza wa jalla adalah niat apabila niat kita dalam belajar ilmu untuk kebaikan dan kemaslahatan umat serta menjaga amar ma’ruf nahi munkar insya allah apa yg kita pelajari akan berkah…

-Ilmu kebal-
Assalamualaikum aliru mani alifu huja yah yu ruku bismillah
Cara menggunakannya :
Di baca saat mandi tapi harus mandi di antara pertemuan dua arus

-Mahhabah-
Assalamualaikum aliyana aliminya patala diri….(nama yang di tuju binti nama ibunya) patiri nyawaku….(nama kita bin nama ayah)

ilmu yang saya share di atas masih dalam tahapan tingkat ilmu hulubalang dan tata lakunya tidak rumit itulah mengapa saya mengedepankan niat karena semuanya tergantung niat kita..

@@@

KABAR BADUI TERKINI


As.Segala puji syukur saya panjatkan ke hadirat Illahi Rabbi, tak lupa sholawat dan salam saya panjatkan kapada Nabi Muhammad SAW,yang mana dengan ridho Nya saya bisa berbagi,mencari,dan belajar berbagai macam ilmu sebagai jalan mencari ridho Allah SWT.

Di awali dengan ucapan terima kasih saya kepada KWA,saya ingin mengungkapkan suatu informasi tentang Kabar Baduy Terkini. Tak lupa, saya mohon dengan sangat atas bantuannya kepada sodara-sodaraku di manapun berada untuk menyelamatkan aset kita sebagai bangsa yang menjunjung tiggi nilai-nilai kebudayaan nenek moyang kita.Mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan sodara-sodaraku di blog KWA tercinta ini.

Dalam Riksa Budaya Sunda 2011 yang diselenggarakan di kampus UPI oleh mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah , saya bertemu dengan salah seorang warga Baduy yang berjualan kerajinan berupa iket, tas, gelang, kalung dsb. Produk tersebut menjadi sumber penghidupan selain dari hasil cocok-tanam, kalau saja bisa terjual dengan harga wajar. Sayangnya banyak pembeli yang terlihat sangat mengerti tentang arti dari produk kebudayaan (yang sering terdengar dari percakapannya), tapi tidak mampu mengaplikasikan. Hanya mau membeli dengan harga murah. barangkali karena penjualnya tidak punya nama atau gelar budayawan atau seniman? sehingga mereka menyamaratakan produk kebudayaan yang dijualnya dengan ikan asin peda atau es krim?

Kata orang Baduy yang tidak terlalu pintar dengan tekhnik jual-beli ala “modern”: Tidak apa-apa dibeli dengan harga murah juga. Yang beli kan masih sodara, masih orang Sunda. Kasihan mau pake gelang tapi tidak punya uang.”

Tidak heran kalau dia sering sekali gulung tikar. Hasil penujalannya habis oleh biaya produksi dan transfortasi.

Melalui beberapa gelas kopi dan rokok yang dinikmati bersama, saya bisa mendapatkan informasi bagaimana keadaan masyarakat Baduy sekarang. Mereka gelisah dan kebingungan. Sebabnya memang sangat klasik, diusik oleh pihak-pihak yang serlalu bicara lantang di televisi tentang kebudayaan yang harus dilindungi dan dijunjung tinggi …… dan sebagainya lagi. Tapi di belakang layar mereka menjadi anjing. Ya, anjing! Kalau bocah cilik masyarakat Sunda yang belum sekolah, menyebutnya “gogog”. Anjing itu, saat ini sedang menyantap Baduy seperti tulang.

Orang asing dari mancanegara yang sangat diharamkan memasuki wilayah Baduy, sering tidak diketahui kedatangannya. Tahu-tahu mereka sudah keluar dari Baduy Dalam (wilayah Baduy yang hanya dihuni oleh para tetua kampung adat dan dianggap sebagai tempat suci). Warga baduy juga tidak mengetahui mereka bisa masuknya lewat mana. Mereka bisa pergi tanpa ada sangsi dari siapapun. Lalu aparat Banten bagaimana? Menanggapi pertanyaan itu, dia hanya tersenyum.

Rahasia-rahasia masarakat Baduy yang memang sangat dirahasiakan, telah dibongkar dan dibukukan oleh anjing-anjing tadi. Buku itu telah disebar luaskan. Ironisnya lagi, masarakat Baduy yang tidak bisa membaca pun diberinya beberapa. Masarakat Baduy yang ahirnya tahu tentang isi buku tersebut, bisa apa lagi selain gelisah dan memaki angin.

Setelah keadaan Baduy diketahui oleh anjing-anjing yang lebih senior, di sana didirikan pula tambang minyak yang tentunya menjadi kegelisahan baru yang tidak bisa terbayangkan lagi ketika saya mendengarnya.

Beberapa budayawan,seniman, serta mahasiswa (semuanya asli bukan hanya status) telah melakukan beberapa bentuk protes atas kejadian-kejadian tersebut. Hasilnya, menurut orang Baduy, semakin menggelisahkan karena tidak ada pencerahan sama sekali.

Ketika menulis catatan ini, saya masih mengingat bisikannya kemarin sore sebelum beliau pulang kembali ke Baduy: gera hudang ulah tiris bae, lawan ku seuneu, seuneu nu tiis. Gera tulungan, Baduy geus gareheng. Lain ku panas lain ku usum halodo….. Segeralah bangun jangan bersikap dingin, lawan oleh api, api yang dingin. Cepat tolong Baduy yang telah gosong. Bukan gosong karena panas musim kemarau…. ”

Was.
Mama Karta
nurkarta@yahoo.com
085320186426
085624146749

BILA HATI BERCAHAYA


Adakah diantara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalanya : harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia ini? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa-apa yang telah kita raih selama ini.

Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope Hubble. Dengan teropong ini berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang di dalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapa pun yang mencoba bersungguh-sungguh mempelajarinya. Matahari saja merupakan salah satu planet yang sangat kecil, yang berada dalam gugusan galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi planet bumi ini sendiri yang besarnya hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan lima milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah dahsyatnya.

Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apapun yang dirindukannya di bumi ini – dan dengan demikian merasa telah sukses – suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan pongah, tetapi ketiadaannya serta merta membuat lahir batinnya sengsara dan tersiksa. Manakala berhasil mencapai apa yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha dan kerja kerasnya semata, sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta merta merasa diri sial. Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau dicarikan kambing hitamnya pada orang lain.

Orang semacam ini tentu telah lupa bahwa apapun yang diinginkannya dan diusahakan oleh manusia sangat tergantung pada izin Allah Azza wa Jalla. Mati-matian ia berjuang mengejar apa-apa yang dinginkannya, pasti tidak akan dapat dicapai tanpa izin-Nya. Laa haula walaa quwwata illaabillaah! Begitulah kalau orang hanya bergaul, dengan dunia yang ternyata tidak ada apa-apanya ini.

Padahal, seharusnya kita bergaul hanya dengan Allah Azza wa Jalla, Zat yang Maha Menguasai jagat raya, sehingga hati kita tidak akan pernah galau oleh dunia yang kecil mungil ini. Laa khaufun alaihim walaa hum yahjanuun! Samasekali tidak ada kecemasan dalam menghadapi urusan apapun di dunia ini. Semua ini tidak lain karena hatinya selalu sibuk dengan Dia, Zat Pemilik Alam Semesta yang begitu hebat dan dahsyat.

Sikap inilah sesungguhnya yang harus senantiasa kita latih dalam mempergauli kehidupan di dunia ini. Tubuh lekat dengan dunia, tetapi jangan biarkan hati turut lekat dengannya. Ada dan tiadanya segala perkara dunia ini di sisi kita jangan sekali-kali membuat hati goyah karena toh sama pahalanya di sisi Allah. Sekali hati ini lekat dengan dunia, maka adanya akan membuat bangga, sedangkan tiadanya akan membuat kita terluka. Ini berarti kita akan sengsara karenanya, karena ada dan tiada itu akan terus menerus terjadi.

Betapa tidak! Tabiat dunia itu senantisa dipergilirkan. Datang, tertahan, diambil. Mudah, susah. Sehat, sakit. Dipuji, dicaci. Dihormati, direndahkan. Semuanya terjadi silih berganti. Nah, kalau hati kita hanya akrab dengan kejadian-kejadian seperti itu tanpa krab dengan Zat pemilik kejadiannya, maka letihlah hidup kita.

Lain halnya kalau hati kita selalu bersama Allah. Perubahan apa saja dalam episode kehidupan dunia tidak akan ada satu pun yang merugikan kita. Artinya, memang kita harus terus menerus meningkatkan mutu pengenalan kita kepada Allah Azza wa Jalla. Di antara yang penting yang kita perhatikan sekiranya ingin dicintai Allah adalah bahwa kita harus zuhud terhadap dunia ini. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, niscaya Allah mencintainya, dan barangsiapa yang zuhud terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia mencintainya.”

Zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mempunyai hal-hal yang bersifat duniawi, melainkan kita lebih yakin dengan apa yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangan kita. Bagi orang-orang yang zuhud terhadap dunia, sebanyak apapun yang dimiliki sama sekali tidak akan membuat hati merasa tentram karena ketentraman itu hanyalah apa-apa yang ada di sisi Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Melakukan zuhud dalam kehidupan di dunia bukanlah dengan mengharamkan yang halal dan bukan pula memboroskan kekayaan. Zuhud terhadap kehidupan dunia itu ialah tidak menganggap apa yang ada pada dirimu lebih pasti daripada apa yang ada pada Allah.” (HR. Ahmad, Mauqufan)

Andaikata kita merasa lebih tentram dengan sejumlah tabungan di bank, maka berarti kita belum zuhud. Seberapa besar pun uang tabungan kita, seharusnya kita lebih merasa tentram dengan jaminan Allah. Ini dikarenakan apapun yang kita miliki belum tentu menjadi rizki kita kalau tidak ada izin Allah.

Sekiranya kita memiliki orang tua atau sahabat yang memiliki kedudukan tertentu, hendaknya kita tidak sampai merasa tentram dengan jaminan mereka atau siapa pun. Karena, semua itu tidak akan datang kepada kita, kecuali dengan izin Allah.

Orang yang zuhud terhadap dunia melihat apapun yang dimilikinya tidak menjadi jaminan. Ia lebih suka dengan jaminan Allah karena walaupun tidak tampak dan tidak tertulis, tetapi Dia Mahatahu akan segala kebutuhan kita.jangan ukur kemuliaan seseorang dengan adanya dunia di genggamannya. Sebaliknya jangan pula meremehkan seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita tidak menghormati seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita menghormati seseorang karena kedudukan dan kekayaannya, kalau meremehkan seseorang karena ia papa dan jelata, maka ini berarti kita sudah mulai cinta dunia. Akibatnya akan susah hati ini bercahaya disisi Allah.

Mengapa demikian? Karena, hati kita akan dihinggapi sifat sombong dan takabur dengan selalu mudah membeda-bedakan teman atau seseorang yang datang kepada kita. Padahal siapa tahu Allah mendatangkan seseorang yang sederhana itu sebagai isyarat bahwa Dia akan menurunkan pertolongan-Nya kepada kita.

Hendaknya dari sekarang mulai diubah sistem kalkulasi kita atas keuntungan-keuntungan. Ketika hendak membeli suatu barang dan kita tahu harga barang tersebut di supermarket lebih murah ketimbang membelinya pada seorang ibu tua yang berjualan dengan bakul sederhananya, sehingga kita mersa perlu untuk menawarnya dengan harga serendah mungkin, maka mulailah merasa beruntung jikalau kita menguntungkan ibu tua berimbang kita mendapatkan untung darinya. Artinya, pilihan membeli tentu akan lebih baik jatuh padanya dan dengan harga yang ditawarkannya daripada membelinya ke supermarket. Walhasil, keuntungan bagi kita justru ketika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain.

Lain halnya dengan keuntungan diuniawi. Keuntungan semacam ini baru terasa ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain. Sedangkan arti keuntungan bagi kita adalah ketika bisa memberi lebih daripada yang diberikan oleh orang lain. Jelas, akan sangat lain nilai kepuasan batinnya juga.

Bagi orang-orang yang cinta dunia, tampak sekali bahwa keuntungan bagi dirinya adalah ketika ia dihormati, disegani, dipuji, dan dimuliakan. Akan tetapi, bagi orang-orang yang sangat merindukan kedudukan di sisi Allah, justru kelezatan menikmati keuntungan itu ketika berhasil dengan ikhlas menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain. Cukup ini saja! Perkara berterima kasih atau tidak, itu samasekali bukan urusan kita. Dapatnya kita menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain pun sudah merupakan keberuntungan yang sangat luar biasa.

Sungguh sangat lain bagi ahli dunia, yang segalanya serba kalkulasi, balas membalas, serta ada imbalan atau tidak ada imbalan. Karenanya, tidak usah heran kalau para ahli dunia itu akan banyak letih karena hari-harinya selalu penuh dengan tuntutan dan penghargaan, pujian, dan lain sebagainya, dari orang lain. Terkadang untuk mendapatkan semua itu ia merekayasa perkataan, penampilan, dan banyak hal demi untuk meraih penghargaan.

Bagi ahli zuhud tidaklah demikian. Yang penting kita buat tatanan kehidupan ini seproporsional mungkin, dengan menghargai, memuliakan, dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Inilah keuntungan-keuntungan bagi ahli-ahli zuhud. Lebih merasa aman dan menyukai apa-apa yang terbaik di sisi Allah daripada apa yang didapatkan dari selain Dia.

Walhasil, siapapun yang merindukan hatinya bercahaya karena senantiasa dicahayai oleh nuur dari sisi Allah, hendaknya ia berjuang sekuat-kuatnya untuk mengubah diri, mengubah sikap hidup, menjadi orang yang tidak cinta dunia, sehingga jadilah ia ahli zuhud.

“Adakalanya nuur Illahi itu turun kepadamu”, tulis Syaikh Ibnu Atho’illah dalam kitabnya, Al Hikam, “tetapi ternyata hatimu penuh dengan keduniaan, sehingga kembalilah nuur itu ke tempatnya semula. Oleh sebab itu, kosongkanlah hatimu dari segala sesuatu selain Allah, niscaya Allah akan memenuhinya dengan ma’rifat dan rahasia-rahasia.”

Subhanallaah, sungguh akan merasakan hakikat kelezatan hidup di dunia ini, yang sangat luar biasa, siapapun yang hatinya telah dipenuhi dengan cahaya dari sisi Allah Azza wa Jalla. “Cahaya di atas cahaya. Allah membimbing (seorang hamba) kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki …” (QS. An Nuur [24] : 35). Wassalamu’alaikum….

Rony Kurniawan
rony.kurniawan78@gmail.com

PENYAKIT AKIBAT JIN — SYAITAN ANAK CUCU SEROBAT


Asalammuealaikum Warahmatullah Wabarakatu Para Sedulur Rahimakummullah,Pada Kali Ini Saya akan Membeberkan Penyakit Yang Disebabkan anak cucu serobat dan Cara Penanggulannya.Penyakit ini bisa juga disebut penyakit Serobat,karena pada waktu dulu pernah terjadi pada putra Nabi sulaiman,yang mana penyakitnya berpindah pindah berubah ubah macam,jika berada di mata ,maka tidak bisa melihat,jika di telinga maka tidak akan bisa mendengar,jika di mulut akan bisu,jika di otak akan seperti orang Gila ,jika di punggul tidak bisa duduk,jika pada kaki maka akan lumpuh,jika pada kemaluan tidak bisa kencing Kadang2 sampai kencing batu,dan jika pada dubur kadang kadang tidak bisa bergerak.Semacam Inilah penyakit yang Diderita/ dialami Putra Nabi Sulaiman walau pun ayahnya adalah Nabiyullah Allah.Kumudian Nabi Sulaiman Mengumpulakn semua dokter,dukun dan tabib,,,namun semua itu sia sia.Jadi sebagai sebab Kesembuhan Putra Nabi sulaiman ialahKedatangan Malaikatil Jibril yang memerintahkan agar memanggil Ratu Syaitan Yang bernama Serobat,Maka datanglah “Serobat” Kepada Nabi Sulaiman dengan badan gemetar karena ketakutan seraya berkata: “Wahai Nabi Sulaiman!Sebenarnya yang mengganggu Putra Engkau Adalah anak cucu saya,karena sudah diijinkan tuhan”.Syetan Itu mempunyai Nama berbeda beda dan kelemahannya berbeda beda,maka obatnya pun berbeda beda pula.

Inilah Sebagai Penjelasan Nama yang mengganggu dan obatnya.

1. Otak,maka nama syaitan yang mengganggu adalah Mina adapun obatnya ialah,lempuyang,deringu bawang daun,kulik jeruk,jambe,gambir dan garam,kemudian ditumbuk sampai halus dan dikukus sampai panas,lalu diusapkan pada kepala berulang ulang kali.

2. Badan,maka nama syetannya Ro’in dan obatnya ialah daun sirih bertemu ruas,deringu,bawang daun,kunyit,asam masak,garam mesoyi dan gambir,semua bahan ditumbuk sampai halus lalu diberi air lalu dibalurkan ke seluruh badan

3. Telinga,nama syaitannya Hubbi,adapun obatnya Jahe manis,timahan,semut hitam dan garam,semua bahan di seduh kedalam cangkir,lalu airnya diusapkan keselulur bagian telinga.

4. Mulut,maka nama syaitannya Marani,Obatnya minyak latung diusapkan berulang ulang kali.

5. Mata ,nama syaitannya Duhri,maka obannya,daun anton anton,ditimbuk sampai halus setelah itu diperas dan airnya dipipiskan pada sekeliling mata yang sakit.

6. Lengan,maka Syetannya Wahitu.Obatnya bawang putih,kulit telur,asam kawak, semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan pada lengan yang sakit.

7. Sungsum maka nama Setanya Bayuh,obatnya merica,cabe dan daun maniran ,deringu,bawang,gadung,jambe cukak,garam Madinah (yang warnanya merah) semua bahan ditumbuk sampai halus jadi satu lalu dibuat perem,kemudian dibalurkan pada sekujur badan

8. Hati (pikiran) maka setannya Baliyun,Obatnya Lengkuas tiga iris,jeruk purut,cukak dan garam,bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian diperas dimunumkan kepada si sakit

9. Punggung (lambung) obatnya merica,kemukus,temulawak,kunyit,juruk purut dan ditambah daun daunan,garam. Kemudian ditumbuk dan dibuat perem kemudian dibalurkan ke punggung dan lambung

10. Pinggul (pantat) maka nama setannya Malitung adapun obatnya Jambe,jeruk,jahe manis,garam semua bahan ditumbuk menjadi satu dan dibalurkan ke pinggul (pantat)

11. Paha,setannya hamun,obatnya sirih bertemu ruas yang kering,deringu,bawang daun merica 50 biji,bawang 25 siung,garam semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan

12. Dagu,setannya kadung,obatnya kunci,cabe kemukus,kulit jeruk, dan garam semua bahan ditumbuk sampai halus dan dibalurkan.

13. Tubuh,Setanya Fatikun Obatnya,deringu,bawang daun,daun sirih yang bertemu ruas, dan garam,semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.

14. Nafsu,setanbya Dalungah, obatnya Suntri Kering,cabe,dan daun mayes,kalo tidak ada cukup daun apa saja yang halal,semua bahan diseduh satu,lalu diminumkan.

15. Dubur,Setannya Kaliku,obatnya Digusuk dengan daun cabe yang dilumatkan dengan minyak kelapa.

16. Usus,maka nama setannya Kilikit maka obatnya daun latengal,daun simbukan dan sirih yang bertemu ruas,deringu,bawang daun dan garam,semua bahan diseduh,lalu airnya diminumkan.

17. Perut (sakit perut aneh) nama setannya Wunus,obatnya deringu,bawang daun,kopi,bubuk,dan garam semua diseduh menjadi satu,lalu diminumkan.

18. Sungsum,Setannya Talapu.Obatnya deringu,bawang,daun anton anton dan garam semua bahan ditumbuk lalu dibuat perem dan dibalurkan.

19. Daging nama setannya Kanif,obatnya masoyi,temulawak,kunyit,kencur,danun bengkok dan garam semua bahan ditumbuk satu,lalu dibuat perem dan dibalurkan.

20. Betis Setannya Manang,Adapun Obatnya diurut dengan gajih ayam putih.

Semua Bahan Tersebut supaya dipipih yang halus dll (sesuai keterangannya) untuk di buat perem/Bobok bagi orang yang sakit.Sesudah Ratu Setan Yang Namanya Serobat menerangkan Kepada Nabi Sulaiman,Selanjutnya Ia Bekata lagi Pada Nabi Sulaiman,Semua bahan yang sudah jadi Dibacakan Doa Serobat.Insya allah dengan kuasa Allah Ijin Allah Makan Akan Sembuh.

Ki Kacil Banua
tiger.green@rocketmail.com

OJAT


Oleh: Wong Alus

“Namaku Ojat asalku Banten” demikian jawaban pria ganteng saat saya menanyakan nama dan asalnya. Tubuhnya cenderung agak pendek namun kekar, rambutnya dibiarkan tergerai. Di usianya yang menginjak 20 itu, Ojat memiliki keahlian yang sangat jarang dimiliki yang lain: ahli pengobatan alternatif kedokteran bedah dalam dan luar.

Suatu ketika di RSU Karyadi Semarang berkumpul para dokter bedah senior meminta Ojat mempertunjukkan bagaimana dia mempraktekkan keahliannya. Seorang pasien korban kecelakaan mengalami patah tulang didatangkan di ruang operasi. Pasien meraung-raung kesakitan suaranya memekakkan telinga para dokter di ruang bedah.

Ojat meminta segelas air putih. Duduk diam posisi meditasi kurang dari satu menit dan kemudian dia berdiri dan meniup segelas air tersebut dan meminta pasien meminumnya. Tiba-tiba raungan keras pasien berhenti. Rupanya dia tidak lagi kesakitan. Si pasien yang kebetulan perokok tersebut diminta menyulut rokok. “Santai saja pak. Ini operasi ringan kok. Tulang bapak akan saya sambung,” kata Ojat mencoba memberi sugesti agar Pasien tenang dan tidak panik. Ojat menjelaskan bahwa fungsi air minum tadi itu mirip dengan obat bius. Bedanya obat bius ala Ojat hanya segelas air putih yang sudah diberi doa.

Para dokter bedah saat itu berada dalam posisi sebagai pengamat saja. Mereka membiarkan si Ojat melaksanakan operasi beresiko tinggi menggunakan alat seadanya. Hanya sebilah pisau. “Pisau untuk membedah bisa pisau apa saja, pisau dapur pun boleh” kata Ojat dengan mimik riang khas anak muda.

Pasien yang sejak tadi posisi duduk selonjor diajak Ojat mengobrol. Sementara tangannya cekatan menyayat daging kaki pasien, tulangnya yang patah kemudian diluruskannya dan simsalabim…. tulang yang patah tersambung tidak kurang dari lima menit. Selanjutnya daging diletakkan kembali ke asalnya. Sobekan kulit yang terbuka di kaki pasien kemudian diletakkan kembali dan bekas sayatan pisau kemudian diolesi dengan air liurnya. Tiga menit kemudian bekas sayatan pisau di kulit sudah menghilang. Operasi itu pun selesai.

Para dokter bedah berpengalaman itu berdecak kagum. Tanpa menggunakan alat-alat bedah canggih, tanpa menggunakan obat bius, tanpa menggunakan pen (logam penyambung antar tulang), tanpa menjahit kulit, Ojat dengan sangat terampil melaksanakan operasi yang tergolong cukup beresiko itu dengan hasil memuaskan. Hingga kini, sudah ratusan bahkan mungkin ribuan orang yang dengan beragam luka baik luar dan dalam yang sudah ditangani Ojat.

“Itulah kuasa Allah SWT,” ujar Ojat sambil membuka telapak tangannya ke atas.

Asli orang desa
Ojat membuka sedikit jati dirinya. “Saya berasal dari desa paling terpencil di Banten berbatasan dengan Sukabumi. Kalau jalan kaki dari desa terakhir butuh waktu sekitar lima jam. Tidak ada kendaraan apapun termasuk sepeda motor,” papar Ojat saat ditemui di Klinik Herbal Gratis Dhandang Gulo miliki Ki Camat Krian, Sabtu kemaren untuk silaturahim.

Ojat menjelaskan, pakaian “adat” yang dikenakan di desanya berwarna hitam-hitam mirip pakaian silat. Sejak kecil penduduk di sana terbiasa hidup sederhana khas orang desa. Makanan dan minuman semuanya serba alami. Tidak ada yang dimasak. Rata-rata makanan yang disantap makanan mentah. “Nasi tidak yang putih, tapi kuning,” ujar Ojat.

Ilmu kedokteran bedah yang dimiliki Ojat adalah warisan dari sang kakek. Kakek ini memang seornang juru sembuh tradisionil yang juga dituakan di adat setempat. Namun dari anak-anak kakek langsung ini yang tidak ada yang betul-betul ahli pengobatan bedah. “Hanya saya dari sekian banyak cucunya yang mewarisi keahlian kakek,” jelas Ojat.

Sejak kecil, Ojat sangat dekat dengan sang Kakek. Namun Kakek ini tidak secara langsung menjadikan Ojat itu murid sebagaimana layaknya mahasiswa kedokteran yang diberi pengajaran-pengajaran dan kurikulum pendidikan kedokteran secara sistematis. “Kakek saya biasanya menemui saya melalui mimpi. Saya diminta melakukan operasi bedah juga awalnya melalui mimpi,” terang Ojat.

Selain melalui mimpi, Ojat juga diperintahkan untuk puasa. Puasa yang dijalani Ojat bukan Senin dan Kamis saja, melainkan puasa setiap hari dalam kurun waktu tertentu. Mulainya Puasa pada Maghrib hingga Maghrib lagi. Selama puasa mengurangi tidur dan melaksanakan wirid-wirid atau doa-doa. “Inti doa adalah memohon agar Allah SWT memberikan apa yang kita minta. Kita juga harus menuruti perintah-perintah-Nya dan mengendalikan hawa nafsu,” tutur Ojat yang biasa menghentikan antrean pasien berobat bila adzan berbunyi dan kemudian melaksanakan sholat tersebut.

“Doa dan wirid boleh apa saja,” kata Ojat. Yang jelas harus ikhlas dan istiqomah. Percuma jumlahnya banyak tapi tidak ikhlas. Yang bagus lagi pasti jumlahnya banyak dan ikhlas sehingga Allah SWT berkenan mengabulkan permintaan kita. Khusus soal doa ini, Ojat memberikan tips: berdoalah secara khusyuk dan yakin bahda doamu didengarnya dan yakinlah bahwa doamu akan diijabah atau dikabulkan. Jangan sedikitpun ragu Allah SWT akan menolak doamu.

Selain yakin, Ojat menjelaskan bahwa kunci terkabulnya doa adalah kesucian hati dengan menjaga agar tubuh, pikiran dan hati senantiasa bersih. “Pantangan seorang juru sembuh adalah bermain wanita, mabuk-mabukan, mencuri, dan membunuh… sekali kita melakukannya maka bisa jadi Allah SWT akan mencabut ilmu kita,” papar Ojat.

Ojat menambahkan: Satu lagi yang tidak boleh dilakukan seorang juru sembuh seperti dirinya adalah berbohong. “Harus jujur. Artinya apa yang ada di dalam hati harus sama dengan perkataan di mulut. Kalau hati kita baik, maka apa yang kita ucapkan juga baik dan bisa diterima orang lain dengan baik pula. Jangan jadi pembohong dan munafik,” ungkap Ojat.

Menurut Ojat, satu lagi yang menjadi prinsip pegangan orang Islam: berdoalah hanya kepada Allah SWT. Jangan berdoa meminta kepada yang selain Allah SWT. Seorang Islam harus melaksanakan rukun Islam yaitu bersyahadat. “Bagus dan boleh mengirim alfatihah kepada para wali atau leluhur kita dulu, namun jangan melupakan bahwa yang mengabulkan doa doa kita itu adalah Allah SWT dan atas ijin DIA semua ini bisa kun fayakun,” jelasnya.

Itulah beberapa aspek mental dan batiniah yang diperlukan agar seseorang dipercaya oleh Tuhan mampu mengemban amanah ilmu yang seperti Ojat miliki.

Ojat mengakui ilmunya ini memang jarang dimiliki orang. Dirinya juga tidak tahu dan tidak pernah meminta menjadi ahli bedah seperti sekarang. “Saya tidak pernah merencanakan menjadi juru bedah. Tapi karena sudah menjadi seperti ini ya saya jalani dengan senang hati” tuturnya.

Seorang yang punya ilmu, kata Ojat, juga bukan untuk bersenang-senang, melainkan justeru untuk memberikan manfaat dan menolong orang lain yang membutuhkan. Tuhan akan membalas kebaikan dengan kebaikan dan membalas kejahatan dengan kejahatan seperti yang diniatkan. Maka, ditempat praktik Ojat yang berpindah-pindah dari desa ke desa, dari propinsi ke propinsi yang lainnya dia tidak meminta mahar atau bayaran dari praktek yang dilakukannya. Padahal coba kita bayangkan, berapa juta uang yang harus dikeluarkan untuk sebuah operasi pembedahan? Bisa belasan bahkan mungkin puluhan atau ratusan juta rupiah untuk sekali operasi.

Namun, Ojat tidak melarang bila ada pasien maupun keluarganya yang memberi tanda ucapan terima kasih sekedarnya. “Saya tidak menolak bila ada yang ngasih saya uang entah itu seratus ribu, lima puluh ribu atau berapapun sesuai ikhlasnya dia. Rata-rata yang berobat ke saya orang miskin yang tidak mampu dan untuk itulah mungkin Allah SWT menugaskan saya untuk membantu mereka,” bisik Ojat yang setiap hari buka praktik mulai pukul 07.00 wib hingga pukul 15.00 wib ini.

Orang Berilmu Harus Rendah Hati
Di Banten, menurut Ojat, banyak orang menguasai Ilmu Debus. Tangan dipotong dan disambungkan ke tangan orang lain. Kaki dipotong dan disambungkan ke kaki orang lain dan atraksi-atraksi lain. Tubuh ditusuk dan diporong kemudian dikembalikan lagi seperti semula tanpa terluka sedikit pun. Orang bisa menjadi terkenal dan dikenal jadi seorang Pendekar alias Jawara.

Menurut Ojat, Ilmu Debus atau ilmu-ilmu yang bertujuan untuk dipertontonkan ke orang lain tergolong sangat mudah dan semua orang bisa melakukannya. Tingkat selanjutnya adalah ilmu-ilmu gaib misalnya santet, tenung, amalan-amalan pengasihan, kerejekian, terawangan dan lainnya.

Tingkat tersulit untuk menguasai sebuah ilmu gaib adalah ilmu pengobatan bedah. Ini gabungan antara ilmu gaib dengan ilmu pengetahuan medis. Menyambung urat-urat kalau salah pasti fatal. “Makanya saya katakan tersulit dan membutuhkan keahlian sangat khusus” papar Ojat.

Selain itu, menguasai pengobatan bedah membutuhkan laku tirakat yang tidak sembarang orang mampu untuk mencapainya. Kedisiplinan tinggi untuk tidak melanggar pantangan menjadi kunci bagaimana agar amalan ini bisa dimiliki. Selain tentu saja ada “wadah” atau “bakat” alam yang bisa berasal dari keturunan leluhur atau belajar dari guru yang memang menguasainya. “Orang berbakat pasti lebih bagus mengerjakan sesuatu daripada yang tidak punya bakat meskipun mungkin juga bisa” imbuh Ojat.

Ojat berpesan, semakin tinggi ilmunya orang maka harus semakin rendah hati. Orang tidak berilmu rata-rata sombong, egois dan asal bicara. Orang berilmu bicaranya hati-hati dan tidak menyakiti hati orang lain. Justeru kalau bicara bisa membuat hati tenang, menghibur orang susah dan mengajak kepada jalan kebaikan.

Pesan untuk Ojat: lanjutkan perjuanganmu memberi kemanfaatan pada orang yang membutuhkan. Semoga ridho Ilahi senantiasa tercurah padamu. Amin.

@wongalus,2010

FENOMENA “BANK GHOIB, UANG BALIK,PENGGANDAAN UANG ATAU UANG GHOIB”


By : Ndaru Cemlorot

Salam Pamuji syukur kepada Tuhan kita semua ALLAH TA’ALA, sholawat dan salam untuk kanjeng Nabi Muhammad SAW Manusia agung penuh cinta kasih pada segenap umat dan alam raya dengan “Rahmatan lil ‘alamiin”.

Salam Rahayu kepada para sesepuh, salam ta’dzim penuh hormat. Mohon maaf apabila judul dari tulisan al fakir begitu Bombastis….!!! Xixix….santai bro,,,,,,

Terus terang al fakir mengangkat tema tersebut dengan harapan semoga bisa dikupas tuntas, di diskusikan oleh para sedulur bolo wongalus yang luar biasa banyak jumlahnya di seluruh pelosok Negeri yang kaya akan budaya, bahasa, suku, adat istiadat dan tentunya ilmu-ilmu yang saya yakin sangat membanggakan kita dan segenap anak cucu kita nanti. Begitu juga bolo wongalus yang tersebar di beberapa Negara dengan budaya dan ilmu yang juga sangat luar biasa.

Sungguh al fakir tiada maksud lain mengulas dan menyajikan tulisan berkaitan dengan Fenomena ghoib yang sungguh menjadi perbincangan dari masa ke masa, semenjak kecil al fakir sudah sering mendengar yg berkaitan dengan masalah harta karun, harta revolusi, bank ghoib dll. Pertanyaan klise yang pertama terucap benarkah itu semua ada…..????

Selama sekian tahun al fakir berkelana…(hwkwkw…seperti satria bergitar aj) maaf bahasanya biar keren gitu loh…!!! Berkutat di pendalaman masalah ilmu-ilmu sepuh dari kejawen (maklum ane keturuanan jawa yg terus terang tidak jauh dari urusan mantera, klenik, kemenyan…maaf dulur karena kakek uyut dari jalur ibu sebagian penganut islam kejawen, kalau dari Abah ada kyai kampung, jawara, dukun dll wah bener2 Bhineka Tunggal Ika deh….qiqiqi). juga berkecimpung dengan ilmu-ilmu hikmah dari guru kyai maupun ustadz dari beberapa Pesantren, pernah juga minum air kesejukan masuk ajaran thorekoh selama beberapa tahun, juga ilmu jangjawokan karena saya tinggal di daerah Pasundan. (udah akh tiada maksud lain mengungkap sedikit perjalanan hidup al fakir, insya ALLOH semoga saja dengan Ridho Gusti ALLOH SWT di jauhkan dari sifat syaitoniyah(riya’,ujub,iri, drengki dll) sehingga ini murni sebagai sedikit pengantar tulisan ini biar lebih seru dan pembaca blog ini mengetahui kapasitas al fakir yg Cuma memiliki sedikit ilmu).

Fenomena-fenomena seperti Uang Ghoib, Uang Balik, Bank Ghoib, Penggandaan Uang dll ini saya ketengahkan agar supaya tidak semakin banyak lagi korban berjatuhan kerana ulah dari oknum yang mengaku mampu melakukan hal tsb. Sungguh al fakir merasa miris mendengar begitu banyak korban dari semua trik penipuan yang berkaitan dengan pemanfaatan kebingungan, kegundahan, kesusahan serta awamnya orang berkaitan dengan hal-hal irasional satu ini yang sungguh tidak sedikit korbannya. Penulis bukan saja mendengar cerita banyak dari orang lain berkaitan banyaknya dulur-dulur kita yang tertipu oleh modus yg berkedok Uang Balik, Penggandaan Uang, Bank Ghoib dll. Tapi penulis ketemu langsung dengan beberapa orang, ada juga yang laporan lewat telpon, sms maupun kirim via email. Waduh luar biasa ini ibarat sudah jatuh ke timpa tangga, Masya ALLAH kasihan dulur-dulur kita ini. Misalnya: ada seorang ibu di jogja yg punya usaha terlilit hutang ratusan juta dan bangkrut setelah mengirim sejumlah oknum yg dianggap orang sakti eh kok malah ketipu puluhan juta, seorang bapak di Kalimantan juga sama, dan juga seorang ibu punya beberapa took di pasar baru bandung terlilit utang 300jt minta bantuan oknum dengan membayar mahar 5 juta katanya bisa lunas dalam jangka waktu 1 bulan ini juga makin merana susah kerana ujung-ujungnya penipuan. Posting tulisan Ini juga sedikit ingin memberikan pemahaman kepada sedulur semua agar berhati-hati apabila ber urusan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Bank ghoib dsb hampir 90% berujung ke penipuan. Sesusah apapun hidup kita, sebingung apapun hati kita karena himpitan ekonomi, hutang dll tapi jangan sampai kita menjadi hilang nalar sehingga kita terpedaya oleh rayuan maut para penipu yg berkedok sebagai agen syetan laknatulloh untuk menguras harta dan kewarasan fikiran kita.

Al fakir bukan tidak percaya dengan keajaiban dan karomah dari sebagian orang yang di pilih Gusti Alloh swt, tapi yang harus kita tahu syarat dan kreteria dasar menjadi patokan kita untuk percaya pada orang yang merasa mampu melakukan hal khoriqul adat seperti bisa mendatangkan uang dari alam antah brantah dengan hanya sekejap mata. Berdasar pengalaman al fakir di saat mencari solusi penyelesaian secara instant berharap ada keajaiban dengan berkeliling kesana kemari, dari satu tempat ke tempat lain, ibaratnya naik gunung turun ke lembah, keluar masuk hutan dll masih belum berjodoh menemukan orang yang demikian sakti luar biasa dengan ilmunya bisa memberikan solusi nyata misalnya: seperti yang al fakir pernah dengan dari salah satu yai di lamongan di saat ngaji babakan batin, bahwa dulu ada seorang yai di daerah jawa timur yang hidupnya terjaga dari segala hal batil, kerana sangat berhati-hati menjaga masalah hal halal dan haram maka beliau ini tinggal di gubuk sama ibu nyai dan santrinya, yg tempatnya di kelilingi oleh kebun singkong, padi, ubi dan parit dengan ternak ikan yang banyak. Tiap saat semua kebutuhan hidupnya konon tidak ada yang dari luar semua dari hasil bertani saja. Dan karomah kyai ini setiap ada tamu yg berkeluh kesah mengenai problem ekonomi, terjerat hutang dll maka cukup di ambilkan di bawah sajadah dia sesuai kebutuhan atau utang dari tamu tsb. Wallahu’alam.

Begitu juga al fakir dengar dari seorang ustadz sahabat penulis, konon di daerah garut dulu juga ada mama ajengan yg bisa memberikan solusi instan di saat ada tamu yg lagi kesusahan beliau ini selalu tahu dan memberikan sesuai kebutuhan tamu, Masya ALLOH orang-orang pilihan Gusti Alloh swt yg maqomnya luar biasa setingkat wali. Nah untuk orang biasa macam kita yg nafsu amarah, nafsu duniawi dan nafsu lainnya masih besar ini apa sanggup demikian….??? Atau maaf orang yang masih butuh pengakuan apa juga bisa….? Jadi bukan penulis tidak percaya alian pesimis tapi sungguh mesti harus berhati-hati dah kalau sudah urusan yg berhungan dengan memberikan fulus ini. Al fakir sangat yakin dengan kesungguhan dan ketulusan hal mustahil itu bisa nyata kerana beberapa kali penulis di berikan bukti nyata Oleh-Nya…ALLOHU AKBAR….3x. kalau Gusti Alloh SWT mengijinkan dan meridhoi pasti semua muda, sungguh Kun Fayakun itu nyata adanya dan pasti bagi yang sangat yakin. Wallohu’alam. Salam persaudaraan dari kami Ndaru Cemlorot Sanggar Nur Langit. Mohon maaf apabila ada yg salah. Semoga bisa menjadi bahan diskusi dan di kupas tuntas, juga sebagai bahan perenungan bagi siapa saja yang mendekati urusan UB,BG,PU tsb. Bagi sedulur yg sudah punya pengalaman bersinggungan dengan masalah ini silahkan share, pengalaman berhasil ataupun pengalaman pahit dulur akan sangat bermanfaat sebagai bahan referensi pertimbangan bagi saudara kita yg lain Wassalam.

Noer Cholish satria_lamong77@yahoo.com

PERHITUNGAN JODOH


Ki Kacil Banua (P.S.M.)
tiger.green@rocketmail.com
085393730527

Assalamuealaikum sedulur KWA,yang terhormat rektor KWA beserta Para Dosen.Kali Ini Saya Akan Membeberkan Tentang Perhitungan Jodoh yang saya dapat dari Internet,Semoga para sedulur tidak memngeritik dan memperdebatkan.

Apabila ada dua insan yang akan berkawin,maka cobalah jumlahkan dari kedua hari dan pasarannya, lalu di gabungkan menjadi satu,kemudian di bagi 7. dan lihat sisa dari pembagian itu.

contoh :
wanita lahir pada hari selasa pon—selasa (3) + pon (7) = 10
pria lahir pada senin wage———-senin (4) + wage(4) = 8
jumlah neptu wanita 10 + neptu pria 8 = 18
kemudian di bagi 7 dan sisa 4

untuk mengetahui hasil perjodohan tersebut,harus di lihat dari sisa jumlahnya.
lebih jelasnya kita perhatikan pembagian di bawah ini :

1.Jodoh wasesa segoro
apabila sisanya 1 maka namanya jodoh wasesa segoro yang maknanya didalam mengarungi hidup mereka akan memperoleh banyak pengalaman yang di peroleh sehari-hari dan memiliki kewibawaan yang besar.

2.Jodoh tunggak semi
apabila sisanya 2 maka namanya jodoh tunggak semi yang maknanya di dalam mengarungi hidup akan mendapatkan rejeki yang cukup. segala keinginan dan kebutuhan dalam rumah tangganya tercukupinya.

3.Jodoh satria wibowo
apabila sisanya 3 maka namanya jodoh satria wibowo,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan memiliki kemuliaan di kalangan masyarakat dan selalu di hormati oleh teman-temannya dan keluarganya.

4.Jodoh sumur sinobo
apabila sisanya 4 maka namanya jodoh sumur sinobo,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan menjadi pemimpin di kalangan anak-anaknya dan di teladani oleh orang di sekelilingnya.

5.Jodoh satria wirang
apabila sisanya 5 maka namanya jodoh satria wirang,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan memperoleh kebahagiaan bathin,kemuliaan dan kehormatan di masyarakat dan keluarganya.

6.Jodoh bumi kapetak
apabila sisanya 6 maka namanya jodoh bumi kapetak,yang artinya di dalam mengarungi hidup,mereka akan banyak mengalami rintangan dan hambatan.

7.Jodoh lebu ketiup angin
apabila sisanya 7 maka namanya jodoh lebu ketiup angin,yang artinya di dalam mengarungi hidup,mereka akan senantiasa di liputi kesengsaraan dan sedikit kebahagiaan. @@

RENUNGAN: PERIKSALAH KEINGINANMU


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Meneliti, mengoreksi dan mengawasi gerak-gerik hati adalah perkara yang sangat penting. Karena hati merupakan sumber dan poros amalan. Melalaikan urusan hati akan berakibat rusaknya amalan. Oleh sebab itu, seorang mukmin harus senantiasa mengintrospeksi diri sebelum dan sesudah melakukan amalan. Siapa tahu ada cacat dan penyakit yang tersembunyi di dalam amalnya, sementara dia tidak menyadarinya? al-Hasan rahimahullah berkata, “Semoga Allah merahmati seorang hamba yang berhenti mencermati keinginan hatinya -sebelum melakukan sesuatu-. Apabila niatnya untuk Allah maka dia akan teruskan, namun apabila untuk selain-Nya maka akan dia tunda -sampai niatnya benar-.” (Ighatsat al-Lahfan, hal. 111)

Imam Ahmad meriwayatkan dari Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu, bahwa beliau pernah berpesan, “Hisablah diri kalian sebelum kelak kalian akan dihisab -di hari kiamat-. Timbanglah amal-amal kalian sebelum kelak -amal- kalian ditimbang. Karena hal itu akan lebih ringan di timbangan kalian esok -di akherat- dengan kalian menghisab diri kalian pada hari ini -di dunia-. Dan hiasilah diri kalian -dengan takwa- untuk menyambut hari persidangan yang besar, yang pada hari itu kalian akan disidang dan tiada satu perkarapun yang tersembunyi dari kalian.” (lihat Ighatsat al-Lahfan, hal. 106)

Menyembuhkan hati yang kerapkali terbius oleh bujukan untuk berbuat maksiat dan dosa adalah dengan dua buah terapi ini, yaitu dengan bermuhasabah/introspeksi diri dan menyelisihi keinginan hawa nafsu terhadap hal-hal yang diharamkan. Sesungguhnya hati akan menjadi binasa akibat kelalaian untuk mengintrospeksinya dan memperturutkan hawa nafsu (lihat al-Ighatsah, hal. 106)

Perkara yang akan membantu seorang hamba dalam mengintrospeksi dirinya adalah hendaknya dia memahami bahwa setiap kali dia bersungguh-sungguh dalam bermuhasabah di dunia ini maka niscaya kelak di akherat hisab yang akan dialaminya akan menjadi ringan. Sebagaimana pula apabila dia melalaikan muhasabah ini ketika di dunia maka di akherat dia akan mengalami hisab yang lebih berat (al-Ighatsah, hal. 110)

Selain itu, muhasabah akan semakin terasa mudah baginya tatkala dia menyadari bahwa sesungguhnya laba dari ‘perdagangan’ ini adalah mendapatkan ‘kapling’ di surga Firdaus dan merasakan nikmatnya memandangi wajah Allah ta’ala. Adapun kerugian yang akan dirasakan olehnya ketika tidak menjalankan perdagangan ini dengan baik ialah masuk ke dalam neraka dan terhalangi dari memandang wajah Allah ta’ala. Apabila perkara-perkara ini telah tertanam kuat di dalam hatinya maka niscaya akan terasa ringan melakukan muhasabah ketika di dunia (al-Ighatsah, hal. 110)

Dua buah pertanyaan yang semestinya diajukan kepada diri kita sebelum mengerjakan suatu amalan, yaitu untuk siapa dan bagaimana caranya. Pertanyaan pertama adalah pertanyaan tentang keikhlasan. Adapun pertanyaan kedua adalah pertanyaan tentang komitmen untuk mengikuti tuntunan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebab amal tidak akan diterima jika tidak memenuhi kedua-duanya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi Rabbmu, sungguh Kami akan menanyai mereka semuanya tentang apa saja yang mereka amalkan.” (QS. al-Hijr: 92-93). Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Maka benar-benar Kami akan menanyai orang-orang yang rasul itu diutus kepada mereka dan Kami juga pasti akan menanyai para utusan itu, maka akan Kami kisahkan kepada mereka dengan penuh pengetahuan dan tidaklah Kami tidak menyaksikan -apa yang telah mereka lakukan-.” (QS. al-A’raaf: 6-7) (lihat al-Ighatsah, hal. 113).

Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Supaya Allah menanyai orang-orang yang jujur itu mengenai kejujuran mereka.” (QS. al-Ahzab: 8). Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Kalau orang-orang yang jujur saja ditanyai dan dihisab mengenai kejujuran mereka maka bagaimanakah lagi dengan para pendusta?” Yang dimaksud dengan orang jujur dalam ayat itu adalah para rasul dan orang-orang yang menyampaikan ajaran rasul itu kepada kaumnya, apakah mereka telah menyampaikan dengan sebagaimana mestinya. Kemudian Allah juga akan menanyai masyarakat yang menjadi sasaran dakwah para rasul itu. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan pada hari itu Allah memanggil mereka dan berkata; ‘Apa yang sudah kalian penuhi dari ajakan para rasul itu?’.” (QS. al-Qashash: 65) (lihat al-Ighatsah, hal. 113).

Nikmat yang telah Allah curahkan kepada kita -yang jumlahnya sedemikian banyak dan kita tak bisa menghingganya-, itupun akan ditanyakan, apakah kita sudah mensyukurinya dengan baik di jalan Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Kemudian kalian benar-benar akan ditanyai mengenai nikmat yang telah diberikan itu.” (QS. at-Takatsur: 8). Ibnu Jarir ath-Thabari meriwayatkan bahwa Qatadah rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap hamba tentang nikmat dan kewajiban dari-Nya yang dititipkan kepada dirinya.” (lihat al-Ighatsah, hal. 114).

Pendengaran, penglihatan, dan hati itu pun akan dimintai pertanggungjawabannya dari kita. Laporan pertanggung jawaban manakah yang lebih berat daripada laporan mengenai urusan pendengaran, penglihatan, dan gerak-gerik hati? Laporan manakah yang lebih berat daripada laporan yang ditujukan kepada Rabb semesta alam Yang di tangan-Nya segala urusan Yang menguasai pada hari pembalasan Yang tidak tersembunyi darinya satu perkara pun? Aduhai, betapa malangnya nasib kita jika dosa-dosa kita tidak diampuni oleh-Nya… Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, itu semua pasti akan dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. al-Israa’: 36).

Apabila demikian kenyataannya, lalu sekarang apa yang membuat kita enggan bermuhasabah? Muhasabah adalah sebuah kewajiban. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang sudah dipersiapkan olehnya untuk hari esok/negeri akherat.” (QS. al-Hasyr: 18). Allah ta’ala mengingatkan kita bahwa semestinya setiap kita melihat amalan apa yang telah disiapkan olehnya untuk menghadapi hari kiamat kelak, apakah amal salih yang menyelamatkan dirinya ataukah justru keburukan/dosa-dosa yang akan mencelakakan dirinya. Ibnu Jarir ath-Thabari meriwayatkan, bahwa Qatadah rahimahullah berkata, “Rabb kalian senantiasa mengesankan dekatnya hari kiamat sampai-sampai Allah menjadikannya seperti seolah-olah ia akan terjadi besok.” Ini semua menunjukkan kepada kita bahwa baiknya hati akan terwujud dengan senantiasa mengintrospeksi diri, dan rusaknya hati akan terjadi tatkala kita lalai untuk mengawasi gerak-geriknya dan membiarkannya berjalan begitu saja mengikuti keinginan-keinginannya (lihat al-Ighatsah, hal. 114)
Maka sekarang, kita bisa bertanya kepada diri kita; Apakah kita sudah bermuhasabah mengenai kewajiban-kewajiban kita -karena amal yang wajib itu adalah amal yang paling utama-? Dan apabila ternyata muhasabah itu pun termasuk perkara yang wajib dilakukan. Maka pertanyaan berikutnya; Sudahkah kita bermuhasabah mengenai muhasabah diri kita? Sudahkah kita bermuhasabah? Jangan sampai kita menjadi seperti orang yang disindir dalam sebuah ungkapan, “Semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak.” Coba, bandingkan diri kita dengan para salafus shalih, betapa jauhnya antara sikap kita dengan sikap mereka? Ibnu Abid Dunya meriwayatkan, bahwa Ayyub as-Sikhtiyani rahimahullah berkata, “Apabila diceritakan tentang orang-orang soleh, maka aku merasa bukan termasuk golongan mereka.” Mutharrif bin Abdullah rahimahullah berkata ketika berdoa di Arafah, “Ya Allah, janganlah Engkau tolak doa orang-orang gara-gara diriku.” (lihat al-Ighatsah, hal. 115).
Ya Allah, bersihkanlah hati-hati kami…

Wassallamu’alaikum…

Salam Persaudaraan’

Rony
rony.kurniawan78@gmail.com

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN


Assalamu’alaikum wr wb,

Mohon doanya dari sedulur KWA untuk adik saya bernama SARAS RANTO, telah berpulang ke Rahmatullah

dalam usia 44 tahun di Semarang pada hari Jumat, 08 April 2011 jam 05:10. Karena sakit yg dideritanya sejak

beberapa hari yang lalu.

Jazakallah khairan katsira…

Wassalamu’alaikum wr wb

Saraswanto Abduljabbar