PADEPOKAN MANTYASIH


Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com

Kisah ini dimulai dari berpuluh-puluh tahun yang akan datang, di sebuah tempat yang berada di pusat tanah jawa. Konon ada seorang laki-laki yang berpakaian hitam-hitam, menyepi dipuncak sebuah bukit selama empat puluh malam, dan pada malam ke 41 dia menancapkan sebuah tongkat yang kemudian tumbuh menjadi sebuah pohon. Disekitar pohon dia bangun sebuah masjid, dan sebuah pondokan, serta sebuah tanah lapang. Disekelilingnya dia buat sebuah kolam yang airnya berasal dari Sendang Kahuripan. Di tepi kolam itu, ia penuhi beraneka tanaman obat-obatan, beragam bunga, berbagai jenis sayuran, kacang-kacangan, dan palawija. Kolam itu sendiri memiliki air yang sangat jernih, dan dihuni oleh berbagai jenis ikan dan udang, juga kura-kura. Sekeliling tempat itu, dia tanami beragam jenis pohon, ada pinus, kelapa, aren, buah-buahan, rerumputan, rotan, bambu dan tebu. Semuanya ditata dengan kesempurnaan dan keindahan yang luar biasa. Tidak lupa, di bawah pohon yang berasal dari tongkatnya itu, dia buat sebuah gubuk kecil dari bambu, tidak berdinding, dan beratapkan ijuk pohon aren. Para pencari kayu yang tersesat ke tempat itu, menangis menyaksikan keindahan bagai surga, lebih-lebih dengan jamuan oleh sang lelaki yang penuh kehangatan. Akhirnya, tempat itu tersiar kemana-mana, dan kemudian orang-orang ramai menyebutnya: Padepokan Mantyasih.

Padepokan itu berada dipuncak bukit. Untuk menuju kesana dapat ditempuh dengan empat jalur pendakian. Para pencari kayu yang menemukan tempat itu pertama kali, semuanya sudah menetap disekitar padepokan, menjadi abdi dan murid sang lelaki. Empat jalur itu berada tepat di utara, timur, selatan, dan barat. Pada masing-masing jalur, terdapat tujuh gerbang, yang jarak antara satu gerbang dengan gerbang yang lainnya tidak bisa diperkirakan. Begitupun untuk sampai ke gerbang ke tujuh, tidak satupun yang bisa memperkirakan berapa lama waktu yang harus ditempuh. Karena ada yang bisa sampai dalam waktu tiga hari, tiga malam, ada yang sehari semalam, bahkan ada yang hanya sepertiga malam. Konon, hal itu sangat tergantung kepada masing-masing orang.

Orang-orang menyebut sang lelaki dengan beraneka sebutan, ada yang menyebut Mas, ada yang menyebut Kang, ada yang menyebut begawan, ada yang menyebut kyai, dan juga ada yang menyebut Ki Ageng. Satu yang tidak berbeda, mereka sama-sama menyematkan kata Mantyasih. Karena setiap orang yang berhasil sampai di puncak, mereka hanya diajarkan satu hal: Jamus Mantyasih, artinya ajaran tentang iman dalam cinta dan kasih. Setelah itu, mereka bisa melalui tujuh gerbang dalam sekejap mata.

Gerbang Pertama: Bebas dari Rasa Bersalah

Rasa bersalah adalah sebuah belenggu jiwa yang membuat jiwa sulit untuk bergerak bebas. Rasa bersalah juga merupakan timbunan beban yang menyebabkan sayap-sayap menjadi berat untuk terkepak, terbang tidak bisa jauh, sementara energi telah terkuras habis.
Rasa bersalah timbul dari fitrah manusia yang selalu menginginkan kesempurnaan. Maka begitu ketidaksempurnaan mewujud, manusia menjadi gelisah dan hilanglah keseimbangan jiwanya.

Jiwa yang kehilangan keseimbangan menyebabkan sulitnya aktivitas dan bertambahnya permasalahan. Oleh karena itu, rasa bersalah ini harus lekas diobati.

Obatnya adalah taubat, yakni pengakuan dengan tulus akan ketidaksempurnaan diri. Sehingga justru saat itulah jiwa akan memulai untuk menjadi sempurna.

Taubat menandakan pemahaman yang benar akan posisi diri dihadapan sang Khalik, sekaligus penegasan bahwa diri sangat membutuhkan ampunan.Taubat yang diterima akan menjadi kunci terbukanya gerbang selanjutnya.

Gerbang Kedua: Bebas dari Rasa Ragu

Ragu merupakan lawan dari yakin. Rasa ragu ini juga menghambat segala macam kesuksesan. Rasa ini timbul dari kehati-hatian yang berlebihan, dan terlalu banyaknya pertimbangan yang semua itu berasal dari ketidakinginan untuk gagal. Sekali lagi, syahwat untuk menjadi sempurna malah menghalangi seseorang menjadi sempurna.

Tatkala jiwa dikuasai bayang-bayang kegagalan, pikiran kemudian berhitung demikian teliti sampai-sampai mematikan intuisi. Matinya intuisi berarti terputusnya petunjuk ke arah solusi yang benar.

Ketegangan terhadap bayang-bayang itulah yang menyebabkan seseorang ragu. Jangan-jangan begini, jangan-jangan begitu. Dan hal itu akhirnya membuat seseorang tidak berani bermimpi atau bercita-cita. Bagaimana mau bercita-cita? Melangkah ke depan saja kaki sudah berhitung yang kanan atau yang kiri, dengan gaya apa, dan dengan ayunan semacam apa, langkah yang dipenuhi keraguan akhirnya menjadi langkah yang dibuat-buat, yang tidak apa adanya.

Sesungguhnya, keragu-raguan bukan hanya menghambat, bahkan justru menjadi petaka paling besar bagi kesuksesan. Kesuksesan harus diraih dengan pikiran dan perasaan yang terpimpin oleh intuisi dan nurani, jika yang terjadi sebaliknya, intuisi dan nurani yang terkebiri oleh pikiran dan perasaan, yakinlah kehancuran tinggal menunggu hitungan satu, dua, tiga. Maka rasa ragu, harus segera diobati.

Adapun obatnya adalah sikap wara’. Yakni segera meninggalkan apa-apa yang diragukan dan teguh menjalankan apa-apa yang memiliki kejelasan.

Hal-hal yang samar begitu banyak disukai oleh manusia. Mereka tidak sadar bahwa mereka itu seperti domba-domba yang bermain-main dipinggir kawanan serigala. Kejatuhan seseorang kepada hal-hal yang terlarang dan berbahaya, lebih karena keberanian mereka untuk menerjang wilayah kesamaran (syubhat).

Untuk itulah, kejelasan dan sesuatu yang jelas, lebih wajib untuk diikuti daripada sesuatu yang samar. Maka, bebaskan dirimu dari rasa ragu.

Gerbang Ketiga: Bebas dari Rasa Takut

Ketakutan adalah bayang-bayang yang selalu menghantui manusia dalam setiap langkah manapaki hidupnya. Ia selalu membisik, menggelanyut dalam setiap tindakan yang akan kita ambil.

Ketakutan dan saudara-saudaranya, seperti cemas dan khawatir, berasal dari pemahaman akan hidup dan kepemilikan yang kurang tepat.

Orang yang bersikap seolah hidup ini bakal abadi, dan seolah apa yang ada padanya adalah miliknya, lebih sering mengidap penyakit ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran.

Sebaliknya, orang-orang yang sadar benar bahwa tidak ada sesuatu yang abadi, bahwa apa yang ada padanya hanya titipan, yang suatu saat bisa diambil, tentu akan lebih siap untuk tidak mengidap penyakit ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran.

Masalahnya, sejak kecil kita telah dididik untuk terbiasa mencerna yang material, tanpa terbiasa menerima yang spiritual ghaibiyah. Sehingga ruang gerak kita begitu terbatasi oleh apa yang bisa dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan dirasakan oleh tangan, hidung, dan lidah kita. Itu yang menyebabkan kita menjadi sangat material, padahal sebenarnya petensi ruhani kita lebih besar dan seharusnya lebih dominan.

Obat penyakit ini adalah zuhud. Ya, tidak meletakkan yang material bendawi sampai ke hati. Di dalam hati, cukup hanya untuk tahta Allah saja. Sehingga kita bisa menguasi segala yang material tanpa bayang-bayang ketakutan.

Gerbang Keempat: Bebas dari Rasa Sedih

Dalam kehidupan, terlalu banyak penderitaan, cobaan, ujian, dan sebagainya. Itu betul, jika kita menganggap demikian.

Kesedihan berawal dari berkurangnya sesuatu atau berbedanya realitas dengan ide yang kita impikan. Mimpinya si jadi ranking satu, eit kenyataan, ga ranking sama sekali, itu membuat kita sedih.

Mimpinya si jadi orang kaya, eit, sepatu aja Cuma satu, bolong-bolong lagi. Sedih lagi.

Mimpinya si, hidup ini berjalan mulus, apa-apanya lancar, semua bisa terlaksana dengan gemilang dan sukses. Tidak ada cerita kegagalan, badan sehat, rejeki ngalir kayak banjir, masalah jauuh. Eit, kenyataannya, ga ada yang serupa dengan apa yang diimpikan. Sedih banget.

Kesedihan juga muncul tatkala kita udah kejangkit penyakit senang membandingkan. Membandingkan diri dengan orang yang punya mobil, kita ga punya, sedih lagi. Membandingkan si dia yang cantik, kita muka pas-pasan, remuk deh perasaan kita. Macam-macam kesedihan, semuanya berhulu dari yang namanya ‘keinginan’.

Dunia rusak karena manusia yang tak henti-hentinya memperturutkan hawa nafsu keinginan. Orientasinya jelas, material bendawi, kenikmatan duniawi. Semua yang menghasilkan kebahagiaan semu, yang dangkal dari makna.

Obatnya hanya satu. Sabar. Dengan sabar, kita berlatih mengendalikan keinginan, mengelola kehendak, dan meredam keputusasaan.

Kesedihan, kekecewaan, dan rasa gagal, semua itu adalah keniscayaan hidup yang tidak bisa seseorang hindari. Maka, bersabar adalah pilihan terbaik. Bahwa kita mengakui kelemahan, mengakui ketidaksempurnaan, bahwa kita membutuhkan pertolongan Nya setiap saat.

Sabar tidak ada batasnya, karena sabar erat kaitannya dengan iman. Dan iman tidak memiliki batas, bukan?

Gerbang Kelima: Bebas dari Rasa Malu

Konon, seseorang lebih takut malu, daripada takut dosa. Malu karena dilihat secara nyata, sedangkan dosa, biasanya gak kelihatan. Jadi seseorang akan lebih mati-matian dalam menjaga dirinya dari rasa malu, daripada menjaga diri dari dosa.

Rasa malu, muncul dari tersibaknya, atau terlihatnya kekurangan dan ketidaksempurnaan diri dihadapan orang lain. Sekali lagi, belenggu-belenggu jiwa bernama malu ini selalu berkaitan dengan orang lain. Disini berbeda dengan malu kepada diri sendiri, atau malu kepada Tuhan, malu yang seperti itu justru dianjurkan. Namun, kebanyakan kita malu kepada manusia. Nah inilah yang dimaksud malu sebagai belenggu, malu karena gengsi, malu demi keangkuhan diri. Malu yang seperti ini, hulunya adalah kesombongan. Merasa diri sempurna, sehingga mati-matian menjaga citra.

Malu jenis ini, sungguh-sungguh menghilangkan nurani dan suara hati. Jiwa tak mungkin akan nampak apa adanya.

Rasa malu ini akan cepat menjadi sikap-sikap kemunafikan, kepura-puraan, dan menampilkan diri biar terlihat wah.

Seseorang akan semakin kehilangan dirinya, jika mempertahankan rasa malu jenis ini. Setiap hal berusaha ia tutup-tutupi demi citra. Ini seperti menambal muka dengan bedak dari kotoran hewan.

Malu jenis ini, pada dasarnya karena diri kurang bersyukur. Kurang menerima apa adanya.

Setiap orang hendaknya memahami, bahwa kesempurnaan adalah milik Allah, dan sebagai manusia kita bisa saja salah. Sebagai manusia pun, kita pasti punya kekurangan. So, biasa aja lah. Jika salah, segeralah minta maaf, jika ada kekurangan, katakan apa adanya. Toh bukan manusia yang akan menjadi juri penilaian kita.

Allah lah yang akan menilai, gerak hati kita. Allah pula yang akan memberikan kita kemuliaan. Bukan manusia.

Sikap malu tersebut akan tetap ada jika orientasi jiwa kita masih manusia. Malu jika gagal ujian, maka menghalalkan segala cara biar berhasil. Malu jika tersaingi teman, maka berusaha menjatuhkan teman. dsb.

Maka hadapkanlah wajahmu kepada Allah, rubah orientasi jiwa hanya kepadaNya.

Bersyukurlah untuk setiap keadaan yang kita alami, untuk setiap kekurangan yang kita miliki, insyaAllah, hati menjadi lapang.

Gerbang Keenam: Bebas dari Rasa Benci

Setelah seseorang melewati gerbang pertama hingga kelima, seeorang akan diuji dengan rasa benci. Kebencian adalah rasa yang timbul karena melihat sesuatu yang menyimpang dari apa yang kita ketahui. Seseorang membenci orang yang mencuri, karena tahu bahwa mencuri itu perbuatan yang menyimpang. Kebencian adalah tindak lanjut dari kesedihan dan kekecewaan yang tidak segera diobati dengan kesabaran, dan ditambah rasa malu yang berasal dari gengsi yang tidak segera diobati dengan rasa syukur. Sehingga, kebencian ini sungguh-sungguh menyiksa pemiliknya, dan menimbulkan berbagai macam kemarahan. Hal-hal yang tidak sesuai menurut kita, segala yang salah menurut cara berpikir kita, bisa menjadi objek-objek kebencian. Rasa benci, disadari atau tidak merupakan pengembangan dari rasa dengki, meski sedikit.

Obatnya adalah cinta. Cintai setiap hal, cintai segala sesuatu, cintai semua orang, dan sadarlah bahwa kita bukan pengatur segalanya, kita tak selalu benar, orang yang salah tidak selalu salah. Setiap sesuatu pasti ada hikmahnya.

Gerbang Ketujuh: Bebas dari Rasa Tergantung

Ketergantungan menjadi gerbang yang paling sulit untuk dilalui. Ketergantungan kepada manusia, menjadikan sulit untuk berserah kepada Allah sepenuhnya. Ketergantungan kepada benda, menjadi beban yang sungguh merepotkan. Ketergantungan kepada kesenangan hidup, membuat kita dilanda kegelisahan menghadapi kematian.

Ketergantungan berawal dari diri yang merasa memiliki kelemahan, sehingga mencari kekuatan diluar diri. Diri yang tak punya kepercayaan diri selalu mencari sandaran kepada hal-hal lain yang lebih kuat, lebih bisa membantu, dengan hasil yang nyata dan terindra.

Pada dasarnya ketergantungan boleh-boleh saja, asalkan kepada sesuatu yang pantas dan sempurna. Pemilik segala daya dan kekuatan, pengatur semesta raya, yakni Tuhan.

Tergantung kepada manusia menjadikan diri kita hina, sementara tergantung kepada Tuhan membuat diri kita mulia.

Banyak manusia yang sebenarnya mulia, tanpa sadar menurunkan derajat kemuliaannya dengan meminta-minta, dengan memohon-mohon, bahkan sampai ada yang meminta-minta kepda jin dan setan untuk mengabulkan hajat kebutuhannya. Dia tidak sadar, bahwa jin dan setan, punya derajat yang lebih rendah.

Obat dari ketergantungan adalah ridho, berserah kepada Allah. Kerelaan untuk menerima ketentuan Tuhan, dan qanaah (merasa cukup) dengan rizqi yang Dia berikan merupakan tanda bahwa hati hanya bergantung kepadaNya. Kesuksesan tidak tergantung pada ujian, gelar, pangkat, sekolah, dan sebagainya. Orang yang menjaga dengan baik agamanya, menjaga rasa tawakalnya, insyaAllah, akan diberikan segala kemudahan dan kesuksesan. Amin.

Jamus Mantyasih: Tauhid Pembebasan

Setelah melewati tujuh gerbang, maka sampailah di Padepokan Mantyasih. Seorang lelaki akan menyambutmu dengan kehangatan dan mengajarkanmu Jamus Mantyasih.

“Dengan menyebut Nama Allah (Iman), yang Maha Rakhman dan Maha Rahim (cinta dan kasih)”.

Setiap hal yang terjadi padamu adalah bukti dari cinta kasih Allah yang sangat luas. Keyakinanmu akan kebaikanNya akan menuntunmu memiliki sifat cinta dan kasih. Dan keyakinanmu akan kebaikan segala sesuatu akan membuatmu gemar menyebarkan cinta dan kasih ke segenap penjuru alam.

Semuanya ada dalam cakupan cahaya kebaikan. Keburukan hanyalah bayang-bayang yang muncul karena kau meletakkan benda di depan cahaya.

Keburukan hanyalah buih yang tak punya eksistensi, dan senantiasa memanfaatkan samudra kebaikan untuk mengada. Maka, saksikanlah, bahwa kebaikan ada dimana-mana. Tanpa kebaikan, segalanya akan rusak binasa. Kehidupan dan segala aktifitasnya sudah lama hilang dan hancur lebur tanpa adanya kebaikan. Meskipun kau melihat banyak ketimpangan, kejahatan, kecurangan, dan ketidakadilan, lihatlah, lihatlah dengan penuh ketelitian. Lihatlah dengan mata batin yang bening tanpa hawa nafsu ataupun rasa amarah. Lihatlah dengan penuh kearifan. Niscaya kau akan melihat kemilau cahaya kebaikan yang tak terhalang.

Allah senantiasa mengurus hamba-hamba Nya. Maka sudah sepantasnya bagi hamba untuk berbaik sangka.

Di dalam kejahatan, ada energi kebaikan yang terselubung kabut materi, maka singkaplah dengan kecerdasan nurani dan ruhani, agar benda hilang, musnahlah bayang-bayang, memancarlah cahaya yang sangat terang.

Setiap saat dipenuhi kebaikan, setiap hal dipenuhi cinta dan kasih. Hidupkan nyala keyakinan akan cinta dan kasih kebaikan, kau akan mampu melihat, sesuatu dibalik sesuatu, tanda dibalik tanda.

Dirimu akan bebas! Bebas dari rasa bersalah, rasa ragu, rasa takut, rasa sedih, rasa malu, rasa benci, dan rasa tergantung.

Percayalah hanya kepada kebaikan. Penuhi pikiranmu hanya dengan persangkaan yang baik. Jaga perasaanmu untuk tetap baik. Maka lihatlah, hidupmu pun akan dipenuhi cahaya kebaikan. Cahaya cinta dan kasih.

Demikianlah jamus mantyasih telah selesai diajarkan. Laluilah tujuh gerbang secepat kilatan. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 57 Komentar

PENGALAMAN IKHLAS


Menoreh
Menoreh@Rocketmail.Com

Assalamu’alaikum Wr.Wb..Salam Buat Sesepuh&Anggota KWA Sudah Hampir 1 Bulan Ini Saya Terus Mengikuti Artikel2 Di KWA..Sungguh Banyak Keilmuan2 Yang Telah Dibabarkan,Di Ijazahkan Di KWA Yang Menambah Wawasan Bagi Saya..Memang Sudah Selayaknya Kita Mempunyai Wadah Seperti Di KWA Ini.. Hati Saya Tergerak Untuk Berbagi Pengalaman,Wacana Di KWA Ini,Sebelumnya Saya Mohon Maaf Apabila Tulisan Saya Mungkin Kurang Berkenan..

Suatu Ketika Saya Membaca Sebuah Comment Yang Isinya “Saya Sudah Mencoba Mengamalkan Tapi Belum Jadi?” Dan Mungkin Banyak Pertanyaan2 Yang Senada Dengan Itu..Kenapa Si Kok Tidak Berhasil? Disini Saya Akan Menceritakan Pengalaman2 Saya(Tanpa Bermaksud Ujub),Yang Sedikit Banyak Sudah Saya Ceritakan Di Posting Pengalaman Mistis..
Banyak Dari Kita Mengamalkan Dzikir,Mantra2,Ajian2 Hanya Untuk Mengejar Hikmah Semata,Dengan Amalan Ini Kita Akan Bisa Begini&Begini Dll..

Dulu Sayapun Begitu,Saya Ingin Punya Kemampuan Ini Dan Ini,Bisa Begini,Bisa Begitu,Tapi Apa Yang Saya Dapatkan?Semakin Dikejar Semakin Menjauh,Semakin Bertambah Besar Keinginan Semakin Dalam Kekecewaan Yang Di Dapat..

Sampai Pada Puncakya Saya Berkata Dalam Hati “Persetan Dengan Ilmu2!Saya Dzikir Yang Penting Dzikir Titik!”Tapi Di Titik Itulah Perubahan Terjadi,Saya Mulai Mendapatkan Hikmah Atas Dzikir Saya,Saya Mulai Bisa Melihat Alam Gaib,Awal Hikmah Yang Saya Dapatkan..
Ketika Saya Bertanya Pada Guru,Beliau Hanya Tersenyum Sambil Berkata “Nak,Itulah Ikhlas..Kata Yang Teramat Mudah Dikatakan Tetapi Amat Sangat Sulit Diterapkan..Itulah Buah Yang Yang Kamu Dapatkan,Terawangan Itu Hanyalah Bunganya Nak..1 Pelajaran Yang Sudah Kamu Dapatkan,Yaitu Keikhlasan..”Waktu Itu Saya Begitu Takjub Dengan Perkataan Beliau,Begitu Indah,Begitu Berharga Pelajaran Yang Sudah Saya Dapatkan..
Pada Lain Waktu Guru Kedatangan Tamu Untuk Meminta Tolong Yang Mana Bapaknya(Yang Seorang Pejabat)Kena Guna2 Hingga Lumpuh Dalam Hitungan 2 Hari.
Gurupun Menyuruh Saya Untuk Berangkat Ketempat Orang Yang Sakit Tersebut,Dalam Hati Saya Bertanya2 Kok Saya Yang Berangkat Pdhal Hikmah Yang Saya Dapatkan Baru Bsa Melihat Alam Gaib?Sebelum Berangkat Saya Dipanggil Guru Ke Musholanya,Beliau Berkata “Nak,Berangkatlah Kamu Kesana,Tapi Ingat Kalau Kamu Mengandalkan Keilmuan Kamu,Kamu Mengandalkan Dzikir Kamu,Saya Pastikan 99,9% Kamu Akan Mati,Tapi Kamu Harus Berangkat,Dan Ingat,Sekali2 Saya Tidak Akan Menolong Kamu,Kalau Kamu Tidak Mau Berangkat,Saya Yang Akan Membunuh Kamu!”Bagai Disambar Petir Mendengar Perkataan Guru,Berbagai Perasaan Campur Aduk Jadi Satu,Dalam Hati Saya Berkata “Guru Kok Kejam Sekali,Menyesal Saya Berada Disini,Menyesal Saya Telah Berguru Padanya”Dengan Perasaan Bercampur Aduk Terpaksa Saya Berangkat..
Ditempat Orang Yang Sakit Hanya Kebingungan2 Yang Saya Rasakan,Bingung Dengan Pertanyaan2 Kluarga Yang Sakit Dan Lain Sebagainya..
Hari Pertama Dan Kedua Tidak Terjadi Apa2 Dengan Diri Saya,Disitu Saya Hanya Berdzikir Minta Pertolongan Pada Alloh..Pada Hari Ketiga Saat Saya Sholat Dzuhur,Saya Merasa Dibelakang Saya Ada Sesuatu Yang Mengamati,Dan Benarlah Begitu Saya Selesai Sholat Saya Melihat Mahluk Yang Besarnya Luar Biasa(Saya Hanya Sejempol Kakinya)Memandang Saya Dengan Marah,Tiba2 Mahluk Itu Menggenggam Tubuh Saya,Saya Tidak Bisa Bernafas,Sakit Seluruh Badan..Saya Amat Sangat Begitu Takut,Takut Yang Luar Biasa,Apakah Saya Akan Mati??Saya Mencoba Menerapkan Dzikir Tapi Mahluk Itu Tertawa Dan Berkata “Apa Yang Kamu Baca Sudah Aku Amalkan Ratusan Tahun,Percuma!”Gelap Pikir Dan Hati Saya Mendengar Perkataan Mahluk Itu,,Apa Yang Harus Saya Perbuat??Kenapa Guru Tidak Menolong Saya??Kenapa Guru Mengingingkan Saya Mati??Berbagai Pertanyaan Muncul Dihati Saya..

Sampai Pada Titik Klimak Ketakutan Saya Saya Saya Bersumpah Serapah “Ba***At,An**Ng!Bunuh Aku2!Namanya Orang Pasti Mati,Mau Mati Sekarang Atau Besok Sama Saja,Cepat Bunuh!” Tapi Anehnya Mahluk Itu Melepaskan Saya Dan Menjauh,Dari Wajahnya Terpancar Ketakutan,Benar2 Aneh..Sayapun Merenung Kenapa Bisa Terjadi..Saya Sudah Tidak Takut Pada Mahluk Itu,Saya Tidak Takut Mati..Sayapun Menemukan Pencerahan,Inilah Yang Ditakutjkan Mahluk Itu,Ketika Ketakutan2 Saya Hilang Berganti Pasrah Pada Yang Kuasa,Hidupku Ku Pasrahkan Pada Alloh Semata,Terserah Alloh Mau Mengambilku Kapan Saja Saya Pasrah,Itulah Kuncinya..
Saya Mencoba Membaca Basmallah Dengan Komposisi Batin Pasrah,Lepas Semua Ke Egoan Diri,Dan Apa Yang Terjadi?Tiba2 Mahluk Itu Lebur Menjadi Abu.
Saya Masih Tertegun Dengan Kejadian Tadi Sampai Kluarga Yang Sakit Memanggil Saya,Mereka Berkata Bapak Sembuh Dengan Tiba2.Subhanallooh…Hanya Itu Yang Terucap Dibibir Saya..

Hari Itu Juga Saya Pulang Ketempat Guru,Sampai Disana Guru Kembali Tersenyum “Bgmna Nak?Apakah Kamu Mati?”Kembali Saya Ceritakan Kejadian2 Kpda Guru,Beliau Berkata”1 Lagi Buah Yang Kamu Dapatkan Nak,Pasrah..Hanya Itulah Yang Kita Bisa,Kita Pasrahkan Hidup Kita Pada Yang Memberi Hidup,Dan 1 Lagi Yaitu Penghambaan..Lepaskan Ke Egoan Kita Karena Kita Sejatinya Tidak Mempunyai Daya Apa2″
Pada Lain Waktu Guru Kedatangan Tamu Lagi Guru Kedatangan Tamu Yang Mau Mencalonkan Diri Sebagai Kades,Mereka Minta Tolong Didoakan Supaya Jadi.Guru Beujar “Saya Doakan Pak,Tapi Ada Satu Syarat,Saya Minta Pada Bapak Uang Sebesar 3 Juta,Saya Jamin Jadi,Kalau Tidak Jadi Biarlah Rumah,Kebun Dan Kolam Saya Ini Untuk Bapak”Tentu Saja Orang Itu Gembira Sekali Dan Yakin Akan Berhasil..Mendengar Perkataan Guru Dalam Hati Saya Berkata “Guru Kok Berani Begitu,Padahal Hanya Alloh Yang Menentukan”.Setelah Tamu Itu Pulang Dengan Mmberikan Syarat Yang Diajukan Guru,Gurupun Memanggil Saya Untuk Berbincang..”Nak,Dimeja Ada Uang 3 Juta,Besar Bukan Jumlahnya?Uang Itu Milik Kamu Nak,Peganglah..”Saya Terkejut,Uang Sebesar Itu Milik Saya??(Kondisi Saya Waktu Itu Sedang Susah,Untuk Sekedar Beli Rokok Kdang Ga Mampu)Saya Pegang Uang Itu,Beliau Berkata Lagi “Hitunglah..Banyak Bukan?Itu Uang Kamu Nak,Besok Kamu Ketempat Orang Tadi,Kamu Yang Berangkat..Sekali Klagi Itu Uang Kamu,Tapi Ingat Nak,Kalau Kamu Memikirkan Uang Itu,Apalagi Berencana Mau Beli Ini Beli Itu Maka Orang Tadi Akan Kalah Dalam Pemilihan Dan Rumahku Beserta Kebun,Kolam Akan Mnjdi Mlik Orang Itu..Tapi Lihatlah,Itu Uang,Dan Itu Milik Kamu,Kamu Bisa Beli Yang Kamu Inginkan Dari Uang Itu..”Saya Kembali Terkejut Mendengar Perkataan Guru Lagi..Disaat Saya Sedang Kekurangan,Guru Menyodorkan Uang Yang Begitu Banyak,Tapi Saya Tidak Boleh Memikirkan Uang Itu..Semalaman Guru Mengulang Ulang Perkataanya,Saya Betul2 Pusing,Bagaimana Saya Menyikapinya?..
Keesokan Harinya Saya Ketempat Yang Punya Hajat,Kembali Lagi Terjadi Pergolakan Batin Yang Menurut Saya Lebih Dasyat..Jangan Sampai Uang 3 Juta Itu Terlintas Dipikiran Saya..Ditempat Hajat Saya Hanya Bisa Berdzikir Dan Berdzikir,.Saya Sudah Tidak Ingat Lagi Dengan Hajat Orang Tersebut,Mau Menang,Kalah Sudah Tak Terpikirkan,Begitupun Dengan Uang 3 Juta Trsbut,Yang Hanya Dipikiran Saya Berdzikir Mohon Pertolongan Pada Sang Kuasa Mohon Dihilangkan Pikiran2 Tentang Uang..

Saya Tersadar Dari Dzikir Ketika Mendengar Ramai2 Dan Tangisan.Sayapun Kluar Kamar Menanyakan Apa Yang Terjadi,Ternyata Orang Itu Menang Dalam Pemilihan…Innalilahi Wa Inna Ilaihi Ro’jiun..Kalimat Itu Yang Terucap Dari Bibir Saya..

Guru Menyambutku Dengan Senyumanya Yang Khas..”Bagaimana Jihadmu?Berat Bukan Jihad Melawan Diri Sendiri?”Saya Hanya Bisa Tersenyum Lemas Ditengah Energi Saya Yang Trkuras Habis..”Nak,Kamu Mendapatkan Buah Kehidupan Lagi,Hakekat Permohonan Itu Ketika Kamu Sudah Lupa Dengan Apa Yang Kamu Mohonkan,Disitulah Alloh Berfirman Kun Fayakun..Dan Satu Lagi Kamu Sudah Berlatih Uang Itu Dalam Genggamanmu,Bukan Uang Dalam Hatimu..Pertahankan Akan Hal Itu..”

Begitulah Guru Mendidik Saya..Bukan Bunga Yang Guru Ajarkan Tapi Buah Yang Harus Saya Cari..Bunga Hanya Terlihat Indah Dipandang,Itupun Hanya Sesaat Setelah Itu Rontok,Tapi Buah Akan Menjadikan Energi Bagi Tubuh Kita..Bunga Akan Muncul Dalam Musim2 Tertentu Kemudian Rontok,Begitu Juga Dangan Hikmah,Akan Muncul Pada Saat Kita Membutuhkan..
Banyak Kejadian2 Aneh Dalam Hidup Saya,Yang Memberikan Pencerahan2 Bagi Saya..
Pernah Sebelum Gempa Jogja,Kakak Sahabat Saya Sore Hari Kedatangan Saya Yang Mengatakan Suruh Meninggalkan Rumah.Krena Akan Ada Bencana,Pagi Harinya Gempa Terjadi Dan Meratakan Rumahnya,Ketika Saya Bertemu Ditempat Sahabat Saya Dia Terkejut,Sambil Berkata “Mas Ini Yang Ngasih Tau”Padahal Saya Blm Pernah Bertemu Dengan Kakak Sahabat Saya,Apalagi Tau Rumahnya,Kejadian Itu Terjadi Berulangkali Pada Orang Yang Berbeda,Kejadianyapun Semua Di Siang Hari,Pernah Juga Saya Kedatangan Orang Yang Mengaku Pembunuh Bayaran,Punya Banyak Ilmu Dll,Dia Menantang Saya Adu Ilmu..Tiba2 Minuman Teh Yang Disuguhkan Tersenggol Dan Tumpah,Ajaibnya Air Itu Mnjdi Api,Kurang Percaya Orang Itu Menyalakan Korek Untuk Membakar Air Teh Yang Masih Tersisa Digelas,Kembali Lagi Menyala,Seperti Bensin Kena Api,Akhirnya Orang Itu Meminta Maaf Dan Alhamdulillah Tobat Sampai Sekarang,Dalam Pikiran Dia Saya Bisa Menjadikan Air Mnjdi Api,Jngan2 Kalau Dia Mandi Airnya Akan Dirubah,Hehehehe(Padahal Saya Sendiripun Heran Bisa Begitu) Dan Masih Banyak Lagi Kejadian2 Aneh.. Kembali Saya Teringat Perkataan Guru,Itulah Bunga..Yang Muncul Tidak Pada Setiap Musim..Itulah Hikmah Yang Akan Muncul Pada Kondisi2 Tertentu,Kita Tidak Memilikinya,Kita Tidak Bisa Menghadirkanya,Hanya Dengan Ijin Alloh Hikmah Itu Datang Tanpa Kita Pinta..

Mohon Maaf Apabila Postingan Saya Terlalu Panjang,Mohon Maaf Apabila Ini Menjadi Beda Pendapat..Prinsip Saya Keberagaman Akan Menjadikan Lebih Indah.. Wa’alaikumsalam Wr.Wb @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 140 Komentar

LIPUTAN GATHERING KWA SOLORAYA: PENGOBATAN ALTERNATIF


Bajul Kesupen bajul.kesupen813@gmail.com

Pada tanggal 5 Maret 2011 kami bolowongalus Soloraya mengadakan acara gathering dengan menyelenggarakan pengobatan alternatif di Rumah (alm.) Bpk. Sriyono d/a Ds. Plumutan RT 01 / V, Dukuh, Pengging, Banyudono, Boyolali. Sebelum acara dimulai semua panitia berdo’a yang dipimpin oleh Ki Rizang Mukti meminta pada Tuhan YME agar Acara yang kami selenggarakan lancar tidak ada halangan suatu apapun. Acara kita mulai jam 10.00 WIB, dengan MC. Kang Sugeng Riyadi, Acara di buka dengan bacaan basmalah bagi bolowongalus yang beragama islam dan untuk bolowongalus non islam menyesuaikan sesuai dengan keyakinannya, setelah acara di buka lalu sambutan oleh Ketua Panitia mas Gus Widodo lalu sambutan oleh Ki Rizang Mukti dan yang terakhir Sambutan oleh Bapak Kepala Desa Dukuh. Lalu dilanjutkan dengan Pengobatan untuk warga sekitar yang kurang lebih sebanyak 31 warga yang dikoordinasi oleh Ki Rizang Mukti dan Ki Cipto Husodo. Bolowongalus banyak juga yang turut serta membantu pengobatan. Acara pengobatan bagi warga sekitar s/d jam 12.00 WIB lalu kita Istirahat dan sholat bagi bolowongalus yang beragama islam. Pukul 13.00 WIB acara kami lanjutkan dengan pengukuhan dan pembahasan tentang Bolowongalus Soloraya dalam pembahasan ini dicapai kesepakatan :
Acara kumpul bareng untuk bolowongalus Soloraya diadakan maksimal 2 bulan sekali dengan tempat bergilir.
Untuk pertemuan bulan Mei di Kranganyar di Rumah Ki Cahyo

lalu dilanjutkan dengan pengijazahan oleh Ki Cipto Husodo setelah Pengijazahan Ki Cipto Husodo selesai dilanjutkan Pengijazahan oleh Ki Rizang Mukti. Pengijazahan Ki Rizang selesai kurang lebih pukul 15.00 WIB dilanjutkan dengan pengobatan untuk bolowongalus yang hadir. Pukul 17.00 WIB, bolowongalus Semarang rawuh dengan Sang Pemimpin Mbah Jambrong dan sekalian kami minta untuk menutup acara. Demikian hasil acara Gathering Soloraya…..Nuwun

hasil rapat kwa gatherring solo raya
1. Peserta kwa yang hadir kurang lebih 37 orang, terdiri dari anggota dari berbagai daerah
2. Peserta yang berobat kurang lebih 31 orang yang didominasi warga plumutan pengging
3. Pengijazahan kundalini reiki oleh ki risang mukti

Nama pasien yang mendaftar pada acara gathering soloraya.

Sri hadi
Bu diro
Putri
Ika
Mulyatinoyo
Sarwanto
Sri hani m
Roso pawiro
Yulianti
Tri mulyani
Pak mulyotinoyo
Pak yotopawiro
Suyati
Supardi
Muh sugiman
Sukarjo
Munarik
Sri widayati
Muh rihan

Kustrini
Sintawati
Hadi suwarno
Tariyem
Handriyani
Rajiman
Sarji
Supini
Seni sriyanti
Lurah pengging : bapak mugyo harjo

ANGGOTA KWA SOLORAYA

NO. NAMA NICK NAME ALAMAT NO.HP
1. Sugeng Riyadi Kang Sugeng Gemolong,Sragen 085293876620
2. Ahmad Dhuha Fathir Kutarejo,Sragen 088216290391
3. Narto Ki Risang Mukti Gemolong,Sragen 085867111219
4. Sucipto Wahono Ki Cipto Husodo Ungaran,Semarang 081575071646
5. Yudhi Ki Diwantoro Klaten 08561741839
6. Alwan Aryo Pabelan Kartosuro 085842060999
7. Setyo Budi Setyo Wedi, Klaten 085642170850
8. Sebdiyan Aryanto Asep Karang tengah, demak 081327727316
9. Wawan Agus. s Wawan A.s Sragen 085725161088
10. Agung Kriswnto Putro segoro Jl. Paris km 22 083866892312
11. Hafidz Apit Sukoharjo 085647335124
12. Wahyu Bajul Kesupen Boyolali 085725534448
13. Jadullah Keblondrok Asmoro Jogja
14. Cahyo Gus Cahyo Karanganyar 08122646637
15. Widodo Gus Widodo Boyolali 085647566466
16. Agus Tanto Wonogiri 08122646637
17. M. Syamsul Hadi Ruh Muhamma adi Wonogiri 085728280278
18. Sartono Sartono Jenar Sragen 081329993338
19. Kyai Jadullah Komani Jogja
20. Jadullah 10 Magelang
21. Bejo Sugiyarto Bejo Baki,skm
22. Supriyadi Darmo Boyolali
23. Anton Budiarjo Kawulo Alit Kudus 085876213806
24. Jadullah 1 Mas Slamet Bagus Jogja
25. Edi Memedi Semarang 08585550822
26. Ari Tingkir Ari tingkir Salatiga 081326643932
27. Ikrar g Semarang 08995905071
28. Yuli E Kuduz 083862722223
29. Iwan Iwan cawas 085643557839
30. Bang Krisna Jambrong Semarang 08157736941
31. Chumaidi Semarang 081575433701
32. Ali. s Semarang 0811280290
33. Musran Semarang 02470221416
34. Yanto Semarang 74099858
35. Ki Boyo Semarang
36. Ki Bleduk Kuwu Semarang
37. Joko Warseno Kawulaning Gusti Boyolali

Susunan Acara Persiapan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA
Pembukaan ——- dilakukan oleh Pranoto Adicoro
Sambutan
Anggota KWA Boyolali selaku Tuan Rumah
Sesepuh KWA Mas Rizang
Inti Acara ———– Persiapan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA —– oleh Pranoto Adicoro
Menentukan Hari, Tanggal, Tempat pelaksanaan Pembentukan Pengurus KWA SOLORAYA
Penentuan Team Koordinasi disetiap Kota
Jika memungkinkan ditentukan Kandidat Calon Ketua KWA SOLORAYA
Penutup

RANCANGAN TATA TERTIB ANGGOTA KWA
Setiap Anggota harus saling menghormati dan menghargai keyakinan yang dianut masing-masing anggota.
Setiap Anggota wajib membantu sedulur-sedulur yang membutuhkan bantuan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Setiap Anggota harus berlaku sopan Dalam memberikan comen di BLOG KWA.
Jika ada hal-hal yang dianggap mengganggu silahkan melaporkan hal tersebut pada sesepuh atau pengurus KWA SOLORAYA
Jika anggota melanggar Tata Tertib maka akan diberi peringatan secara lisan, tertulis oleh sesepuh dan pengurus KWA SOLORAYA dan jika sudah sampai 3 kali pelanggaran maka akan dihapus dari keanggotaan

KWA SOLORAYA
Salam Sungkem dan Paseduluran dateng poro Sesepuh dan Bolo wOnga Alus. Puji Syukur kami hanturkan pada Tuhan YME karena telah diberi anugrah sehingga KWA SOLORYA dapat kami bentuk pada tanggal 5 Februari 2011 walaupun undangan hanya lewat sms dan maaf kami tidak posting rencana acara tersebut dikarenakan kendala tempat yang kecil sehingga yang kami undang hanya perwakilan dari setiap kota yang ada di wilayah SOLORAYA, dalam acara kumpul-kumpul kami telah sepakat :
Membentuk TEAM KOORDINATOR yang terbagi :
Bajul Kesupen ( 085725534448 ), Team Koordinator untuk wilayah Surakarta dan Boyolali
Sugeng Riyadi (, Team Koordinator untuk wilayah Sragen dan Karanganyar
Gus Widodo ( 085647566466 ) dan Seno ( 085789108008 ),

Team Koordinator untuk wilayah Klaten, Sukoharjo, Wonogiri

Jika ada sedulur diwilayah SOLORAYA mempunyai ide, kritik, saran silahkan sampaikan pada koordinator diwilayah sedulur-sedulur

GATHERING KWA SOLORAYA

KWA SOLORAYA mengadakan GATHERING pada :

Hari / Tanggal : 5 Maret 2011
Jam : 08.00 s/d 16.00
Tempat : RUMAH (ALM. ) BAPAK SRIYONO d/a DUKUH PULUMUTAN RT 05 RW I, BANYUDONO, BOYOLALI ( dekat dengan UMBUL PENGGING BOYOLALI),

adapun Susunan panitia
Ketua : GUS WIDODO
Wakil Ketua : SENO
Sekretaris : HAFIT
Bendahara : SUGENG RIYADI
Humas : – MUHAMMAD ALI
SOPHIAN
DANANG

Pendaftaran peserta lewat SMS KE NOMER 087835119060 paling lambat tanggal 3 Maret 2011

Adapun Susunan Acara :
Pembukaan

Sambutan oleh Ki Rizang selaku Sesepuh KWA SOLORAYA
Pengijazahan Pembangkitan Kundalini oleh Ki Rizang Mukti
Pengobatan dan Konsultasi Masal
Penutup @@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 26 Komentar

ILMU HULUBALANG DARI KAKI GUNUNG AMBANG PEDALAMAN SULAWESI UTARA


Bogani totabuan
hatip77@yahoo.com

Assalammualaikum….salam kenal buat para sesepuh dan para sedulur kwa…kenalkan saya Bogani Totabuan berasal dari kaki gunung Ambang di pedalaman Sulawesi Utara… saya sangat senang menemukan blog ini karena di blog ini semua khazanah ilmu nusantara di ulas….untuk itu izinkan saya sedikit berbagi mengenai ilmu yang berasal dari tanah totabuan….

Pertama-tama kita panjatkan puji syukur yg sebesar-besarnya ke hadirat allah azza wa jalla karena atas izin dan kuasanya kita semua bisa bertemu di blog kwa ini…

Ilmu yang berasal dari tanah totabuan mempunyai 2 tingkatan yaitu:
1.ilmu hulubalang
2.ilmu panglima

Untuk yg pertama kenapa di katakan ilmu hulubalang…karena ilmu ini memakai khodam yg berasal dari bangsa jin sedangkan ilmu panglima berasal dari khodam para malaikat allah…

Inti dari semua ilmu yg di berikan oleh allah azza wa jalla adalah niat apabila niat kita dalam belajar ilmu untuk kebaikan dan kemaslahatan umat serta menjaga amar ma’ruf nahi munkar insya allah apa yg kita pelajari akan berkah…

-Ilmu kebal-
Assalamualaikum aliru mani alifu huja yah yu ruku bismillah
Cara menggunakannya :
Di baca saat mandi tapi harus mandi di antara pertemuan dua arus

-Mahhabah-
Assalamualaikum aliyana aliminya patala diri….(nama yang di tuju binti nama ibunya) patiri nyawaku….(nama kita bin nama ayah)

ilmu yang saya share di atas masih dalam tahapan tingkat ilmu hulubalang dan tata lakunya tidak rumit itulah mengapa saya mengedepankan niat karena semuanya tergantung niat kita..

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 737 Komentar

KABAR BADUI TERKINI


As.Segala puji syukur saya panjatkan ke hadirat Illahi Rabbi, tak lupa sholawat dan salam saya panjatkan kapada Nabi Muhammad SAW,yang mana dengan ridho Nya saya bisa berbagi,mencari,dan belajar berbagai macam ilmu sebagai jalan mencari ridho Allah SWT.

Di awali dengan ucapan terima kasih saya kepada KWA,saya ingin mengungkapkan suatu informasi tentang Kabar Baduy Terkini. Tak lupa, saya mohon dengan sangat atas bantuannya kepada sodara-sodaraku di manapun berada untuk menyelamatkan aset kita sebagai bangsa yang menjunjung tiggi nilai-nilai kebudayaan nenek moyang kita.Mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan sodara-sodaraku di blog KWA tercinta ini.

Dalam Riksa Budaya Sunda 2011 yang diselenggarakan di kampus UPI oleh mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah , saya bertemu dengan salah seorang warga Baduy yang berjualan kerajinan berupa iket, tas, gelang, kalung dsb. Produk tersebut menjadi sumber penghidupan selain dari hasil cocok-tanam, kalau saja bisa terjual dengan harga wajar. Sayangnya banyak pembeli yang terlihat sangat mengerti tentang arti dari produk kebudayaan (yang sering terdengar dari percakapannya), tapi tidak mampu mengaplikasikan. Hanya mau membeli dengan harga murah. barangkali karena penjualnya tidak punya nama atau gelar budayawan atau seniman? sehingga mereka menyamaratakan produk kebudayaan yang dijualnya dengan ikan asin peda atau es krim?

Kata orang Baduy yang tidak terlalu pintar dengan tekhnik jual-beli ala “modern”: Tidak apa-apa dibeli dengan harga murah juga. Yang beli kan masih sodara, masih orang Sunda. Kasihan mau pake gelang tapi tidak punya uang.”

Tidak heran kalau dia sering sekali gulung tikar. Hasil penujalannya habis oleh biaya produksi dan transfortasi.

Melalui beberapa gelas kopi dan rokok yang dinikmati bersama, saya bisa mendapatkan informasi bagaimana keadaan masyarakat Baduy sekarang. Mereka gelisah dan kebingungan. Sebabnya memang sangat klasik, diusik oleh pihak-pihak yang serlalu bicara lantang di televisi tentang kebudayaan yang harus dilindungi dan dijunjung tinggi …… dan sebagainya lagi. Tapi di belakang layar mereka menjadi anjing. Ya, anjing! Kalau bocah cilik masyarakat Sunda yang belum sekolah, menyebutnya “gogog”. Anjing itu, saat ini sedang menyantap Baduy seperti tulang.

Orang asing dari mancanegara yang sangat diharamkan memasuki wilayah Baduy, sering tidak diketahui kedatangannya. Tahu-tahu mereka sudah keluar dari Baduy Dalam (wilayah Baduy yang hanya dihuni oleh para tetua kampung adat dan dianggap sebagai tempat suci). Warga baduy juga tidak mengetahui mereka bisa masuknya lewat mana. Mereka bisa pergi tanpa ada sangsi dari siapapun. Lalu aparat Banten bagaimana? Menanggapi pertanyaan itu, dia hanya tersenyum.

Rahasia-rahasia masarakat Baduy yang memang sangat dirahasiakan, telah dibongkar dan dibukukan oleh anjing-anjing tadi. Buku itu telah disebar luaskan. Ironisnya lagi, masarakat Baduy yang tidak bisa membaca pun diberinya beberapa. Masarakat Baduy yang ahirnya tahu tentang isi buku tersebut, bisa apa lagi selain gelisah dan memaki angin.

Setelah keadaan Baduy diketahui oleh anjing-anjing yang lebih senior, di sana didirikan pula tambang minyak yang tentunya menjadi kegelisahan baru yang tidak bisa terbayangkan lagi ketika saya mendengarnya.

Beberapa budayawan,seniman, serta mahasiswa (semuanya asli bukan hanya status) telah melakukan beberapa bentuk protes atas kejadian-kejadian tersebut. Hasilnya, menurut orang Baduy, semakin menggelisahkan karena tidak ada pencerahan sama sekali.

Ketika menulis catatan ini, saya masih mengingat bisikannya kemarin sore sebelum beliau pulang kembali ke Baduy: gera hudang ulah tiris bae, lawan ku seuneu, seuneu nu tiis. Gera tulungan, Baduy geus gareheng. Lain ku panas lain ku usum halodo….. Segeralah bangun jangan bersikap dingin, lawan oleh api, api yang dingin. Cepat tolong Baduy yang telah gosong. Bukan gosong karena panas musim kemarau…. ”

Was.
Mama Karta
nurkarta@yahoo.com
085320186426
085624146749

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 42 Komentar

BILA HATI BERCAHAYA


Adakah diantara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalanya : harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia ini? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa-apa yang telah kita raih selama ini.

Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope Hubble. Dengan teropong ini berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang di dalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapa pun yang mencoba bersungguh-sungguh mempelajarinya. Matahari saja merupakan salah satu planet yang sangat kecil, yang berada dalam gugusan galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi planet bumi ini sendiri yang besarnya hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan lima milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah dahsyatnya.

Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apapun yang dirindukannya di bumi ini – dan dengan demikian merasa telah sukses – suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan pongah, tetapi ketiadaannya serta merta membuat lahir batinnya sengsara dan tersiksa. Manakala berhasil mencapai apa yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha dan kerja kerasnya semata, sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta merta merasa diri sial. Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau dicarikan kambing hitamnya pada orang lain.

Orang semacam ini tentu telah lupa bahwa apapun yang diinginkannya dan diusahakan oleh manusia sangat tergantung pada izin Allah Azza wa Jalla. Mati-matian ia berjuang mengejar apa-apa yang dinginkannya, pasti tidak akan dapat dicapai tanpa izin-Nya. Laa haula walaa quwwata illaabillaah! Begitulah kalau orang hanya bergaul, dengan dunia yang ternyata tidak ada apa-apanya ini.

Padahal, seharusnya kita bergaul hanya dengan Allah Azza wa Jalla, Zat yang Maha Menguasai jagat raya, sehingga hati kita tidak akan pernah galau oleh dunia yang kecil mungil ini. Laa khaufun alaihim walaa hum yahjanuun! Samasekali tidak ada kecemasan dalam menghadapi urusan apapun di dunia ini. Semua ini tidak lain karena hatinya selalu sibuk dengan Dia, Zat Pemilik Alam Semesta yang begitu hebat dan dahsyat.

Sikap inilah sesungguhnya yang harus senantiasa kita latih dalam mempergauli kehidupan di dunia ini. Tubuh lekat dengan dunia, tetapi jangan biarkan hati turut lekat dengannya. Ada dan tiadanya segala perkara dunia ini di sisi kita jangan sekali-kali membuat hati goyah karena toh sama pahalanya di sisi Allah. Sekali hati ini lekat dengan dunia, maka adanya akan membuat bangga, sedangkan tiadanya akan membuat kita terluka. Ini berarti kita akan sengsara karenanya, karena ada dan tiada itu akan terus menerus terjadi.

Betapa tidak! Tabiat dunia itu senantisa dipergilirkan. Datang, tertahan, diambil. Mudah, susah. Sehat, sakit. Dipuji, dicaci. Dihormati, direndahkan. Semuanya terjadi silih berganti. Nah, kalau hati kita hanya akrab dengan kejadian-kejadian seperti itu tanpa krab dengan Zat pemilik kejadiannya, maka letihlah hidup kita.

Lain halnya kalau hati kita selalu bersama Allah. Perubahan apa saja dalam episode kehidupan dunia tidak akan ada satu pun yang merugikan kita. Artinya, memang kita harus terus menerus meningkatkan mutu pengenalan kita kepada Allah Azza wa Jalla. Di antara yang penting yang kita perhatikan sekiranya ingin dicintai Allah adalah bahwa kita harus zuhud terhadap dunia ini. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, niscaya Allah mencintainya, dan barangsiapa yang zuhud terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia mencintainya.”

Zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mempunyai hal-hal yang bersifat duniawi, melainkan kita lebih yakin dengan apa yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangan kita. Bagi orang-orang yang zuhud terhadap dunia, sebanyak apapun yang dimiliki sama sekali tidak akan membuat hati merasa tentram karena ketentraman itu hanyalah apa-apa yang ada di sisi Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Melakukan zuhud dalam kehidupan di dunia bukanlah dengan mengharamkan yang halal dan bukan pula memboroskan kekayaan. Zuhud terhadap kehidupan dunia itu ialah tidak menganggap apa yang ada pada dirimu lebih pasti daripada apa yang ada pada Allah.” (HR. Ahmad, Mauqufan)

Andaikata kita merasa lebih tentram dengan sejumlah tabungan di bank, maka berarti kita belum zuhud. Seberapa besar pun uang tabungan kita, seharusnya kita lebih merasa tentram dengan jaminan Allah. Ini dikarenakan apapun yang kita miliki belum tentu menjadi rizki kita kalau tidak ada izin Allah.

Sekiranya kita memiliki orang tua atau sahabat yang memiliki kedudukan tertentu, hendaknya kita tidak sampai merasa tentram dengan jaminan mereka atau siapa pun. Karena, semua itu tidak akan datang kepada kita, kecuali dengan izin Allah.

Orang yang zuhud terhadap dunia melihat apapun yang dimilikinya tidak menjadi jaminan. Ia lebih suka dengan jaminan Allah karena walaupun tidak tampak dan tidak tertulis, tetapi Dia Mahatahu akan segala kebutuhan kita.jangan ukur kemuliaan seseorang dengan adanya dunia di genggamannya. Sebaliknya jangan pula meremehkan seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita tidak menghormati seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita menghormati seseorang karena kedudukan dan kekayaannya, kalau meremehkan seseorang karena ia papa dan jelata, maka ini berarti kita sudah mulai cinta dunia. Akibatnya akan susah hati ini bercahaya disisi Allah.

Mengapa demikian? Karena, hati kita akan dihinggapi sifat sombong dan takabur dengan selalu mudah membeda-bedakan teman atau seseorang yang datang kepada kita. Padahal siapa tahu Allah mendatangkan seseorang yang sederhana itu sebagai isyarat bahwa Dia akan menurunkan pertolongan-Nya kepada kita.

Hendaknya dari sekarang mulai diubah sistem kalkulasi kita atas keuntungan-keuntungan. Ketika hendak membeli suatu barang dan kita tahu harga barang tersebut di supermarket lebih murah ketimbang membelinya pada seorang ibu tua yang berjualan dengan bakul sederhananya, sehingga kita mersa perlu untuk menawarnya dengan harga serendah mungkin, maka mulailah merasa beruntung jikalau kita menguntungkan ibu tua berimbang kita mendapatkan untung darinya. Artinya, pilihan membeli tentu akan lebih baik jatuh padanya dan dengan harga yang ditawarkannya daripada membelinya ke supermarket. Walhasil, keuntungan bagi kita justru ketika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain.

Lain halnya dengan keuntungan diuniawi. Keuntungan semacam ini baru terasa ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain. Sedangkan arti keuntungan bagi kita adalah ketika bisa memberi lebih daripada yang diberikan oleh orang lain. Jelas, akan sangat lain nilai kepuasan batinnya juga.

Bagi orang-orang yang cinta dunia, tampak sekali bahwa keuntungan bagi dirinya adalah ketika ia dihormati, disegani, dipuji, dan dimuliakan. Akan tetapi, bagi orang-orang yang sangat merindukan kedudukan di sisi Allah, justru kelezatan menikmati keuntungan itu ketika berhasil dengan ikhlas menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain. Cukup ini saja! Perkara berterima kasih atau tidak, itu samasekali bukan urusan kita. Dapatnya kita menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain pun sudah merupakan keberuntungan yang sangat luar biasa.

Sungguh sangat lain bagi ahli dunia, yang segalanya serba kalkulasi, balas membalas, serta ada imbalan atau tidak ada imbalan. Karenanya, tidak usah heran kalau para ahli dunia itu akan banyak letih karena hari-harinya selalu penuh dengan tuntutan dan penghargaan, pujian, dan lain sebagainya, dari orang lain. Terkadang untuk mendapatkan semua itu ia merekayasa perkataan, penampilan, dan banyak hal demi untuk meraih penghargaan.

Bagi ahli zuhud tidaklah demikian. Yang penting kita buat tatanan kehidupan ini seproporsional mungkin, dengan menghargai, memuliakan, dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Inilah keuntungan-keuntungan bagi ahli-ahli zuhud. Lebih merasa aman dan menyukai apa-apa yang terbaik di sisi Allah daripada apa yang didapatkan dari selain Dia.

Walhasil, siapapun yang merindukan hatinya bercahaya karena senantiasa dicahayai oleh nuur dari sisi Allah, hendaknya ia berjuang sekuat-kuatnya untuk mengubah diri, mengubah sikap hidup, menjadi orang yang tidak cinta dunia, sehingga jadilah ia ahli zuhud.

“Adakalanya nuur Illahi itu turun kepadamu”, tulis Syaikh Ibnu Atho’illah dalam kitabnya, Al Hikam, “tetapi ternyata hatimu penuh dengan keduniaan, sehingga kembalilah nuur itu ke tempatnya semula. Oleh sebab itu, kosongkanlah hatimu dari segala sesuatu selain Allah, niscaya Allah akan memenuhinya dengan ma’rifat dan rahasia-rahasia.”

Subhanallaah, sungguh akan merasakan hakikat kelezatan hidup di dunia ini, yang sangat luar biasa, siapapun yang hatinya telah dipenuhi dengan cahaya dari sisi Allah Azza wa Jalla. “Cahaya di atas cahaya. Allah membimbing (seorang hamba) kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki …” (QS. An Nuur [24] : 35). Wassalamu’alaikum….

Rony Kurniawan
rony.kurniawan78@gmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 45 Komentar

PENYAKIT AKIBAT JIN — SYAITAN ANAK CUCU SEROBAT


Asalammuealaikum Warahmatullah Wabarakatu Para Sedulur Rahimakummullah,Pada Kali Ini Saya akan Membeberkan Penyakit Yang Disebabkan anak cucu serobat dan Cara Penanggulannya.Penyakit ini bisa juga disebut penyakit Serobat,karena pada waktu dulu pernah terjadi pada putra Nabi sulaiman,yang mana penyakitnya berpindah pindah berubah ubah macam,jika berada di mata ,maka tidak bisa melihat,jika di telinga maka tidak akan bisa mendengar,jika di mulut akan bisu,jika di otak akan seperti orang Gila ,jika di punggul tidak bisa duduk,jika pada kaki maka akan lumpuh,jika pada kemaluan tidak bisa kencing Kadang2 sampai kencing batu,dan jika pada dubur kadang kadang tidak bisa bergerak.Semacam Inilah penyakit yang Diderita/ dialami Putra Nabi Sulaiman walau pun ayahnya adalah Nabiyullah Allah.Kumudian Nabi Sulaiman Mengumpulakn semua dokter,dukun dan tabib,,,namun semua itu sia sia.Jadi sebagai sebab Kesembuhan Putra Nabi sulaiman ialahKedatangan Malaikatil Jibril yang memerintahkan agar memanggil Ratu Syaitan Yang bernama Serobat,Maka datanglah “Serobat” Kepada Nabi Sulaiman dengan badan gemetar karena ketakutan seraya berkata: “Wahai Nabi Sulaiman!Sebenarnya yang mengganggu Putra Engkau Adalah anak cucu saya,karena sudah diijinkan tuhan”.Syetan Itu mempunyai Nama berbeda beda dan kelemahannya berbeda beda,maka obatnya pun berbeda beda pula.

Inilah Sebagai Penjelasan Nama yang mengganggu dan obatnya.

1. Otak,maka nama syaitan yang mengganggu adalah Mina adapun obatnya ialah,lempuyang,deringu bawang daun,kulik jeruk,jambe,gambir dan garam,kemudian ditumbuk sampai halus dan dikukus sampai panas,lalu diusapkan pada kepala berulang ulang kali.

2. Badan,maka nama syetannya Ro’in dan obatnya ialah daun sirih bertemu ruas,deringu,bawang daun,kunyit,asam masak,garam mesoyi dan gambir,semua bahan ditumbuk sampai halus lalu diberi air lalu dibalurkan ke seluruh badan

3. Telinga,nama syaitannya Hubbi,adapun obatnya Jahe manis,timahan,semut hitam dan garam,semua bahan di seduh kedalam cangkir,lalu airnya diusapkan keselulur bagian telinga.

4. Mulut,maka nama syaitannya Marani,Obatnya minyak latung diusapkan berulang ulang kali.

5. Mata ,nama syaitannya Duhri,maka obannya,daun anton anton,ditimbuk sampai halus setelah itu diperas dan airnya dipipiskan pada sekeliling mata yang sakit.

6. Lengan,maka Syetannya Wahitu.Obatnya bawang putih,kulit telur,asam kawak, semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan pada lengan yang sakit.

7. Sungsum maka nama Setanya Bayuh,obatnya merica,cabe dan daun maniran ,deringu,bawang,gadung,jambe cukak,garam Madinah (yang warnanya merah) semua bahan ditumbuk sampai halus jadi satu lalu dibuat perem,kemudian dibalurkan pada sekujur badan

8. Hati (pikiran) maka setannya Baliyun,Obatnya Lengkuas tiga iris,jeruk purut,cukak dan garam,bahan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian diperas dimunumkan kepada si sakit

9. Punggung (lambung) obatnya merica,kemukus,temulawak,kunyit,juruk purut dan ditambah daun daunan,garam. Kemudian ditumbuk dan dibuat perem kemudian dibalurkan ke punggung dan lambung

10. Pinggul (pantat) maka nama setannya Malitung adapun obatnya Jambe,jeruk,jahe manis,garam semua bahan ditumbuk menjadi satu dan dibalurkan ke pinggul (pantat)

11. Paha,setannya hamun,obatnya sirih bertemu ruas yang kering,deringu,bawang daun merica 50 biji,bawang 25 siung,garam semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan

12. Dagu,setannya kadung,obatnya kunci,cabe kemukus,kulit jeruk, dan garam semua bahan ditumbuk sampai halus dan dibalurkan.

13. Tubuh,Setanya Fatikun Obatnya,deringu,bawang daun,daun sirih yang bertemu ruas, dan garam,semua bahan ditumbuk lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.

14. Nafsu,setanbya Dalungah, obatnya Suntri Kering,cabe,dan daun mayes,kalo tidak ada cukup daun apa saja yang halal,semua bahan diseduh satu,lalu diminumkan.

15. Dubur,Setannya Kaliku,obatnya Digusuk dengan daun cabe yang dilumatkan dengan minyak kelapa.

16. Usus,maka nama setannya Kilikit maka obatnya daun latengal,daun simbukan dan sirih yang bertemu ruas,deringu,bawang daun dan garam,semua bahan diseduh,lalu airnya diminumkan.

17. Perut (sakit perut aneh) nama setannya Wunus,obatnya deringu,bawang daun,kopi,bubuk,dan garam semua diseduh menjadi satu,lalu diminumkan.

18. Sungsum,Setannya Talapu.Obatnya deringu,bawang,daun anton anton dan garam semua bahan ditumbuk lalu dibuat perem dan dibalurkan.

19. Daging nama setannya Kanif,obatnya masoyi,temulawak,kunyit,kencur,danun bengkok dan garam semua bahan ditumbuk satu,lalu dibuat perem dan dibalurkan.

20. Betis Setannya Manang,Adapun Obatnya diurut dengan gajih ayam putih.

Semua Bahan Tersebut supaya dipipih yang halus dll (sesuai keterangannya) untuk di buat perem/Bobok bagi orang yang sakit.Sesudah Ratu Setan Yang Namanya Serobat menerangkan Kepada Nabi Sulaiman,Selanjutnya Ia Bekata lagi Pada Nabi Sulaiman,Semua bahan yang sudah jadi Dibacakan Doa Serobat.Insya allah dengan kuasa Allah Ijin Allah Makan Akan Sembuh.

Ki Kacil Banua
tiger.green@rocketmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 52 Komentar

OJAT


Oleh: Wong Alus

“Namaku Ojat asalku Banten” demikian jawaban pria ganteng saat saya menanyakan nama dan asalnya. Tubuhnya cenderung agak pendek namun kekar, rambutnya dibiarkan tergerai. Di usianya yang menginjak 20 itu, Ojat memiliki keahlian yang sangat jarang dimiliki yang lain: ahli pengobatan alternatif kedokteran bedah dalam dan luar.

Suatu ketika di RSU Karyadi Semarang berkumpul para dokter bedah senior meminta Ojat mempertunjukkan bagaimana dia mempraktekkan keahliannya. Seorang pasien korban kecelakaan mengalami patah tulang didatangkan di ruang operasi. Pasien meraung-raung kesakitan suaranya memekakkan telinga para dokter di ruang bedah.

Ojat meminta segelas air putih. Duduk diam posisi meditasi kurang dari satu menit dan kemudian dia berdiri dan meniup segelas air tersebut dan meminta pasien meminumnya. Tiba-tiba raungan keras pasien berhenti. Rupanya dia tidak lagi kesakitan. Si pasien yang kebetulan perokok tersebut diminta menyulut rokok. “Santai saja pak. Ini operasi ringan kok. Tulang bapak akan saya sambung,” kata Ojat mencoba memberi sugesti agar Pasien tenang dan tidak panik. Ojat menjelaskan bahwa fungsi air minum tadi itu mirip dengan obat bius. Bedanya obat bius ala Ojat hanya segelas air putih yang sudah diberi doa.

Para dokter bedah saat itu berada dalam posisi sebagai pengamat saja. Mereka membiarkan si Ojat melaksanakan operasi beresiko tinggi menggunakan alat seadanya. Hanya sebilah pisau. “Pisau untuk membedah bisa pisau apa saja, pisau dapur pun boleh” kata Ojat dengan mimik riang khas anak muda.

Pasien yang sejak tadi posisi duduk selonjor diajak Ojat mengobrol. Sementara tangannya cekatan menyayat daging kaki pasien, tulangnya yang patah kemudian diluruskannya dan simsalabim…. tulang yang patah tersambung tidak kurang dari lima menit. Selanjutnya daging diletakkan kembali ke asalnya. Sobekan kulit yang terbuka di kaki pasien kemudian diletakkan kembali dan bekas sayatan pisau kemudian diolesi dengan air liurnya. Tiga menit kemudian bekas sayatan pisau di kulit sudah menghilang. Operasi itu pun selesai.

Para dokter bedah berpengalaman itu berdecak kagum. Tanpa menggunakan alat-alat bedah canggih, tanpa menggunakan obat bius, tanpa menggunakan pen (logam penyambung antar tulang), tanpa menjahit kulit, Ojat dengan sangat terampil melaksanakan operasi yang tergolong cukup beresiko itu dengan hasil memuaskan. Hingga kini, sudah ratusan bahkan mungkin ribuan orang yang dengan beragam luka baik luar dan dalam yang sudah ditangani Ojat.

“Itulah kuasa Allah SWT,” ujar Ojat sambil membuka telapak tangannya ke atas.

Asli orang desa
Ojat membuka sedikit jati dirinya. “Saya berasal dari desa paling terpencil di Banten berbatasan dengan Sukabumi. Kalau jalan kaki dari desa terakhir butuh waktu sekitar lima jam. Tidak ada kendaraan apapun termasuk sepeda motor,” papar Ojat saat ditemui di Klinik Herbal Gratis Dhandang Gulo miliki Ki Camat Krian, Sabtu kemaren untuk silaturahim.

Ojat menjelaskan, pakaian “adat” yang dikenakan di desanya berwarna hitam-hitam mirip pakaian silat. Sejak kecil penduduk di sana terbiasa hidup sederhana khas orang desa. Makanan dan minuman semuanya serba alami. Tidak ada yang dimasak. Rata-rata makanan yang disantap makanan mentah. “Nasi tidak yang putih, tapi kuning,” ujar Ojat.

Ilmu kedokteran bedah yang dimiliki Ojat adalah warisan dari sang kakek. Kakek ini memang seornang juru sembuh tradisionil yang juga dituakan di adat setempat. Namun dari anak-anak kakek langsung ini yang tidak ada yang betul-betul ahli pengobatan bedah. “Hanya saya dari sekian banyak cucunya yang mewarisi keahlian kakek,” jelas Ojat.

Sejak kecil, Ojat sangat dekat dengan sang Kakek. Namun Kakek ini tidak secara langsung menjadikan Ojat itu murid sebagaimana layaknya mahasiswa kedokteran yang diberi pengajaran-pengajaran dan kurikulum pendidikan kedokteran secara sistematis. “Kakek saya biasanya menemui saya melalui mimpi. Saya diminta melakukan operasi bedah juga awalnya melalui mimpi,” terang Ojat.

Selain melalui mimpi, Ojat juga diperintahkan untuk puasa. Puasa yang dijalani Ojat bukan Senin dan Kamis saja, melainkan puasa setiap hari dalam kurun waktu tertentu. Mulainya Puasa pada Maghrib hingga Maghrib lagi. Selama puasa mengurangi tidur dan melaksanakan wirid-wirid atau doa-doa. “Inti doa adalah memohon agar Allah SWT memberikan apa yang kita minta. Kita juga harus menuruti perintah-perintah-Nya dan mengendalikan hawa nafsu,” tutur Ojat yang biasa menghentikan antrean pasien berobat bila adzan berbunyi dan kemudian melaksanakan sholat tersebut.

“Doa dan wirid boleh apa saja,” kata Ojat. Yang jelas harus ikhlas dan istiqomah. Percuma jumlahnya banyak tapi tidak ikhlas. Yang bagus lagi pasti jumlahnya banyak dan ikhlas sehingga Allah SWT berkenan mengabulkan permintaan kita. Khusus soal doa ini, Ojat memberikan tips: berdoalah secara khusyuk dan yakin bahda doamu didengarnya dan yakinlah bahwa doamu akan diijabah atau dikabulkan. Jangan sedikitpun ragu Allah SWT akan menolak doamu.

Selain yakin, Ojat menjelaskan bahwa kunci terkabulnya doa adalah kesucian hati dengan menjaga agar tubuh, pikiran dan hati senantiasa bersih. “Pantangan seorang juru sembuh adalah bermain wanita, mabuk-mabukan, mencuri, dan membunuh… sekali kita melakukannya maka bisa jadi Allah SWT akan mencabut ilmu kita,” papar Ojat.

Ojat menambahkan: Satu lagi yang tidak boleh dilakukan seorang juru sembuh seperti dirinya adalah berbohong. “Harus jujur. Artinya apa yang ada di dalam hati harus sama dengan perkataan di mulut. Kalau hati kita baik, maka apa yang kita ucapkan juga baik dan bisa diterima orang lain dengan baik pula. Jangan jadi pembohong dan munafik,” ungkap Ojat.

Menurut Ojat, satu lagi yang menjadi prinsip pegangan orang Islam: berdoalah hanya kepada Allah SWT. Jangan berdoa meminta kepada yang selain Allah SWT. Seorang Islam harus melaksanakan rukun Islam yaitu bersyahadat. “Bagus dan boleh mengirim alfatihah kepada para wali atau leluhur kita dulu, namun jangan melupakan bahwa yang mengabulkan doa doa kita itu adalah Allah SWT dan atas ijin DIA semua ini bisa kun fayakun,” jelasnya.

Itulah beberapa aspek mental dan batiniah yang diperlukan agar seseorang dipercaya oleh Tuhan mampu mengemban amanah ilmu yang seperti Ojat miliki.

Ojat mengakui ilmunya ini memang jarang dimiliki orang. Dirinya juga tidak tahu dan tidak pernah meminta menjadi ahli bedah seperti sekarang. “Saya tidak pernah merencanakan menjadi juru bedah. Tapi karena sudah menjadi seperti ini ya saya jalani dengan senang hati” tuturnya.

Seorang yang punya ilmu, kata Ojat, juga bukan untuk bersenang-senang, melainkan justeru untuk memberikan manfaat dan menolong orang lain yang membutuhkan. Tuhan akan membalas kebaikan dengan kebaikan dan membalas kejahatan dengan kejahatan seperti yang diniatkan. Maka, ditempat praktik Ojat yang berpindah-pindah dari desa ke desa, dari propinsi ke propinsi yang lainnya dia tidak meminta mahar atau bayaran dari praktek yang dilakukannya. Padahal coba kita bayangkan, berapa juta uang yang harus dikeluarkan untuk sebuah operasi pembedahan? Bisa belasan bahkan mungkin puluhan atau ratusan juta rupiah untuk sekali operasi.

Namun, Ojat tidak melarang bila ada pasien maupun keluarganya yang memberi tanda ucapan terima kasih sekedarnya. “Saya tidak menolak bila ada yang ngasih saya uang entah itu seratus ribu, lima puluh ribu atau berapapun sesuai ikhlasnya dia. Rata-rata yang berobat ke saya orang miskin yang tidak mampu dan untuk itulah mungkin Allah SWT menugaskan saya untuk membantu mereka,” bisik Ojat yang setiap hari buka praktik mulai pukul 07.00 wib hingga pukul 15.00 wib ini.

Orang Berilmu Harus Rendah Hati
Di Banten, menurut Ojat, banyak orang menguasai Ilmu Debus. Tangan dipotong dan disambungkan ke tangan orang lain. Kaki dipotong dan disambungkan ke kaki orang lain dan atraksi-atraksi lain. Tubuh ditusuk dan diporong kemudian dikembalikan lagi seperti semula tanpa terluka sedikit pun. Orang bisa menjadi terkenal dan dikenal jadi seorang Pendekar alias Jawara.

Menurut Ojat, Ilmu Debus atau ilmu-ilmu yang bertujuan untuk dipertontonkan ke orang lain tergolong sangat mudah dan semua orang bisa melakukannya. Tingkat selanjutnya adalah ilmu-ilmu gaib misalnya santet, tenung, amalan-amalan pengasihan, kerejekian, terawangan dan lainnya.

Tingkat tersulit untuk menguasai sebuah ilmu gaib adalah ilmu pengobatan bedah. Ini gabungan antara ilmu gaib dengan ilmu pengetahuan medis. Menyambung urat-urat kalau salah pasti fatal. “Makanya saya katakan tersulit dan membutuhkan keahlian sangat khusus” papar Ojat.

Selain itu, menguasai pengobatan bedah membutuhkan laku tirakat yang tidak sembarang orang mampu untuk mencapainya. Kedisiplinan tinggi untuk tidak melanggar pantangan menjadi kunci bagaimana agar amalan ini bisa dimiliki. Selain tentu saja ada “wadah” atau “bakat” alam yang bisa berasal dari keturunan leluhur atau belajar dari guru yang memang menguasainya. “Orang berbakat pasti lebih bagus mengerjakan sesuatu daripada yang tidak punya bakat meskipun mungkin juga bisa” imbuh Ojat.

Ojat berpesan, semakin tinggi ilmunya orang maka harus semakin rendah hati. Orang tidak berilmu rata-rata sombong, egois dan asal bicara. Orang berilmu bicaranya hati-hati dan tidak menyakiti hati orang lain. Justeru kalau bicara bisa membuat hati tenang, menghibur orang susah dan mengajak kepada jalan kebaikan.

Pesan untuk Ojat: lanjutkan perjuanganmu memberi kemanfaatan pada orang yang membutuhkan. Semoga ridho Ilahi senantiasa tercurah padamu. Amin.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 314 Komentar

FENOMENA “BANK GHOIB, UANG BALIK,PENGGANDAAN UANG ATAU UANG GHOIB”


By : Ndaru Cemlorot

Salam Pamuji syukur kepada Tuhan kita semua ALLAH TA’ALA, sholawat dan salam untuk kanjeng Nabi Muhammad SAW Manusia agung penuh cinta kasih pada segenap umat dan alam raya dengan “Rahmatan lil ‘alamiin”.

Salam Rahayu kepada para sesepuh, salam ta’dzim penuh hormat. Mohon maaf apabila judul dari tulisan al fakir begitu Bombastis….!!! Xixix….santai bro,,,,,,

Terus terang al fakir mengangkat tema tersebut dengan harapan semoga bisa dikupas tuntas, di diskusikan oleh para sedulur bolo wongalus yang luar biasa banyak jumlahnya di seluruh pelosok Negeri yang kaya akan budaya, bahasa, suku, adat istiadat dan tentunya ilmu-ilmu yang saya yakin sangat membanggakan kita dan segenap anak cucu kita nanti. Begitu juga bolo wongalus yang tersebar di beberapa Negara dengan budaya dan ilmu yang juga sangat luar biasa.

Sungguh al fakir tiada maksud lain mengulas dan menyajikan tulisan berkaitan dengan Fenomena ghoib yang sungguh menjadi perbincangan dari masa ke masa, semenjak kecil al fakir sudah sering mendengar yg berkaitan dengan masalah harta karun, harta revolusi, bank ghoib dll. Pertanyaan klise yang pertama terucap benarkah itu semua ada…..????

Selama sekian tahun al fakir berkelana…(hwkwkw…seperti satria bergitar aj) maaf bahasanya biar keren gitu loh…!!! Berkutat di pendalaman masalah ilmu-ilmu sepuh dari kejawen (maklum ane keturuanan jawa yg terus terang tidak jauh dari urusan mantera, klenik, kemenyan…maaf dulur karena kakek uyut dari jalur ibu sebagian penganut islam kejawen, kalau dari Abah ada kyai kampung, jawara, dukun dll wah bener2 Bhineka Tunggal Ika deh….qiqiqi). juga berkecimpung dengan ilmu-ilmu hikmah dari guru kyai maupun ustadz dari beberapa Pesantren, pernah juga minum air kesejukan masuk ajaran thorekoh selama beberapa tahun, juga ilmu jangjawokan karena saya tinggal di daerah Pasundan. (udah akh tiada maksud lain mengungkap sedikit perjalanan hidup al fakir, insya ALLOH semoga saja dengan Ridho Gusti ALLOH SWT di jauhkan dari sifat syaitoniyah(riya’,ujub,iri, drengki dll) sehingga ini murni sebagai sedikit pengantar tulisan ini biar lebih seru dan pembaca blog ini mengetahui kapasitas al fakir yg Cuma memiliki sedikit ilmu).

Fenomena-fenomena seperti Uang Ghoib, Uang Balik, Bank Ghoib, Penggandaan Uang dll ini saya ketengahkan agar supaya tidak semakin banyak lagi korban berjatuhan kerana ulah dari oknum yang mengaku mampu melakukan hal tsb. Sungguh al fakir merasa miris mendengar begitu banyak korban dari semua trik penipuan yang berkaitan dengan pemanfaatan kebingungan, kegundahan, kesusahan serta awamnya orang berkaitan dengan hal-hal irasional satu ini yang sungguh tidak sedikit korbannya. Penulis bukan saja mendengar cerita banyak dari orang lain berkaitan banyaknya dulur-dulur kita yang tertipu oleh modus yg berkedok Uang Balik, Penggandaan Uang, Bank Ghoib dll. Tapi penulis ketemu langsung dengan beberapa orang, ada juga yang laporan lewat telpon, sms maupun kirim via email. Waduh luar biasa ini ibarat sudah jatuh ke timpa tangga, Masya ALLAH kasihan dulur-dulur kita ini. Misalnya: ada seorang ibu di jogja yg punya usaha terlilit hutang ratusan juta dan bangkrut setelah mengirim sejumlah oknum yg dianggap orang sakti eh kok malah ketipu puluhan juta, seorang bapak di Kalimantan juga sama, dan juga seorang ibu punya beberapa took di pasar baru bandung terlilit utang 300jt minta bantuan oknum dengan membayar mahar 5 juta katanya bisa lunas dalam jangka waktu 1 bulan ini juga makin merana susah kerana ujung-ujungnya penipuan. Posting tulisan Ini juga sedikit ingin memberikan pemahaman kepada sedulur semua agar berhati-hati apabila ber urusan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Bank ghoib dsb hampir 90% berujung ke penipuan. Sesusah apapun hidup kita, sebingung apapun hati kita karena himpitan ekonomi, hutang dll tapi jangan sampai kita menjadi hilang nalar sehingga kita terpedaya oleh rayuan maut para penipu yg berkedok sebagai agen syetan laknatulloh untuk menguras harta dan kewarasan fikiran kita.

Al fakir bukan tidak percaya dengan keajaiban dan karomah dari sebagian orang yang di pilih Gusti Alloh swt, tapi yang harus kita tahu syarat dan kreteria dasar menjadi patokan kita untuk percaya pada orang yang merasa mampu melakukan hal khoriqul adat seperti bisa mendatangkan uang dari alam antah brantah dengan hanya sekejap mata. Berdasar pengalaman al fakir di saat mencari solusi penyelesaian secara instant berharap ada keajaiban dengan berkeliling kesana kemari, dari satu tempat ke tempat lain, ibaratnya naik gunung turun ke lembah, keluar masuk hutan dll masih belum berjodoh menemukan orang yang demikian sakti luar biasa dengan ilmunya bisa memberikan solusi nyata misalnya: seperti yang al fakir pernah dengan dari salah satu yai di lamongan di saat ngaji babakan batin, bahwa dulu ada seorang yai di daerah jawa timur yang hidupnya terjaga dari segala hal batil, kerana sangat berhati-hati menjaga masalah hal halal dan haram maka beliau ini tinggal di gubuk sama ibu nyai dan santrinya, yg tempatnya di kelilingi oleh kebun singkong, padi, ubi dan parit dengan ternak ikan yang banyak. Tiap saat semua kebutuhan hidupnya konon tidak ada yang dari luar semua dari hasil bertani saja. Dan karomah kyai ini setiap ada tamu yg berkeluh kesah mengenai problem ekonomi, terjerat hutang dll maka cukup di ambilkan di bawah sajadah dia sesuai kebutuhan atau utang dari tamu tsb. Wallahu’alam.

Begitu juga al fakir dengar dari seorang ustadz sahabat penulis, konon di daerah garut dulu juga ada mama ajengan yg bisa memberikan solusi instan di saat ada tamu yg lagi kesusahan beliau ini selalu tahu dan memberikan sesuai kebutuhan tamu, Masya ALLOH orang-orang pilihan Gusti Alloh swt yg maqomnya luar biasa setingkat wali. Nah untuk orang biasa macam kita yg nafsu amarah, nafsu duniawi dan nafsu lainnya masih besar ini apa sanggup demikian….??? Atau maaf orang yang masih butuh pengakuan apa juga bisa….? Jadi bukan penulis tidak percaya alian pesimis tapi sungguh mesti harus berhati-hati dah kalau sudah urusan yg berhungan dengan memberikan fulus ini. Al fakir sangat yakin dengan kesungguhan dan ketulusan hal mustahil itu bisa nyata kerana beberapa kali penulis di berikan bukti nyata Oleh-Nya…ALLOHU AKBAR….3x. kalau Gusti Alloh SWT mengijinkan dan meridhoi pasti semua muda, sungguh Kun Fayakun itu nyata adanya dan pasti bagi yang sangat yakin. Wallohu’alam. Salam persaudaraan dari kami Ndaru Cemlorot Sanggar Nur Langit. Mohon maaf apabila ada yg salah. Semoga bisa menjadi bahan diskusi dan di kupas tuntas, juga sebagai bahan perenungan bagi siapa saja yang mendekati urusan UB,BG,PU tsb. Bagi sedulur yg sudah punya pengalaman bersinggungan dengan masalah ini silahkan share, pengalaman berhasil ataupun pengalaman pahit dulur akan sangat bermanfaat sebagai bahan referensi pertimbangan bagi saudara kita yg lain Wassalam.

Noer Cholish satria_lamong77@yahoo.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 200 Komentar

PERHITUNGAN JODOH


Ki Kacil Banua (P.S.M.)
tiger.green@rocketmail.com
085393730527

Assalamuealaikum sedulur KWA,yang terhormat rektor KWA beserta Para Dosen.Kali Ini Saya Akan Membeberkan Tentang Perhitungan Jodoh yang saya dapat dari Internet,Semoga para sedulur tidak memngeritik dan memperdebatkan.

Apabila ada dua insan yang akan berkawin,maka cobalah jumlahkan dari kedua hari dan pasarannya, lalu di gabungkan menjadi satu,kemudian di bagi 7. dan lihat sisa dari pembagian itu.

contoh :
wanita lahir pada hari selasa pon—selasa (3) + pon (7) = 10
pria lahir pada senin wage———-senin (4) + wage(4) = 8
jumlah neptu wanita 10 + neptu pria 8 = 18
kemudian di bagi 7 dan sisa 4

untuk mengetahui hasil perjodohan tersebut,harus di lihat dari sisa jumlahnya.
lebih jelasnya kita perhatikan pembagian di bawah ini :

1.Jodoh wasesa segoro
apabila sisanya 1 maka namanya jodoh wasesa segoro yang maknanya didalam mengarungi hidup mereka akan memperoleh banyak pengalaman yang di peroleh sehari-hari dan memiliki kewibawaan yang besar.

2.Jodoh tunggak semi
apabila sisanya 2 maka namanya jodoh tunggak semi yang maknanya di dalam mengarungi hidup akan mendapatkan rejeki yang cukup. segala keinginan dan kebutuhan dalam rumah tangganya tercukupinya.

3.Jodoh satria wibowo
apabila sisanya 3 maka namanya jodoh satria wibowo,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan memiliki kemuliaan di kalangan masyarakat dan selalu di hormati oleh teman-temannya dan keluarganya.

4.Jodoh sumur sinobo
apabila sisanya 4 maka namanya jodoh sumur sinobo,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan menjadi pemimpin di kalangan anak-anaknya dan di teladani oleh orang di sekelilingnya.

5.Jodoh satria wirang
apabila sisanya 5 maka namanya jodoh satria wirang,yang artinya di dalam mengarungi hidup mereka akan memperoleh kebahagiaan bathin,kemuliaan dan kehormatan di masyarakat dan keluarganya.

6.Jodoh bumi kapetak
apabila sisanya 6 maka namanya jodoh bumi kapetak,yang artinya di dalam mengarungi hidup,mereka akan banyak mengalami rintangan dan hambatan.

7.Jodoh lebu ketiup angin
apabila sisanya 7 maka namanya jodoh lebu ketiup angin,yang artinya di dalam mengarungi hidup,mereka akan senantiasa di liputi kesengsaraan dan sedikit kebahagiaan. @@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 42 Komentar

RENUNGAN: PERIKSALAH KEINGINANMU


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Meneliti, mengoreksi dan mengawasi gerak-gerik hati adalah perkara yang sangat penting. Karena hati merupakan sumber dan poros amalan. Melalaikan urusan hati akan berakibat rusaknya amalan. Oleh sebab itu, seorang mukmin harus senantiasa mengintrospeksi diri sebelum dan sesudah melakukan amalan. Siapa tahu ada cacat dan penyakit yang tersembunyi di dalam amalnya, sementara dia tidak menyadarinya? al-Hasan rahimahullah berkata, “Semoga Allah merahmati seorang hamba yang berhenti mencermati keinginan hatinya -sebelum melakukan sesuatu-. Apabila niatnya untuk Allah maka dia akan teruskan, namun apabila untuk selain-Nya maka akan dia tunda -sampai niatnya benar-.” (Ighatsat al-Lahfan, hal. 111)

Imam Ahmad meriwayatkan dari Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu, bahwa beliau pernah berpesan, “Hisablah diri kalian sebelum kelak kalian akan dihisab -di hari kiamat-. Timbanglah amal-amal kalian sebelum kelak -amal- kalian ditimbang. Karena hal itu akan lebih ringan di timbangan kalian esok -di akherat- dengan kalian menghisab diri kalian pada hari ini -di dunia-. Dan hiasilah diri kalian -dengan takwa- untuk menyambut hari persidangan yang besar, yang pada hari itu kalian akan disidang dan tiada satu perkarapun yang tersembunyi dari kalian.” (lihat Ighatsat al-Lahfan, hal. 106)

Menyembuhkan hati yang kerapkali terbius oleh bujukan untuk berbuat maksiat dan dosa adalah dengan dua buah terapi ini, yaitu dengan bermuhasabah/introspeksi diri dan menyelisihi keinginan hawa nafsu terhadap hal-hal yang diharamkan. Sesungguhnya hati akan menjadi binasa akibat kelalaian untuk mengintrospeksinya dan memperturutkan hawa nafsu (lihat al-Ighatsah, hal. 106)

Perkara yang akan membantu seorang hamba dalam mengintrospeksi dirinya adalah hendaknya dia memahami bahwa setiap kali dia bersungguh-sungguh dalam bermuhasabah di dunia ini maka niscaya kelak di akherat hisab yang akan dialaminya akan menjadi ringan. Sebagaimana pula apabila dia melalaikan muhasabah ini ketika di dunia maka di akherat dia akan mengalami hisab yang lebih berat (al-Ighatsah, hal. 110)

Selain itu, muhasabah akan semakin terasa mudah baginya tatkala dia menyadari bahwa sesungguhnya laba dari ‘perdagangan’ ini adalah mendapatkan ‘kapling’ di surga Firdaus dan merasakan nikmatnya memandangi wajah Allah ta’ala. Adapun kerugian yang akan dirasakan olehnya ketika tidak menjalankan perdagangan ini dengan baik ialah masuk ke dalam neraka dan terhalangi dari memandang wajah Allah ta’ala. Apabila perkara-perkara ini telah tertanam kuat di dalam hatinya maka niscaya akan terasa ringan melakukan muhasabah ketika di dunia (al-Ighatsah, hal. 110)

Dua buah pertanyaan yang semestinya diajukan kepada diri kita sebelum mengerjakan suatu amalan, yaitu untuk siapa dan bagaimana caranya. Pertanyaan pertama adalah pertanyaan tentang keikhlasan. Adapun pertanyaan kedua adalah pertanyaan tentang komitmen untuk mengikuti tuntunan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebab amal tidak akan diterima jika tidak memenuhi kedua-duanya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi Rabbmu, sungguh Kami akan menanyai mereka semuanya tentang apa saja yang mereka amalkan.” (QS. al-Hijr: 92-93). Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Maka benar-benar Kami akan menanyai orang-orang yang rasul itu diutus kepada mereka dan Kami juga pasti akan menanyai para utusan itu, maka akan Kami kisahkan kepada mereka dengan penuh pengetahuan dan tidaklah Kami tidak menyaksikan -apa yang telah mereka lakukan-.” (QS. al-A’raaf: 6-7) (lihat al-Ighatsah, hal. 113).

Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya), “Supaya Allah menanyai orang-orang yang jujur itu mengenai kejujuran mereka.” (QS. al-Ahzab: 8). Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Kalau orang-orang yang jujur saja ditanyai dan dihisab mengenai kejujuran mereka maka bagaimanakah lagi dengan para pendusta?” Yang dimaksud dengan orang jujur dalam ayat itu adalah para rasul dan orang-orang yang menyampaikan ajaran rasul itu kepada kaumnya, apakah mereka telah menyampaikan dengan sebagaimana mestinya. Kemudian Allah juga akan menanyai masyarakat yang menjadi sasaran dakwah para rasul itu. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan pada hari itu Allah memanggil mereka dan berkata; ‘Apa yang sudah kalian penuhi dari ajakan para rasul itu?’.” (QS. al-Qashash: 65) (lihat al-Ighatsah, hal. 113).

Nikmat yang telah Allah curahkan kepada kita -yang jumlahnya sedemikian banyak dan kita tak bisa menghingganya-, itupun akan ditanyakan, apakah kita sudah mensyukurinya dengan baik di jalan Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Kemudian kalian benar-benar akan ditanyai mengenai nikmat yang telah diberikan itu.” (QS. at-Takatsur: 8). Ibnu Jarir ath-Thabari meriwayatkan bahwa Qatadah rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap hamba tentang nikmat dan kewajiban dari-Nya yang dititipkan kepada dirinya.” (lihat al-Ighatsah, hal. 114).

Pendengaran, penglihatan, dan hati itu pun akan dimintai pertanggungjawabannya dari kita. Laporan pertanggung jawaban manakah yang lebih berat daripada laporan mengenai urusan pendengaran, penglihatan, dan gerak-gerik hati? Laporan manakah yang lebih berat daripada laporan yang ditujukan kepada Rabb semesta alam Yang di tangan-Nya segala urusan Yang menguasai pada hari pembalasan Yang tidak tersembunyi darinya satu perkara pun? Aduhai, betapa malangnya nasib kita jika dosa-dosa kita tidak diampuni oleh-Nya… Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, itu semua pasti akan dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. al-Israa’: 36).

Apabila demikian kenyataannya, lalu sekarang apa yang membuat kita enggan bermuhasabah? Muhasabah adalah sebuah kewajiban. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang sudah dipersiapkan olehnya untuk hari esok/negeri akherat.” (QS. al-Hasyr: 18). Allah ta’ala mengingatkan kita bahwa semestinya setiap kita melihat amalan apa yang telah disiapkan olehnya untuk menghadapi hari kiamat kelak, apakah amal salih yang menyelamatkan dirinya ataukah justru keburukan/dosa-dosa yang akan mencelakakan dirinya. Ibnu Jarir ath-Thabari meriwayatkan, bahwa Qatadah rahimahullah berkata, “Rabb kalian senantiasa mengesankan dekatnya hari kiamat sampai-sampai Allah menjadikannya seperti seolah-olah ia akan terjadi besok.” Ini semua menunjukkan kepada kita bahwa baiknya hati akan terwujud dengan senantiasa mengintrospeksi diri, dan rusaknya hati akan terjadi tatkala kita lalai untuk mengawasi gerak-geriknya dan membiarkannya berjalan begitu saja mengikuti keinginan-keinginannya (lihat al-Ighatsah, hal. 114)
Maka sekarang, kita bisa bertanya kepada diri kita; Apakah kita sudah bermuhasabah mengenai kewajiban-kewajiban kita -karena amal yang wajib itu adalah amal yang paling utama-? Dan apabila ternyata muhasabah itu pun termasuk perkara yang wajib dilakukan. Maka pertanyaan berikutnya; Sudahkah kita bermuhasabah mengenai muhasabah diri kita? Sudahkah kita bermuhasabah? Jangan sampai kita menjadi seperti orang yang disindir dalam sebuah ungkapan, “Semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak.” Coba, bandingkan diri kita dengan para salafus shalih, betapa jauhnya antara sikap kita dengan sikap mereka? Ibnu Abid Dunya meriwayatkan, bahwa Ayyub as-Sikhtiyani rahimahullah berkata, “Apabila diceritakan tentang orang-orang soleh, maka aku merasa bukan termasuk golongan mereka.” Mutharrif bin Abdullah rahimahullah berkata ketika berdoa di Arafah, “Ya Allah, janganlah Engkau tolak doa orang-orang gara-gara diriku.” (lihat al-Ighatsah, hal. 115).
Ya Allah, bersihkanlah hati-hati kami…

Wassallamu’alaikum…

Salam Persaudaraan’

Rony
rony.kurniawan78@gmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 47 Komentar

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN


Assalamu’alaikum wr wb,

Mohon doanya dari sedulur KWA untuk adik saya bernama SARAS RANTO, telah berpulang ke Rahmatullah

dalam usia 44 tahun di Semarang pada hari Jumat, 08 April 2011 jam 05:10. Karena sakit yg dideritanya sejak

beberapa hari yang lalu.

Jazakallah khairan katsira…

Wassalamu’alaikum wr wb

Saraswanto Abduljabbar

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 100 Komentar

WACANA: ASMAK ALIF RAJEH


ALLOHUMMA (ALIF 3X) (ALIF NATAH 2X) ALIF LAM MIM, ALIF LAM MIM RO, ALIF LAM RO, ALIF KAGHOFAQO, ALIF KHODZA, ALIF WAKAH, ALIF SAMYAH MULKU JABARUT JAHARO HUJAHUNA LI KATABASARUM LAA KATABAN HUSAJIN HUSAJANI

Itulah sedikit jejak yang ditinggalkan oleh saudara/ri bernick name Yuni di komentar blog KWA. Kami terus terang penasaran dan menunggu penjabaran dari para pemerhati ilmu hikmah tentang Asmak tersebut dengan harapan terjalin sebuah diskusi.

Sebagaimana diketahui KWA adalah sebuah forum terbuka yang mendadar sebuah amalan tidak hanya dari sudut know how alias bagaimana sebuah amalan itu dipraktekkan, namun juga know why misalnya apa arti dan makna dan fungsi Asmak tersebut sekaligus atau bagaimana sejarah asmak tersebut –apakah asmak ini satu rumpun dengan Asmak Sunge Rajeh/Asmak Radjeh diRajeh (ASR/RDR) yang sudah sedemikian melegenda di KWA, pengalaman yang sudah mempraktekkannya dan sekaligus kenapa dulu para wali menciptakan Asmak tersebut.

Mari kita bedah bersama asmak Alif Rajeh yang di sebuah web ditulis merupakan amalan tingkat lanjut dari Asmak RDR ini. Terima kasih.

@@@

Categories: ASMAK ALIF RAJEH | 413 Komentar

DAFTAR HADIR SILATURAHIM NASIONAL KWA II


BAGI SAUDARA YANG BERKENAN HADIR DI ACARA SILATURAHIM NASIONAL KWA II CANDI MENDUT JATENG, 22-23 APRIL 2011 SILAHKAN ISI NAMA, ALAMAT, NO HANDPHONE/TELP ANDA DI KOLOM KOMENTAR BERIKUT INI.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 95 Komentar

Diproteksi: DAFTAR ANGGOTA KWA 12


Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Categories: >DAFTAR ANGGOTA K.W.A

AJIAN PEMBUNGKEM


ANGGER CEMANI
jabrik.dimas@ymail.com

asalamualaikum wr.wb salam hormat dan salam perseduluran untuk ki alus dan sesepuh yang saya cintai..salam kangen untuk bolo alus semua semoga allah selalu melimpah kan rah mat pada kita semua..amin …amin…amin…sebelum nya saya mohon maaf kepada sesepuh atau pun bolo alus yg lebih pahm tentang bahasa atau yg lebih tau tentantang jajaokan..mohon kiranya sepuh atau bolo alus mau memaaf kn saya .di karena kan pada waktu saya belajar dulu semua amalan yg di berikan tidak boleh di catat dan beliau jika memberikan amalan cuma 3x ngulang.dan klo saya blm hapal harus nunggu satu minggu lagi tepat pada hari disaat beliau menurun kan ilmu dan saya pernah menguji coba ilmu ini di saat sya jadi murid beliau .ceritanya pada waktu itu ada seseorang yg datang kepada guru saya untuk minta tolong agar kasusnya dengan perusahaan cepat di tutup dan kasusnya termasuk kasus besar dan kebetualn waktu itu saya yg di percaya untuk mengatasi nya saya di suruh untuk
merapal mantranya selama tiga minggu di tujukan kepada bos perusahan agar mencabut tuntutanya …dan alhamdulilah ternyata berhasil …cara lakunya adalah puasa tiga hari puasa biasa ..dan mantranya sebagai berikut bismilahirahmanirohim..lengka aing lengka ninggang kedua lenka pesasak ketiga penutup banyu akum gelum kem bungkem ngebungkem…(niat anda)sebelumnya saya benar benar mohon maaf ke pada semuanya apa bila ada yg kurang berkenan di hati para sesepuh atau bolo alus semua…dan berikut nyaini adalah sebuah kalimat yg sabgat sederhana namun penuh makna dan anda semua seuring kali mengucapkan nya namun mungkin di antara anda tidak tau cara menggunakanya ..yaitu dengan membaca BISMILAHIROHMANIROHIM di baca 999 x punsinya ialah untuk pengasihan tergantung niat anda ..kalo ada target di baca selama 7 malm dengan membayangkan target>…dan berikut ini sama anda juga sering kali membaca atau mengamalkan nya tetapi kalimat yg satu ini harus puasa
dahulu 3 hari dan di baca sebanyak 333 x.fungsinya untuk menetral kan kekuatan jahat yg ada di tubuh kita berikut amalanya IYAKANABUDU WAIYAKANAS TAIN 333X bila anda mau mengunakan nya dengan sarana cucian air beras yg pertama lalu di kasih garam 3 cimit..atau 3 pengambilan dengan 2 jari lalu baca amalnya 3x sambil tahan nafas lalu baca sahadat 3 sambil tahan napas lalu airnya untuk mandi ..kalo buat rumah di siramin aja di depan pintu..dan berikut ini amalan agar rumah tangga insya allah tenang dan damai ..ambil air cucian beras yg pertama ..lalu baca kajeng ibu dewi sri kulo nyuwun berkahi panjenengan supaya kelurga kulo mboten kekurangan sandang lan pangan lalu baca sahadat 3x sambil tahan nafas lalu airnya buat ngepel…dan berikut ini amalan untuk untuk mendatangkan uang namun ilmu ini hanya boleh di pake sekali se umur hidup tapi balik lagi kepada diri kita masing masing ada tidak rejeki kita dari goib..ilmu ini saya dapat ketika saya bertapa di
tebing pantai pelabuhan ratu padawaktu itu saya bersama 2 orang murid lainya di tugas kan untuk semedi.ditebing itu sangat tinggi klo kita mengantuk bisa jadi nyawa kita jadi taruhan di sana kmi mendapat kan ilmu yg berbeda dan ada juga yg tidak dapat sama sekali..dan kebetualan saya di kasih kunci untu menggunakan amalan yg di beluran guru saya waktu itu saya melihat wanita sangat cantik dengan rambut yg terurai dan memakai selendang berwarna kuning dan kemben atau kain gemelapan di tengah laut dan tidak lama gaib itu menghampiri saya dan mengatakan ini bila km membutuh kan aku lakukan sholat tasbih 12 rokaat dan di tambah witir 1 rokat ..dan kemudian beliu kembali ketengah lautan ..dengan melambaikan tangan ..ya itulah mengenai asal usul ilmu ini yang percaya silakan yg tidak geh monggo tapi itulah pengalaman saya sendiri..ilmu ini di pake satu kali seumur hidup apa bila kita mendapat kan harta atau pun uang secara langsung di hadpan kita ..jujur
sja saya juga belum pernah dapat yg secara langsung mungkin ga ada jath atau pun belum waktunya ..maka dari itu siapa tau ada di antara bolo alus yg mungkin penasaran dengan ilmu yg mendatangkan uang silakan di coba ..sekali lagi buat catatan bentuk dari terkabul nya doa anda atau biasnya yg tidak mendapat kan uang secara langsung .biasanya ..anda akan memnangkan tender..dagangan laris atau pun anda pekerjaan..tapi semua itu perlu kita syukuri nama nya rejeki ..syrat lakunya sebagi brkt anda puasa satu hari tapi mulai nya mahribanda mkn singkong satu tetek atau satu urkuran bisanya orang memotong singkong .singkong rebus tanpa garam.mlm nya anda baca ASALAMUALAIKUM ASALAMUALAINA YA RIJALUL GOIB KIRIM ALFATEHA KEPADA.NABI MUHAMAD. DAN PARA SAHABAT NABI ..KEPADA BAPA ADAM IBU HAWA KEPADA NABI KHAIDIR KEPADA MALAIKAT ALLAH MALAIKAT SADAYANA KEPADA SYEH ABDUL KODIR JAELANI KAPADA HABIB ALLAH DAN KE WALI ALLAH KEPADA SYEH SITI JENA KEPADA IBU HAJAH PUJI
ASTUTI RATU KESUGIAN DUNYA.masing2 ..1x kususon ku wali allah ku wali sejagat kabeh kaula minta doa fidoa na ke gusti allah kang maha suci kaula minta di ijabah hajat kaula …….restuna ke nur goib ke wali goib alfateha 1x terus wirid nya SUBHANALLOH WALHANDULILAH WALAILLAHA ILALLOH WALLAHU AKBAR.LAHOLA WALA KUATA ILABILHIL ALIYIL ADIMDI BACA 5000 X ..mudah2 han apa yg menjadi hajat anda semua ter kabul.tapi anda harus punya nadar sebelum melakukan amalan klo anda dptt uang kontan di depan anda amalan nya di baca 41 mlm .tanta putus ..dan bagi yg serius anda harus melakukan ritual kusus dari saya untuk pnytuan amalan mhn anda jgn salah paham ..trima ksh mga bermanfaat.
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 82 Komentar

PENGALAMAN MISTIS: INI ILMU APA?


Menoreh Perdikan menoreh@rocketmail.com

assalamu’alaikum..kpda para sepuh di k.w.a mohon saya diberi petunjuk..

pada tahun 1998 sya diajak teman untuk prihatin yang pada waktu itu tujuanya adalah nafsu(mencari harta karun).kami berempat,sebetulnya cuma 2 orang yang mendapat ijazah dari guru,saya dan teman 1 nya lagi cuma menemani karena saya biasa olahraga alam.
selama 12 hari kami wirid ditepi sungai,dzikirnya ayat kursyi,membacanya dalam hati&tahan nafas.siang puasa malam berdzikir.tidak ada hal2 ajaib pada ritual tersebut,cuma pada malam terakhir banyak muncul bunga api dipohon beringin yang tumbuh dibatu marmer.setelah mengamalkan ayat itu perlahan kehidupan kluarga(waktu itu saya masih bujang) terpuruk.ekonomi sulit,untuk makan hampir dikatakan tidak bisa.kluarga ortu mulai menjauh dan membenci tanpa sebab,tetangga dan teman juga begitu,sampai suatu saat adik saya yg msh smp dilempari puntung rokok oleh tetangga tanpa sebab.puncaknya kira2 2 tahun setelah saya mengamalkan,bapak saya mengalami kecelakaan setelah hampir 6 bulan tidak bekerja(bapak saya supir).untuk pengobatan korban membutuhkan biaya 12 juta.bapak&ibu hanya bisa menangis mau dapat uang darimana.malam solat isya saya merenung&berdzikir.sampai pada fase menggugat Alloh.saya berpikir Alloh menyengsarakan saya sampai pada titik klimak saya tantang Alloh untuk memberikan cobaan yg paling beret sekalian.pada saat itu terjadi keanehan.seolah olah saya merasa Alloh tersenyum kpda saya.
hati mulai tentram dan terjadi pembalikan rasa.yang tadinya bingung,kalut,sedih,kecewa dll berubah menjadi damai,tentram,dan sya merasa Alloh syang sama saya(saya besyukur sampai menangis).
tiba tiba secara otomatis hati sya membaca ayat kursyi dilanjutkan dengan basmallah tanpa henti2,sayapun tidak bisa menghentikan..ketika saya terhanyut dengan lafal basmallah telinga saya mendengar suara cukup2! berkali2,dan suara itu persis suara saya.sampai pada puncaknya dari tubuh saya keluar ujud saya yang mengerikan,tak berapa lama meledak menjadi debu.setelah kejadian itu permasalahan keluarga selesai dg sendirinya.pihak korban tidak menuntut sama sekali dg pengobatan dll.kemudian saya datang ke guru teman saya,ketika saya ceritakan beliau hanya tersenyum.beliau berkata hanya 2 orang(saya dan teman 1 lagi)yang mampu melampaui ujiannya.guru kemudian bercerita tentang perjalanan spiritualnya.beliau berguru pada sufi yang bermukim di hutan ujung kulon.hanya beliau muridnya.setelah kejadian itu semuanya berbalik 180 derajat lagi.keluarga besar rukun,tetangga dan teman baik lagi,malah mungkin lebih dari itu.ibaratnya sekarang saya berkata A mereka akan mengikuti..
dan semenjak kejadian itu pula tabir gaib terbuka bagi saya.mulai saya bsa mlihat alam jin sampai tahap2 lebih tinggi.saya bisa mengikat jin jahat hanya dengan niat saja(bermula dari kluar tali dari telunjuk berwarna hijau sampai tahap bening tidak berwarna).sya bisa melebur jin jadi abu jg dengan hanya niatan saja.ketika behadapan dg jin yang besar,secara otomatis badan saya akan lebih besar,dan masih banyak lagi..
guru saya tidak pernah mengatakan itu ilmu apa dan fungsinya apa saja..
saya sering bertanya kpda pinisepuh dari berbagai aliran tapi mereka jg tidak tau,malah sering beliau2 akhirnya meminta saya ikut dalam hajatnya..
begitulah serita saya,mohon maaf bila terlalu panjang..
saya minta petunjuk dari para sepuh tentang ilmu saya,nama ilmu dan kegunaaan2 selain yang saya sebut diatas..
…maturnuwun sebelumnya…wassalamu’alaikum..@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 96 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.