=RDR=


DEWI SRI
themastersrimudjiati@yahoo.co.id

Assalamu’ alaikum wr.wb.

Salam sejahtera untuk Kiwong Alus, dan sesepuh lainnya,Maap Sebesar2nya karena banyaknya yang minta RDR kepada email saya, maka saya dibikin serba salah dan belum bisa memenuhi harapan mengijazahkannya, karena masih anak kecil dan juga atas saran2 sesepuh Pesantren karena Pertimbangan itu saya Terenyuh banyak RDR tetapi tidak ada teks arabnya dan bagitu banyaknya RDR yang berkembang dari mulai ” INNA JAHARA…dst sampai versi lainnya hendaknya berijazah ke Sanad yang kuat sampai ke Rosululloh, untuk itu saya tidak berhak memfonis benar atau salah karena Perbedaan adalah Rahmat, untuk itu sebagai Perbendaharan bagi sedulur semua saya akan kasih RDR versi dari warisan turunan saya Kyai Zaenal Mustafa, dan maap saya belum bisa mengkasihkan Ijazahnya sekali lagi karena saya masih anak ingusan jika ada yang mau BERIAJAZAH silahkan langsung kepada Kyai,Ulama,Ustadz.

Sebagai Bahan Renungan RDR ini tidak kalah Hebatnya dg RDR lain bahkan lebih hebat Powernya dari inna jahara….cuman saya tidak bernafsu dengan ilmu ini, tetapi warisan dari buyut dan kakek yang mengharuskan mengamalkan ya..apa boleh buat, cuman saya Pesan aja..Jangan Mengagungkan RDR hanya Alloh SWT satu.(saya Prihatin) ilmu ini langka sudah punah sekitar ratusan tahun.(yang menjadikan orang Mendewa2kannya.bahkan banyak sebagian orang .itu yang HARUS mengakui kejujurannya semua..ya ngk .JANGAN BOHONG he..he…)

RDR
Sanad asli dari Rosululloh SAW ….Nabiyalloh Khidr as,–>Syekh Sayyid Alawi al-maliki Mufti tanah haram makkah—> Syekh Umar Hamdan –>Syekh Kyai Uyut Muntasar Garut–> Kyai Haji Zaenal Mustafa sukamanah Indihiang—> KH. Tubagus Muhamad Falak Desa sabi Pandeglang banten–> Ust. Asep -> saya.

“Inilah Bacaanya sekedar Khazanah Pengetahuan.”

‘ينناك قوووات بي قووواتي وا قووواتيك كون بليقهن كون بليقهين كون قوووات كون قووواتي، بي اذنيلله بي لا هاولا وال قوووات الا بيلله’.

دباچ ١٠٠٠ايك س ماسيڠ٢ تيڠكت، سلاما

Terima Kasih atas dimuatnya artikel ini, karena saya sekali lagi belum bisa memenuhi harapanya sedulur semua, untuk mengijazahkannya meskipun banyak email yang masuk.

Hatur Nuhun. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 123 Komentar

HIZIB MANSUBIL MAHABBAH


KI BAYU DIGDOYO
bayumalmsteen@gmail.com

hizib Mansubil Mahabbah (pelet)pengamal hizib ini tidak memerlukan puasa dan amalannya cukup diwirid selama tiga hari berturut-turut. Dan kalau belum ada reaksi, dilanjutkan sampai tujuh hari.klo ga da reaksi jg tongkrongin BMW ja depan dia heheheh
lakunya :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ بِسْمِ اللهِ طَرِيْقُ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ يَحْرُسُنِىْ مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يَلْسِمُنِىْ آيَةُ اْلكُرْسِيْ تُرْسِيْ سَيْفِيْ حَسْبِيَ اللهُ تَحَصَّنْتُ يس تَوَكَّلْتُ عَلىَ اللهِ فَعْشِيلْ شََلُوْحِيَا اَشْلِيْحُوْطَ شَلْخُوْطَ وَخَشَعَتِ اْلاَصْوَاتُ لِلرَّحْمَنِ فَلاَ تَسْمَعُ اِلاَّ هَمْشًا ياَطَيْطُوْلٍ اُحْبُبْ عَنِّى شَرَّالْجِنِّ وَاْلاِِنْسِ بِحُرْمَةِ مَنْ يَقُوْلُ لِشَيْئٍ كُنْ فَيَكُوْنُ بِسِرِّ سِرِّكَ الْمَصُوْنِ وَعِلْمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَمَا فِيْ حُكْمِكَ اْلمَحْزُوْنِ عَنِ اْلعُيُوْنْ سَخِّرْلِىْ قَلْبَ…… بِنْتِ ….. وَكُلَّ حَاجَتِىْ يَامَنْ لاَيُعْجِزُهُ شَيْئٌ سَخِّرْلِىْ كُلَّ شَيْئٍ اَقْسَمْتُ عَلَيْكُمْ بِمَا دَعَا اللهِ بِهِ عَلَى السَّمَوَاتِ وَاْلاََرَاضِيْنَ فَقَالَتَا اَتَيْنَا طَائِعِيْنَ وَاِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْتَعْلَمُوْنَ عَظِيْمٌ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. BISMILLAAHI THORIIQUR-ROHMAANIRROHIIMI YAHRUSUNII MIN KULLI SYAIIN YALSIMUNII AYATUL KURSY TURSI SAIFII HASBIYALLAAHU TAHASH-SHONTU YAASIIN TAWAKKALTU ALALLAAH FA’SYIILUN SYALUUHIYAA ASYLIIHUUTHO SYALKHUUTHO WAKHOSYA’ATIL ASHWAATU LIRROHMAANI FALAA TASMAU’ ILLAA HAMSYAN YAA THOETUULIN UHJUB ‘ANNII SYARROL JINNI WAL INSI BIHURMATI MAN YAQUULU LISYAIIN KUN FAYAKUUNU BISIRRI SIRRIKAL MUSHWANI WAL ‘ILMIKA MAKNUUNI WAMAAFII HUKMIKA ALMAHZUUNI ‘ANIL ‘UYUUNI SAKHIRLII QOLBA……….BINTI……… WAKULLA HAAJATII YAAMAN LAAYU’JIZUHU SYAIUN SAKHIRLII KULLA SYAIIN AQSAMTU ‘ALAIKUM BIMAA DA’ALLAAHU BIHII ‘ALAS SAMAAWAATI WAL AROODHIINA FAQAA LATAA ATAINAA THOO-I‘IINA WAINNAHU LAQOSAMUN LAUTA’LAMUUNA ‘ADZIIMUN SHOLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA ALAA ALIHI WASHOHBIHI WASSALAM

Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut nama Allah yang menjalankan rasa kasih sayang. Jagalah diri Saya dari tiap tiap sesuatu yang mengikat. Ayat Qursy menjadi perisai diriku. Pedangku adalah pertolongan Allah. Aku jagakan diri kepada Yaasiin. Dan aku pasrahkan diri kepada Allah. Faksin Sahilin Aslihuto Salhuto. Dan suaraku penahluk rasa kasih sayang. Maka janganlah kau dengar kecuali dengan menggigit yaa Toitulin. Lindungilah aku dari kejahatan jin dan manusia. Dengan kemuliaan Dzat yang berkata kepada sesuatu jadilah maka terjadilah. Dan dengan kelembutan kelembutan Engkau yang bagaikan suara seruling. Dan dengan ilmu ilmu Engkau yang hebat. Dan kebijaksanaan Engkau yang susah untuk dilihat. Tahlukkan kepada Saya hatinya………binti…….Dan setiap tiap cita citaku Hai Dzat yang mengalahkan ( melemahkan ) sesuatu. Tahlukkanlah kepada Saya tiap tiap sesuatu. Saya bersumpah kepada kalian dengan sesuatu yang telah Saya minta kepada Allah apa yang ada dilangit dan apa yang ada di bumi. Maka Allah berkata berikanlah apa yang aku cita citakan. Sesungguhnya semua ini adalah sebagai sumpah supaya kamu mengerti Allah yang Maha Agung. Semoga melimpahkan sholawat dan salam kepada Muhammad dan kepada keluarganya dan kepada sahabatnya.

Kegunaannya :
Untuk pelet.
Cara mengamalkannya :
– Tidak usah dipuasai amalannya cukup diwirid saja selama 3 hari atau 7 hari. Dan bagi siapa yang akan dituju cukup dipanggil namanya.
– Selama mengamalkan pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ اْلمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اْلفَاتِحَةْ……..

– ILAA HADROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

خُصُوْصًا اِلىَ حَضَرَةِ الشَّيخْ عَبْدُ اْلقَادِرْ اَلْجَْيلاَنِى َرضِيَ اللهُ عَنْهُمُ اْلفَاتِحَةْ…….

– KHUSHU-SHON ILAA HADROTISY-SYAIKH ABDUL QODIR ZAELANI RODIYALLAAHU ANHUM AL FATIHAH………

ثُمَّ اِلىَ حَضْرَةِ الشَّيخْ حَبِيبْ اَحْمَدْ عَلْوِى اَلْفَاتِحَةْ…….

– TSUMMA ILAA HADROTISY-SYAIKH HABIB AHMAD ALWI AL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلَى حَضْرَةِ مَنْ اَجَازَنِى وَمُجِيْزَتِى اَلْفَاتِحَةْ…….

– TSUMMA ILAA HADROTI MAN AJAAZANI WA MUJIZATI AL FATIHAH…….

dan membaca amalannya sebanyak 41 x.
– Selama mengamalkan setelah selesai shalat lima waktu amalannya di baca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.

Categories: HIZIB MANSUBIL MAHABBAH | 174 Komentar

RUMUS METAFISIKA AL-QUR’AN


risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum kepada wongalus para sesepuh dan pembaca yang saya
hormati.Kita semua menyadari di dunia ini tidak ada manusia yang
sempurna.Begitu juga dengan orang yang belajar al-quran.Ada yang
belajar memperindah bacaan.Ada yang mempelajari rahasia hurufnya.Ada
yg mempelajari makna dan arti yang terkandung didalamnya.Ada juga yang
mempelajari khasiatnya.Jarang ada orang yang mempelajari al-quran dari
berbagai sisi.Semua benar semua punya alasan.Semua itu karena kemulian
al-quran yang mengdung berbagai unsur ilmu.Saya termasuk golongan
orang yang belajar al-quran dari segi fadhilah metafisika.Kalau kita
amati banyak ayat2 al.Quran yang sangat bertentangan antara ayat satu
dg ayat yang lainya.Semua itu ibarat energi yin dan yang unt
keseimbangan kehidupan.Contoh di ayat satunya menerangkan alloh tidak
akan merubah nasib manusia kalau manusia itu tdk merubahnya
sendiri.Seolah ayat manusia bisa menentukan nasibnya sendiri.Di ayat
lain menerangkan semua itu alloh yang melakukan bahkan waktu melempar
batupun bukan kita yg melempar tp alloh yang melempar.Itulah
keseimbangan al.Quran mengandung dua kutub yg seolah bertolak
belakang.Bagi yang berpegang pd satu sisi ayat jang menentang orang
lain yg berpegang pada sisi ayat yang lain.Sama juga dlm kehidupan ada
orang yang berprinsip bekerja keras dia akan berhasil dlm masalah
materi dunia.Sehingga kalau ketemu dg orang yg kurang berhasil dlm
bidang materi seolah menyalahkan orang itu krn menganggap kurang
bekerja keras.Tapi aneh memang hidup ini ternyata banyak juga orang
yang memeras tenaga dan pikiran bekerja sekeras2nya hasilnya
minus.Tapi ada juga orang yang duduk manis dirumah para klienya
berdatangan sambil mengantar duit.Antara al-quran dan kehidupan sama
tinggal dari sisi mana kita memandangnya.Yang bertawakal punya
pengalaman dg tawakalnya.Yang percaya diri bisa menentukan nasibnya
sendiri jg punya pengalaman sendiri.Nah yang enak orang yg tdk punya
pengalaman dia bingung mau mengambil patokan ya mana.Ternyata dalam
al.Quran itu ada suatu rumus yang pasti.Maksud rumus pasti suatu
rumusan unt memecahkan suatu masalah.Mungkin yang mempelajari al.Quran
menyanggah al.Quran itu bukan mantra jangan digunakan seperti
itu.Kalau ada pertanyaan begitu sy tdk bisa menjawab karena saya belum
mampu memahami al.Quran dr segi makna dan arti.Mampunya sedikit
memahami dari segi metafisikanya.Ada rumus yang pasti dalam
al.Quran.Karena rumus ini sudah pasti maka siapapun orangnya entah
orang awam,tidak beriman dan orang tidak percayapun mampu menggunakan
al.Quran sebagai solusi problem kehidupan.Cuma unt menemukan satu
rumus pasti dari al.Quran ini membutuhkan waktu berbulan2 bahkan
tahunan.Jadi belajar al.Quran bertahun2 paling menemukan 1 atau 2
rumus.Mari kita simak apa yg saya alami ini mungkin anda jg
mengalaminya.Awalnya sy punya niat khatam al.Quran tiap 2 minggu
skali.Lalu saya mencoba memprogram diri untuk tilawah tiap malam.Pada
saat menjumpai ayat atau surat tertentu saya merasakan kesulitan
membaca alias tersendat2 membacanya.Lalu hal itu sy ceritakan kpd
seorang hafidz.Malah diapun menjawab SAYAPUN JUGA BEGITU.dia
mengatakan pd saat2 tertentu dia merasa kurang lancar membaca
al.Quran.Hal itu malah membuat penasaran dlm diriku.Lalu ayat atau
surat yg saya rasa sulit kubaca saya beri tanda lalu sy cari
asbabunuzulnya lalu pikiranku ada ide unt mencoba fadhilahnya dan kl
sy berhasil baru sy omongkan pd ora lain yg punya problm.Kalau
beberapa org berhasil dg ayat atau surat2 tsb sbg wasilah solusi
problem hidupnya barulah saya mengambil kesimpulan inilah rumus pasti
dari al.Quran yg siapapun dapat menggunakan tanpa pandang bulu entah
itu orang kafir entah itu dlm mengamalkanya tidak yakin semua bisa
merasakan manfaatnya.Mungkin itu semua terjadi karena al.Quran
rohmatan lil ‘alamin.Bukan cuma rohmatan lil muslimin.Mohon maaf bila
ada kata2 tulisan dan buah pemikiran yang salah.Semoga bermanfaat. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 53 Komentar

SHOLAWAT JIBRIL


Sayyid Kahyail
mukasyafah99@gmail.com

Sholawat Jibril

ALLOHUMMA SOLLI WASALLIM ALLASAYYIDINA MUHAMMADIN
JIBRILLA NUDYAM SONII ROSULLULLOH
LAA ILLAHA ILLALLOLLOHU
MUHAMMADURROSULLULLOHI

walau Sholawat sudah mengandung doa…..
akan tetapi sholawat ini memiliki doa tersendiri.

Doanya :

ALLOHUMMA SOLLI ALLA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ALI
KAMALANI HAYAATA LIKAMA LIKA WAA’ADADA KAMALI
WA’ALLA KULLI NABIYYIN WAMALAKIN WAWALIYYIN
ADADA MA’LUMATIKA WAMIDADA KALIMATIKA
WA’ALAINA MA’AHUM WAFIHIM BIROHMATIKA
YAA ARHAMARROOHIMIIN.

dan Doanya di kalangan tertentu di golongkan Hijib.
juga di golongkan sebagai Ilmu Ladunni.

fungsi Sholawat dan Doanya di peruntukkan :
* Membuka mata bathin ( 9 indra )
* Membangkitkan Inti Energi dalam tubuh ( tanpa batas )
* Mempertajam Insting ( jangan untuk meramal )
* Meredam Nafsu/Emosi ( membangkitkan Ilmu Ikhlas)
* dll-nya……( fungsi Assunah….= fungsi Sholawat pada Umumnya.)

Maharnya :
Di bayar Pada Bulan Muharrom.
* Puasa (Biasa) -niat puasa Bulan Muharrom ( terserah berapa harinya )
* Puasa (Biasa) -niat puasa Amalan ( 7 hari ) , tata caranya…..
dalam berbuka membatalkannya dengan 3 buah kurma,air putih,dan
dilarang memakan daging berwarna merah.

malamnya :
Ba’da Sholat Isya
Dilanjutkan dengan,
membaca Surat Yaasin dan Tahlil beserta Doanya.

Shalat Hajat,Taubat,Tasbih dan Witir.

Tawasulnya :
Al-Fatiha untuk :
– Nur Muhammad
– Nabi Muhammad SAW dan
Para Sahabat
– Nabi Adam As
– Malaikat Jibril
– Pemilik Sholawat ini(sebutkan Namanya Dengan Lengkap dan jelas)
– Kedua Orang Tua Kita
– Diri Kita sendiri……
(adapun boleh di tambah yg laennya…tidak juga ga apa-apa)
– Baca Sholawat Dan Doanya 1x saja.
– Tutup dengan Doa Mustajab(ROBBANA ATINA…..)

– Sebelum tidur….Wirit AlloHU…..*(Hu-nya di baca tegas dan santai)…sampai tertidur…
——————————————————————————————————-
Untuk sehari-hari juga ga apa apa…tanpa di maharkan…(Assunah)
( maaf…Hanya Di peruntukkan Kaum Adam………..just 4 men ! )

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 39 Komentar

MOHON MASUKAN PENGIJAZAHAN RDR


Gunung berapi akan meletus dan … Salah seorang sesepuh KWA, RADEN SANCANG UNGU akan mengijazahkan ASMAK RAJA DIRAJEH (R.D.R) kepada SEDULUR KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS. Namun sebelumnya, beliau mohon masukan sedulur semua apakah cara pengijazahan Asmak ini perlu diseleksi atau dibuka secara bebas. Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan

TERTUTUP DAN DISELEKSI
Bila tertutup maka bisa diseleksi siapa saja yang akan memiliki amalan ini sehingga meminimalisir jatuh ke tangan yang salah dan digunakan untuk tujuan negatif.

TERBUKA DAN TIDAK DISELEKSI
Bila pengijazahan dilakukan secara terbuka maka siapapun bisa memiliki/mengamalkan. Tanpa memandang segi usia, kematangan mental dan sebagainya. Bahkan bisa jadi nanti amalan ini pun bisa diperjualbelikan oleh orang yang ingin memanfaatkannya.

METODE PENGIJAZAHAN
Metode pengijazahan RDR bila anda ingin mengamalkan RDR masing-masing anda HARUS mempersiapkan sebagai berikut;
1. Garam
2. Minyak wangi (jafaron) cukup 1 cc :(harga sekitar Rp 35 ribu)

Garam dan minyak tersebut anda gunakan sendiri untuk penyelarasan di rumah masing-masing. Jadwal waktu penyelarasan menunggu informasi selanjutnya.

MASUKAN TERSEBUT AKAN SANGAT BERMANFAAT BAGI KAMI UNTUK MEMUTUSKAN PILIHAN TERSEBUT DAN TIDAK BERAPA LAMA LAGI PENGIJAZAHAN RDR AKAN DILAKSANAKAN OLEH SESEPUH RADEN SANCANG UNGU.

Terima kasih atas masukkan sedulur semua terima kasih 3864 X. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 651 Komentar

“DEMI MASA” UNTUK APA UMUR KITA?


DEWI SRI
themastersrimudjiati@yahoo.co.id

Assalamu alikum Wr.wb. Dengan tulisan ini saya terketuk sendiri, bahkan menangis karena belum sempatnya berbuat terbaik apa yang saya kerjakan dan dilakukan sesuai dengan harapan, walaupun begitu Alhamdulilah saya sudah di ingatkan Alloh SWT untuk bermuhasabah, semoga bermanfaat.

Umur Kita Yang Harus Dipertanggung jawabkan kepada Alloh SWT.

70th
60th – 70th
(65th)
Kebanyakan manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (majoriti) Puratanya manusia meninggal ± 65 th

“Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia”

Laki-laki Baligh ± 15 tahun
Wanita Baligh ± 12 tahun

Usia Yang ada untuk kita beribadah kepada-Nya, puratanya:

Mati – Baligh = Baki Usia, :~ 65 – 15 = 50 tahun

50 tahun digunakan untuk apa?
50 tahun=
18250 hari=
458000 jam
12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satu hari satu malam

Gambaran kasarnya:
Mari kita muhasabah bersama………!

Waktu kita tidur ± 8 jam/hari ;
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam= 16 tahun 7 bulan; dibulatkan jadi 17 tahun
Logiknya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya……
Waktu aktiviti kita di siang hari ± 12 jam

Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai untuk aktiviti:
18250 hari x 12 jam= 219000 jam = 25 tahun

Aktivitas disiang hari: Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, dan banyak lagi.

Waktu rehat/luang ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai untuk rehat 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun

Rehat/waktu luang: menonton tv, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan……

17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun

Lalu Bila Nak Beribadah???

Padahal Allah ada berfirman yang bermaksud; “Tidak KUciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKU”.

Maut datang menjemput tak pernah bersahut,
Malaikat datang menuntut untuk merenggut,
Manusia tak kuasa untuk berkata-kata,
Allah Maha Kuasa atas syurga dan Neraka,

Memang benar..Menuntut ilmu itu ibadah, kalau niatnya untuk ibadah, tetapi kebanyakannya belajar agar mudah mencari pekerjaan. Sekiranya belajar itu tidak membantu menambah pendapatan kita, kita tidak akan belajar…

Memang benar… Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Ramai orang bekerja untuk hidup bermewah-mewahan dan amat kurang sedekahnya.

“ Jarang ada yang menolak untuk dipuji dan dipuja tatkala berjaya.
Lalu Bila bagaimana Beribadah???

Oh! mungkin solat 5 waktu itu dianggap sudah mencukupi…!
Karena kita fikir; solat wajib besar pahalanya, solat amalan pertama yang dihisab, solat jalan untuk membuka pintu syurga…
Benarkah solat kita itu mencukupi dan diterima !!?

Berapa banyak solat kita dalam 50 tahun???
1 solat = ± 10 minit ….. 5x solat = ± 1 jam

Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai utk solat = 18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun
Kesimpulan: waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk solat ( ini kalau yg solat 10minit! Kalau solat macam ayam patuk tanah..amacam? ) 2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita….itupun belum tentu solat kita bermakna berpahala dan di terima.

Dan sekiranya pahala solat kita selama 2 tahun tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam percakapan kita yang selalu dusta, baik yang sengaja ataupun tidak, dalam pertuturan kita yang sering mengguris orangtua kita, dalam harta kekayaan kita yang selalu kedekut terhadap orang faqir, dalam setiap perbuatan kita yang selalu bergelumang dosa…

Logiknya:
Bukan satu yang mustahil kita umat akhir zaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian…………

Terlalu banyak masa yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana…………

Penyelesaian:
Tiada kata terlambat walaupun waktu berlalu cepat, isilah ia dengan sesuatu yang bermanfaat, dan mendapat ridha Alloh SWT.

Terima Kasih atas dimuatnya tulisan ini.
amien. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 52 Komentar

TAFSIR YASIN DAN LANJUTAN SIRRUL JALIL


GUS SANTRI
muhammadmubarok17@gmail.com

Assalamu’alaikum wr wb. Hormat takdzim dan menjura dalam kepada Semua Sesepuh KWA, khususon Ki Wong Alus. Salam silaturrahmi kepada Semua Saudaraku anggota KWA.

Kali ini saya akan menyampaikan dua hal. Pertama, apa maksud dari YASIIN, ayat ke satu dari surat yasin? Sebagai tambahan pengetahuan yang mudah-mudahan menjadikan lebih terbukanya hati kita akan hikmah al-qur’an yang mulia. Keterangannya saya ambilkan dari kitab klasik pesantren (kitab kuning), kitab tafsir yasiin. Kedua, saya akan melanjutkan penjabaran kitab sirrul jalil yang sudah saya ijazahkan beberapa bulan lalu.

Apa makna YAASIIIIIIN (Sengaja saya tulis YAA karena dalam tajwid dibaca 2 harakat atau 1 alif. Dan saya tulis SIIIIIIN, memakai I enam kali, karena dibaca mad lazim harfi mukhoffaf yang wajib 6 harakat atau 3 alif)? Jawabannya, hanya ALLAH-lah yang paling tahu maksud sebenarnya. Tetapi ada lima pendapat disampaikan ulama tafsir untuk sedikit membuka tabir itu. Tentunya kelima pendapat itu tidak asal-asalan dan pastinya mempunyai dalil yang kuat.

1. YAASIIIIIIN adalah singkatan YAA INGSAANU (saya tulis INGSAANU dengan NG karena bacaan ikhfa’). Artinya, Wahai Manusia. Yang dipanggil adalah Nabi Muhammad SAW. Jadi maksudnya adalah “Wahai Muhammad..!”. Dan panggilan itu akan kita fahami dengan sempurna dengan melihat ayat selanjutnya.
“Wahai Muhammad..! Demi al-qur’an yang penuh hikmah. Sungguh, engkau termasuk dari para rasul”

2.YAASIIIIIIN adalah singkatan YAA SAYYIDAL MURSALIIN. Artinya, Wahai Pemimpin Para Rasul (para utusan Allah SWT). Ini juga panggilan atau sapaan kepada Nabi Muhammad SAW.

3. YAASIIIIIIN adalah salah satu nama dari al-qur’an.

4. YAASIIIIIIN adalah nama salah satu surat dari al-qur’an.

5. YAASIIIIIIN adalah salah satu nama dari nama-nama ALLAH.

ALLAH itu mempunyai 4000 nama. 1000 nama tidak ada yang mengetahuinya kecuali DIA sendiri. 1000 nama lagi tidak ada yang mengetahuinya kecuali para malaikat. 1000 nama lagi tersimpan di dalam LAUH MAHFUDZ. 300 nama disebutkan di dalam kitab injil. 300 nama di dalam kitab taurat. 300 nama lagi di dalam kitab zabur. Masih sisa seratus. Nah 100 nama ALLAH ini disebutkan di dalam kitab suci kita al-qur’an. Dari 100 itu, 99 nama-NYA telah kita kenal sebagai ASMA’UL HUSNA. Tinggal satu saja yang terakhir. Satu itu disebut dengan ISMUL A’DZOM yang berarti Nama Yang Teragung. Tidak ada yang mengetahuinya dengan pasti kecuali para nabi dan rasul. Tapi yang jelas, satu itu tersebut di dalam al-qur’an. Dan banyak sekali pendapat ulama mengenai ISMUL A’DZOM ini.

Berikutnya akan kami jabarkan dan kami ijazahkan kepada Semuanya wirid ke sembilan dari 14 wirid pada BAB I Sirrul Jalil, dana ghoib. Ini adalah termasuk ilmu simpanan para wali, maka mohon, kalau mau mengamalkan, diukur dirinya sendiri. Kebersihan hati dan niatnya. Saya tidak rela kalau Saudara menjadi malas bekerja dan ogah-ogahan, selalu berharap dana ghoib. Bekerjalah dengan tekun dan berdoalah. Kemudian tunggulah dengan sabar sampai pintu-NYA terbuka bagi Saudaraku.

Amalan dana ghoib:
1. hASBUNALLOHU WA NI’MAL WAKIIL 4500x
2. Membaca doa di bawah ini 313x:

ALLOOHUMMA YAA KAAFII IKFINII NAWAAIBAD DUNYAA WA MASHOOIBAD DAHRI WA DZULLAL FAQRI.
ALLOOHUMMA YAA GHONIYYU AGHNINII BI GHINAAKA ‘AMMANG SIWAAKA WA BIJUUDIKA WA FADHLIKA ‘AN KHOLQIKA.
FA INNAKA QULTA WA QOWLUKAL hAQQUL MUBIIN: UD’UUNII ASTAJIB LAKUM. DA’AWNAAKA KA MAA AMARTANAA. FASTAJIB MINNAA KA MAA WA’ATTANAA.
ALLOOHUMMA YAA MUGHNIYYU AS ALUKA GHINAD DAHRI ILAL ABADI.
ALLOOHUMMA YAA FATTAAhU IFTAh LII BAABA ROhMATIKA, WASBUL ‘ALAYYA SATRO ‘INAAYATIKA, WA SAKHKHIR LII KHOODIMA HAADZIHIL ASMAAAAA I BI SYAI IN ASTA’IINU BI HII ‘ALAA MA’AAYISYII WA AMRI DIINII WA DUNYAAYA WA AAKHIROTII WA ‘AAQIBATI AMRII. WA SAKHKHIRHU LII KA MAA SAKHKHORTAR-RIIhA WAL-INGSA WAL-JINNA WAL-WAhSYA WATH-THOIRO LI NABIYYIKA SULAIMAANAB-NI DAAWUUDA ‘ALAIHIMAS-SALAAM.
WA BI AHYAA SYAROOHIYAA ADUUNAAYA ASHBAAWUTA AALA SYADAAYA.
YAA MAN AMRUHUU BAINAL KAAFI WAN-NUUNI. INNA MAA AMRUHUU IDZAA AROODA SYAI AN AY-YAQUULA LAHUU KUNG FA YAKUUN. FA SUBhAANAL-LADZII BI YADIHII MALAKUUTU KULLI SYAI IW-WA ILAIHI TURJA’UUN.

Amalan di atas dilakukan setiap tengah malam sampai berhasil. Tidak ada ketentuan berapa hari. Apabila niatnya benar-benar ikhlas maka khodam asmak hASBUNALLOHU WA NI’MAL WAKIIL akan datang membawakan nafkah (uang) yang lebih. Kadang-kadang nafkah (uang) itu ditemukan setiap pagi di bawah bantal. Setidaknya, pengamal rutin (istiqomah)wirid ini akan takjub dengan lancarnya rezeki yang mengalir. Mudah-mudahan ini bermanfa’at dan barokah bagi kita semua dengan izin dan ridho ALLAH SWT.Amin. Wassalamu’alaikum wr wb. @@@
(bersambung…) @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 95 Komentar

ASMAK NURUL BASHIROH


Saya ijazahkan Ilmu Trawangan Sapu Jagad (Asmak Nurul Bashiroh) warisan Kanjeng Sunan Kalijaga.

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM, YAA ALLAH YAA NUURU YAA BASHIIR 256 X

BINUURIKA YA ALLAH, NAWWIR BASHIIROTII LIKASYFI UMUURIN ‘AN ‘UYUNI TAGHOYYABAT 18 X

Selanjutnya baca 7 x:
CAHYA-CAHYAKU CAHYA NUR MURUB, MURUB MUBYAR MUBYAR PADANG TRAWANGAN, SUKMA JATI JATINING SARI, DUMADI ADOH KATON CEDHAK KATON, JAGAD IKI DAK UNGAK KATON KABEH. ALLAH NYUWUN PADANG SIR KUN FAYAKUN, MAYANE KANG ORA KATON, KATON MELOK SEJATINING URIP, KATON PADANG SEJATINE KODRATULLAH, BYAR PADANG JAGAD IKI DAK UNGAK KATON MELOK BYAR SAIKI. ALLAHUMMA RASA MULYA BADAN IMAN JENENG JOHAR, URIP KANG MENGKU, URIP MBESUK MANUNGSA KANG LUWIH SEMPURNA. YAA HUU SHOLLALLAHU ALAIHI WASALAM

Syarat laku: Puasa 3 atau 7 hari mutih. Bila puasa 3 hari mulai puasa hari Selasa Kliwon. Kalau puasa 7 hari mulai puasa hari Rabu legi.

Keterangan: bila sudah menguasai ilmu ini dengan sempurna mana kita bisa melihat jarak jauh, dibalik tembok/dinding, kandungan isi bumi (harta karun, mineral, sumber air, menemukan barang hilang, melihat kejadian yang akan datang, alam jin, dan manfaat yang lain.

Pengijazah:
Ustad Arifin Maulana Syekh Ainul Yaqin
Imam besar Masjid Babussalam Purwosari
083197983445

@@@

Categories: ASMAK NURUL BASHIROH | 240 Komentar

KHATM KHAWJAKAN


Sayyid Kahyail , mukasyafah99@yahoo.com

saya di sini akan berbagi suatu keilmuan bagi saudara-sauadaraku sekalian bagi yang berminat silahkan di amalkan dengan niat mengharap ridho allah swt semata-mata….

Khatm Khawjakan

( Dengan Ittifaq para guru Mursyid dari Imam Ja’far Shadiq, Abi Yazid Al-Busthami, Abi Hasan Al-Hirqani dan dari para Mursyid Toriqah Naqsabandiyyah lainnya, Serta menceritakan manfa’at Silsilah Dzahabiyyah ( Silsilah Emas ) umtuk dihasilkannya keinginan – keinginan dan dilaksanakannya semua hajat )

Telah berkata Syeikh Al- Imam As-Sayyid Al- Ustadz Muhammad Haqqi An-Naazili R.A di dalam kitabnya Khozinatul Asraar, ” Ketahuilah sesungguhnya para Mursyid imam Toriqoh seperti Sayyid Ja’far Shadiq, Abu Yazid Al-Busthami, Abu Hasan Al-Hirqani semoga Alloh S.W.T mensucikan Sir nya mereka amin, mereka para guru Mursyid telah bermufakat bahwasanya Untuk di laksanakan Hajat – Hajat, Di hasilkannya keinginan-keinginan, mencegah mara bahaya, mengalahkan musuh, dan orang yg hasud, di angkatnya derajat, sampai nya seseorang pada maqom Muqorrob dan supaya di tampakkannya berbagai Tajalli Alloh S.W.T, Untuk mencapai semua itu mereka para guru Mursyid telah mengamalkan Khatm Khawjakan yg mulia dan rahasia yg sangat langka ini “, Berikut dibawah ini Khatm Khawzakan yg saya terjemahkan dari kitab Khozinatul Asraar :

Inilah Susunan Dzikir Khatm Khawjakan

1. Membaca Istighfar 100 x
2. Membaca Surat Al-Fatihah 100 x
3. Membaca Shalawat Nabi 100 x
4. Membaca Surat Alam Nasyrah 79 x
5. Membaca Surat Al-Ikhlas 1001 x
6. Membaca Surat Alfatihah 7 x
7. Membaca Shalawat Nabi 100 x
8. Memohon kepada Alloh yang menjadi hajatnya ( Do’a )
9. Membaca Silsilah Adz-Dzahabiyyah ( Silsilah Emas )

Maka dengan izin Alloh semua yg menjadi hajat anda Alloh laksanakan, berkata para guru Mursyid ” Tidak akan lebih dari 4 hari setelah pembacaan Khatm Khawjakan, Kecuali Alloh laksanakan semua hajat hajatnya “, Khatm Khawjakan ini di baca rutin selama 7 hari berturut – turut, Khusus untuk Silsilah Dzahabiyyah salah satu khasiatnya dapat membuka ‘Ainul Basyirah ( Mata Hati ), caranya adalah Silsilah Dzahabiyyah di baca rutin tiap Ba’da Shubuh dan Magrib 1x atau setiap hari 7x atau 21 x, untuk di bukakan mata hati, di lapangkan segala kesusahannya, di laksanakan hajatnya , di sembuhkan penyakit, di pancarkan ilmu hikmah di dalam hatinya, di mudahkan segala keinginannya, Di bukakan Alam Malaku Jabarut dan Alam Lahutiyyah dan masih banyak lagi khasiat serta manfa’at dari Silsilah Adz-Dzahabiyyah yg tidak bisa saya tulis pada blog ini, Isi dari Silsilah Dzahabiyyah ini adalah Asma’ Asma’ yg sangat agung dan Silsilah emas 6 tariqoh terkenal di dunia yaitu Naqsabandiyyah, Jasyatiyyah, Kubrawiyyah, Sahruwardiyyah,Qodiriyyah dan toriqoh ilmu batin Khidiriyyah yang semua toriqoh di dunia ini semuanya bersumber dari imam Rabbani, Inilah Silsilah Dzahabiyyah yg di maksud :

BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIIM…

INNAL HAMDA LILLAHI NAHMADUHU WA NASTA’INUHU MAN YAHDIHILAHU PALA MUDILLA LAHU WA MAN YUDLIL FALA HADIYA LAHU WA ANA ASHADU AN LA ILAHA ILLALLOH WAHDAHU LA SYARIKA LAHU WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA ROSULUHU AMMA BA’DU FANAS ALUKALLOHUMMA WA NATUBU ILAIKA WA NATAMASSAKU WA NATAWASSALU WA NATAWAJJAHU WA NATADORRO’U WA NATAHFADZU WANATAHASSONU WANATASYFAA WANATASYAFFA’U WANATA’ALLAMU WANATAFAHHAMU WANATADZAKKARU WANATAFAKKARU WANATARIDU WANATARFA’U WANATAWASSOLU WANATAQORROBU BI ASRORIKAL MAWDU’ATI WA ANWARI TAJALIYATIKAL MAWDU’ATI WAL MA’ARIFIL MUQORROBATI FI HADZIHIT TURUQIL ‘ALIYYATI BIBAROKATIL MASAYAYIKHIL MUSALSALIINA BISAYYIDINA WASANADINA WAMIZABI FUYUDOTINA WA MAJROL HIKMATI WA ASRORINA AS SAYYIDI MUHAMMAD HAQQI AN NAZILI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA JALIL ALHILMI QODDASALLOHU SIRROHU WABISAYYIDINA MUHAMMAD JAAN MAKI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA ABDULLOH AD DAHLUWI QODDASALLOHU SIRROHU WABISAYYIDINA HABIBULLOH QODDASALLOHU SIRROHUWABISAYYIDINA NUR MUHAMMAD QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA SAYFUDDIN QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MA’SUM QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA AHMAD ALFARUQ QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MUHAMMAD AL BAQI QODDASLLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MAULAL KARIM QODDASALLOHU SIRROHU WABISAYYIDINA DARWIS MUHAMMAD QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MUHAMMAD AZ-ZAHID QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA UBAIDILLAH QOSDDASALLOHU SIRROHU WABISAYYIDINA YA’QUB ALJARKHI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MUHAMMAD BAHAUDDIN AL AWISY QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA AMIR KALAL QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MUHAMMAD BABAH QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA YUSUF AL HAMDANI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA ABI ALI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA ABIL HASAN AL KHIRQONI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA ABI YAZID ALBUSTHAMI QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA JA’FAR SHODIQ QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA MUHAMMAD AL BAQIR QODDASALLOHU SIRROHU WA BISAYYIDINA ALI JAENAL ‘ABIDIN QODDASALLOHU SIRROHU WABISAYYIDINAL HUSEN R.A WABISAYYIDINA ALI BIN ABI TOLIB R.A WABISAYYIDINA ROSULILLAHI S.A.W WABISAYYIDINAL QOSIM BIN MUHAMMAD BIN ABI BAKAR R.A WABISAYYIDINA SALAMAN ALFARISI R.A WABISAYYIDINA ABU BAKAR SIDDIQ R.A WA BISAYYIDINA MANBA’IL ILMI WAL ASRORI WA MAKHZANIL FAYDI WAL ANWARI WAMALJAIL UMMATI WAL ABRORI WA MAHBATI JIBRIILA FIL LAILI WAN NAHARI WA HABIBILLAHIS SATTARI ALLADZI UNZILA ‘ALAIHI AFDOLUL KUTUBI WAL ASFARI SAYYIDINA WA MAULANA WA SYAFI’INA MUHAMMAD AL MUKHTARI S.A.W WA ALA ALIHI WA ASHABIHIL AKHYARI WA BISAYYIDINA JIBRILA A.S WA BISAYYIDINA MIKAILA A.S WA BISAYYIDINA ISROFILA A.S ILAHI ANTA MAQSUDII WA RIDHOKA MATLUBII A’TINA MAHABBATAKA WA MA’RIFATAKA FANAS ALUKALLOHUMMA BI IZZATIKA WA JALALIKA WA JAMALIKA WAQODROTIKA WAKIBRIYAIKA WA ‘ADZOMATIKA WA BIHAQQI SIRRI SIRRI SIRRI ASMAIKAL ‘IDZOMI WA ANBIYAIKAL KIROMI WA AULIYAIKAL FAKHOMI WA MALAIKATIKAL MUQORROBIINA ALAIHIMUS SALAMU WA BIHAQQI LA ILAHA ILLALLOHU MUHAMMADUN RODULULLOHI WA BIHAQQI HADZAL ISMIL ‘ADZIMI ALLOHU ALLOHU ALLOHU BIL ALIFIL QOIMI ALLADZI LAYSA QOBLAHU SABIQUN WALA BA’DAHU LAHIQUN BIL LAMAINI ALLADZAINI LAMAMTA BIHIMAL ASRORI WA AKHODZTA BIHIMAL ‘AHDAL WATSIQO WA BIL HAI ALMUHITOTIL MUHARROKATI LISSAWAKINI WALJAWAMIDI WAN NAWATIQI AN TUWAFIQONA LIN NADZORI ILA WAJHIKAL KARIMI WA TAQDI HAWAIJA WA TUFTAHU LANA ABWABAL ‘ULUMI WAL ASRORI KAMA AFADTA WA TAJALAYTA ALA QULUBU ANBIYAIKA WA ASFIYAIKA AJMA’IINA BI LUTFIKA WA KAROMIKA YA ARHAMARROHIMIINA LAILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZ DZOLIMIINA FASTAJABNA LAHU MINAL GOMMO WA KADZALIKA NUNJIL MU’MINIINA ALLOHUMMA INNI AQOMTU NAFSI TAHTA HADZAL MIZABIL MUHAMMADI HAQIRON DZALILAN MUDZNIBAN MUSTASYFA’AN PAYASSIR LANA ANWA’A TAJALIYATIKAL ILAHIYYATI WA ASRORI MALAIKATIKAL QUDSIYYATI WA HAMAMI AULIYAIKAR ROBBANIYYATI WA FUYUDHOTI HABIBIKAL MUHAMMADIYYATI WA LAW ANNAHUM IDZ DZOLAMU ANFUSAHUM JAUUKA FASTAGFIRULLOHA WASTAGFIR LAHUMU ROSULA LAWAJADUU ALLOHA TAWWABAN RAHIIMA RABBANA ATINA FID DUNYA HASANATAN WA FIL AKHIRATI HASANATA WA QINA ‘ADZABAN NARI ROBBANA LA TUJIG QULUBUNA BA’DA IDZ HADAYTANA WAHAB LANA MIN LADUNKA ROHMATAN INNAKA ANTAL WAHHABU ROBBIGFIR LII WA LI WA LIDAYYA WA LIL MU’MINIINA YAUMA YAQUMUL HISAB ROBBANA IGFIR LANA WA LI IKHWANINALADIINA SABAQUUNA BIL IMANI WA LA TAJ’AL FI QULUBINA GILLAL LILLADZINA AMANUU ROBBANA INNAKA ROUFUN ROHIM SUBHANA ROBBUKA ROBBUL IZZATI ‘AMMA YASIFUUNA WA SALAMU ‘ALAL MURSALIINA WAL HAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIINA WAL HAMDU LILLAHI ROBBIL ‘ALAMIINA.

Dan inilah Dzikir Asma’ nya :
1. Allah, Allah 100 x
2. Huwa, Huwa’33 x
3. Haqqu, Haqqu’ 33 x
4. Hayyu Hayyu 33 x
5. Allahu, Allahu Haqqu 10 x
6. Allahu Allah Hayyu 10 x
7. Allahu Hayyu Ya Qayyumu 10 x
8. Ya Hu Ya Hu Ya Da’imu 3 x
9. Ya Da’imu, Ya Da’imu, Ya Da’imu Ya Allah 3 x
10. Ya Haliimu, Ya Haliimu, Ya Haliimu, Ya Allah 3x
11. Ya Hafiidhu , Ya Hafiidhu, Ya Hafiidhu , Ya Allah 2x
12. Ya Latiifu, Ya Latiifu, Ya Latiifu, Ya Allah 2 x
13. Ya Ghaffaur, Ya Ghaffaru, Ya Ghaffaru, Ya Allah 2x
14. Ya Sattaru, Ya Sattaru, Ya Sattaru, Ya Allah 2 x
15. Ya Fattahu, Ya Fattahu, Ya Fattahu, Ya Allah 2 x
16. Ya Mujiibu, Ya Mujiibu, Ya Mujiibu, Ya Allah 2x
17. Ya Mu‘izzu, Ya Mu’izzu, Ya Mu’ izzu, Ya Allah 2 x
18. Ya Mu‘iinu, Ya Mu’iinu, Ya Mu’iinu, Ya Allah 2 x
19. Ya Wadudu, Ya Wadudu, Ya Wadudu, Ya Allah 2x
20. Ya Rahmanu, Ya Rahmanu, Ya Rahmanu, Ya Allah 2 x
21. Ya Rahiimu, Ya Rahiimu, Ya Rahiimu, Ya Allah 2 x
22. Ya Hannanu, Ya Hannanu, Ya Hannanu, Ya Allah 2 x
23. Ya Mannanu, Ya Mannanu, Ya Mannanu, Ya Allah 2 x
24. Ya Dayyanu, Ya Dayyanu, Ya Dayyanu, Ya Allah 2 x
25. Ya Subhanu, Ya Subhanu, Ya Subhanu, Ya Allah 2 x
26. Ya Sultanu, Ya Sultanu, Ya Sultanu, Ya Allah 2 x
27. Ya Amanu, Ya Amanu, Ya Amanu, Ya Allah
28. Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah 2 x
29. hasbunallah wa ni’mal Wakiilu, ni’mal Mawla wa ni’man-Nasiiru, la hawla wa la quwwata illa billahil ‘Aliyyil ‘Adhiim
30. Salawat 10 x
31. la ilaha illalloh 100 x
32. La ilaha illalloh Muhammadun Rasululloh, Alayhi Salatul Allah 3 x
33. La ilaha illalloh Muhammadun Habibulllah, Alayhi Salatul Allah 3 x
34. La ilaha illalloh Muhammadun Khalilullah, Alayhi Salatul Allah 3 x
35. La ilaha illalloh Muhammadun Safiyyullah, Alayhi Salatul Allah 3 x
36. La ilaha illalloh Muhammadun Nabiyyullah, Alayhi Salatul Allah 3 x
37. La ilaha illalloh Muhammadun Shafi’ullah, Alayhi Salatul Allah 3 x

ISMUL ‘ADZOM AR-RAHMANU
Asmaul Husna Ar-Rahmanu mempunyai Azimah pemanggil Khodamnya yaitu Sayyid Laukhoyiil A.S, inilah pemanggilnya :

YA ROHMANU YA LAWKHOOYIILU BIHAQQI DAKHONSYA KALIKHO YA GIYATSII INDA SYIDDATI WA MUJIIBI INDA KULLI DA’WATI WA MU’ADZI INDA KULLI SYIDDATIN WA YA ROJAII HIINA TANQITI’U HIILATII.

Tata Cara & Khasiat dari Isim Ar-Rahmanu :

1. Azimah di atas cukup dibaca 313 x pada tengah malam
2. Sebelum membaca Azimah Isim Ar-Rahmanu memberikan Hadiah Fatihah 41 x kepada Nabi Muhammad & Nabi Khidir A.S
3. Azimah Isim Ar-Rahmanu dibaca 1000 x pada malam jum’at, akan membuat badan anda terbang dan melayang, Untuk Toirun fil hawa ( Terbang di udara ), Azimah Isimnya dibaca rutin tiap malam dan sehabis sholat fardu 33 x selama 40 hari berturut turut
4. Melipat Bumi, Azimah Isim Ar-Rohmanu di tulis pada sebatang tongkat dari pohon kapas, kemudian di bacakan pada tongkat tsb azimah nya 313 x tiap malam selama 41 hari, pada hari ke 41 tongkat tersebut akan melayang di hadapan anda, ambillah tongkat tsb, ketika akan mengunakan pegang tongkat tsb kemudian pejamkan kedua mata bacalah Azimah nya 3 x sebutkan dalam hati tujuan anda ingin kemana, maka anda akan sampai pada tempat yg anda tuju seperti kilat menyambar.

dan saya mohon minta bantuannya para sedulur2 semuanya dan juga para sesepuh untuk membahas tentang Asma Raja Rajeh, saya sendiri hanya mengetahui khasiat2nya saja untuk itu saya mohon bantuan semuanya untuk membabar Asma Raja Rajeh dan bagi yang memiliki Asma Raja Rajeh lengkap mohon di babar disini agar bisa di amalkan oleh para sedulur-sedulur semuanya yang mau mengamalkannya ,terimakasih untuk itu saya mohon bantuannya kepada sedulur2 semuanya….

Asma’ Raja Rajeh di baca rutin tiap hari ba’da Fardu 3 x selama 41 hari, Maka semua keinginan nya akan dilaksanakan oleh Alloh S.W.T, Dan anda akan menyaksikan 7000 dari keajaiban dan keanehan langka yg belum pernah orang lain saksikan sebelumnya, Dipancarkan berbagai macam ilmu Hikmah dari dalam hatinya

Apabila Asma’ Raja Rajeh dibaca tiap selesai Sholat Fardu 100 x, Maka anda akan menyaksikan berbagai macam Alam ghaib dan masuk kedalamnya, Di laksanakan semua hajat hajatnya, Tidak akan dapat mencelakakan anda seorangpun dari kalangan Umum, Khusus,Para pemimpin, orang Faqir, dan semua lidahnya manusia akan terkunci dari ucapan jelek terhadap anda baik di depan anda maupun di belakang anda
Dibaca 100 x rutin setiap hari oleh orang yang ditahan/penjara, maka dengan Izin Alloh orang tsb akan di bebaskan

Apabila anda merutinkan secara berturut turut 99 hari dengan membaca Asma’ Raja Rajah diatas pada waktu malam 10 x dan siangnya 5 x, setelah selesai 99 hari maka anda akan menyaksikan semua Rahasia rahasia Alam Ghaib dengan mata kepala anda, Dan tiap tiap ucapan anda akan menjadi kenyataan dan mengandung hikmah, Doa’nya Mustajab, Mendapatkan Ilmu Ladunni dari Alloh S.W.T, Dibukakan baginya Pintu pintu Rizqi baik yg Dzohir maupun Yg batin

Ilmu apa saja yg anda kehendaki dari Hikmah, kanuragan, dan semua ilmu kedigdayaan akan anda kuasai apabila hati anda menginginkannya ( Ladunny )

Apabila anda membuat sebuah bentuk ( Patung dan sejenisnya ) dari Lilin ( Malam ) atau tanah , Kemudian anda bacakan pada patung tsb Asma’ Raja Rajeh 99 x lalu di tiupkan pada Patung tsb, Maka patung tsb akan bergerak dengan sendirinya dan terbang mengikuti si pemilik, hal ini bisa di lakukan apabila anda melaksanakan dawam / rutin selama 99 hari sesuai no. 6

Apabila anda senantiasa membaca Asma’ Raja rajah selama hidup, Maka jasad badan anda di alam kubur tidak akan berubah atau Rusak,Binatang apaupun tidak akan bisa menyentuh kulit anda karena ruh asma’ raja rajah merupakan jasad anda dan jasad Asma’ raja rajah merupakan ruh anda.

Silahkan di amalkan semoga bermanfaat….

Categories: KHATM KHAWJAKAN | 352 Komentar

KESEDIHAN KETIKA BERJUMPA MALAIKAT MAUT


themastersrimudjiati@yahoo.co.id

Assalamu alaikum Wr.wb Bersama tulisan ini izinkanlah saya untuk berbagi dalam pembelajaran diri, khususnya untuk saya pribadi dan umumnya bagi yang membacanya, saya sarikan dari berbagai kitab kuning dan sumber lainnya, tentang tulisannya.

Asy`ats bin Aslam berkata, “Suatu ketika Ibrahim a.s mengajukan beberapa pertanyaan kepada malaikat maut yang namanya adalah `Izrail. ‘Wahai malaikat maut, apa yang engkau lakukan jika ada seorang manusia (yang sedang sekarat) di timur dan seorang lagi di barat, atau ketika negeri sedang dilanda wabah, atau ketika dua pasukan tentara sedang bertempur?’. Malaikat maut menjawab, ‘Kupanggil ruh-ruh itu dengan izin Allah hingga mereka berada di antara kedua jariku ini.’ Dan Ibrahim a.s berkata, ‘Kemudian bumi diratakan dan kelihatan seperti sebuah hidangan yang dia makan sebanyak yang diinginkannya.’ ” Asy`ats berkata, “Ketika itulah Allah SWT memberinya kabar gembira bahwa beliau adalah Kekasih (khalil) (Q.S. An-Nisaa, 4 : 125) Allah SWT.”

Sulaiman putra Daud a.s bertanya kepada malaikat maut, “Mengapa aku tidak melihatmu bertindak adil kepada umat manusia? Engkau mengambil nyawa seorang manusia tetapi membiarkan yang lain.” “Aku tidak mengetahui hal itu lebih daripada yang kau ketahui,” jawabnya. “Aku hanya diberi daftar dan buku-buku yang berisi nama-nama.”

Wahb bin Munabbih berkata, “Suatu ketika seorang raja berkeinginan pergi ke sebuah provinsi. Dia minta dibawakan seperangkat pakaian, tapi tak ada di antara pakaian itu yang menyenangkan hatinya. Setelah beberapa kali memilih, barulah dia menemukan pakaian yang disukainya. Dengan cara yang sama, dia meminta dibawakan seekor kuda, tapi ketika dibawakan, dia menolak kuda itu. Lalu kuda-kuda yang lain dibawakan kepadanya hingga akhirnya dia menaiki kuda yang paling baik di antaranya. Kemudian setan mendatanginya dan meniupkan sifat takabur ke dalam lubang hidung raja itu. Setelah itu, dia dan rombongannya memulai perjalanan dengan sikap penuh kesombongan. Akan tetapi, kemudian dia didekati oleh seseorang bertampang kusut, kumal, yang mengucapkan salam kepadanya. Ketika raja itu tidak menjawab salamnya, orang itu kemudian merampas tali kekang kudanya. ‘Lepaskan tali kekangku!’ bentak sang raja. ‘Engkau telah melakukan kesalahan besar!’ Namun, orang itu malah menukas, ‘Aku punya sebuah permintaan kepadamu.’ ‘Tunggu sebentar,’ kata raja, ’sampai aku turun dari kudaku.’ ‘Tidak,’ jawab orang itu. ‘Sekarang juga!’ dan dia lalu menarik tali kekang kuda sang raja. ‘Baiklah, katakan apa permintaanmu,’ kata raja. ‘Permintaanku itu rahasia,’ jawab orang itu. Raja pun menundukkan kepalanya kepada orang itu, dan orang asing itu kemudian berbisik kepadanya, ‘Aku adalah malaikat maut!’ Mendengar itu, raja berubah air mukanya. Lidahnya bergetar dan ia berkata, ‘Beri aku waktu agar aku bisa kembali kepada keluargaku untuk mengucapkan selamat tinggal dan membereskan urusan-urusanku.’ ‘Tidak, demi Allah,’ kata malaikat maut. ‘Engkau tidak akan pernah melihat keluarga dan harta kekayaanmu lagi!’ Sambil berkata demikian, malaikat mencabut nyawa raja itu yang tak lama kemudian tersungkur mati, bagaikan sebongkah kayu kering.”

“Kemudian Malaikat meneruskan perjalanannya. Dia berjumpa dengan seorang beriman yang membalas salamnya ketika dia mengucapkan salam kepadanya. ‘Aku punya permintaan yang ingin kubisikkan ke telingamu,’ kata Malaikat. ‘Baiklah, akan kudengarkan,’ kata orang itu. Si malaikat pun membisikkan rahasianya dan berkata, ‘Aku adalah malaikat maut!’ Orang beriman itu menjawab, ‘Selamat datang, wahai siapa yang telah lama kunanti-nantikan. Demi Allah, tak ada siapapun di muka bumi ini yang lebih kunanti daripada dirimu.’ Mendengar itu, malaikat maut berkata kepadanya, ‘Selesaikanlah urusanmu yang telah menjadi maksud keberangkatanmu.’ Namun, orang itu menjawab, ‘Aku tidak mempunyai urusan lain yang lebih penting dan lebih kucintai daripada bertemu dengan Allah SWT.’ Dan malaikat berkata kepadanya, ‘Kalau begitu, pilihlah keadaanmu yang paling kau sukai untuk aku mengambil nyawamu.’ ‘Apakah engkau bisa melakukannya?’ orang itu bertanya. Malaikat menjawab, ‘Ya, demikianlah aku diperintahkan.’ ‘Kalau begitu, tunggulah aku sebentar, agar aku bisa berwudhu dan shalat, lalu ambillah nyawaku selagi aku bersujud.’ Dan Malaikat pun melakukan hal yang diminta oleh orang beriman itu.”

Bakr bin `Abdullah Al-Mazani berkata, “Suatu ketika seorang laki-laki dari Bani Israil mengumpulkan sejumlah besar kekayaan. Ketika dia telah dekat dengan ajalnya, dia berkata kepada anak-anaknya, ‘Perlihatkanlah kepadaku berbagai macam kekayaanku!’ Lalu, dibawakanlah kepadanya sejumlah besar kuda, unta, budak, dan harta benda yang lain. Ketika dia melihat semua itu, dia pun mulai menangis karena tak kuasa berpisah dengannya. Melihat orang itu menangis, malaikat maut pun bertanya kepadanya, ‘Mengapa engkau menangis? Sungguh, demi DIA yang telah memberimu anugerah semua ini, aku tidak akan meninggalkan rumahmu sebelum memisahkan nyawamu dari ragamu.’ ‘Berilah aku waktu sebentar,’ orang itu memohon kepadanya, ‘agar aku bisa membagi-bagikan kekayaanku.’ ‘Alangkah bodohnya!’ kata malaikat maut. ‘Waktumu telah berakhir. Seharusnya engkau telah mengerjakan hal itu sebelum habis waktumu.’ Sambil berkata begitu, dicabutnyalah nyawa orang itu.”

Diceritakan bahwa suatu ketika seorang laki-laki telah mengumpulkan kekayaan yang besar hingga tidak ada satu jenis kekayaan pun yang tidak berhasil diraihnya. Dia membangun sebuah istana dengan dua pintu gerbang yang sangat kuat. Dia membayar sepasukan pengawal yang terdiri dari orang-orang muda. Kemudian dia mengundang seluruh sanak keluarganya dan menjamu mereka dengan makanan. Setelah itu dia duduk di atas sofa sambil mengangkat kaki, sementara sanak keluarganya makan minum.

Setelah mereka selesai makan, dia berkata kepada dirinya sendiri, ‘Bersenang-senanglah selama bertahun-tahun karena aku telah mengumpulkan semua yang engkau butuhkan.’ Akan tetapi, baru saja dia mengucapkan perkataan itu, datanglah malaikat maut dalam wujud seorang laki-laki berpakaian compang-camping seperti seorang pengemis. Laki-laki itu memukul pintu gerbang dengan sangat keras dan mengejutkan orang kaya yang sedang berada di atas tempat tidurnya.

Orang-orang muda yang menjadi pengawalnya melompat dan bertanya, ‘Apa urusanmu di sini ?’ ‘Panggilkan tuanmu,’ kata orang itu. ‘Haruskah tuan kami datang menemui orang semacam engkau ini ?’ tanya mereka. ‘Ya,’ jawabnya. Dan ketika mereka menyampaikan kepada tuan mereka hal yang terjadi, dia berkata, ‘Kalian telah berbuat semestinya.’ Akan tetapi, kemudian pintu gerbang diketuk lagi dengan suara yang lebih keras daripada sebelumnya. Dan ketika para pengawal melompat untuk berbicara kepada orang itu, dia berkata, ‘Katakan kepadanya bahwa aku adalah malaikat maut.’

Ketika mendengar perkataan orang itu, mereka menjadi ngeri dan orang kaya itu juga merasa sangat hina dan rendah. ‘Berbicaralah kepadanya dengan sopan,’ perintahnya kepada mereka. ‘Dan tanyakan kepadanya apakah dia akan mengambil nyawa seseorang di rumah ini.’ Namun kemudian malaikat masuk dan berkata, ‘Berbuatlah sesuka hatimu karena aku tidak akan meninggalkan rumah ini sebelum aku mencabut nyawamu.’ Lalu orang kaya itu memerintahkan agar semua kekayaannya dibawa ke hadapannya. Setelah semuanya berada di depan matanya, dia berkata (kepada harta bendanya), ‘Semoga Allah mengutukmu sebab engkau telah memalingkan aku dari beribadah kepada Tuhanku dan menghalang-halangi aku dari pengabdian kepada-Nya.’

Allah membuat harta bendanya berbicara, ‘Mengapa engkau menghinaku sedangkan karena akulah engkau bisa diterima para sultan, padahal orang-orang yang bertakwa kepada Allah malah diusir dari pintunya? Karena akulah engkau bisa mengawini wanita-wanita lacur, duduk bersama raja-raja, dan membelanjakanku di jalan keburukan. Namun aku tak pernah membantah. Seandainya saja engkau membelanjakan aku di jalan kebaikan, niscaya aku telah memberi manfaat kepadamu. Engkau dan semua anak Adam diciptakan dari tanah, kemudian sebagaian dari mereka memberikan sedekah, sedang yang lain berbuat keji.’ Malaikat maut pun segera mencabut nyawa orang kaya itu, dan robohlah orang itu ke lantai.

Wahb bin Munabbih berkata, ‘Suatu ketika malaikat maut mencabut nyawa seorang penguasa tiran yang tidak ada tandingannya di muka bumi. Kemudian malaikat itu naik kembali ke langit. Malaikat-malaikat lain bertanya kepadanya, ‘Kepada siapa di antara orang-orang yang telah kau cabut nyawanya, engkau telah menaruh belas kasihan?’ Malaikat itu menjawab, ‘Suatu ketika aku pernah diperintahkan mencabut nyawa seorang perempuan di padang pasir. Ketika aku mendatanginya, dia baru saja melahirkan seorang anak laki-laki. Aku pun menaruh belas kasihan kepada perempuan itu karena keterpencilannya dan juga kasihan terhadap anak laki-laki perempuan itu, karena betapa dia masih sangat kecil namun tak terawat di tengah buasnya padang pasir.’ Lalu para malaikat itu berkata, ‘Penguasa lalim yang baru saja engkau cabut nyawanya itu adalah anak kecil yang dulu pernah engkau kasihani.’ Malaikat maut kemudian berujar, ‘Maha Suci DIA yang memperlihatkan kebaikan kepada yang dikehendaki-Nya.’

`Atha bin Yasar berkata, “Pada setiap tengah malam bulan Sya’ban, malaikat maut menerima lembaran tulisan dan dikatakan kepadanya, ‘Tahun ini engkau harus mencabut nyawa orang-orang yang namanya tercantum dalam lembaran ini.’ Seorang laki-laki boleh jadi sedang menanam tanam-tanaman, mengawini wanita-wanita, dan membangun gedung-gedung, sementara dia tak menyadari bahwa namanya ada dalam daftar tersebut.”

Al-Hasan berkata, “Setiap hari malaikat maut memeriksa setiap rumah tiga kali dan mencabut nyawa orang-orang yang rezekinya telah habis dan umurnya telah berakhir. Apabila dia telah melakukan hal itu, maka seisi rumah yang bersangkutan akan meratap dan menangis. Sambil memegang gagang pintu, malaikat maut berkata, ‘Demi Allah, aku tidak memakan rezekinya, tidak menghabiskan umurnya, dan tidak memperpendek batas hidupnya. Aku akan selalu kembali dan kembali lagi ke tengah-tengah kalian hingga tak ada lagi yang tersisa di antara kalian!’ “. Al-Hasan berkata, “Demi Allah, seandainya mereka bisa melihatnya berdiri di situ dan mendengar kata-katanya, niscaya mereka akan melupakan jenazah tersebut dan menangisi diri mereka sendiri.”

Yazid Al-Ruqasyi berkata, “Ketika seorang penguasa lalim dari Bani Israil sedang duduk seorang diri di istananya tanpa ditemani oleh salah seorang istrinya, masuklah seorang laik-laki melalui pintu istananya. Penguasa tiran itu marah dan berkata, ‘Siapa engkau? Siapa yang mengizinkanmu masuk ke dalam rumahku?’ Orang itu menjawab, ‘Yang mengizinkan aku masuk ke dalam rumah ini adalah pemilik rumah ini. Sedangkan aku adalah yang tak bisa dihalangi oleh seorang pengawal pun dan tidak pernah meminta izin untuk masuk bahkan kepada raja-raja sekalipun, tidak pernah takut kepada kekuatan raja-raja yang perkasa, dan tidak pernah diusir oleh penguasa tiran yang keras kepala ataupun setan pembangkang.’

Mendengar itu, penguasa lalim tersebut menutup mukanya, dan dengan tubuh gemetar dia jatuh tersungkur. Kemudian dia bangkit dengan wajah memelas. ‘Jadi engkau adalah malaikat maut ?’ tanyanya. ‘Ya,’ jawab laki-laki itu. ‘Sudikah engkau memberiku kesempatan agar aku bisa memperbaiki kelakuanku ?’ Alangkah bodohnya engkau,’ jawab sang malaikat, ‘Waktumu telah habis, napasmu dan masa hidupmu telah berakhir; tidak ada jalan lagi untuk memperoleh penangguhan.’ Penguasa tiran itu lalu bertanya, ‘Kemana engkau akan membawaku?’ ‘Kepada amal-amalmu yang telah engkau kerjakan sebelumnya. Dan juga ke tempat tinggal yang telah engkau dirikan sebelumnya,’ jawab malaikat. ‘Bagaimana mungkin,’ kata sang tiran, ‘Aku belum pernah mempersiapkan amal baik dan rumah baik yang bagaimanapun.’ Malaikat pun menjawab, ‘Kalau begitu, ke neraka, yang menggigit hingga ke pinggir-pinggir tulang.’ (Q.S. Al-Ma’arij, 70 : 15-16).

“Kemudian Malaikat mencabut nyawa sang tiran, dan dia pun jatuh mati di tengah-tengah keluarganya, di tengah-tengah mereka yang kemudian meratap-ratap dan menjerit.” Yazid Al-Ruqasyi berkata, “Seandainya mereka mengetahui bagaimana buruknya neraka itu, tentu mereka akan menangis lebih keras lagi.”

Al-A`masy meriwayatkan dari Khaitsamah, bahwa suatu ketika malaikat maut mendatangi Sulaiman putra Daud a.s dan mulai mengamati salah seorang dari sahabat-sahabatnya. Ketika dia telah pergi, sahabat itu bertanya, “Siapa itu tadi?” Dan dikatakan kepadanya bahwa itu adalah malaikat maut. Berkatalah sahabat itu, “Kulihat dia memandangiku seolah-olah dia mengincarku.” “Lalu, apa keinginanmu?” tanya Sulaiman. “Saya ingin agar Tuanku menyelamatkan saya darinya dengan menyuruh angin membawa saya ke tempat yang paling jauh di India.” (Sulaiman memiliki kemampuan mengatur arah angin, Q.S. Al-Anbiyaa, 21 : 81). Angin pun kemudian melakukan apa yang diperintahkan.

Ketika malaikat maut datang lagi, Sulaiman a.s bertanya kepadanya, “Kulihat engkau menatap terus-menerus ke arah salah seorang sahabatku?” “Ya,” kata Malaikat, “Aku sangat heran sebab aku telah diperintahkan untuk mencabut nyawanya di bagian paling jauh di India dengan segera. Namun melalui engkau, dia malah sedang menuju ke tempat itu. Oleh karena itu, aku heran.” ***
Semoga Dengan hal tersebut Menjadi Renungan Buat saya dan para sedulur. Nuwun.

By : Dewi Sri.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 86 Komentar

MERAGA SUKMA


Ustad Satyajendra <ustad_satya.jendra@yahoo.co.id

Saya akan berbgi pengalaman sya dan smoga bsa bermanfaat untk sedulor kwa smua. Waktu itu sya pernah blajar ngrogo sukmo oleh seorang aki tua yg bernama ki salam. Beliau dg snang hati mengajar sya,tp sebelum sy d trma menjadi muridnya sy memohon d dpan rumah nya.awalnya tdk mau.tpi sya memang tdak makan dan minum selama 2 hr,dan brada d dpan rumah ki salam,mungkn beliau kasihan.sya d terma jd murid tahun 2007.beliau mengajari sya dr ilmu yg rendah sampai yg tinggi,,saat itu sya pernah di tawari ilmu pelepas sukma,saat itu sy bertanya

sya: " aki untuk apa ilmu pelepasan sukma itu?
Aki: " karena dg ilmu ini kamu bsa menemukan keluarga mu yg pisah dr mu"
(memang saat itu sya tersesat pada saa lburan,di stu sya bsa brtmu aki salam)
sya:"apa bnar..?"
aki:" tergantung niat yg mengamal kan,nak.. Hu allah hu alam..

Dmikian pdato sya dg beliau, kmudian sya belajar hngga 1 bln,dn alhamdulillah sy di berkai oleh gusti allah..wakt praktik yg pertama,sya sangat kaget,krna sya trasa sperti ngambang d langt,dan sya bsa melhat alam astral dan brbgai makhluk ghaib, bhkan sya melhat emas yg begtu melimpah di dalm nya..sya sungguh kaget,krna perasaan kaget scra trus menrus,tba tba sya trsedot k bdan sya lg, selang bbrapa menit sy mencoba lg untk bsa menemukan kluarga ku, sya mencba sya kluar dr bdan sya,dan berniat ingn menuju ke keluarga sya,saya memejamkan mata sjenak.dan tb2 sya melht kluargaku..sya tau d mana mereka tinggal setelah pindah rumah… Dan tdk brtmu 3 th,sya mencri tau nama kota it, dan sya kmbli ke rga sya, dan ke esokan harinya aki meninggal d krnakan berada d alam astral lbh dr 1 jam, sya sangat sdih skali..

Menurut sdulor apa sya harus kmbali pada kluarga saya,dan apa sbaiknya sya ttp tnggl di sini untk menemani nenek,sya kshan trnyata beliau dan nenek,tdk mempunyai anak,anaknya meninggal sama yg d alami aki.. Tolong beri jawabn ? Trimakash untk sdulor kwa yg mau mmbntu. wassalamualaikum..

LATIHAN MERAGA SUKMA

assalamu'alaikum wr.wb. salam takdzim @ki wong alus@poro sesepuh kwa.dan poro sdulor.sdikit saya akan membeberkan ilmu meraga sukma pada sdlor smua dan akan mengjazahkn dg ikhlas.tapi dg bertahap.

MERAGA SUKMA/PELEPASAN SUKMA adalh bila sukma meninggalkan jasad dg sengaja.tetapi itu bukan brarti orangnya mati.krna keluarnya si sukma dr raga itu sifatnya smentara,beberapa saat kmudian sukma akan memasuki raganya kmbali seperti smula.kepergian sukma yg hanya smentara it tergantng pd khendah yg memiliki sukma itu.ia bisa pergi ke alam astral(alam ghaib), alam barzah(alam roh manusia) dan alam nyata seperti jakarta,london,hongkong dll,tergantng niat kita.
Meraga sukma punya bnyak manfaat:
a.bisa mengetahui alam mana sja yg kita khendaki
b.bisa berwisata ke seluruh dunia tanpa menggunakan uang.
C.bsa mengetahui dg jelas keadaan saudara yg kta cntai di berbeda tmpat.
D.dan lain2 yg masih bnyak lg.yg jelas ilmu ngrogosukmo bisa d gunakan untk memayu hayuning bawono,meningkatkan ke jujuran dan kebenaran

SYARAT MERAGA SUKMA:
A.sehat jasmani dan rohani
b.tdk dalm keadaan terlalu kenyang/lapar dan haus
c.bisa berkonsentrasi
d.akan lbih baek lg bla punya tnaga dalam
e.tdak dalam keadaan mengantuk
f.tidak minum minuman keras
g.bertujuan untk kbaikan saja.

Jangan di gunakan sembrangan,misalnya ingn menonton orang yg sdamg mandi tapi anda akan tersdot ketubuh anda lg,siapa yg menarik sisukma? Yaitu roh luhur.

K0NSENTRASI MEMATIKAN RASA
a.duduk dg tenang,
b.pergunakanlah sgenap daya k0nsentrasi anda agar bisa melupakan segala sesuatu
c.pusatkan sgenap pikiran anda,tutup p0ri2 ,mulut, teling.semua suara dr luar jngan d hiraukan.anggaplah suara it tdk ada
d.biarkan nyamuk menggigt anda jangan rasakan ggtanya
e.rasa sakt dan gatal harus bsa anda lupakan

latih lah k0nsentrasi ini hngga 3 hr..

Lakukanlah tahap pertama ini saudaraku,nanti tidak lambt tahap 2 akn sgera ku tulis..bila tahap 1 sdah di p0sting. Smoga bermanfaat bg saudara smua. Wassalamualaikum.wr.wb. @@@

Pengorbanan seorang ibu untuk sang buah hati

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 275 Komentar

DALIL TENTANG ADANYA AL-KASYF


Disarikan dari Kitab Ihya al-Ghazali
Juru Angon

Ada dua dalil (bukti atau argumentasi) yang kuat mengenai adanya kasyf – yang tidak mungkin terbantahkan, yaitu;

1. Keajaiban mimpi yang benar.
Sesungguhnya, lewat mimpi sesuatu yang ghaib bisa diketahui atau tersingkap. Jika itu terjadi dalam keadaan tidur, maka tidak menutup kemungkinan terjadi pula dalam keadaan jaga, karena sebenarnya yang membedakan antara tidur dan jaga hanyalah panca inderanya saja. Dalam kedaan tidur, panca indera tidak berfungsi, namun tidak sedikit orang yang sedang jaga, tetapi ia tidak mendengar dan melihat karena ia sibuk dengan dirinya sendiri.

2. Informasi yang diberikan Rasulullah Saw mengenai persoalan-persoalan ghaib dan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sebagaimana diisyaratkan oleh al-Qur’an.

Jika itu bisa dilakukan oleh seorang nabi, maka tidak menutup kemungkinan orang lain juga bisa mengalaminya. Karena nabi merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut seseorang yang telah dibukakan kepadanya hakikat segala sesuatu (mukasyafah) dan dia bertugas untuk memperbaiki akhlaq manusia. Oleh karena itu, sangat mungkin adanya seseorang yang juga dibukakan kepadanya (mukasyafah) tetapi dia tidak bertugas untuk memperbaiki manusia. Yang terakhir ini tidak disebut dengan istilah nabi tetapi “wali”.

Barang siapa yang beriman kepada para nabi dan meyakini kebenaran mimpi, maka dia harus mengakui pula bahwa hati memiliki dua pintu, satu pintu menghadap ke luar, yakni mengarah ke panca indera, dan satu pintu, yang berada pada hati yang paling dalam, menghadap ke malakut. Inilah pintu ilham dan wahyu. Jika ia telah mengakui adanya dua pintu hati ini, maka ia pun harus mengakui pula bahwa ilmu tidak hanya diperoleh melalui belajar atau sebab-sebab yang “wajar” lainya. Sangat mungkin “mujahadah” juga bisa menjadi jalan diperolehnya pengatahuan. Uraian di atas mengingatkan pada apa yang telah kami bicarakan sebelumnya, yakni tentang keajaiban hati yang mampu berpindah-pindah antara menyaksikan alam nyata (‘alam al-musyahadah) dan menembus alam ghaib atau malakut (‘alam al-malakut).

Tersingkapnya sesuatu di dalam mimpi dalam bentuk “perlambang atau simbol” yang perlu diuraikan maknanya, begitu juga penampakan malaikat kepada para nabi dan wali dalam bentuk yang berbeda-beda adalah contoh-contoh dari rahasia keajaiban hati. Semua itu tidak akan bisa dicerna atau difahami kecuali dengan ilmu mukasyafah yang bisa didapatkan melalui “mujahadah” dan berusaha untuk mendapatkan kasyf dalam mujahadanya itu.

Salah seorang yang pernah mengalami kasyf berkata: “Ada malaikat yang menampakkan diri di hadapanku. Dia meminta kepadaku agar aku mendiktekan kepadanya sebagian dari dzikir khafi (dzikir rahasia)-ku dan musyahadah-ku. Malaikat tadi berkata: “Kami tidak bisa mencatat amal perbuatanmu, sedangkan kami ingin melaporkan amal perbuatanmu yang dengannya engkau mendekatkan diri kepada Allah Swt”. Aku pun bertanya kepadanya: “Bukankah kalian telah mencatat shalat wajibku?” Malaikat menjawab: “Ya.” Aku berkata: “Kalau begitu, itu saja sudah cukup bagi kalian.”

Kisah di atas menunjukkan, bahwa malaikat al-kiram al-katibin (malaikat yang bertugas mencatat amal perbuatan manusia) tidak mampu melihat rahasia-rahasia hati. Mereka hanya mampu melihat amal perbuatan yang nampak kelihatan saja. @@@

Categories: ARTIKEL KI JURU ANGON | 60 Komentar

MOHON MASUKAN SOAL AKTIFASI OTAK TENGAH


Akhir-akhir ini banyak dibicarakan munculnya metode ‘Aktifasi Otak Tengah’. Metode ini mengklaim mampu meningkatkan kemampuan anak setelah otak tengahnya diaktifasi. Menurut situs otaktengah.com, seorang anak yang sudah diaktifasi otak tengahnya mampu ‘melihat’ dengan mata ditutup, misalnya dapat menebak angka-angka di kartu bridge, berjalan dengan melewati rintangan, ataupun dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Sungguh luar biasa memang. Suatu kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia normal. Apalagi kemampuan seperti itu bisa didapat hanya dengan 2 hari.

Sebagai seorang muslim, saya berfikir, apakah metode semacam itu sesuai atau bertentangan dengan Syariat Islam? Jujur saya belum tahu dengan detail bagaimana metode ini dijalankan kecuali hanya membaca dari literatur yang beredar di internet dan pengalaman teman saya yang sudah melihat langsung metode ini dan menerapkan untuk anaknya. Dan saya juga bukan seorang yang memiliki kapasitas ilmu agama yang bisa menetapkan suatu perbuatan itu sesuai atau bertentangan dengan syariat.

Namun sebagai orang awam, kadang saya khawatir hal ini menyalahi syariat. Sikap kehati-hatian tentunya harus selalu kita miliki, jangan sampai kita melihat kelebihan tanpa melihat efek samping yang mungkin terjadi. Dan saya khawatir lagi efek samping justru terjadi di kemudian hari. Apalagi ini menyangkut anak kita.

Artikel ini bukan untuk menguraikan “Aktifasi Otak tengah menurut Syariat Islam” karena saya bukan ahli dan tidak memiliki hak untuk itu. Tapi sesuai judulnya ini adalah pertanyaan pribadi dan mungkin pertanyaan banyak orang yang menunggu jawaban dari ahlinya. Sehingga bagi mereka yang memiliki kapabilitas ilmu dalam masalah ini silakan share melalui komentar di bawah? Atau bagi yang mempunyai rujukan link ke web lain yang membahas ini silakan berbagi. Wallahu ‘Alam

MONGGO KEPADA PARA SESEPUH DAN BOLO KWA UNTUK MEMBERIKAN KOMENTAR / PENDAPATNYA MENGENAI PERMASALAHAN DIATAS, ATAS ATENSI DAN PARTISIPASINYA KAMI SAMPAIKAN BANYAK TERIMA KASIH…..WASSALAM

WONG MBOHOL

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 61 Komentar

APAKAH TUHAN ITU ADIL?


ADA KIRIMAN EMAIL DARI SEDULUR BERINISIAL HAND DAN SAYA MOHON BANTUAN SEDULUR SEMUA UNTUK MEMECAHKAN PERSOALAN INI BERSAMA-SAMA.

Salam rahayu. ijin memperkenalkan diri Ki, saya anggota KWA No.XXX. pada kesempatan ini saya mohon ijin bertanya, mengenai “keadilan Tuhan”.

Saya lahir di pulau sumatera dari keluarga yang serba kekurangan, pada umur 10 tahun saya sudah dititipkan/diasuh oleh paman saya di jawa. Sesuai kata pepatah “lebih baik hujan batu di negeri sendiri dari pada hujan emas di negeri orang” itulah juga yang saya alamai selama tinggal dengan paman saya, dari umur 10 th itu saya diajari dengan kehidupan yang penuh perjuangan, hinaan, dan penderitaan. sejak itu juga saya dilarang mengeluh, dan menangis,… saya hampir tidak pernah menceritakan keadaan saya di jawa kepada orang tua saya di sumatera pada saat itu. Setelah saya lulus sma saya mendapat pekerjaan dan tinggal mandiri, sejak itu saya seperti orang merdeka…benar benar merdeka hingga perbuatan dosa-dosa saya lakukan semua…seperti orang yang tak bertuhan

Karena semua yang saya alami itulah saya mulai bertanya pada diri dan hati saya “dimana keadilan Tuhan?”. dari kecil saya coba ikut mencari ilmu kanuragan bersama teman teman, hingga berumur 30 tahun, namun hati ini belum juga menemukan jawaban, ilmu ilmu dari kejawen, kebhatinan, atau amalan kiai saya lakukan tapi saya merasa belum tentram. Semua ilmu yang saya lakukan kebanyakan mengenai keduniawian jarang menyibak rahasia Tuhan.

Saya bertanya pada diri saya, banyak orang mengatakan hidup ini cuma sekali…hidup ini cuma cobaan… hidup ini cuma pilihan, …..bila hidup ini sekali dan memilih…. , siapa yang mau lahir dari keluarga miskin ?, siapa mau yang lahir dalam keadaan cacat yang tidak bisa menikmati keindahan alam atau tidak bisa mendengar indahnya ayat ayat ALLAH ?dsb…kalau hidup ini pilihan dan saya disuruh milih, saya ingin lahir dari keluarga kaya, dari seorang kiyai, tidak cacat, hidup kecukupan dsb…

Apa lagi orang orang yang lahir di luar agama Islam…..orang yang lahir lahir di pedalaman….bagaimana hukumnya?

Itu semua yang selalu menjadi renungan saya, oleh sebab itulah dengan memberanikan diri saya yang bodoh dan hina ini mohon pencerahan dan petunjuk agar saya semakin mantab bahwa “Tuhan itu Adil ” dan saya mengucapkan banyak terima kasih. Wassalam.

==HAND ==

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 198 Komentar

DO’A MELEPASKAN DIRI DARI BORGOL/BELENGGU


by. ki satya
ustad_satya.jendra@yahoo.co.id

assalamu’alaikum.poro sederek ku.bila sdulor di borgol,belenggu,dan di ikat.jangan takut,smua bsa lepas dr padanya.saya ikhlas mengjazah kan ilmu ini.

Melalui amalan ini:
1. puasa 3 hari sunah
2. Bacalah surat Al fatihah 121x. Pada saat puasa 1x sehari
3.bila anda di borgol/d jerat. Baclah Alfatihah 3x tahan nafas, ludahilah borgol/benda yg menjerat sedulor 10x.dg penuh permohonan pada allah..

Pengalaman saya waktu pentas seni sya melakukan hal ini.alhamdulillah bisa.

@@@

AJIAN MELUMPUHKAN MUSUH

By. Ki satya

Assalamu’alaikum, poro sdulor.bgi sdulor yang mempunyah musuh yg jahat yg mengancam keselamatan sdulor,sesakti apa pun dia,insya allah dpat di lumpuh kan dg amalan ini:

1. Bacalah surat yasin secara rutin sesudah sholat subuh selama 40 hri.
2. Hari pertama hingga hari ke 27 stiap harinya di baca 2x sesudah subuh.
3. Hari ke 28 hingga hari ke 40 setiap harinya di bca 3x sesudah sholat subuh.
4. Kalau d jumlah semuanya, bacaan surat yaasin menjadi 93x.

Dengan amalan d atas insya allah musuh anda akan tunduk pda sedulor yg mengamalkan,bahkan pergi jauh/sakit..shingga ia tdk akan dpt mengancam anda/mencelakakan anda lagi.sesudah mengamalkan sampai 11 hari saja,sdulor bsa menghancurkan musuh sdulor,dg hanya membatin namanya.dg niat yg pasti.. Tpi jangan d gunakan sembarangan za.

SEM0GA BERMANFAAT UNTUK SEDULOR KWA. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 49 Komentar

SIRRUL AL-IHLAS


Didik Mulyono

mr_sengkreng242@yahoo.com

Bissmillahirrohmaanirrohiim. assalaamualaikum wr…wb….mari sedulur kita sama2 mengirim alfatehah 7x kepada yai asrori al ishaki(kedinding),semoga mendapat rahmat Illahi Robbi, Sir Al Ihlas….sebelum kita ingin meraih keajaiban sir Al Ihlas,diharuskan tata niat…mental…..dan segalanya…kita taruh dulu,segala Ilmu yang kita miliki untuk sementara,hingga kita benar2 menjadi Insan yang kosong dari nafsu

apapun..tata niat,mengamalkan hanya yntuk mencari ridho Alloh…dan mencari perjumpaan dengan Alloh di alam jiwa kita yang suci,dan juga untuk mencari ilmu kesempurnaan hidup. rendahkan diri kita serendah-rendahnya,kosongkan dari segala keinginan yang bersifat keduniawian,kalau perlu,kita musnahkan segala ilmu yang kita miliki,baik itu ASR,ALR,AKR dan RDRpun..dan ilmu lain2,cari hari weton lahir…mandi keramas,lalu niat puasa mutih,membersihkan jiwa kita yang selama ini selalu menuruti nafsu hewani kita. Selama puasa baca surat Al_Ihlas sebanyak2nya,disetiap usai sholat fardhu dan sunat,setelah usai puasa,besoknya,istikomahkan setiap malam, Al Ihlas sebanyak 3000/7000/10000x. setiap usai sholat isya dengan tata cara sebagai berikut:

1.usahakan selama 41 hari selalu mandi keramas dan tidak putus dari wudhu.

2.usahakan menjaga mulut,dari berbicara yang gak perlu,kalau perlu puasa bisu

selama 41 hari(tidak wajib puasa bisu).

3.jaga hati agar selalu sabar,walau apapun yang terjadi,hadapi dengan bijak

4.selama 41 hr,usahakan jangan putus sholat jamaah

5.menjaga dari pandangan yang mengundang syahwat

6,hindari berbohong(Dusta)

7.Selama melakukan wirid Al ihlas harus kuat dengan cobaan yang datang baik itu

dhohir maupun bathin

8.pada saat wirid usahakan sepasrah-pasrahnya jangan tergesa2.

dan istikomahkan wirid al ihlas setiap usai sholat isya,dengan urutan sebagai

berikut:

baca:SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH WALAA ILAAHA ILLALLOH WALLOHU AKBAR 100X “BISSMILLAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMA INNI AS’ALIKA BISMIKAL AHADI A’AZZI WA’AD’UKALLOHUMMA BISSMIKAL AHADISSOMADI,WA AD’UKALLOHUMMA BISSMIKAL AZIIMIL WITRI,WA ADUKALLOHUMMA BISSMIKAL KABIIRIL MUTA’ALI,ALLADHII MALA’ AL ARKAANA KULLAHA ,AN TAKSIFA ‘ANNI MAA ‘ASBAHTU WAMAA AMSAITU FIIHI” 7/11X tahan nafas

lalu BACA SURAT AL IHLAS,3000/7000/10,000x, ditutup dengan ayat diatas 11x tahan nafas,diteruskan membaca sholawat istighosa:”ASHOLAATU WA SSALAAMU ‘ALAIKA YAA SYAIDI YAA ROSULULLOH,KHUD BIYADI QOLLATS KHII LATI ADRIGNI” 100X. Kemudian diteruskan dengan permohonan do,a sesuai hajat kita,Dan setiap usai sholat subuh dan maghrib,baca:”HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIIL NI’MAL MAULAA WA NI’MANNASIIR”100/1000X.

Demikian sir Al Ihlas,yang pernah saya dapat,dari Al Magfurlloh YAI ASRORI AL

ISHAKI(kedinding),jika ada salah dalam tulisan mohon sedulur2 membetulkan, jujur,saat saya menulis artikel ini saya menangis, teringat beliau…..dengan mengharap ridho Alloh semoga wirid ini bisa bermanfaat bagi sedulur2 yang membutuhkan.Al-fateha 7x buat Gus RORI..jangan mengharapkan sesuatu terjadi saat mengamalkan wirid ini,karna itu akan semakin menjauhkan kita dari Rahmat-Nya,dengan segala kerendahan diri dan Kedhoifan saya,saya mohon maaf kepada sedulur semua jika ada salah baik yang disengaja maupun tidak. Saya telah menepati janji saya kepada sedulur2 yang sering SMS,dan kirim lewat email…dan juga lewat coment.semoga bisa mengobati penantian sedulur2,dan semoga menjadikan sedulur lebih dekat dengan ALLOH SWT,Amin. ahir kata ASSALAAMUALAIKUM WR>>WB>>>Didik Mulyono Abi Rowo. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 84 Komentar

REFRESHING YUK… ke PANTAI KARANGBOLONG SAJA


Sugeng ndalu,
Ki WA, Ki Ageng JJ, Ki Nurjati, Ki Abdul jabbar, Ki Abie, Ki Thepos, Ki Dead Man, Ki Candhu, Ki Wisanggeni, Ki Sri dan poro sepuh sadoyo,

Dengan restu dari poro leluhur , dan atas ijin saking Ingkang Murbeng Dumadi , monggo lenggah kanti ikhlasing manah.

” INI SEMUA UNTUK APA DAN UNTUK SIAPA?”

Saya percaya poro sepuh sangatlah wicaksono, ” yen ono goro-goro, iku awale rejo” Dan saya percaya, poro sepuh bisa melihat hari yang sangat baik untuk pertemuan kita, hari ke enam ditanggal enam malem ke tujuh.
Enam itu sama dengan Genap, Tujuh itu Pitu ( Pitutur ). Hari itulah di genapkan pitutur. Hari itulah saatnya diberikan pelajaran Yang terlengkap( geneping pitutur).

Marilah kita saling Rendah Hati, bersama berkumpul dan mencari tempat yang terbaik, mungkin di Pantai Karang Bolong, mungkin di petilasan Banten lama. Kita tinggalkan angka tigapuluh, kita tinggalkan angka tigapuluhsatu, walau kita tahu itu tanggal” MAYA” tertinggi, kita ganti hari “PADA”, tetapi membawa “cahaya”.

Kita tinggalkan Taman Mini, Kita tinggalkan Padepokan Ki Ageng Jembar Jumantoro. Kita mencari “Jumantoro yang lebih luas lagi”, kita mencari “Taman yang lebih Maxi lagi”, yaitu Ketulusan dan Keikhlasan hati. Ini lebih luas dari segala yang ada.

Sekian sekedar roso pangroso dari saya, yang oleh para leluhur baru boleh di tulis setelah pk.24.00. Seperti nama sayapun, poro leluhur mengijinkan menjadi Ki Sabdo Sejati, setelah umur saya 65 thn. Masih 10 tahun lagi.
Nuwun. (KI SABDO SEJATI)

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 274 Komentar

PENGUMUMAN


PERKULIAHAN DI KAMPUS WONG ALUS DILANJUTKAN KEMBALI….


Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 156 Komentar

ARGUMENTASI SYAR’IYAH PEMBELAJARAN KAUM SUFI


Disarikan dari pemikiran al-Ghazali dalam Kitab Ihya’ Ulumiddin

Oleh Juru Angon
agilfatih@yahoo.co.id

Ketahuliah, bahwa seseorang yang mengetahui sesuatu – walaupun sesuatu yang sangat sederhana – dengan melalui ilham yang tiba-tiba saja ada dalam hatinya tanpa pernah menyadarinya, maka berarti ia telah mengetahui kebenaran jalan tersebut. Dan barang siapa yang belum pernah mendapatkan pengetahuan ilhami semacam ini, hendaklah dia mempercayai tentang kebenaran adanya, karena pengetahuan semacam ini merupakan pengetahuan yang sangat tinggi tingkatannya. Hal ini diperkuat dengan dalil-dalil syara’ dan pengalaman atau kisah-kisah mereka yang mengalaminya.

Di antara dalil-dalil itu adalah firman Allah Swt: “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” (Qs. Al-Ankabut; 69).

Semua hikmah itu muncul dari hati lantaran ketekunannya dalam beribadah dan bukan disebabkan karena belajar, dengan kata lain, melalui ilham dan kasyf.

Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang berbuat sesuai dengan apa yang diketahuinya, maka Allah Swt akan mewariskan kepadanya ilmu yang belum pernah diketahuinya dan memberikan petunjuk atas apa yang dikerjakannya sehingga ia berhak mendapatkan surga. “Barang siapa yang tidak berbuat sesuai dengan apa yang diketahuinya, maka Allah Swt akan menyesatkan apa yang telah diketahuinya itu dan (Allah Swt) pun tidak memberikan petunjuk atas apa yang dikerjakannya, sehingga ia pantas masuk neraka.”

Allah Swt berfirman: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah Swt, Allah Swt akan memberikan jalan keluar baginya (dari semua kesulitan dan ketidaktahuan), dan menganugerahkan rizki kepadanya dari jalan yang tidak terduga” (Qs.Al-Thalaq; 2-3). Maksudnya adalah; Allah Swt menganugerahkan ilmu tanpa melalui belajar dan memberikannya kecerdasan tanpa harus berlatih.

Allah Swt berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan” (Qs. Al-Anfal; 29).

Yang dimaksud dengan “furqan” dalam ayat diatas adalah cahaya atau nur yang bisa membedakan antara yang haq dan yang batil serta dapat mengeluarkankannya dari hal-hal yang syubhat atau tidak jelas status halal-haramnya. Oleh karena itu, Rasulullah Saw dalam do’anya selalu memohon diberikan cahaya atau nur, sebagaimana nampak dalam do’a beliau berikut ini:

“Ya Allah, berilah aku nur, tambahilah aku nur dan jadikanlah nur berada dalam hatiku, dalam kuburku, dalam pendengarnku, dalam penglihatanku, dalam rambutku, dalam kulitku, dalam dagingku, dalam darahku dan dalam tulangku.”

Rasulullah Saw pernah ditanya tentang maksud kata “syaraha” dalam ayat: “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (Qs. Al-Zumar; 22).

Jawab Rasulullah Saw: “Yakni “meluaskan atau melapangkan”, karena jika Allah Swt menempatkan nur dalam hatinya, maka dadanya akan menjadi luas dan lapang.”

Rasulullah Saw juga pernah mendo’akan Ibn Abbas:“Ya Allah, fahamkanlah ia dalam persoalan agama dan ajarkanlah ia ta’wil (kemampuan untuk menafsiri al-Qur’an-pen).”

Ali (semoga Allah Swt meridlainya) berkata: “Tidak ada sesuatu pun di sisi kami yang bisa mebuat Rasulullah Saw senang kepada kami, kecuali Allah Swt memberikan seorang hamba yang faham betul terhadap kitab suci-Nya.” Dan ini bukan diperoleh karena belajar.

Diriwayatkan, bahwa yang dimaksud dengan “hikmah” dalam ayat (“Barang siaa yang telah diberi hikmah, maka sesunggunya ia telah dikaruniai kebaikan yang sangan banyak”- Qs. Al-Baqarah; 269) adalah “pemahaman terhadap kitabullah”. Sedangkan maksud ayat (“Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); Qs. Al-Anbiya; 79) adalah Allah Swt telah memberikan kasyf kepada Sulaiman ‘alaihi salam.

Abu Darda berkata: “Seorang mukmin adalah orang yang melihat dengan nur Allah Swt dari belakang hijab yang tipis. Demi Allah Swt, sesungguhnya Allah Swt telah menempatkan cahaya atau nur kebenaran dalam hati mereka dan lidah mereka.”

Salah seorang salaf berkata: “Seorang mukmin sering disangka sebagai “kuhan” atau paranormal.”

Rasulullah Saw bersabda: “Berhati-hatilah dengan “firasat” orang yang beriman, karena ia melihat dengan “nur” Allah Swt.”

Hal itu juga diisyratkan oleh Allah Swt dalam firmannya: “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda” (Qs. Al-Hijr; 75); dan dalam ayat:“Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin” (Qs. Al-Baqarah; 118).

Al-Hasan meriwayatkan dari Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda: “Ilmu itu ada dua. Ilmu batin itu ada di dalam hati, dan itulah ilmu yang bermanfaat…”

Ketika salah seorang ulama ditanya tentang ilmu batin, dia menjawab: “Ilmu batin adalah salah satu rahasia Allah Swt yang diberikan ke dalam hati para kekasih-Nya. Allah Swt bahkan tidak memberikannya kepada malaikat dan manusia biasa”.

Rasulullah Saw bersabda: “Di antara umatku ada yang menjadi “muhdisin” guru dan mukallimin (ahli kalam). Sedangkan Umar adalah salah satu dari mereka.” Yang dimaksud dengan al-muhdis adalah al-mulham (orang yang diberi ilham), yakni orang yang hatinya telah dibukakan (al-kasyf) oleh Allah Swt, sehingga bisa mengetahui sesuatu tanpa menggunakan perantaraan panca indera sebagaimana orang kebanyakan.

Sedangkan al-Qur’an telah menjelaskan bahwa taqwa adalah kunci dari hidayah dan al-kasyf, yang berarti bahwa al-kasyf diperoleh tanpa harus belajar. Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa” (Qs. Yunus; 6).

Ayat di atas mengisyaratkan bahwa hanya orang yang beriman saja lah yang diberi keistimewaan untuk mengetahui semua yang diisyaratkan dalam ayat di atas.

Dalam ayat lain, Allah Swt juga berfirman: “(Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa” (Qs. Ali Imran; 138).

Abu Yazid al-Busthami berkata: “Bukanlah dinamakan ‘alim orang yang menghafalkan kitab, karena jika ia lupa maka ia menjadi orang yang bodoh. Yang disebut ‘alim yang sesungguhnya adalah orang yang mendapatkan ilmunya langsung dari Allah Swt tanpa menghafal atau belajar. Inilah ilmu rabbani yang diisyaratkan Allah Swt dalam firmanya (“Lalu mereka (Musa dan pembantunya) bertemu dengan seorang hamba (Nabi Khidlir) di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” – Qs. Al-Kahfi; 65).

Meskipun semua ilmu adalah berasal dari Allah Swt, tetapi ada sebagian ilmu yang diperoleh harus dengan belajar-mengajar dan ini tidak disebut dengan ilmu ladunni. Adapun ilmu ladunni adalah ilmu yang ada dengan sendirinya di dalam hati tanpa sebab-sebab yang wajar, sebagaimana biasanya pengetahuan masuk dari luar.”

Itulah beberapa uraian tentang dalil-dalil naqliyah mengenai persoalan di atas. Sekiranya kami kumpulkan semua ayat, hadits dan perkataan sahabat atau tabiin niscaya akan sangat banyak.

Adapun bukti-bukti yang berupa pengalaman juga sangat banyak, dan itu banyak dialami oleh para sahabat, tabiin dan generasai sesudahnya. Abu Bakar Ashidiq, menjelang wafatnya, pernah berkata kepada puterinya, ‘Aisyah :”Engkau akan mempunyai adik perempuan.” Pada saat itu isteri Abu Bakar sedang hamil dan ternyata memang kemudian melahirkan seorang bayi perempuan. Abu Bakar telah mengetahui sebelumnya bahwa anak yang dikandung isterinya adalah perempuan.

Umar bin Khatab juga pernah berteriak di tengah-tengah khutbahnya: “Awas, berlindunglah kalian di balik bukit itu!” Umar saat itu mengalami kasyf, yakni mengetahui bahwa di atas bukit, musuh sedang mengawasi pasukan Islam, sehingga Umar memperingatkan pasukan Islam yang saat itu sedang berperang di suatu tempat, padahal beliau sedang berada di atas mimbar masjid, tetapi suara beliau terdengar sampai ke tengah-tengah pasukan Islam. Hal ini tentu merupakan salah satu bukti karamah beliau.

Anas bin Malik menceritakan pengalamannya: “Saya bertamu ke rumah Usman bin Afan. Sebelumnya, di tengah jalan, saya bertemu dengan seorang wanita. Saya sempat meliriknya dan membayangkan kecantikannya. Ketika saya masuk ke rumah Usman, beliau berkata: “Ada salah seorang di antara kalian yang masuk ke rumahku dan sisa-sia zina nampak di matanya! Tidakkah kamu tahu bahwa zina mata adalah memandang (pada sesuatu yang dilarang)? Kamu mau bertaubat, atau saya hukum kamu?” Saya bertanya kepadanya: “Adakah wahyu setelah nabi? Jawab beliau: “Tidak, tetapi saya tahu (kejadian tentangmu) berdasarkan firasat yang benar.”

Abu Said al-Harraz berkata: “saya memasuki masjidil haram dan melihat serang faqir yang mengenakan pakaian sobek-sobek. Aku pun berkata dalam hati: “Orang ini mungkin pura-pura miskin.” Lalu dia mengundangku dan berkata: “Sesungguhnya Allah Swt mengetahui apa yang ada di hatimu, maka takutlah kepada-Nya” (Qs. Al-Baqarah; 235). Kemudian, aku pun beristighfar dalam hati dan dia berkata lagi: “Sesungguhnya Allah Swt menerima taubat dari hamba-hamba-Nya” (Qs. Al-Syura; 25), lalu dia menghilang dan aku tidak pernah melihatnya lagi.

Zakariya bin Daud berkata: “Abu al-Abbas bin Masruq berkunjung ke rumah Abu al-Fadl al-Hasyimi yang sedang sakit. Al-Hasyimi mempunyai keluarga yang banyak dan Abu al-Abbas tidak mengetahui darimana al-Hasyimi menghidupi keluarganya. Al-Hasyimi berkata: “Ketika aku bertanya dalam hati, darimana laki-laki ini bisa memberi makan keluarganya, tiba-tiba al-Hasyimi menghardikku: “Hai Abu al-Abbas, hilangkanlah pikiran yang rendah itu, karena sesungguhnya Allah Swt memiliki rahasia yang tersembunyi.” @@@

Categories: ARTIKEL KI JURU ANGON | 84 Komentar

AGENDA KWA JAKARTA


ASSALAMUALAIKUM.WR.WB.

SEDULUR KWA JAKARTA,… DALAM RANGKA MENSUKSESKAN ACARA SILATURAHIM KWA JAKARTA TANGGAL 31 OKTOBER MAKA KAMI MENGHARAPKAN KEHADIRAN SAUDARA UNTUK MEMBAHAS ACARA DIMAKSUD PADA:

HARI/ TANGGAL: MINGGU/ 24-10-2010

JAM : 12.00.

TEMPAT: KAMPUNG JATI RT 01/ RW 01 NO 26. KEL. JATINEGARA KAUM. KEC. PULO GADUNG. JAKARTA TIMUR. (THANMUS THEPOS)

AGENDA: PEMBENTUKAN PANITIA DAN PENYUSUNAN AGENDA SILATURAHIM

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA. WASSALAMUALAIKUM. WR.WB.

Kontak person

WONGITEM RAWA MANGUN 085674991459
THANMUS THEPOS 08128671411
DEADMAN 02132345408/085696789797

WASSALAMUALAIKUM WR WB. MAJU TERUS PANTANG MUNDUR…. PERTAMAAAAAAXXXXXX KWA JAKARTA!!!!

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 57 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMA’ NURUL QOLBU


Pengijazah: Ki Sudadi

Assalamu’alaikum, salam hormat dan takzim kepada Ki Wongalus dan Ki Ajar Celse, pengasuh Redaksi KWA serta salam persaudaraan pada mahasiswa di KWA, semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayang-Nya, Amin. Mohon maaf sebelumnya Ki Wongalus dan para sesepuh/pinisepuh KWA, saya tidak bermaksud untuk PROMOSI ATAU KOMERSIAL. Amalan ini telah saya berikan ke mas suwandi untuk membantunya pada waktu ada masalah, setelah itu mas suwandi mengirimkan pengalamannya kepada Redaksi KWA mungkin sudah kehendak Allah alhamdulillah para sesepuh/pinisepuh menanggapi dan memberikan komentar amalan ini diberi nama ” ASMA’ NURUL QOLBU “ serta Ki Wongalus membuka rahasia makna arti yang terkandung di dalam surat An-nur ayat 35 .

Tata Cara Mengamalkan ASMA’ NURUL QOLBU

1. Tawasul kepada : Nabi Muhammad saw, Nabi Sulaiman as, Nabi Khidir as, Shohabat Nabi : Abu Bakar, umar, Ustman, Ali. Syekh Abdul qodir jailani, Syekh Abil Hasan Asy-syadzilly, Syekh Ahmad Ali Al-Bunni, Sunan kalijogo, Kedua orang kita.

2. Membaca : Syahadat > 3x, Sholawat Al-Fatih > 7x, Istighfar > 3x

3. Puasanya selama 41 hari / 7 hari

4. Pada waktu puasa tidak boleh bersentuhan dengan seorang wanita yang sudah baligh ( dewasa) apabila bersentuhan sengaja atau tak sengaja puasanya batal.

5. Dibaca habis sholat fardhu.

Inilah Ayat dan do’a lengkapnya yang saya wiridkan:

BISMILLAHIIRRHMAANIRRAHIIM. ALLAAHU NUURUSSAMAAWAATI WAAL-ARDH , MATSALU NUURIHI KAMISYKAATIN FIIHAA MISHBAAH, ALMISHBAAHU FII ZUJAAJAH, AZZUJAAJATU KA-ANNAHAA KAWKABUN DURRIYUI YUUQODU MIN SYAJARATIN MUBAARAKATIN ZAYTUUNATIN LAA SYARQIYYATIU WALAA GHARBIYYATIN YAKAADU ZAYTUHAA YUDHII-U WALAW LAM TAMSAS-HU NAAR, NUURUN ‘ALAA NUUR YAHDIILLAAH LINUURIHI MAIYASYAA WAYADHRIBU-LLOOHU AL-AMTSAALA LILNNAAS WALLOOHU BIKULLI SYA-IN ‘ALIIM > 1000x

Artinya: Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca,(dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang di nyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hamper-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

 

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM.ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIIN.ARRAHMAANIR RAHIIM. MAALIKI YAUMIDDIIN. IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IIN. IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM. SHIRAATHAL LADZIINA AN-AMTA ‘ALAIHIM GHAIRL MAGHDHUUBI ALAIHIM WALADH-DHAALLII. > 1000x

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah seru sekalian alam. Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang menguasai hari kemudian. Hanya Engkaulah yang kami sembah . Dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukkilah kami ke jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah engkau berikan nikmat kepada mereka, sedang mereka itu bukan orang-orang yang dimurkai dan bukanpula orang-orang yang sesat.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. ALLAHUMMAJ’AL FII QOLBII NUURON WAFII BASHORII NUURUN WAFII SAM’II NUURON WA’AN YAMIINI NURURON WAKHALFII NUURON WAFII ASHABII NUURUN WAFII LAHMII NUURON WAFII SYA’RII NIUURON WAFII BASYORII NUURON > 7x

Artinya : Ya Allah Tuhan kami, berikanlah aku penyuluh/cahaya dalam hatiku, curahkanlah cahaya dalam pandanganku, curahkanlah cahaya dalama pendengaranku, curahkanlah dalam sisi kananku, curahkanlah cahaya dibelakangku, curahkanlah cahayadalam saraf-sarafku, curahkanlah dalam dagingku, curahkanlah cahaya dalam rambutku dan curahkanlah cahaya dalam hatiku.

ALLAHUMMA ANTAL AWWALU FALAISA QOBLAKA SYAIUN WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA’DAKA SYAIN-UN WA ANTAL AALIMUL GHOIBI WA ANTA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIRUN, WA ANTA ALLAAMUL QHUYYUB WA ANTA ‘ALAA KULLI SYAIN-IN ALIIM BIRAKHMATIKA YAA ARKHAMAR ROOKHIMIIN. > 7x

Artinya : Wahai Tuhanku Engkau terdahulu tiada sesuatupun sebelummu dan Engkau terakhir tiada sesuatupun sesudahmu dan Engkau mengetahui yang ghaib (yang semua makhluk tiada dapat mengetahui) dan Engkau kuasa atas segala sesuatu dan Engkau maha mengetahui perkara yang ghaib dan Engkau waspada atas segala sesuatu. Berkat Rahmatmu Wahai Tuhan paling Rakhim.

Di akhir membaca wirid :

– YA QAWIYYU YA MATINU > 325 x Wahai Yang Mahakuat, Wahai Yang Mahakokoh

– HASBUNAALLAH WANI’MAL WAKIL > 1000x Cukuplah bagi kami Allah dan Dia adalah sebaik-baik pelindung

Sholawat Al-Fatih :

BISMIILAAHIRRAH MAANIRRAHIIM. ALLAHUMMA SHOLLI WA SALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NIL-FAATIHI LMAA UGHLIQA WALKHAATIMI LIMAA SABAQA WANNAASHIRIL HAQQI BILHAQQI WAL-HAADII ILAA SHIRAATIKAL MUSTAQIIMI. SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA ‘ALAA AALIHI WA-ASH-HAABIHIL HAQQA QADRIHI WAMIGDAARIHIL ‘AZHIIMI

Artinya : Ya Allah, limpahkanlah rahmat takzim, salam sejahtera serta keberkahan kepada junjungan kita Muhammad saw. Sebagai pembuka sesuatu yang terkunci (tertutup) dan penutup sesuatu (para utusan) yang terdahulu, dialah penolong yang benar dengan kebenaran dan petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allahmelimpahkan (memberikan) rahmat takzim atau shalawat kepadanya beserta keluarganya (yang beriman dan mengikuti petunjuknya) dan para sahabat-sahabatnya dengan sepenuhnya atau dengan sebenar-benarnya qudrah dan miqdrarnya yang tinggi.

• Keterangan untuk therapy bacalah : YA QAWIYYU YA MATINU IKFINA SYARRAZH-ZHALIMIN > 325x Wahai Yang Mahakuat, Wahai Yang Mahakokoh, tolonglah kami mengatasi kejahatan kaum yang zalim.

Shohibul ijazah mengucapkan semoga amalan ini bermanfaat didunia maupun akhirat untuk Anda dan keluarga yang mengamalkannya, amiin 3x.

Wa’alaikum salam Wr.Wb. @@@

Categories: ASMA’ NURUL QOLBU | 62 Komentar

MEMBACA ULANG CAHAYA


Kepada Guruku Al Ghazali, Terima kasih 39756 x…..

ALLAH ADALAH CAHAYA LANGIT DAN BUMI. PERUMPAMAAN CAHAYA-NYA ADALAH IBARAT SEBUAH MISYKAT. DALAM MISYKAT ITU ADA PELITA. PELITA ITU DI DALAM KACA. KACA ITU LAKSANA BINTANG BERKILAU. DINYALAKAN DENGAN MINYAK POHON YANG DIBERKATI, YAITU POHON ZAITUN YANG BUKAN DI TIMUR MAUPUN DI BARAT. YANG MINYAKNYA NYARIS MENYALA SENDIRI-NYA WALAU TIDAK DISENTUH API. CAHAYA DI ATAS CAHAYA! ALLAH MENUNTUN KEPADA CAHAYA-NYA SIAPA SAJA YANG IA KEHENDAKI DAN ALLAH MEMBUAT PERUMPAMAAN BAGI MANUSIA. SUNGGUH ALLAH MENGETAHUI SEGALA SESUATU. (QS AN NUR: 35)

Itulah satu ayat di dalam Surat An Nur: 35. Entah kenapa, saya sangat senang dengan ayat yang di kalangan ahli hikmah disebut sebagai ASMAK NURUL QOLBU ini. Sejak lama saya begitu menyukai keindahan bahasa ayat tersebut sekaligus penasaran dengan makna kata “Cahaya.” Tentu Tuhan tidak membuat perumpamaan secara sembarangan, sebagaimana juga dia membuat perumpamaan-perumpamaan lain di dalam Kitab Suci. Tentu ada makna dan hikmah yang besar bila kita mau bertafakkur, memikirkan dan merenungkan kandungan-kandungannya secara mendalam dan intensif.

Selain di ayat tersebut, kata “Cahaya” juga disampaikan oleh Nabi SAW dalam sabdanya: “Allah mempunyai tujuh puluh ribu hijab (tirai penutup) cahaya dan kegelapan. Seandainya IA menyibakkannya niscaha cahaya-cahaya wajah-NYA akan membara siapa saja yang memandangnya”

Saya yakin meskipun belum memulai, begitu kita masuki tabir-tabir rahasia di dalamnya, kita akan mendapati sebuah pengertian dimana kita akhirnya merasa bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa sedang memberi pembelajaran pada kita agar senantiasa mensyukuri berkah dan karunia untuk memikirkan bahasa-bahasa simbolik dengan akal budi. Kita akan memasuki sebuah pendakian spiritual hingga memasuki persada ketuhanan yang berseluk beluk dan sangat tinggi. Tentu saja, kita terkadang tidak diperkenankan untuk menceritakan kepada mereka yang “belum sampai.” Tidak setiap hakikat boleh dijelaskan karena nanti akan membuat kebimbangan dan kekeruhan. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh seorang yang arif: “Mengungkapkan rahasia Ilahi adalah kekufuran”

Namun, bila rahasia Ilahi itu disampaikan pada saat yang tepat, saya kira tetap mendatangkan manfaat sebagaimana disampaikan oleh seorang penyair: “Barangsiapa memberikan ilmu kepada yang tidak patut menerimanya, sama saja dengan menyia-nyiakannya. Siapa saja yang menutup ilmu dari yang berhak mengetahuinya, sungguh ia telah berbuat aniaya yang sebesar-besarnya.” Semoga ini saat yang tepat untuk memohon pada-NYA agar membuka kunci-kunci rahasia tersebut.

Apakah itu CAHAYA? Cahaya adalah sebuah dzat yang darinya segala sesuatu itu tampak oleh mata kita. Kita menganggap sebuah benda misalnya daun memiliki warna tertentu. Namun sesungguhnya, kalau tidak ada dzat yang bernama cahaya apakah daun itu tetap berwarna hijau? Tentu saja warnanya hilang dan gelap tidak terlihat. Jadi syarat utama penampakan segala sesuatu di muka bumi ini adalah adanya CAHAYA. Karena kenyataan ini sebenarnya bertingkat-tingkat sesuai dengan wujud kesempurnaannya masing-masing maka kita bisa merumuskan bahwa ada satu-satunya syarat agar semua itu ada dan tidak ada syarat lagi bagi keberadaannya. Syarat itu adalah CAHAYA MAHA CAHAYA, Cahaya Tertinggi dan Terakhir, Cahaya Hakiki dan tiada cahaya lain di atasnya. Sang Causa Prima-nya Cahaya.

Penampakan segala sesuatu adalah NISBI karena tergantung pada sebab-sebab yang lain. Penampakan daun itu nisbi, penampakan manusia itu nisbi, penampakan dunia ini nisbi. Semuanya nisbi, relatif dan tidak absolut. Keberadaan semua yang ada ini bergantung pada sesuatu yang lain. Kita bisa melihat dan mendengar karena kita punya mata dan telinga (audio-visual), itu tingkat dasar. Tingkat selanjutnya, kita bisa memastikan segala sesuatu karena kita punya alat-alat untuk merasa (kinestetik) dan rasa lebih tinggi derajat kepastiannya dari mata dan telinga. Darimana indera rasa ini terletak dan berasal?

Akhirnya, kita akan sampai pada pemahaman tentang JIWA atau RUH melihat dan merasakan segala sesuatu. Sifatnya tidak terlihat namun menjadi sumber pengelihatan dan sumber kepastian-kepastian segala sesuatu. Jadi yang menentukan gelap terangnya dunia ini, yang menentukan luas sempitnya dunia, yang menentukan ada dan tidaknya dunia ini termasuk anda dan saya adalah RUH kita. Segala sesuatu itu terwujud bila RUH kita menghendaki untuk terwujud dan bila RUH kita tidak menghendaki, maka segala sesuatu termasuk dunia inipun tidak ada! RUH adalah CAHAYA SEJATI yang tidak memiliki daya cerap dan tidak pula mewujudkan pencerapan, tetapi ia menyimpan potensi KEHENDAK untuk mewujudkan segala sesuatu.

Jadi di dalam diri kita ini, ada CAHAYA SEJATI yang memiliki sifat sempurna yang tidak pernah keliru. Kebenaran absolut yang sesungguhnya. Ada kalanya ia dinamakan AQL, RUH atau NAFS. Namun sebaliknya kita lewati saya istilah-istilah ini agar tidak menimbulkan kebingungan saat membahas tentang cahaya ini. Bila mata kita tidak bisa melihat mata, maka RUH bisa melihat dirinya sendiri. CAHAYA yang bisa mencerap CAHAYA, pengetahuan tentang pengetahuan dan seterusnya. Bila mata tidak bisa melihat sesuatu yang terlalu jauh atau dekat, maka AQL atau RUH bisa terbang kemanapun yang dikehendaki, bisa terbang ke langit manapun dan turun ke langit manapun yang dikehendakinya. Hingga mampu memaknai HAKIKATNYA HAKIKAT, sampai pada hakikat segala sesuatu, samudra yang luasnya meliputi sifat-sifat-NYA, puncaknya puncak dan dasarnya dasar segala sesuatu. Pada titik penghayatan ini, kita akan memahami bahwa sesungguhnya manusia adalah CERMIN TUHAN… Innallaha kholaqo aadama alaa suurotini… Allah menciptakan Adam menyerupai citra-NYA.

Masalahnya adalah ruh, nafs dan akal yang bagaimana yang sesungguhnya bebas dari sifat relatif dan terbatas? Kita sadar bahwa diri kita yang sejati ini merupakan limpahan DZAT-NYA, namun kok dalam kehidupan sehari-hari kita masih diliputi oleh keterbatasan dan tidak mencerminkan khalifah di muka bumi ini? Jangankan khalifah, yang terjadi malah sering berbuat kerusakan dan melanggengkan kemunkaran. Menjadi manusia yang tidak tahu SANGKAN PARANING DUMADI, seperti tersesar di hutan belantara problem dunia fana, tidak tahu asal termasuk kebingungan jalan untuk pulang.

Kita ini ya Fir’aun sebagaimana yang disebut Tuhan di dalam kitab suci. Tuhan pada hakikatnya sedang menuding diri kita ini. Jangan sampai terlambat untuk menyadari kesalahan diri kita dan masukilah senantiasa kesadaran ruh kita. Jangan sampai ketika air laut kematian merangsek ke sungsum dan sel sel darah, dan nyawa kita tinggal sejumput kita baru terbangun…. lah kemana saja kita selama ini, ohoi … Firaun abad 21?

Saat nanti kita sekarat akan meninggal dunia disanalah kita kemudian baru memasuki wilayah kesadaran ruh. Oh….. betapa sia-sia hidupku selama ini…..aku telah mempertuhankan diriku yang palsu…. tidak mempertuhankan DIRIKU YANG SEJATI…Kesadaran sejati yang selama ini tertimbun di dalam diri dan tidak pernah kubangunkan. Sungguh celaka dan sia-sia…. Ampun Gusti….Aku telah menyembah berhala yang tidak lain diriku sendiri, nafsu-nafsuku, keinginan-keinginanku, isteri dan anakku, harta bendaku, syahwatku, kesenangan-kesenanganku, kehormatanku, kemuliaanku, pangkat derajatku…. Wahai Tuhan Kami, kini kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia agar dapat beramal sholeh.. kini kami telah menjadi orang-orang yang yakin…. dan Tuhan bersabda: Telah Kami singkap tirai yang menutupimu, kini pengelihatanmu amat tajam!

Kita sampai pada pemahaman bahwa cahaya itu sesungguhnya tidak hanya bersifat fisik namun sumber cahaya itu justeru hal yang bersifat metafisik. Al Qur’an sebagai cahaya, tentu saja memiliki dimensi metafisik. Bukan hanya buku yang bisa dibakar dan aus, namun memiliki ruh yaitu Al Quran yang bersifat metafisik berupa hakikat pergelaran alam semesta ini. Kalau kita menyebut pergelaran alam semesta… maka jangan hanya diartikan bumi dan langit saja. Itu semua hakikatnya justeru merupakan JAGAD CILIK (Mikrokosmos) sementara pergelaran alam semesta yang hakiki adalah DIRI SEJATI yang merupakan JAGAD GEDE (makrokosmos). Itulah Al Qur’an hidup yang harus kita jelajahi kedalaman semestanya. Kenapa manusia makrokosmos? Sebab yang menentukan besar kecilnya alam semesta bukan alam semesta itu sendiri, melainkan diri kita. Ya Akal kita, Ya Ruh kita. Bukankah kita yang membuat meteran, penggaris, penentu dan pencipta ukuran bagi segala sesuatu? Jadi yang menentukan besar kecilnya “Tuhan” ya anggapan diri kita masing-masing. Cantik mana Luna Maya dengan Cut Tari? Tentu saja tergantung persepsi. Bagi Ariel Peterpan mungkin cantik Luna Maya, namun bagi saya mungkin lebih cantik Cut Tari. Besar mana “Tuhanmu” dengan “Tuhanku?” Tentu saja tergantung pada penghayatan masing-masing orang.

Susunan, sifat, asma/nama dan perbuatan Tuhan (pada diri-NYA sendiri) tetap tidak mampu diketahui kecuali mereka yang sudah mendapat petunjuk atau hidayah dan bagi kebanyakan orang awam benar-benar menjadi misteri sampai kapanpun. Kita hanya bisa melihat FENOMENA-NYA. Sementara NOUMENA-nya jelas tidak bisa kita ketahui. Kita hanya bisa melihat aksidensia-NYA, sementara SUBSTANSI/ESENSI-NYA wallahu a’lam. Kita hanya bisa melihat Miss Universe dari jauh, melihatnya dari luar.. warna kulitnya, bajunya, rambutnya, bibirnya… sementara wujud aslinya apakah seperti itu? Ya silahkan dikira-kira sendiri.

Itu sebabnya, kita tidak boleh sedkitpun mengaku dan merasa tahu tentang diri-NYA. Yang merasa kita tahu tentangnya, 99 asma-NYA yang kita kenal selama ini sebenarnya hanyalah seperti peta penunjuk jalan agar kita tidak tersesat. MAP IS NOT THE TERRITORY: Peta tentu beda dengan wilayah yang sesungguhnya. Apalagi tentang Allah SWT??? Apalagi bahasa dan akal kita sangat terbatas. Dimana batasnya bahasa dan akal? Disinilah batasnya. Yaitu tidak mampu menggapai Susunan, sifat, asma/nama dan perbuatan Tuhan (pada diri-NYA sendiri). Mereka yang awam adalah mereka yang masih belum tersingkap pemahamannya akan alam hakikat. Dia tidak bisa lepas dari alamul hiss was-syahadah… alam kasat mata dan belum mampu memasuki pintu alam malakut yaitu pintu alam yang bisa dimasuki oleh mata batiniah. Mata batin mendapatkan cahaya yaitu RUH Al QUR’AN dan PETUNJUK-NYA yang diturunkan dalam hidup kita sehari-hari, detik ini, disini…

Ketersingkapan pintu alam malakut secara sempurna sungguh mempesonakan hati. Sebuah alam penuh keajaiban dimana kita merasa tidak bisa tidak kecuali HARUS MENGUCAPKAN TERIMA KASIH, sujud sukur tanpa pernah berhenti untuk bertasbih memuji-NYA. Betapa aneh diri kita ini, kok bisa-bisanya tiba-tiba ada di dunia ini. Opo tumon??? Siapa yang menciptakan aku??? Apakah ini perbuatan yang disengaja atau iseng? Pasti disengaja. Bukan iseng. Padahal aku mengisi hidupku dengan iseng, menghabiskan waktuku untuk main domino, mencolek gadis-gadis bahenol di lokalisasi, dan bergaul dengan para preman? Betapa hinanya diriku yang setelah menyadari hal ini kemudian melanjutkan hidup di alam-alam rendah yang sesat… pantas aku lebih sesat dari hewan yang tidak bisa terbang ke alam malakut. Aku tuli dan buta dari sapaan mesra kekasih….

“MEREKA SEPERTI BINATANG, BAHKAN MEREKA LEBIH SESAT LAGI. MEREKALAH ORANG-ORANG YANG LALAI” (QS 7: 179)

Siapa yang telah terbuka pintu alam malakut? Dialah berhak menyandang gelar menjadi hamba Allah SWT. Yaitu mereka yang menghamba kepada-NYA. Bukan kepada yang lain. Mereka ini kemudian menjadi bagian dari alam malakut itu sendiri, dimana kesadaran kosmik-nya telah berubah total, final dan eternal. Indera dan khayalnya, imajinasinya, bukan menjadi bumi tempat tinggalnya lagi, termasuk langit (samaawaat…) serta segala yang terjauh dan ter-ada yang pernah dipikirkannya.

Setiap hari baginya merupakan sebuah pendakian atau Mi’raj. Hidupnya ya suluk itu sendiri. Senantiasa menghampiri hadirat Yang Maha Pecinta bahkan selalu menempel pada Hadhrat Al Quds (Hadirat Kesucian Allah SWT) dimana semua kunci gaib digenggamannya. Yaitu hanya dari sisi-NYA jua semua penyebab adanya maujudat di alam syahadah ini diturunkan dengan perkenaan-NYA. Sebab alam syahadah adalah akibat dari alam malakut yang merupakan sebab. Kalau sekarang ini banyak banjir, tanah longsor, kereta api terbakar, kemacetan di mana-mana, dan keruwetan-keruwetan hidup.. maka itulah akibat dari sebab utama yaitu alam batin kita semua yang kisruh, ruwet dan amburadul!

TALI SIMPUL
Nur artinya cahaya. Muhammad artinya kualitas diri yang terpuji. Muhammad sebagai sosok pribadi telah kembali ke sisi-NYA, namun sebagai kualitas diri maka ia akan tetap hadir pada diri-diri yang mampu menunjukkan derajatnya sebagai Pelita yang Menerangi (SIRAJ MUNIR) sepanjang jaman. Nur Muhammad ada sebelum alam semesta ini ada, sebab cahaya yang mampu menerangi dan meng-ada-kan alam semesta ini ya KEHENDAK, dan KEHENDAK AWAL PENCIPTAAN alam semesta ini adalah KEHENDAK BAIK. Nur Muhammad nanti juga akan mengakhiri pergelaran dan penggulungan alam semesta dengan makna hakikat yang sama. Dan setelah itu, dunia ini diisi dengan cahaya dari semua nabi yang juga merupakan cahaya sepanjang masa, termasuk diri anda, diri saya, diri kita semua. Semua punya satu keping mosaik kebenaran yang harus dikumpulkan agar kebenaran itu menyatu sempurna. Salam paseduluran….@WONGALUS,2010

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 289 Komentar

TAREKAT IMAM AL-GHAZALI


Disarikan dari Kitab Ihya Ulumiddin
Oleh Juru Angon

Imam al-Ghazali mengatakan bahwa: “Jalan tasawuf bisa ditempuh dengan cara; melakukan mujahadah atau menghilangkan sifat-sifat tercela, memutuskan semua keterkaitan dengan sifat-sifat tercela tersebut dan menggantungkan harapannya dengan sepenuh hati kepada Allah Swt. Jika ia berhasil melakukan semua itu, maka Allah Swt akan “menguasai” hatinya dan menyinarinya dengan cahaya ilmu-Nya. Jika Allah Swt yang menjadi “penguasa” hati seorang hamba, maka ia akan selalu diliputi oleh rahmat-Nya. Allah Swt akan menerbitkan cahaya dalam hatinya, melapangkan dadanya dan membukakan kepadanya rahasia malakut, cakrawala Tuhan.
Allah Swt akan menghilangkan hijab yang menutupi hatinya dengan kelembutan rahmat-Nya, sehingga dalam hatinya bersinar hakikat Ilahiyah. Manusia hanya diharuskan untuk mempersiapkan diri saja dengan mensucikan hati dan mengencangkan cita-citanya disertai keinginan yang benar, tekad yang bulat dan penuh harap menanti Allah Swt membukakan rahmat-Nya kepadanya. Para nabi dan wali-Nya telah mengalami semua itu. Hati mereka dipenuhi dengan cahaya ilmu, bukan lantaran mereka belajar atau menulis buku, tetapi karena ke-zuhud-an mereka terhadap dunia. Mereka mampu membebaskan diri dari segala hal yang berhubungan dengan keduniawian dan mengosongkan hatinya dari hiruk pikuk dunia serta mampu mengantungkan harapannya semata-mata kepada Allah Swt. Barang siapa yang (menyerahkan dirinya) untuk Allah Swt, maka Allah Swt akan bersamanya.
Banyak orang yang berpendapat bahwa jalan (tarekat) tasawuf yang dimaksud adalah; Pertama, dengan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan keduniawian, mengosongkan hati dari hiruk pikuk duniawi dan memutuskan pikirannya dari isteri, anak, harta, kampung halaman, ilmu, kedudukan dan pangakt. Ia harus berusaha agar hatinya mampu menganggap keberadaan semua itu sama dengan ketiadaannya. Kemudian, ia menyepikan diri dalam sebuah zawiyah (tempat yang bisa digunakan kaum sufi untuk ber-khalwat). Di tempat itu, ia cukup melakukan shalat wajib dan sunah rawatib saja. Kemudian, ia duduk dengan hati dan pikiran penuh konsentrasi. Konsentrasi pikiran dan hatinya jangan dipecahkan dengan membaca al-Qur’an, merenungkan makna atau tafsirnya, atau dengan sesuatu apapun yang membuat konsentrasinya buyar. Usahakan agar jangan ada yang terbersit dalam hatinya kecuali Allah Swt.
Di saat duduk – dalam khalwat-nya – bibirnya tidak henti-hentinya mengucapkan lafal “Allah, Allah, Allah” disertai dengan ke-hudlur-an hati. Hal itu terus dilakukan sampai bibirnya tidak perlu digerakkan lagi karena seolah-olah lafal “Allah” telah mengalir begitu saja dalam bibirnya. Teruslah bertahan, sampai akhirnya hanya hatinya saja yang terus disibukkan dengan dzikir. Setelah itu, upayakan agar hatinya mampu menghilangkan gambaran dan huruf-huruf pembentuk lafal “Allah”.
Yang ada dalam hatinya sekarang adalah makna substantif dari lafal “Allah” tersebut, seolah-olah telah melekat dan menyatu dalam hatinya. Ia harus berusaha untuk mencapai keadaan (tahap) ini dan mempertahankannya terus menerus dengan menghilangkan segala was-was yang ada. Ia tidak perlu berusaha “mamaksa” rahmat Allah Swt datang kepadanya, bahkan, jika ia telah mampu mencapai tahap ini, dengan sendirinya ia telah siap menerima “hembusan” rahmat-Nya. Ia hanya perlu menunggu saatnya rahmat Allah Swt dilimpahkan kepadanya sebagaimana Allah Swt telah berikan kepada para nabi dan wali-Nya, karena mereka juga menempuh jalan (tarekat) seperti ini.
Oleh karena itu, jika ia telah memurnikan dan meluruskan keinginannya, melaksanakan semua yang dipaparkan di atas dengan baik, tidak terpengaruh lagi oleh keinginan syhawatnya, serta tidak lagi tergoda untuk memikirkan semua yang ada kaitannya dengan urusan duniawi, maka cahaya Allah Swt akan bersinar dalam hatinya.
Pada awalnya, cahaya itu datang hanya sekejap bagaikan kilat yang menyambar, kemudian lenyap, lalu kembali lagi dan kadang juga berakhir. Jika cahaya tadi datang kembali, maka kadang menetap dan kadang juga berkelebat saja. Jika cahaya atau sinar tadi menetap, kadang bertahan lama dan kadang hanya sebentar. Seringkali juga diikuti berturut-turut dengan cahaya-cahaya yang lain dan kadang juga hanya satu jenis cahaya saja. Kedudukan para wali Allah Swt dalam hal ini berbeda-beda dan tidak terbatas sebagaimana halnya dengan perbedaan tingkatan akhlaq mereka. Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa jalan (tarekat) di atas tidak lain adalah penyucian diri dan hati dari segala yang ada di sekitarnya dan bersiap diri serta menunggu apa yang akan diberikan Allah Swt kepadanya. Itu saja.
Mereka yang berpandangan luas dan berpikiran jernih, tidak akan mengingkari adanya jalan atau metode ini dan kemungkinan tercapainya tujuan yang dikehendaki, karena semua itu adalah metode yang ditempuh oleh para nabi dan auliya. Namun demikian, ada di antara mereka yang menganggap jalan ini terlalu sukar untuk ditempuh, karena bagi mereka, menghilangkan semua rintangan yang menghalagi jalan ini sangat sulit untuk dilakukan. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 44 Komentar

MEMASUKI ALAM RASA


risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum.Kepada wongalus dan semua pembaca yang saya hormati. Menjawab email salah satu pembaca yang mengirim email kepada saya tentang kurang pahamnya yang dia alami maka saya menulis posting ini agar pembaca yg lain juga bertambah wawasan.Tapi maaf artikel ini jangan dipandang dari segi ilmu tasawuf tapi kita pandang dari segi ilmu hikmah atau ilmu pengetahuan.Walaupun ada beberapa point yg saya kutipkan dari khasanah tasawuf.Dalam tradisi jawa mempelajari ilmu metafisik itu ada 3 tahapan yaitu:

ILMU KANURAGAN yaitu ilmu yang mempelajari tentang tehnik melindungi diri termasuk ilmu kebal. ILMU KADIGDAYAAN yaitu ilmu yang mempelajari lebih dari sekedar ilmu bela diri tapi sudah merambah ke ilmu penyembuhan ilmu menarik rejeki ilmu pengasihan dll. ILMU KESEMPURNAAN yaitu ilmu yg khusus mempelajari tentang cara menghadap dan kembali kepada illahi. Dalam khasanah jawa ilmu kesempurnaan inilah puncak dr ilmu karena sesakti apapun orang itu bila berhadapan dg orang yg memiliki ilmu kesempurnaan kesaktianya akan tawar,khodamnya akan kabur. Ilmu kanuragan menggali sumber ilmunya dengan mengolah potensi raga atau fisik walau fisik kadang juga memancarkan energi metafisik. Ilmu kadigdayan menggali sumbernya dengan olah cipta.Konsentrasi,visualisasi dll.Ilmu kesempurnaan menggali sumbernya dengan olah rasa.Tapi bukan rasa manis asin pahit sedih dll.Maka ilmu ini sering juga disebut ilmu olah rasa agar manusia bisa merasa tapi tidak merasa bisa.

Bagaimanapun sebenarnya ilmu ini sulit dijelaskan dengan bahasa. Kecuali orang yang menginginkan terjun langsung dan mengalami. Maka tak ayal berbagai uraian dari guru atau wacana lain sulit dipahami.Bukan berarti guru
itu berbelit2 tp dia mau mengungkapkan dg bahasa sulit. BAGAIMANA MENJELASKAN RASA PEDAS KEPADA ORANG YANG BELUM PERNAH MAKAN PEDAS.Paling bisanya cuma mengira2.Ilmu ini tidak ada puncaknya.Puncaknya adalah samudra tak bertepi,telapak kaki burung yg melayang.Dalam mendalami ilmu ini akan dibawa kedalam keadaan batiniah dan rasa yg berubah2.

Hari ini rasanya ini yg anda temui ini tp besok anda praktekan mengharap ketemu seperti sebelumnya tidak bisa. Dengan memperdalam ilmu ini memungkinkan orang mendapatkan ilham berupa ilmu yg belum diketahui manusia.Tp saya tdk menyebutnya ilmu laduni.Seandainya ada diantara saudara ada yg pernah ditemui nabiyulloh khidir as.Dan anda pernah diajari ilmu oleh beliau berarti ilmu itu sebelumnya pernah dikuasai oleh nabiyulloh khidir anda hanya berguru.Tapi ilham orang yang gemar mengolah rasa kalau memang berupa ilmu baik yg berupa metafisik atau non metafisik pasti ilmu tersebut belum pernah ada yg mengetahuinya.Puncak ilmu adalah ilmu selamat. Menurut berbagai sumber yang saya dapatkan ilmu selamat bukan berupa bacaan atau mantra.

Ilmu selamat adalah pemahaman orang jawa asli sebelum mereka mengenal surga dan neraka.Mereka memahami dan berusaha agar selamat dari berbagai malapetaka baik malapetaka fisik maupun malapetaka hati dan rasa.Ilmu selamat juga bersumber dari ilmu olah rasa dan diterapkan dalam kehidupan bukan hanya diterapkan dlm bentuk ritual saja.Dengan ilmu selamat para leluhur jawa berusaha agar hidupnya selamat didunia dan hidup dlm alam abadi. Dengan ilmu selamat mereka mampu melakukan SELAMAT TINGGAL DUNIA ATAU MATI SAK JERONING URIP.Bagi para sedulur yang lain silahkan dilengkapi uraian saya ini agar saudara yg sedang mendalami olah rasa semakin paham. Jangan dilemahkan semangat dia dalam pencarian.Mungkin dia sebenarnya ingin berguru mungkin karena situasi entah ekonomi atau harus berguru kemana dia bingung semoga uraian saya dan uraian saudara yg lain bisa menjadikan kefahaman dia.Insya alloh bersambung tentang pemahaman saya ttng hal ini juga akan saya ulas tentang belajar tanpa guru syetanlah pembimbingnya.BERSAMBUNG…. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

SHOLAWAT SAYYID AHMAD BIN IDRIS AL MAGHROBI


arhom erwin rachman tayib
arhom_ert@hotmail.com

Assalamualaikum ww kpd KWA mania saya coba berbagi bacaan, tawasul bebas ditambah sesuai nama solawatnya, didawamkan secara rutin, moga bermanfaat. Nuwun.

SHOLAWAT SAYYID AHMAD BIN IDRIS AL MAGHROBI:
ALLAHUMMA INNI AS ALUKA BI NUURI WAJHILLAHIL ADHIIM,ALLADZI MALAA ARKAANA ARSYILLAHIL ADHIM,WAQOOMAT BIHI AWAALIMULLOHIL ADHIM,ANTUSHOLLIYA ALA MAWLAANAA MUHAMMADIN DZIL QODRIL ADHIM,WA ALA ALI NABIYILLAHIL ADHIM,BI QODRI ADHOMATI DZATILLAHIL ADHIM,FII KULLI LAMKHATIW WA NAFASIN ADADA MA FI ILMILLAHIL ADHIM,TA’DHIIMAL LI KHAQQIKA YAA MAWLAANAA YAA MUHAMMAD YAA AHMAD YAA ABAL QOSIM,YAA DZAL KHULUQIL ADHIM,WA SALLIM ALAYHI WA ALA AALIHI MITSLA DZALIKA,WAJMA’BAYNII WA BAYNAHUU KAMAA JAMA’TA BAYNAR RUUKHI WAN NAFSI,DHOHIROW WA BAATHINA,YA QODHOTAW WA MANAAMAN,WAJ ALHU YA ROBBI RUUKHAN LIDZAATII MIN JAMI’IL WUJUWHI FIID DUN YAA QOBLAL AAKHIROTI,(yaa adhim3x). @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 29 Komentar

KAWAH CANDHRA DIMUKA SURAH AL FATEHAH


sigit kurniawan
denjati@yahoo.co.id

Assalamualaikum wrwbkt.. Salam hormat bwt ki alus, para sesepuh dan sedulur kwa, ijinkan kami yg fakir ilmu ini tuk berbagi sedikit pengetahuan. Kenapa judul ini kami namakan kawah candhra dimuka /pendidikan Dasar (dalam pengertian kami) surah al fatehah, karna surat ini menjadi awal, dasar, tiang, benteng dan pondasi bagi kita yg terjun kedalam dunia spiritual menuju ridho illahi…

Tata laku :
1. Niat/ikhlas
2. Shalat hajat (lebih bagus dimulai pd malam hari)
3. Amalkan surah al fatehah sebanyak 41 x selama 41 hari tanpa putus (kalo putus 1 hr saja harus diulang dr awal lagi)
4. Selesai laku amalan adakan tawasulan

Manfaat :
– Sebagai awal, dasar, tiang, benteng dan pondasi bagi si pengamal
– Sebagai pembuka hijab/rahasia qolbu
– Sebagai pengantar/mendatangkan guru gaib
– Sebagai ilmu puter giling
– Dan lain lain, banyak yg tdk dpt kami sbutkan satu persatu

Demikian sedikit pengetahuan yg bs kami babarkan, mohon maaf atas sgala kekhilafan/kekurang pengetahuan kami. Semoga dapat bermanfaat di duniat dan akhirat kelak… Amin. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 86 Komentar

HIZIB AL JAYLANI


by.ki satya
ustad_satya.jendra@yahoo.co.id

hizib al jaylani …
-bacalah surat
Al-fatihah untk;
a.nabi muhammad 1x
b.syekh muhyiddin
abdul qodir
al jaylani 1x
c.kpada guru saya
syekh mahfuzh
sya’roni 1x
-lalu baca hizib
dbwah ini;
“BISSMILLAHIRROHMAANIRROHIM.ROBBI INNII MAGHLUUBUN FANTASHIR.WAJBUR QALBIL MUNKASIR.WAJMA’ SYAMLIL MUNDATSIR.INNAKA ANTAR RAHMAANUL MUQTADIR.IKFINII YAA KAAFII WA ANAL ‘ABDUL MUFTAQIR.WAKAFAA BILLAAHI WALIYYAN WA KAFAA BILLAAHI NASHIIROO.INNASY SYIRKALAZHULUMUN ‘AZHIIM.WAMALLAAHU YURIIDU ZHULMALIL’IBAAD.FAQUTHI’A DAABIRUL QAWMILLADZIINA ZHALAMUU WAL HAMDU LILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.”

bagi yang mengamalkan amalan di atas,insya allah di samping akan di beri anugerah kesaktian ia juga akan mendapat ketentraman,dipersatukan kelompoknya dan di penuhi kebutuhanya oleh Allah. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 42 Komentar

ASMAK NURUL QOLBU


INI ADA DOA YANG LUAR BIASA BAGUS UNTUK MEMBUKA PINTU-PINTU CAHAYA YANG DIKIRIM KI SUWANDI, wandi_bintangcell@ yahoo.co.id VIA KOMENTAR DIBLOG INI. SILAHKAN DISIMAK.

Alhamdulillah Mas Risang , anak saya tadi sore sudah sembuh nggak demam lagi, tadi siang hawanya lemas ngantuk setelah sholat duhur tertidur, terdengar azdan ashar saya dibangukan oleh kedua anak saya yang tadi siang masih demam, Pak ayo kita jalan2 ke ramayana ya Nak tapi bapak tak sholat asar dulu, setelah sholat saya wirid yang di kasih Mas Sudadi surat An-Nuur 35 ,doanya dan wirid

sediakan air segelas bacakan Surat Annur ayat 35 dan do’a di bawah ini habis sholat ashar atau sholat hajat terus diminum bersama-sama dg keluarga dg tawasul kepada : Nabi Muhammad saw, Nabi Sulaiman as, Nabi Khidir as, Shohabat Nabi : Abu Bakar, umar, Ustman, Ali. Syekh Abdul qodir jailani, Syekh Abil Hasan Asy-syadzilly, Syekh Ahmad Ali Al-Bunni, Sunan kalijogo, keluarga sendiri

Surat An-Nur ayat 35 :

ALLAAHU NUURUSSAMAAWAATI WAAL-ARDH , MATSALU NUURIHI KAMISYKAATIN FIIHAA MISHBAAH, ALMISHBAAHU FII ZUJAAJAH, AZZUJAAJATU KA-ANNAHAA KAWKABUN DURRIYUI YUUQODU MIN SYAJARATIN MUBAARAKATIN ZAYTUUNATIN LAA SYARQIYYATIU WALAA GHARBIYYATIN YAKAADU ZAYTUHAA YUDHII-U WALAW LAM TAMSAS-HU NAAR, NUURUN ‘ALAA NUUR YAHDIILLAAH LINUURIHI MAIYASYAA WAYADHRIBU-LLOOHU AL-AMTSAALA LILNNAAS WALLOOHU BIKULLI SYAY-IN ‘ALIIM

( do’a nya ) BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. ALLAHUMMAJ’AL FII QOLBII NUURON WAFII BASHORII NUURUN WAFII SAM’II NUURON WA’AN YAMIINI NURURON WAKHALFII NUURON WAFII ASHABII NUURUN WAFII LAHMII NUURON WAFII SYA’RII NIUURON WAFII BASYORII NUURON

ALLAHUMMA ANTAL AWWALU FALAISA QOBLAKA SYAIUN WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA’DAKA SYAIN-UN WAANTAL AALIMUL GHOIBI WA ANTA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIRUN, WANTA ALLAAMUL QHUYYUB WA ANTA ‘ALAA KULLI SYAIN-IN ALIIM BIRAKHMATIKA YAA ARKHAMAR ROOKHIMIIN.

di akhir baca do’a tsb atas bacalah :
– YA QAWIYYU YA MATINU IKFINA SYARRAZH-ZHALIMIN > 325X
– HASBUNAALLAH WANI’MAL WAKIL > 1000X
Klo ada pengaruhnya badan capek banget jgn di paksakan.

waktu wirid Ya qawiyyu…., telinga kanan dan kiri rasanya longgar sekali dan bunyi tek tek tek sampai akhir Hasbunaalloh.

bahkan yang telinga kanan saya sampai sekarang saya nulis ini masih terasa longgar dan sejuk kaya ada yang keluar secara perlahan halus sekali, punggung rasanya dingin seperti digosok balsem yang ada mentolnya dingin sempriwing.

terimakasih Mas Risang, terimakasih Mas Sudadi, terimakasih saudara2 ku semua yang telah membantu semoga Tuhan membalas kebaikan2 saudara saudaraku amiin. @@@

Categories: ASMAK NURUL QOLBU | 229 Komentar

KWA BANDUNG DAN SEKITARNYA


UNTUK SADULUR KWA KHUSUSNYA BANDUNG DAN SEKITARNYA MARI KITA BENTUK KORWIL K.W.A UNTUK MEMPERMUDAH KOORDINASI DAN MENJALIN TALI SILAURAHMI ANTAR SADULUR. OLEH KARENA ITU SAYA MINTA PARTISIPASI ANDA UNTUK MENCATAT NAMA, KOTA, NO TELP SUPAYA LEKAS TERBENTUK KORWIL BANDUNG DAN SEKITARNYA. ANGGOTA YANG SUDAH MENDAFTAR

1. KI BAYU DIGDOYO
2. PECEL LELE
3. ERI SAGITA
4. HARRY FIRMANSYAH INDRAMAYU 08197989606
3. BUDI SULISTYANTO,LEMBANG-081221048822,
5. MUHAMAD KHOZIN ANDIKA,LEMBANG-085648951332.
6. PANURATRAHSA AL ARRIDHA CIREBON 081 313 257 779
7. JAKA SUKA / + 966 552683097 / e-mail ed_182@rocketmail.com
8. ORANG BIASA KWA 470…. 081323739599

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 155 Komentar

ASMA RAJAH WAHYU AGUNG/ ASMAUL A’ZHOM AL QUR’AN/ RAJAH INTI AYAT QURSI


IMAM MASJID BABUS SALAM PURWOSARI
USTADZ ARIFIN MAULANA SYEIKH AINUL YAQIN
083197983445

Saya ijazahkan RAHASIA INTI ayat kursi sebagai bekal agar tidak sesat dalam beramal. Rasulullah SAW menjamin surga dan bersabda: Inilah ayat dan asma yang paling besar. Bila anda ingin mengamalkannya baca inti pertama dan inti kedua ayat kursi 3/7 X TANPA NAPAS.

Dengan demikian khowas dan karomahnya segera bangkit dan menyatu dengan diri kita. Bila ingin mempunyai KAROMAH yang besar/Khoriqun lil ‘adat melebihi Asma-Asma apapun yang ada, amalkan RAJA INTI /GABUNGAN 1 dan 2. Tiap malam 313 atau 1001 X.

ASMA RAJAH WAHYU AGUNG/ ASMAUL A’ZHOM AL QUR’AN/ RAJAH INTI AYAT QURSI

INTI PERTAMA: ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QOYYUM

INTI KEDUA: WALAA YAUDUHU HIFZHUHUMA WA HUWAL ALIYYUL AZHIIM

INTI KHUSUS ASMA RAJA GABUNGANNYA: : ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QOYYUMUL ‘ALIYUL AZHIIM

Untuk mendapatkan khowas/khasiyat dan karomahnya, baca rutin ayat kursi walaupun hanya satu kali usai sholat fardhu. Tawasul dan wasilah sempurna kepada seluruh ahli silsilah/wali wali keramat juga khodamnya. Karena tawasulnya cukup panjang bisa hubungi kami saja bagi yang serius mengamalkannya. @@@

Categories: ASMA RAJAH WAHYU AGUNG | 252 Komentar

KWA JAKARTA


UNTUK SADULUR KWA KHUSUSNYA JAKARTA DAN SEKITARNYA UNTUK DIHARAPKAN UNTUK MENGISI DATA NAMA.ALAMAT.DAN NOMORTELEPON UNTUKMEMBENTUK KOODINASI WILAYAH ( KORWIL) JAKARTA DAN SEKITARNYA.UNTUK MENGKOORDINASI DAN MENJALIN TALI SULAURAHMI ANTAR SADULUR JAKARTA DAN SEKITARNYA,OLEH KARENA ITU SAYA MINTA PARTISIPASI SUPAYA TERBENTUK KORWIL JAKARTA DAN SEKITARYA. ANGGOTA YANG SUDAH MENDAFTAR

1. WONGITEM RAWA MANGUN 085674991459
2. WONGABANGAN JAKARTA SELATAN
3. THANMUS THEPOS
4. DEADMAN
5. KANCIL/MULYONO
6. NAMICHU
7. ANGKER LUDIARTO
8. SURYA BUANA
9. HERRYWAE
10.HASIBUAN
11.KI GENTAR ALAM
12.SENDANG 9
13.AMPEL
14.WAHYU BUDI EKO
15.RIKI SUHENDRO
16.NICOSYAH ALAM
17.HENDRA BEKASI
18……………………

SAYA HARAPKAN DAN PARTISIPASINYA SUPAYA KORWIL KHUSUSNYA JAKARTA DAN SEKITARNYA SUPAYA TERBENTUK UNUK MEMUDAHKAN SULATURAHMI ANTAR SADULUR JAKARTA.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 247 Komentar

KWA JAWA TIMUR


BAGI DULUR DULUR KWA YG WILAYAH JAWA TIMUR, RENCANA AKAN DI BENTUK KORWIL WILAYAH JAWA TIMUR, MELENGKAPI KORWIL JAWA TENGAH DAN JAWA BARAT YANG AKAN TERBENTUK, SILAKAN ISI DAFTAR DI BAWAH :
1. MBAH SYAREB – SIDOARJO – 08883426447
2. ZEUS – MALANG – 08125214512
3. ADIM – PASURUAN – 03436226692
4. RONI WIJAYA. —– SUROBOYO. —– 081331903455 / 081216647577
5. EKO PURWANTORO — GRESIK —– 085781636708 / 03191283258
6. BUKAN GHAIB —– SIDOARJO —– 083857781009
7. M. ARIFIANTO —– GRESIK —– 08385982691
8. OYOT MIMANG —– MOJOKERTO JATIM —– 08813550005
9. GUSBONEX / MUKTARIAWAN —– SURABAYA —– 085649289282
10. ERBEDE232 – SIDOARJO – 081357964142
11. JOKO UMBARAN – PASURUAN – 085732231158
12. AGUS128 – SURABAYA – 03171325667
13. YOYOK SUPRIYADI – SIDOARJO – 085231830068
14. WONGSABAR SENTOSA-NGANJUK-
085235666510=SUPRAPTO24@YAHOO.COM
15. SURYO NGALAM-MOJOKERTO-085852757550
16. ANDI IRAWAN – RUJAKSENTE SUKOREJO POHJENTREK PASURUAN –
ANDI34567@OVI.COM – 081938415426
17. NURCAHYO – PONOROGO – 085233932931
18. BAYU PRAKASA – SUROBOYO – 085243290700
19. DIDIK S.(MR.DI2C) 085733359299LAMONGAN NO.URUT ANGGOTA (0129)
20. WONG MBOHOL.085732451559 LAMONGAN
21. SATRYO CILIK————-WAGE-SIDOARJO–08573200955
22. DIAH WIDURI————–WAGE-SIDOARJO–08573348404
23. HARRY LELONO—————-SURABAYA——085730134920
24. ARYO SAMBER AJI——–SURABAYA——-03175155527
25. DEMITS – SURABAYA – 085732361860
26. CAKJI – SURABAYA – 085732234068 – :CAKJI_COOLEDTOP@OVI.COM
27. AGUS SETIO NO1226 – BLITAR – 085246798278
28. JAKA LAMPUNG 08983421928 MAGETAN AL-HIKMAH001@HOTMAIL.COM

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 151 Komentar

POHON MAKRIFAT


Ki Sukma Rahayu
sukmarahayu70@yahoo.com

Amalan laksana pohon yang ditanam, siraman air dan perawatan laksana perangai (akhlak mulia), dan buah adalah ganjarannya

Insan di muka bumi sadar atau tidak sadar tengah menanam pohon yang kelak pasti akan memetik hasilnya. Pohon yang kelak akan dipetik hasilnya akan baik sekiranya disiram dengan air yang baik dan akan menghasilkan buah yang bermutu jika disiram dengan air yang sesuai. Jadi hasil buah pohon atau tanaman tergantung dari siraman air dan pemeliharaannya. Siraman air dan perawatan baik yang akan menentukan hasil buah yang diharapkan, tanpa siraman yang baik pohon hanya menghasilkan sampah dan duri yang sama sekali tidak dapat memberikan keuntungan, bahkan sebaliknya hanya merepotkan bagi pemiliknya.

Pohon laksana amalan yang ditanam, siraman air dan perawatan laksana perangai (akhlak mulia), dan buah adalah ganjaran dari amalan dimaksud.

Imam Abul Abbas Ahmad al-Baghdadi seorang ulama sufi kenamaan pada zamannya pernah mengingatkan bahwa hasil dari pohon adalah akibat dari air siramannya,”Pohon makrifat (ilmu pengetahuan) disiram dengan air ide-ide pemikiran cemerlang. Pohon kelalaian disiram dengan air kebodohan dan pohon taubat disiram dengan air penyesalan. Pohon kasih sayang disiram dengan air sedekah. Seorang ilmuwan jika tak diiringi dengan akhlak mulia maka orang tersebut sebenarnya masih bodoh”.

Menurut Abul Abbas dalam kaitan ini bahwa cendikiwan, llmuwan dan kyai setinggi apapun ilmunya jika tidak disertai dengan akhlak mulia dan mengamalkan ilmunya tidak bisa disebut sebagai ilmuan atau kyai, karenanya manusia dituntut untuk senantiasa melakukan sesuatu dengan ilmi yang amali dan amal yang ilmi.

Untuk mengharapkan kesuksesan, pohon-pohon (amalan) ini semuanya harus disiram dengan air keihlasan, ketakwaan, kegigihan, keuletan, ketekunan, giat belajar, mawas diri, selalu introspeksi diiringi dengan akhlak mulia dan senantiasa berjalan dengan tuntunan yang telah digariskan oleh ajaran agama.

Kalimat dan perilaku indah merupakan pohon kesuksesan yang terus berkibar yang diumpamakan oleh Tuhan sebagai pohon yang langgeng,”Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buah pada semua musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia agar senantiasa ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi, tidak dapat tegak(tetap) sedikitpun”. [QS. Ibrahim:14]

Dari Bibit yang diletakan akan timbul Pohon Cinta dan Makrifat
Pohon ini kalimat yang baik dan sempurna
Diumpamakan oleh Alloh SWT adalah Pohon Kehidupan

“Alloh Membuat Perumpamaan bahwa perkataan yang baik
akarnya Teguh dan Cabangnya Tinggi (QS.Ibrahim 14:42)”

Untuk mengenal pohon makrifat
mulailah dari akar syariat
waspadalah dengan belitan rotan
dipandang cantik durinya tajam.

Jika akar syariat sudah kuat
barulah berpaut di dahan tarekat
dalam berpaut hendaklah berhati-hati
boleh tergelincir kiranya lumut disangka rumput.

Jika dahan tarekat sudah ampuh
barulah meniti ranting hakikat
dalam meniti hendaklah teliti
kerana sampai di sini segala-galanya rumit sekali
ranting tak boleh patah
jika patah dan goyah
tumbanglah pohon makrifat.

Untuk mencari pohon makrifat
pasti bukan di panggung dunia
banyak Rawana berwatak Rama
bukan juga di masjid dan musala
jika beramal mengharap pahala
jika bersolat meminta syurga
jika berbakti ikhlas dijaja
jika bersedekah mengundang bangga.
Andai pohon makrifat tumbuhnya di neraka
masihkah berkira mencarinya
andai perintah sudah disanggah
masihkah mengaku sebagai hamba.

Untuk mencari pohon makrifat
tidaklah jauh sebenarnya dekat
kuak tabir alam, sejengkal is
sekali nafas sudah jelas
tak berbentuk tak berupa
tak boleh disentuh boleh dirasa.

Pohon makrifat
hanya kukuh tumbuh di taman hati
yang nafsunya tidak berbekas
lagi yang egonya sudah lebur
yang angkuh ya sudah tersungkur
di situ bermukim jiwa dan raga
akhir perjalanan kehidupan fana.
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

Etika Islam Menuju Illahi


“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.
Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

Masalah kemerosotan moral dewasa ini menjadi santapan keseharian masyarakat kita. Meski demikian tidak jelas faktor apa yang menjadi penyebabnya. Masalah moral adalah masalah yang pertama muncul pada diri manusia, “baik ideal maupun realita”.

Secara ideal bahwa pada ketika pertama manusia di beri “ruh” untuk pertama kalinya dalam hidupnya, yang padanya disertakan “rasio” penimbang baik dan buruk (QS. Assyams 7-8).

Secara realita bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, dimana individu merupakan bagian dari masyarakat manusia, maka yang awal mula muncul dalam kesadarannya ialah pertanyaan “What must be ?”(Apa yang seharusnya), yang lalu disusul dengan “What must I do ?”(Apa yang dilakukan) pelaksanaan “What must I do?”, menanti lebih dulu jawaban “What must be?”.

Pertanyaan “What must be?”, ditujukan kepada kemampuan rohani pada diri manusia yang berbentuk kategori-kategori tertentu yang tidak timbul dari pengalaman maupun pemikiran, kemampuan ini bersifat intuitif dan apriori. Oleh sebab itu masalah moral adalah masalah “normatif”.

Di dalam hidupnya manusia dinilai! Atau akan melakukan sesuatu karena nilai! Nilai mana yang akan dituju tergantung kepada tingkat pengertian akan nilai tersebut.
Pengertian yang dimaksud adalah bahwa manusia memahami apa yang baik dan buruk serta ia dapat mambedakan keduanya dan selanjutnya mengamalkannya. Pengertian tentang baik buruk tidak dilalui oleh pengalaman akan tetapi telah ada sejak pertama kali “ruh” ditiupkan. Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. 91: 7-8).

Pengertian (pemahaman) baik dan buruk merupakan asasi manusia yang harus diungkap lebih jelas, “atas dasar apa kita melakukan sesuatu amalan”. Imam Alghazali menamakan pengertian apriori sebagai pengertian “awwali”. Dari mana pengertian-pengertian tersebut diperoleh, sebagaimana ucapannya : Pikiran menjadi sehat dan berkeseimbangan kembali dan dengan aman dan yakin dapat ia menerima kembali segala pengertian-pengertian awwali dari akal itu. Semua itu terjadi tidak dengan mengatur alasan atau menyusun keterangan, melainkan dengan Nur (cahaya) yang dipancarkan Allah SWT ke dalam batin dari ilmu ma’rifat).

Di sini, Alghazali mengembalikannya ke dasar pengertian awwali yaitu pengertian Ilahyah. Sedang Plato menyebutnya “idea”. Ia mengungkap-kan bahwa “idea” hakekatnya sudah ada, tinggal manusia mencarinya dengan cara menenangkan pikiran atau disebut mencari inspirasi bagi seniman. Jelasnya “idea” bukan timbul dari pengalaman atau ciptaan pikiran sehingga menghasilkan “ide”.

Kesadaran tentang keberlangsungan ide yang sejak awal ruh ditiupkan, menyebabkan Allah dalam firman-firmanNya menghendaki manusia masuk pada posisi asasinya yang disebut “idul fitri”, yaitu kembali kepada “kesejatian diri”. Sebab kesejatian inilah yang bisa dipertanggung-jawabkan kebenaran sikapnya karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah.
Maka sesungguhnya fitrah itu sejalan dengan kehendak Allah (fitrah Allah), yang disebut dalam Al qur’an; Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya (QS. Arrum : 30).

Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ide (ilham) tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang diliputi nafsu syahwat.

Dalam hal ini Allah berfirman : Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan merugilah orang yang mengotorinya. (QS Asysyams 7-8).

Betapa bahayanya ilham-ilham tersebut bila diterima oleh jiwa yang kotor, sebab pengetahuan-pengetahuan itu akan digunakan untuk bagaimana mencuri, korupsi, menipu dan merusak alam semesta. Tetapi alangkah indahnya jika ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta. Maka dari sini dapat dimengerti, walau seseorang sudah memiliki pengertian “baik buruk secara apriori”, bukan berarti ia telah tahu secara mutlak, namun pengertiannya masih bersifat relatif dan hal itu akan lebih jelas jika disinari oleh wahyu ketuhanan. Sebab ia tidak akan mampu menelusuri secara intelektual tanpa adanya “daya spiritual” dalam menerima ide yang sesuai dengan Fitrah Allah. Sebaliknya kalau dibiarkan jiwa kita diam, terbelenggu oleh keinginan syahwat, maka apa yang diperoleh oleh jiwa berupa ide ilmu pengetahuan akan digunakan sesuai dengan kepentingan syahwatnya.

Kembali kepada masalah “nilai”. Seseorang pasti akan dinilai atau pasti akan melakukan sesuatu karena nilai, dan jika “nilai” masih bersifat relatif, maka nilai tersebut akan tergantung kepada dasar yang ia pakai. Bisa jadi, mencuri itu mendapat nilai kebajikan apabila perilaku tersebut didasari oleh hukum-hukum tentang permalingan, juga sekularisme, hedonisme, komunisme dan ateisme, dasar-dasar inilah yang akan menilai perilaku itu baik atau buruk. Begitupun tata nilai ketuhanan (Islam), setiap “perilaku” Islam sangat menekankan orientasi niat yang kuat, menyandarkan peribadatannya didasari konsep “Lillahi ta’ala”.

Pendasaran kepada setiap “laku” manusia, mengandung tuntutan kesadaran, bukan paksaan!! Perilaku seseorang tersebut baru bisa dikatakan mempunyai nilai. Hal ini sesuai dengan Hadist Nabi : Sesungguhnya segala perbuatan itu disertai niat. Dan seseorang diganjar sesuai dengan niatnya (Hadist riwayat Bukhari Muslim).

Dalam hadist tersebut jelas, setiap perilaku mempunyai dasar (niat), sehingga perbuatannya dikategorikan baik atau buruk dimana ia menggantungkan niatnya. Suatu riwayat, ketika Rasulullah Hijrah ke Madinah, diungkapkan masalah “niat”. “Maka barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena Allah dan Rasulullah maka hijrahnya akan sampai diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan barang siapa hijrahnya didasari (niat) karena kekayaan dunia yang akan didapat atau karena perempuan yang akan dikawin, maka hijrahnya terhenti (tertolak) pada apa yang ia hijrah kepadanya”. (Al Hadits)

Di sini sangat penting kesadaran akan “niat” untuk memperjelas perbedaan mana yang baik menurut nafsu, dan baik menurut Allah. Perilaku yang lalai atau tidak karena Allah seperti dalam shalat, maka nilai kelurusan shalat yang terhalang oleh pikiran yang tidak khusyu’ akan berakibat pada rusaknya nilai ibadah shalat. Seperti yang termaktub alam Al qur’an: “Maka celakalah bagi yang melakukan shalat karena”niat”-nya (lalai) terhambat oleh ingin dilihat orang lain1). Perbuatan macam ini tidak bisa dikatakan sebagai “Dien”. Sebab agama mempunyai satu dasar penilaian yang sangat sempurna yakni; Islam, Iman, dan Ihsan.

Etika pada umumnya menentukan “sadar bebas” sebagai obyeknya, dan ternyata hal ini hanya melihat dari segi lahiriah perbuatan. Setia dan bertingkah baik an-sich tanpa memperhitungkan syarat lain, memang dapat digolongkan ke dalam “kebajikan”. Namun belum tentu dikategorikan dalam kebajikan jika ditinjau lebih jauh pada kondisi-kondisi lain, yakni pada apa perbuatan itu bersangkut paut atau apa yang melatari perbuatan tersebut. Misalnya: Si Amina memberikan sedekah kepada fakir miskin. Ketika terjadi tindakan tersebut terdapat :

1. Subjek yang berbuat, yaitu “Amina”.
2. Objek yang diperbuat, yaitu Amina melakukan “sedekah”.
3. Objek yang terkena perbuatan, yaitu sedekah diberikan kepada fakir miskin.
4. Objek yang dipergunakan, yaitu niat karena apa (bisa karena ingin dilihat orang, karena Allah dll).

Pada faktor-faktor inilah disamping “niat” batin, Islam meletakkan nilai syarat yang ikut mengambil bagian dalam menilai suatu perbuatan sebagai tindakan etis. Tegas sekali Islam mewajibkan “niat karena Allah” sebagai tanggung jawab penghambaan kepada Kholiqnya.

Tanggung jawab Islam dalam syariat (etika ketuhanan) selalu mengandung kedalaman dimensi yang tidak saja tindakan fisik sebagai objek nilai, juga di dalamnya nilai psikologis merupakan tindakan etis yang secara naluriah, mengembalikan kepada Fitrah Allah. Dalam tahapan ini manusia sampai kepada tahapan tertinggi yang dalam tindakannya sesuai dengan kehendak Allah (Fitrah Allah), diharapkan setiap perilaku (ibadah) sampai kepada syarat; islam, iman dan ihsan. Karena akan dikatakan (dinilai) sebagai agama apabila meliputi ketiga kriteria tersebut.

Dalam Hadist riwayat Bukhori dan Muslim disebutkan bahwa sesungguhnya Jibril pernah datang kepada Nabi dalam bentuk seorang Arab Badui, lalu ia bertanya kepadanya tentang islam, maka Nabi menjawab, “Islam itu, ialah hendaknya engkau bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, engkau mendirikan shalat, engkau keluarkan zakat, engkau puasa bulan Ramadhan dan engkau pergi haji ke Baitullah jika engkau mampu pergi ke sana. Lalu Jibril bertanya apakah Iman itu? Nabi menjawab, “Yaitu hendaknya engkau beriman kepada Allah, kepada Malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada para Utusan-Nya, bangkit dari kubur sesudah mati, dan hendaknya engkau beriman kepada takdir tentang takdir baik dan buruknya. Jibril bertanya lagi, apakah ihsan itu? Nabi menjawab, yaitu hendaknya engkau menyembah Allah yang seolah-olah engkau melihat Allah, sekalipun engkau tidak bisa melihat-Nya tetapi Ia bisa melihat engkau. Kemudian dalam akhir Hadist itu dikatakan Rasulullah saw bersabda (kepada para sahabatnya) : Dia itu Jibril, Ia datang kepadamu untuk mengajarkan tentang agamamu.

Hal ini seluruhnya termasuk agama, dan agama (dien) itu sendiri berarti khudhu’ (tunduk) dan dzull (merendah) seperti perkataan : “Ku tundukkan dia, maka ia tunduk”
yakni : beribadah kepada Allah dan taat kepada-Nya serta merendahkan diri kepada-Nya.

Agama meliputi :
• Islam : berupa syariat Islam (syahadat, shalat, zakat, puasa, haji).
• Iman : kepercayaan, keyakinan, transendental.
• Ihsan : kekuatan psikologis dimana ia mengaitkan nilai perilakunya karena Allah.

Maka setiap peribadatan, apakah itu shalat, zakat, puasa akan terasa sia-sia apabila dilakukan tanpa dibarengi dengan tunduk dan patuh serta merasakan adanya sikap “ihsan” (seakan-akan melihat Allah, jika tidak mampu melihat-Nya sesungguhnya Ia melihat kalian). Hal inilah yang selalu menjadi permasalahan pokok dan mensosialisasi sebagai kebiasaan buruk yang tidak lagi menjadi masalah, padahal kita bertahun-tahun melakukan peribadatan tidak mendapatkan apa-apa kecuali capek dan sia-sia. Ihsan adalah kontak batin dan dialogis, responsif. Ihsan adalah roh setiap peribadatan, dan menentukan diterima tidaknya peribadatan. Sikap ini pula yang menjadikan ihsan itu rukun agama, yang apabila ditinggalkan salah satu rukun agama, maka batallah sebagai agama. Permasalahan rukun agama ini telah dihukumkan dan disyaratkan kepada orang yang sampai baligh.

Sebagaimana Hadist Rasulullah : “Hukum tidak berlaku bagi tiga golongan; orang yang tidur sampai bangun, anak kecil sampai mimpi basah, dan orang gila sampai sembuh” (Abu Dawud, Ibnu Majah dan Annasay, hadist sohih).

Selanjutnya Islam mengajarkan bahwa seorang muslim yang beramal kebajikan, tetapi tujuannya bukan Lillahi ta’ala tidak mungkin diterima amalnya, sebagaimana firman Allah : “Kami menurunkan kitab ini kepada engkau dengan sebenarnya, sebab itu sembahlah Allah seraya mengihklaskan agama bagi-Nya saja” (Q.s. Az-zumar: 2).

Nash tersebut di atas merupakan kesimpulan dari tujuan etika Islam, yaitu mengembalikan kepada posisi fitrah manusia, yang dengan kesadaran itu, maka ia akan menjadi manusia paripurna dan ia akan berakhlaq sebagaimana akhlaq Allah, dengan kecenderungan berbuat baik tanpa beban dan paksaan.

Untuk itu kecenderungan berbuat baik akan terjadi apabila kita mampu berusaha membersihkan jiwa. Dan kebersihan jiwa akan didapat apabila kita melaksanakan peribadatan sesuai dengan kriteria-kriteria pada penjelasan di atas.

1). Al Qur’an surat Al Maa’uun ayat 4-5 yang artinya : “Maka kecelakaanlah bagi orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya”

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua).
Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan. Billahi taufik wal hidayah. Wassalamu alaikum wr. Wb.
Ki Ageng JJ

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 21 Komentar

DICINTAI IBLIS


risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamualaikum. Kepada wongalus dan seluruh pembaca yg saya hormati.Saya mau membuka sedikit tabir mistis tentang dicintai iblis.Namun mohon dimaafkan kalau uraian saya tidak jelas dan tidak lengkap. Semua itu karena keterbatasan saya sebagai manusia. Untuk memudahkan pembahasan saya kasih judul dicintai iblis. Fenomena ini jarang terjadi tapi ada. Dicintai iblis yg saya maksud disini adalah adanya makluk gaib yg merugikan kita dengan jalan dia jatuh cinta kepada manusia.Dia mencintai manusia dg asmaranya.Efek yang ditimbulkan orang yg dicintai iblis ini ada 2 kemungkinan.Yang pertama dia sulit menikah.Yang kedua bila sudah menikah dalam rumah tangganya kurang harmonis alias sering berantem karena hal2 sepele. Kenapa begitu?Karena si iblis ini punya rasa cemburu juga.Tapi jangan lantas kalau rumah tangganya tdk harmonis mengambil kesimpulan wah saya dicintai iblis.Cermati segala permasalahan dulu.Kalau ada unsur mistis selesaikan dg mistis.

Kalau tdk ada unsur mistis selesaikan dengan logika dan rasa.Dalam kehidupan sehari2 kita sering kurang cermat dalam hal ini. Misalkan ada sebuah rumah tangga yg selalu cekcok. Berbagai saran dari orang2 terdekat sudah dilaksanakan.Yg saya maksud saran perbaikan rumah tangga dari segi logika saja tapi kedamaian tak kunjung didapatkan.Tak tahunya dalam jiwa salah satu suami atau istri tsb dikuasai iblis.Sebelum iblis ini lepas dari jiwanya 1000 nasehat yg bersifat logika sulit unt mengubahnya. Sering juga saya diajak sharing begini mas saya sudah bekerja keras sudah rutin membaca alwaqiah puasa senin kamis ikut pelatihan2 kesuksesan tapi kenapa rejeki saya tetap seret. Setelah dicermati ternyata ada kekuatan tak kasat mata menghalangi rejekinya. Bahkan sering disaat sy disuruh membantu orang yg kena paranoid didepan saya familinya mengatakan orang sakit beban pikiran didoai 5 tahun pun g bakal sembuh.Sebelum si sakit sembuh saya tidak akan komentar apa2. Setelah si sakit sembuh baru saya jelaskan akar masalahnya biar org lain memahami ternyata ada kekuatan2 gaib yg tdk pernah kita sadari sebelumnya ikut campur dlm kehidupan kita.

Begitu juga dalam kasus dicintai iblis ini.Bila salah satu pihak curhat ke teman atau saudara kebanyakan yg diajak curhat mengambing hitamkan salah satu pihak. Dia mengatakan kurang ini dan itu. Mari kita bersama2 mencermati kasus dicintai iblis ini agar kita bisa mengambil langkah yg tepat. Dicintai iblis ada gejala2 yg dialami oleh orang yang dicintai. Diantaranya sering mimpi bertemu lawan jenis entah itu tetangga teman saudara dsb. Kapasitas mimpi ini sering banget. Di dalam mimpi tersebut ada yg merasa mesra2an. Ada juga yg merasa ketemu saja.Tanda selanjutnya dibagian pundak belakang entah kanan atau kiri slalu terasa pegal walau tidak capek.Tp tidak stiap pegal dipundak dicintai iblis lho.Bila mengalami hal 2hal itu bg yang sudah rumah tangga keluarganya kurang harmonis.Misal sisuami yg dicintai iblis.Walaupun si suami ini sdh berusaha berbuat baik dimata istrinya tp dia tetap disalahkan si istri.Sisuami ngajak ngobrol enak santai dg istripun ujung2nya salah paham dan cekcok.

Darimana datangnya iblis ini kok mencintai manusia?Penulis tdk dapat memastikan.Untuk mengetahui datangnya bisa dijadikan sedikit acuan di tulisan MENDETEKSI ENERGI NEGATIF. Silahkan anda deteksi diri anda secara mandiri dan simpulkan.Untuk solusinya juga tergantung.Kita cermati dulu dari mana datangnya.Tapi untuk solusi secara umum insya alloh akan saya tulis berikutnya.Saya tuliskan kasus2 contoh untuk memudahkan memahami kasus ini.Ada seorang teman penulis menghamili cewek.Sampai si cewek melahirkan.Si cowok bertanggung jawab atas semua itu.Tp sicewek menjawab akan tetap merawat anaknya tp kalau dinikahi cowok itu dia g mau.Lalu cowok menangis merasa bersalah dan tdk hbs pikir kenapa bisa begitu.Penulis
katakan padanya bahwa dia dicintai iblis tp sicowok tdk percaya.Beberapa tahun kemudian cowok ini pacaran dg cewek lain.Tp ketika sicewek mau dinikahi dia pilih kabur.Bgt terus terulang berkali2.Akhirnya cowok tsb baru pcy bhw ada unsur tak kasat mata mengganggu dirinya.

Contoh dua ada cewek berumur 25 thn telah menjanda 3x. Pdhal hal semacam itu dijawa tengah jarang terjadi.Saat saya Tanya apakah kamu sering ketemu lawan jenis dlm mimpi?Dia menjawab bukan hanya sering tp tiap hari sejak smp dan bukan hanya ketemu tiap hari dlm mimpi itu selalu berhubungan seksual.Walaupun dia habis melakukan hubungan seksual dg suaminya.Diwaktu tidur dia mimpi lagi melakukan dg org lain. Dan dia mengatakan kl melakukan dlm mimpi rasanya enak tp kl melakukan dg ke3 suami yg dl rasanya hambar. Setelah sy kasih bc an wirid dan dzikir.Seminggu kemudian dia datang lagi ketempat penulis dan bercerita selama mengamalkan wirid selama seminggu malah yang datang tiap malam selama seminggu nonstop adalah penulis.

Menurut dia penulis slalu mengajak hubungan seksual scr paksa dg dia.Penulis sangat malu dan dlm benak saya mengatakan inilah fitnah iblis yg menyerupai.Lalu cewek td sy suruh ritual yg sangat berat dg versi jawa yg bisa mewujudkan iblis dg kasat mata.Dia setuju.Dihari yg telah ditentukan dg bermodal senjata sapu lidi tua makluk itu benar2 menampakan wujud dg bentuk manusia berkepala kerbau lalu dia dipukul dg sapu lidi yg telah disiapkan makluk itu menjerit dan lenyap dan alhamdulillah dia tidak pernah mimpi lg. Memang menurut para ahli kebatinan jawa makluk ini takut dg sapu lidi tua atau sapu gerang.Namun alhamdulillah sekarang sdh menemukan bacaan2 yg tidak memberatkan bg yg terkena kasus semacam ini.Untuk bacaanya insya alloh akan saya tulis dilain waktu. @@@

RUGI DONG TIDAK MENGGUNAKAN KEKUATAN GAIB

risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum. Kepada wongalus dan seluruh pembaca yang saya hormati.Mungkin ungkapan judul dan tulisanku ini agak kontraversi. apalagi bagi yang berpegang pada prinsip ROSULULLOH SAW TIDAK PERNAH MENGAJARKAN. saya sudah pasti dicap penyebar bid’ah.Ya silahkan sajalah saya dicap apapun.Memang tulisan ini hanya ekspresi dari diri saya sendiri.Sebenarnya manusia itu suatu perangkat yang lengkap melebihi lengkapnya perangkat super canggih jaman sekarang. Seluruh kelengkapan itu diberikan kepada manusia agar manusia mampu mempergunakan semaksimal mungkin.Selain kelengkapan lahiriah manusia juga dilengkapi unsur batiniah.Mungkin saja banyak unsur2 pada diri manusia yg belum terungkap.Untuk sementara ini yg terungkap berkisar pikiran,qolbu,nafsu/jiwa dan roh. Tapi mungkin masih banyak hal yg
selama ini belum terungkap yang ada dalam diri manusia.Apakah semua kompenen lahir dan batin ini hanya kita gunakan sebagai title WAH dihadapan para makluk lain?Inilah aku manusia suatu bentuk ciptaan yg paling sempurna diantara kalian para makluk lain begitu misalnya ungkapan diri kita dihadapan para jin atau hewan.

Alloh menciptakan manusia dg kompenan yg lengkap tentunya bukan hanya agar manusia merasa WAH dihadapan makluk lain tanpa menggunakan secara maksimal kompenen2 itu.Termasuk kekuatan supranatural sebenarnya semua manusia sudah dilengkapi dg kekuatan supra ini.Tinggal manusianya mau tidak untuk menggali dan menggunakanya.Mungkin ada yg menyanggah bukankan diciptakan jin dan manusia itu hanya untuk beribadah?Bukan untuk belajar kekuatan2 supranatural. Mungkin ada yg bertanya begitu.

Kalau saya menjawab betul hal itu. Tapi ketika saya diundang menghadiri acara pesta manten si pengundang mengatakan yang penting mas bisa hadir dan hanya memberi doa restu. Setelah saya mendatangi pesta tersebut ternyata saya tdk hanya disuruh merestui saja tp disana saya juga diajak makan prasmanan. JADI RUGI DONG KALAU TIDAK IKUT MAKAN.walaupun disaat itu seandainya saya tidak ikut prasmanan si punya hajat juga tidak marah. Jadi rugi dong kalau kita sudah dibekali alloh perangkat batiniah yang merupakan potensi gaib ini tidak saya gunakan.Tidak usah menggunakan potensi dari makluk lain.Potensi kita sudah lengkap.Potensi2 tersebut ternyata pada orang awam seperti saya tersimpan di jiwa lawwamah,mulhamah dan muthmainah.

Mungkin bagi para orang khusus tidak lagi tersimpan di dalam jiwa tersebut tp tersimpan di kompenan yg lebih tinggi.Dalam postingan terdahulu saya menulis suatu amalan disitu sy sertakan penyucian nafsu sampai tingkat tiga. Jadi amalan itu selain unt sarana penyembuhan jg unt menggali potensi2 ini tp memang sengaja saya tulis scr samar. Segala kemampuan metafisik bagi orang awam yg menggali dr sumber kekuatan diri tanpa mengakses kekuatan khodam bersumber pd ke 3 nafsu diatas.Semoga bisa menambah wawasan kita. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 132 Komentar

ILMU HIKMAH RATIB AL MUHDHOR


Sudadi
sudadijawi@yahoo.com

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Mohon ijin para sesepuh KWA yang dirahmati Allah SWT, ijinkan saya berbagi pengetahua ilmu hikmah “DO’A RATIB AL MUHDHOR” atas permintaan para sedulur KWA.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

LA ILAHA ILLALLAH > 50x
ASTAGHFIRULLAH > 5x
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAN-NABIYYIL-UMIYYI MUHAMMADIN WA ALIHI WA SALIM > 11x
YA RAHMANU YA RAHIMU YA ALLAH > 11x
YA JAWADU YA KARIMU YA ALLAH > 11x
YA SATTARU YA HALIMU YA ALLAH > 11x
YA FATTAHU YA ‘ALIMU YA ALLAH > 11x
YA MUHAIMINU YA SALAMU YA QAYYUMU LA YANAM > 11x
YA SALAMU SALLIMNA WAL-MUSLIMINA BIN-NABIYYI KHAIRIL-ANAMI WA BI’UMMIL-MU’MININ > 11 x
YA LATHIFU SYAFI YA HAFIZHU YA KAFI >7x
ANTALLAH > 50x

Kemudian tawasul membaca Al Fatihah dihadiahkan kepada :
– Rasulullah SAW
– Khadijah al Kubra
– Fathimah az Zahra
– Habib al Faqih al Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’alawi
– Syekh Abubakar bin Salim
– Habib Ahmad bin Muhammad al Muhdhar
– Kaum Muslim dan Mukmin

Kegunaan dari ratib tsb insyaallah untuk keselamatan, keharmonisan rumah tangga, melebur dosa, dilapangkan rezikinya dll. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 194 Komentar

SELAMATKAN POHON = SELAMATKAN NYAWA KITA


TANAM POHON HARI INI
JANGAN BIARKAN TANAH TERBUKA TANPA POHON
POHON MELINDUNGI TANAH DARI CAHAYA MATAHARI
YANG MENGUAPKAN AIR TANAH
JANGAN GANTI TANAH BERPOHON DAN HUTAN
DENGAN FASADE-FASADE BETON HOTEL, KANTOR DAN MALL
RESAPAN AIR TETAP HARUS ADA UNTUK MENAMPUNG AIR HUJAN
JANGAN TEBANGI POHON SEMBARANGAN
KALAU TIDAK INGIN BANJIR MERAMPAS PAKSA NYAWA KITA SEMUA
JANGAN TANCAPKAN PAKU DI POHON UNTUK IKLAN DAN MEMOTONG POHON TANPA PERHITUNGAN
POHON PEMASOK OKSIGEN YANG KITA HIRUP
DAN PERESAP GAS-GAS BERACUN DI SEKELILING KITA

DULU SAAT KECIL KAKEK NENEK KITA MENASEHATI: SETIAP POHON ADA PENUNGGUNYA JADI JANGAN DEKAT-DEKAT POHON DAN MERUSAKNYA
SAAT DEWASA, KITA TAHU KAKEK NENEK KITA SEDANG MELINDUNGI POHON, AGAR TIDAK KITA JAHILI
ITULAH KEARIFAN LELUHUR KITA,
MEMBERI PETUAH DAN PEMBELAJARAN SEDERHANA
AGAR MENGHORMATI ALAM SEMESTA

POHON SUMBER KEHIDUPAN
POHON TIDAK PERNAH SALAH
POHON SUDAH HIDUP SEBELUM MANUSIA HIDUP
POHON SAHABAT SEJATI KITA
SAYANGI POHON = SAYANGI BUMI = SAYANGI HIDUP KITA

Layanan sosial ini disampaikan oleh Blog K.W.A untuk Indonesia

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 52 Komentar