ISTINJA (KUNCI KE DUA TARIKAT/MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH)


Santosoiman Wahyu <santosoimanwahyu@yahoo.com

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam hormat untuk para sedulur dan sesepuh KWA yang berbahagia Semoga Allah merahmati kita semua. Insya Allah akan saya coba lanjutkan bahasan kunci tarikat / mendekatkan diri pada Allah SWT. Saya dengan keterbatasan ilmu tiada maksud lain hanya ingin sekedar share. Tiada maksud untuk lainnya.

Ya Allah ampuni hamba dan berkahi kita semua. Bismillahir Rahmanir Rahim.

Istinja / Bersuci Adalah suatu perbuatan yang harus dilakukan setiap mahluk Allah untuk dapat suci dan bersih selain untuk kesehatan juga untuk menghadap Ilahi Robbi..Allah SWT. Bersuci ada banyak cara yg biasa kita lakukan dan seluruh manusia lakukan di muka bumi ini, bergantung kebudayaan dan kepercayaan yang dianut.

Untuk kaum Muslim diseluruh dunia ada contoh contoh dan petunjuk bersuci yang ditinggalkan dalam wasiat Rasulullah “ Al Quran dan Hadist”. Hanya kita tinggal memahami lebih dalam dan mencermati apa yang disuratkan dan disiratkan dalam bersuci tersebut.

Arti dari Istinja : Mensucikan diri dari hal yang keluar dari dubur maupun kubul. Ada 2 cara instinja : 1. Dengan Air, 2. dengan Batu /benda kesat 3 buah. Adapun beristinja dengan batu dan benda kesat jika sudah bertemu air maka sebaiknya di bersihkan kembali..

Dalil : “Dari Ibnu ‘Abbas r.a. Bahwasanya Nabi Saw. pernah bertanya kepada penduduk Quba’. Seraya Bersabda : “Sesungguhnya Allah pernah memuji kamu sekalian”. Mereka menjawab : “Sebab kami setelah ber-istinja’ dengan Batu, lantas kami bersihkan dengan Air“. (H.R. Bazaar dengan Sanad lemah asalnya dari Abu Daud)

Hal yg tidak diperbolehkan dalam beristinja : memakai kotoran binatang kering, memakai tulang, memberi salam dan menjawab salam, membuang kotoran pada air yg tergenang dan buat mandi .

Dalam beristinja di wajibkan untuk : menghilangkan warna,bau dan rasa dan disunahkan untuk berdehem 3 kali /istibra agar keluar sisa kotoran. Membersihkan dan membasuh tempat keluarnya kotoran , hendaklah dengan Tangan sebelah Kiri. Dan disiram dengan Air hingga bersih betul. Kemudian membaca Do’a :

الـلّـــــهُمَّ طَــهَِّـرْ قَــلْـبِـيْ مِـنَ الـنِّــفَاقِ وَحَـصِّـنْ فَـرْجِيْ مِـنَ الْــفَــوَ ا حِـشْ
“Ya Allah. Bersihkanlah Hatiku dari (perbuatan) Nifaq. Dan peliharakanlah Farajku dari segala kekejian”.

Telah Ber-Ijma’ para ‘Ulama atas kebolehan Berdo’a dalam Hati bagi orang-orang yang sedang Berhadats atau Berjunub maupun didalam keadaan Nifas dan Wiladah.

Istinja bukan hal yg sepele . Dalilnya : “Dari Ibnu ‘Abbas r.a. katanya sewaktu Nabi Saw. melewati Kuburan yang masih baru. Beliau berkata : “Bahwasanya ada dua orang sedang disiksa, oleh karena kesalahan yang biasa dianggap sepele (enteng). Salah satu dari keduanya, adalah Tukang Fitnah. Dan yang lainnya. Tidak beristinja’ dari Kencingnya” Kata Ibnu ‘Abbas r.a. selanjutnya : “Kemudian Nabi Saw. meminta Pelepah Kurma, lalu dibelah menjadi dua. Kemudian Beliau pancangkan diatas Kuburan masing-masing. Sambil Beliau berkata : “Mudah-mudahan keduanya dapat ketenangan selama Pelepah Kurma ini belum kering”. (H.R. Shohih Muslim Juz I hal 202)

Rahasia Istinja untuk kesempurnaan mendekatkan diri Allah SWT. Haruslah istinja dengan suci dan ikhlas jangan terburu-buru. Jika memakai batu atau benda kesat segera mencuci kembali dengan air jika sudah ketemu. Cara melakukannya : basuhlah kotoran yg keluar dari dubur minimal 3 kali dengan air dan setelah bersih “PERGUNAKAN JARI MANIS TANGAN KIRI SAPUKAN MEMUTAR PADA LOBANG DUBUR SAMBIL MENGGUNAKAN AIR, BASUHKAN DAN PUTAR JARI MANIS ANDA SAMPAI LINGKARAN TERDALAM, ANUS DISANTAIKAN BERSIHKAN DENGAN SEBERSIH-BERSIHNYA” SETELAH SELESAI BASUH TANGAN ANDA JANGAN ADA KOTORAN DISELA-SELA JARI KUKU.

Terdapat rahasia dari Allah pada jari manis tangan kiri yang diberikan pada Manusia. Riset membuktikan bahwa pada tangan kiri manusia terdapat enzim pembunuh bakteri yg luar biasa dan pada tangan kanan terdapat enzim untuk pencernaan. Subhanallah..

Jika sudah dilaksanakan istinja dengan cara tadi insya Allah akan anda rasakan perbedaan yg dapat anda rasakan. Sewaktu saya mencoba pertama kali ada hal yg luar biasa maaf , pada anus kita terasa benar-benar bersih karena adanya enzim pembersih yg terasa melebihi sabun anti septik.

Itulah mengapa Rasulullah menyarankan mengapa memakai air. Dan lebih utama memakai air. Jika memakai batu lebih utama dibasuh kembali dengan air. Bukankan disana negri yg sulit air. Mengapa pada negara yg berlimpah air malah memakai Tisu..

Demikianlah tulisan saya dengan keterbatasan saya, jika salah tentu dari saya jika benar maka Hanya Allah saja. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 28 Komentar

UNDANGAN TERBUKA


Kepada Yth :
Sesepuh pini sepuh KWA
Generasi biru KWA
poro sedulur penggemar dan pemerhati ilmu dan hikmah

Di wilayah Salatiga, Ambarawa, Semarang, Kendal, Kaliwungu, Pekalongan, Pati, Kudus Demak.

Hal : undangan terbuka pertemuan perdana dan rencana kegiatan bulan Des 2010.

Dengan hormat, Salam takzim…salam sih karahayon…..Sebelumnya dgn penuh kerendahan hati kami dan dgn sepenuh hati kami dan menjura yg sedalam2nya kepada para sesepuh dan pinisepuh jg sgenap para pendekar dan spiritualis di kota2 tsbtkan di atas. tnp bermksd jumawa dan berbangga diri dan jg berbesar diri…..
Sehubungan dgn permintaan diadakannya pertuaman KWA Semarang dan berdasar pertemuan hr snin 4 okt 2010 oleh sebagian bolowongalus di smg. Kami bermaksud u/mengajak dan mengundang poro sedulur sesepuh pini sepuh smua u/berkumpul di sekretariat kwa smg.

Jam/Hari/Tanggal : 21.00 WIB/Sabtu/16 Okt 2010
Tempat : jln.Anjasmoro tengah no 9A Karang ayu SMG
Acara :
1)Pembentukan pengurus KWA cabang semarang
2)membahas acara perdana KWA bulan des 2010.

Dimohon kpd segenap sedulur yg ingin menjalin silaturahmi dan ingin menambah pasedulurannya kami persilahkan ambil bagian dlm acr tsbt. Tiada mksd lebih bagi kami yg masih generasi biru/generasi muda ini u/mendahului poro sesepuh pini sepuh bahkan smp melangkahi panjenengan smua. Insya Allah dlm hati kami murni u/lbh knl dgn poro sedulur dan sgenap sesepuh dan pini sepuh smuanya. Ingin menjalin paseduluran yg lbh akrab dan lbh dekat lg. u/itu bagi yg berkenan hadir dgn segala hormat kiranya berkenan mengisi daftar dibawah ini u/copas:

1)mbah jambrong semarang 08157736941
2)pencari guru sejati semarang 088215003820
3)hijrah semarang 081228182273
4)mas haris semarang 081325224129
5)laskar lung gading 085740011189
6)bengawan.candhu Salatiga 085216123458
7)
8)
9)
10)

Kami tgg kehadirannya dan partisipasinya. dsini adlh murni persaudaraan,siapapun blh tampil,siapapun blh bcr sejajar,siapapun blh menyumbangkan ide,kemampuan dan “membagi titipan2 dari-Nya”. ini forum terbuka yg saya harapkan akan lbh byk berinetraksi dgn diantara poro sedulur. mari k t samakan persepsi u/menyatukan sgenap ide,pemikiran,kemampuan dan ilmu serta hikmah yg kt miliki bagi sesama dan mrk yg membutuhkan. saling bahu membahu dan saling mengenal scr lillahi ta’alaa. semoga berkenan. salam takzim…salam sih katresnan.

Tambahan u/acr pertemuan tgl 16 okt 2010:
u/contact person bs menghubungi mas hijrah dan pencari guru sejati. krn acr malam hr dsediakan tmpt menginap berupa gelaran dtempat mbah jambrong. trmksh.

KOORDINATOR KWA SMG

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 80 Komentar

KEABADIAN WAKTU SEKARANG


Sedulur MS: ”Pagi ini, saya selalu gelisah memikirkan hari esok.. mohon pencerahan”

Sejatinya, kita bergerak dari sekarang ke sekarang. Masa sekarang berisi juga masa lampau dan masa depan. Kehidupan ruhani kita pagi ini, detik ini, ada hubungannya dengan kehidupan kita yang kemarin, dan hubungan ini tidak terputus oleh tidur kita, bahkan juga sangat berhubungan dengan kehidupan kita yang akan datang. Kalau anda ingin merasakan KEABADIAN waktu SEKARANG ini, silahkan matikan seluruh jam yang ada di rumah. Duduk santai dan tunda untuk sementara waktu berpikir tentang problem-problem harian. Usahakan santai dan tidak konsentrasi, masuki situasi tenang, rileks dan santai…namun jangan tidur. Pikiran santai dan tidak boleh serius karena anda akan mengakses ruang-ruang keabadian yang tidak akan hancur bahkan oleh kematian jasad dan fisik kita.

Pahami untuk sementara bahwa WAKTU sesungguhnya cuma sekedar KONSEP di otak belaka. WAKTU itu tidak bisa kita pahami bila tidak ada RUANG dan kejadian-kejadian di dalamnya. Panjang pendeknya waktu tergantung pada suasana hati. Coba anda pacaran, waktu terasa pendek. Namun saat menunggu antrean, waktu terasa panjang. Waktu relatif ada di dalam hati. Sementara waktu mutlak ada di saat kita berada di wilayah abadi di alam RUH, alam SUWUNG, alam NING, alam SUNYARURI, alam MEDITATIF, dari SEKARANG ke SEKARANG… merangkum masa lalu masa sekarang masa yang akan datang……

Ini ada hubungannya dengan kehidupan ruhani kita. Ruhani — ruh — (disebut juga AKU SEJATI— juga disebut GURU SEJATI — adalah entitas limpahan Dzat Ilahi itu sendiri. Dzat Ilahi tidak pernah tidur. Begitu juga dengan Ruh kita. Saat raga kita tertidur, ruh tetap terjaga. Ruh tetap menyadari keberadaannya. Koneksi antara akal dengan ruh terjadi saat kita bermimpi. Koneksi itu sifatnya tidak terduga dan tidak bisa direncanakan oleh akal kita. Koneksi sesaat itu biasanya tidak bisa bertahan lama dalam gudang memori di otak. Namun tersimpan di gudang memori ruh kita. Mulut kita bisa berkelit dan berbohong. Akal kita bisa menciptakan banyak alasan pembenaran. Namun ruh kita selalu jujur. Itu sebabnya setiap perselingkuhan meskipun dilakukan secara sembunyi-sembunyi akan terbuka karena terjadi diskusi antar ruh antara diri kita dengan pasangan saat raga kita tidur.

Kalau kita ini bergerak dan mengalami perubahan, maka gerakan dan perubahan tersebut bertalian satu sama lain dan berangkai-rangkai. Pertalian dan perangkaian ini bisa terjadi karena peristiwa ”jiwa” merupakan limpahan dari sumber yang satu dan beredar sekitar titik tarik yang tetap. Kita tidak perlu memikirkan masa depan dan masa lampau secara berlebihan. Hiduplah secara aktual dan eksistensial. Pandangan-pandangan suram dan buram sehingga menggelisahkan hati saat menghadapi masa depan adalah cerminan batin kita sekarang. Saat sekarang ini, tetap yang terpenting. Karena itu sangat salah bila kita isi sekarang ini untuk berpangku tangan menunggu ”nasib baik”. Nasib baik tercipta dari dinamika akal pikiran, tangan dan kaki kita untuk menciptakan peluang-peluang dan keberuntungan-keberuntungan sekarang ini. Semua gerakan tubuh itu tentu harus berasal dari niat yang baik. Niat dari sumber hati yang pasrah– sumeleh —sumarah — ikhlas ditujukan kepada Yang Empunya Saham

Jangan pernah menganggur, karena banyak tugas mulia yang harus kita tunaikan segera…. Tugas itu adalah menjadi HAMBA-NYA, HAMBA dari KESADARAN RUH kita untuk senantiasa menjadi RAHMATAN LIL-ALAMIN… Menjadi berkah, rahmat dan manfaat bagi seluruh alam. Ambil sapu lidi, sapulah jalanan yang berdebu kalau kamu memang bisanya menyapu. Jangan ambil pusing apakah nanti kegiatanmu itu dilihat orang dan dinilai sebagai tindakan baik atau buruk. Tuhan tidak pernah tidur dan senantiasa mengawasi gerak gerik setiap inti sel di alam semesta, apalagi gerak gerikmu menyapu jalanan yang ditujukan untuk mendapatkan ridho-NYA. Menyapu jalanan pasti lebih mulia daripada tikus yang setiap hari menggerogoti Keuangan Negara.

Mohon maaf sedulurku, saya menggurui anda. Semata agar kita termotivasi untuk tidak terjebak pada angan-angan kosong masa depan yang mungkin menggelisahkan. Jadilah diri anda sendiri, hiduplah dalam ketenangan,..RAIHLAH KESEMPATAN DI DETIK INI…. CARPE DIEM…

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 103 Komentar

PEREWANGAN


wongalus

“Mohon saya diterawang apakah amalan saya sudah merasuk ke badan?” diilhami secuil pertanyaan sedulur ini ijinkan saya berbagi…

Pertama tentang khodam amalan. Khodam dalam bahasa Jawanya sinonim dengan perewangan. Rewang asal katanya dari “rewang” atau “pembantu” dari jenis sesuatu yang “halus” dan tidak terlihat oleh mata. Tanpa bersikap sok tahu, sesungguhnya terlalu susah untuk membuktikan secara obyektif dan ilmiah dari jenis apa khodam itu. Yang jelas, khodam/perewangan itu fungsinya untuk membantu apa yang kita hajatkan untuk kepentingan hidup sehari-hari.

Kebanyakan ahli mistik tradisional maupun modern memanfaatkan khodam/perewangan. Kalau ada seorang “pasien” datang meminta bantuan, maka dia kemudian mencari tempat khusus. Ritual amalan khusus dijalankan, yaitu meminta bantuan khodam/perewangan untuk membantu melaksanakan hajat sesuai permintaan. Khodam dengan cara-cara misterius –yang hampir pasti sang juru sembuh juga tidak bisa melihat bagaimana pola dan cara kerja khodam itu– kemudian bergerak. Kalau misalnya dia diminta menyantet seseorang, maka dia pun kemudian menjalankan perintah. Khodam manut perintah karena dirinya telah dikuasai sang juru sembuh.

Cara mendapatkan khodam ada banyak variasinya, yaitu: (1). Mengamalkan sendiri beragam amalan yang diniatkan untuk mendapatkan khodam misalnya niat kita mengamalkan sebuah amalan itu untuk kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan dan lain sebagainya. Kemudian kita bertapa sendiri dll… (2). Khodam yang didapatkan dari warisan ilmu turun temurun dari kakek nenek, ayah ibu, paman maupun dari orang lain yang ikhlas memberikan khodam kepada kita. Cara lain mendapatkan khodam adalah dengan PENGIJAZAHAN dari orang lain kepada kita. (3). Membeli khodam dari seseorang yang ingin berjualan khodam. Cara terakhir ini marak terjadi di saat sekarang ini dan beragam cara lainnya.

Diukur dari sisi kacamata kebenaran pragmatis (bukan kebenaran koherensi, korespondensi dan kebenaran spiritual), anda mungkin “dibenarkan” memiliki banyak khodam karena bisa jadi membuat kaya-sejahtera dan bahkan bisa jadi bermanfaat untuk sesama….

Kesaktian seseorang yang memiliki khodam ini tergantung banyak hal. Salah satunya adalah konsistensi (bahasa agamanya istiqomah) kita untuk memelihara hubungan baik dengan khodam tersebut dengan berbagai sarana. Mewiridkan amalan pada saat-saat khusus, misalnya usai sholat lima waktu dll diyakini sebagai bentuk memelihara hubungan baik dengan khodam. Menjaga kekuatan batin dengan senantiasa berpuasa, bertapa, ngesti, dan sebagainya.

Khodam ini bertahan lama dan jadi teman abadi hidup di bumi asal perjanjiannya tetap terpelihara. Pelanggaran perjanjian adalah dengan melanggar pantangan. Jadi setelah khodam dipertemukan maka ada perjanjian pertemanan. Kita tidak boleh melanggar pantangan. Kalau pantangan dilanggar, maka khodam akan pergi. Ini berarti hubungan pertemanan telah terputus.

Saat kita menjelang ajal (yang datangnya tidak kita tahu), khodam ini akan berusaha untuk melawan kematian yang datang. Khodam membela nyawa kita dari campur tangan gaib pihak-pihak asing. Akibatnya, bisa jadi kita sulit untuk meninggal dunia. Dikeroyok orang satu peleton, menurut logika, kita akan kalah dan tewas. Namun kalau kita punya khodam, bisa jadi pukulan tendangan, tembakan, tusukan dan serangan bertubi-tubi musuh sama sekali tidak mendatangkan luka apapun di tubuh kita. Malah musuh-musuh itu sendiri yang bisa jadi kesakitan saat menganiaya diri kita. Kaki dan tangan mereka pegal-pegal dan bisa jadi lumpuh. Kita menang. Musuh kalah telak. Kita bangga sementara musuh ketakutan dan ngeri melihat diri KITA YANG TIBA-TIBA JADI SINGA..

Amalan adalah cara kita untuk sampai pada tujuan dan cara bisa bermacam-macam. Maka tetapkan dulu apakah tujuan anda mengamalkan sesuatu? Apa tujuan kita mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/ AJIAN-AJIAN tersebut? Apakah anda ingin kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan secara sempurna sesuai keinginan??? Jika anda ingin itu semua, maka pastikan bahwa amalan anda benar-benar memiliki KHODAM dan berfungsi sempurna setelah anda mengamalkannya. Tanda-tanda ASR/RDR anda sempurna dan berkhodam adalah saat ASR/RDR anda tembakkan ke langit untuk memecah awan maka awan itu benar-benar pecah. Kalau anda gunakan ASR/RDR untuk kekebalan, maka kulit anda benar-benar kebal sayatan silet dan sebagainya. Untuk melakukan pengetesan tentu perlu didampingi ahlinya yaitu PENGIJAZAH ASLI yang BENAR BENAR MUMPUNI.

Kalau tujuan anda mengamalkan amalan untuk mencari RIDHO ALLAH, tentu lain lagi ceritanya. Bisa jadi anda mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN dll namun anda cukup memposisikan amalan anda itu hanya sekedar SARANA BERDOA. Anda tidak perlu bertanya apakah amalan anda sudah didatangi khodam atau tidak. Dan bila amalan diposisikan sebagai sarana BERDOA, maka ANDA TIDAK PERLU MEMAKSAKAN KEINGINAN AGAR SELALU TERPENUHI PERSIS SAMA DENGAN KEINGINAN ANDA.

Bila HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN Anda posisikan sebagai DOA, maka logikanya KITA PASRAH SAJA PADA-NYA, APAKAH doa kita diijabah/dikabulkan langsung Tuhan Yang Maha Kuasa atau DITUNDA maka anda harus ikhlas. Pada titik ini, kunci dikabulkannya wirid/doa bukan terletak pada pengulangan kata-katanya. Namun pada aspek implementasi wiridnya. Tidak perlu mengulang seribu kali doa untuk agar energi wiridnya muncul. Kita langsung saja praktek dengan mengimplementasi isi doa tersebut. Kalau kita ingin memakan buah mangga, kita tidak perlu mewiridkan sejuta kali kata “mangga”… pasti seperti ini tindakan naif. Cukup kita teriakkan satu kata MANGGGAAAA…… pada tukang jual mangga yang lewat di depan rumah lalu kita keluarkan isi dompet untuk membeli buah mangga. Mudah bukan? Sebagai manusia, kita dilengkapi tidak hanya mulut untuk wirid, tapi juga tangan dan kaki untuk bergerak dan memobilisasi diri sesuai dengan keinginan.

Memang, akan lebih sempurna bila kita kenal dan bersahabat akrab dengan KHODAM dan seluruh isi dunia ini. Upayakan agar tidak perlu kita memanfaatkan dirinya untuk mengubah kodrat dan iradat-NYA. Cukup kita jadikan teman baik dan pengetahuan agar kita semakin mensyukuri kebesaran-NYA.

Tapi hidup memang pilihan. Dan itu sepertinya betul….

APAKAH KITA BERHAK MENDIKTE DAN MENGATUR ALAM SEMESTA? APAKAH KITA BIARKAN SAJA ALAM SEMESTA BERJALAN DENGAN HUKUM-HUKUMNYA? ATAU KITA KENDALIKAN ALAM SEMESTA SESUAI DENGAN KEHENDAK KITA?

Anda juga bisa berpikiran positif bahwa Tuhan bukan pelayan toko dimana permintaan anda langsung dikabulkan-NYA. TUHAN MAHA TAHU kebutuhan kita untuk hidup lebih baik dan mulia dan TUHAN tidak selalu mengabulkan langsung permintaan kita. Saat kita dalam kondisi jatuh miskin dan berdoa agar hutang kita lunas, eee… malah ada tamu yang datang ke kita untuk meminta bantuan kita. Kita kemudian protes, TUHAN TIDAK MENDENGAR DAN MENGABULKAN PERMINTAAN KITA. Kita kemudian menyimpulkan bahwa amalan kita tidak berfungsi. Apakah demikian?

Secara tidak kita sadari, selama ini Tuhan telah kita posisikan sebagai “tempat” meminta, Tuhan kita jadikan “obyek” keluh kesah, Tuhan kita jadikan tempat negosiasi kepentingan-kepentingan hidup kita. Kita jarang memposisikan Tuhan sebagai Tuhan. Tuhan kita pahami, kita pikirkan, kita hayati dengan keterbatasan dan ketumpulan pengetahuan akal budi kita. Tuhan kita ukur dengan tolok ukur logika kita yang begitu sederhana. Padahal…. katanya ALLAHU AKBAR…. ALLAH LEBIH BESAR dari penilaian-penilaian kita terhadapnya…..

Paradigma kita soal dzat, afal dan asma’Nya tidak pernah benar-benar kita telaah secara serius. Akibatnya, bangunan akidah kita tambal sulam dan robek-robek. Maqom ruhani kita tidak pernah meningkat dari tingkat primordial menuju mondial…semesta yang benar-benar terbuka. Pemahaman kita terhadap soal-soal ketuhanan belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Benar-benar dibutuhkan keseriusan olah diri agar hidup kita semakin halus dan terbuka. KEEP OUR MIND WIDELY OPEN TO NEW IDEAS AND EVIDENCE….

Belajar dari sejarah kebenaran risalah yang disampaikan para Rasul Allah SWT sepanjang masa…. mereka adalah anugerah berkualitas plus dari hasil pengolahan diri yang sedemikian rupa sehingga terlekat kualitas Rahmatan Lil Alamin yang berbeda-beda tugasnya… Adam, Nuh,… Ibrahim, … Musa yang Kalamullah— Isa yang Ruh-ul-Lah dan Muhammad Rasul-ul-Lah…. Mari kita ikuti dengan ikhlas jejak langkahnya pada jalan yang lurus, dengan sekuat tenaga mencontohnya dan meneruskan ajarannya untuk senantiasa mencerap syahadat tauhid La Ilaha Ilal-Lah, sambil setiap saat berharap ridho-NYA.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 126 Komentar

SHOLAWATUL QUR’AN 2 (SELESAI)


LANJUTAN …

@@@

Categories: SHOLAWATUL QUR’AN | 80 Komentar

SHOLAWATUL QUR’AN


Dedi Prayitno

atung575@yahoo.com

085643672221 / 087885566879

Kepada Yth.Pengasuh KWA

Ass.wr.wb. Saya Dedi Prayitno sering membuka blog KWA dan banyak tambahan cakrawala.. pada kesempatan ini saya juga ingin berbagi wawasan barangkali ada manfaatnya bagi kita semua.. sebenarnya saya tidak lebih hanya seorang yang ingin selalu belajar dengan segenap keterbatasan saya. Kepada para pengasuh KWA saya mohon penyempurnaan jikalau banyak kekurangan.. kepada para pembaca serta keluarga KWA yang ingin mengamalkan Sholawat yang tergolong langka dan biasanya hanya diketahui tidak oleh semua orang.. pada kesempatan ini saya IKHLASKAN SERTA SAYA IJAZAHKAN pengamalannya semoga menjadi ladang amal bagi kita semua Amien…

MUKADIMAH

Penjelasan ini sebenarnya sudah ada pada mukadimah/pendahuluan sholawat yang ditulis /saya lampirkan pada fail JPG sholawat. Ini saya coba terjemahkan kedalam latin agar apabila saudara-saudara yang belum bisa membaca arab jawa akan lebih mengerti sehingga akan menambah keyakinan dalam mengamalkan sholawat pada kehidupan sehari-hari sholawatul Qur’an/ Basyairul Khoirat yang insya allah besar sekali manfaatnya fidun-ya wal akhirat bagi kita yang mengamalkannya. Menyimpan sholawat Basyairul Khoirat saja insya Allah sudah merupakan kebajikan dan akan mendapatkan cahayaNYA apalagi membaca Sholawat secara dawam Insya allah sudah mendapat banyak faedah serta safaat dari Rosululloh di yaumil akhir, apalagi sholawat basyairul khoirat yang insya allah sudah barang tentu berlipat-lipat kebaikannya bagi kita. Manfaat Sholawatul Qur’an yang langsung diijazahkan Rosululloh kepada Syekh Abdul Qodir Al-Jailani insya allah untuk kesejahteraan, ketenangan jiwa, pendorong terkabulnya hajat (baik/buruk), perlindungan dari segenap kejahatan,fitnah,bahaya dll. Kepada para pengasuh KWA serta keluarga besar KWA saya bermaksud share dan dengan iklas bagi keluarga besar KWA saya mohon nasihat kalau ada kekurangan, kaum muslimin wal muslimat yang ingin mengamalkan Sholawat ini saya dengan mengucap Bismillahhirohmanirrojim saya ijazahkan sholawatul Qur’an (Basyairul Khoirat) untuk diamalkan.. semoga menjadi ladang amal serta kebaikan bagi kita semua serta tecapai apapun hajatnya..Amien Ya Robbal Alamin…

INILAH TERJEMAHAN PENJELASANNYA KIRA KIRA SEPERTI INI….

Teman-teman : Wus kariwayatke saking Syeh Abdul Qodir Zailani, panjenengane ngendika marang sawenehe mitrane : mara siro pada munduto sholawat iki sangkan panjenengan ingsun awit ingsun wis mekoleh/oleh sholawat mau sangka ilham peparingane pangeran kang banjur ingsun pametokake marang kanjeng nabi Muhammad SAW. Panjenengane nabi banjur paring kabar marang ingsun mungguh fadilah sholawat mau. Ngendikane saktemene sholawat iki ngandung fadilah kang agung tanpa wates. Anjunjung derajat wong kang miliki marang kaluhuran dadi lan kasil maksude . lan sarana sholawat iki sapa wae ora bakal wurung gegayuhane lan bakal kecekel cita-citane. Apadene bakal di ijabahi dungane. Dene sapa wae kang maca sholawat iki senajan mung sepisan utawa anggawa sholawat iki Alloh bakal paringi pangapuro dosane. Serta lumeber marang ahli majlise besok yen uwong iku tumeko ing pati bakal ditekani malaikat Rahmat 4 (papat) cacahe. Kang siji perlu ngusir setan. Kang siji maneh perlu nuntun kalimah sahadat.kang siji maneh perlu maringi unjukan banyu seko telogo kautsar dene kang siji maneh ngasto wadah kang isi kebak buah-buahan soko suargo kang paring kabar suko ngabarake bakal papan kalenggahane wong mau besuk ono ing suargo. Celatune malaikat mau mengkono suko gembira hai kawulane allah. Wong mau banjur nyawang katon suwarga cecawisane. Sawangan mau kedadeyan sawetoro sadurunge nyawane oncat. Mulo wong mau bakal mlebu kubur sarono tentrem lan gembiro tanpa nandang gelisah lan duko. Ing kubur wong mau kebukake lawang rahmat 40 (petang puluh) cacahe. Mawa cahyo (nur) kang 40 ugo cacahe. Besuk yen wis tumeko dino kiamat wong mau bakal ditangeke srono didampingi malaikat soko tengen lan kiwo kang nentremake ati. Sarana ngagemi busono marang wong mau apadene nyawisake tumpakan onta marang wong mau. Mulo wong mau bakal wungu sangka kubur tanpa susah tanpa prihatin lan sateruse. Bakal enteng hisab besuk naliko wong mau ngewot sirotol mustaqim kang ono ing saduwure neroko. Neroko bakal ngucap mangkene : monggo kulo aturi lajeng : kulo haramake anggepok/demok senggol panjenengan. Wong mau banjur terus tindak mlebu suargo. Wong mau bakal diparingi gedung kubah kang digawe sangka perak putih patang puluh cacahe saben gedung mawa panggung sangka emas. Saben panggung ono tendane satus iji kang kabehe kedadehan sangka nur. Lan saben tendo ana tempat tidur kang digawe sangka sutera saben tempat tidure ana widadarine siji kang kedadehane sangka wewangen katon kadi dene purnama sidi. Banjur uwong mau kaparingan bareng kang durung nate kadulu mripat durung tau keprungu kuping. Malah durung ana ati kang kumrentek pada lan indahing yang paparingan mau kasebut ing kabar Rosululloh SAW ngendiko naliko wengine isro nyadong/nyuwun timbalan alloh taala. Alloh ta’ala maha agung dawuh : bumi iku duweke sopo hai Muhammad ? Kagungane penjenengan dalem gusti. Langit iku duweke sopo hai Muhammad ? Nggih kagungan panjenengan dalem gusti. Tabir iki duweke sapa hai Muhammad ? Ugi kagungane panjenengan dalem gusti. Alam kursi duweke sopo ? puniko inggih kagungan panjenengan dalem gusti. Banjur siro iku duweke sopo hai Muhammad ? Nabi ora kuwoso ngaturi jawaban malah rumongso lingsem/isin lan banjur sujud nyembah marang allah ta’ala. Mulo Alloh ta’ala piyambak kang sak teruse paring jawaban mengkono. Dadi siro iku duweke uwong-uwong kang pada maca sholawat mulyo lan agung. Syeh Abdul Qodir Zailani sakteruse ngendiko mengkono sak temene sholawat iki kang pantes lan hadis kasebut lan sholawat iki bakal mbuka 70 lawang Rahmat serta bakal nglahirake dalan suargo kanga ajib. Apa dene yo luwih becik merdeko ake 1000 budak . kurban 1000 unto. Sodakoh 1000 dinar lan siam 1000 sasi. Sholawat iki ugo ngandung rahasia kang bisa dadi lan nggampangake rizki bisa baikke ahlak bisa ngunggahake derajat , bisa nekaake maksude lan dingapuro dosane den tutupi cacate lan bisa ngluhuraken wong-wong asor.

Syaidina Makenudin ngendiko sholawat iki aja diparingake kejobo marang wong sholeh awit sampurno lan mandi tumrap kanggo anggayuh hajat saben-saben sholawat sangko sholawat iki bakal dadi wasilah arsane Rosululloh SAW. Saben ayat biso dadi safaat ana arsane Allah ta’ala.

Iyo Sholawat iki milike wong kang podo nglakoni sholat lan wacana tumrap wong kang pada eling pitutur mareng wong tuhu serta dadi wasilah lan dadi sholawatil Qur’an.

Tata Cara Pengamalannya..:

  1. Sholat Hajat / sudah sholat fardu (magrib/subuh)…
  2. Baca Ta’awudz (Audubillahiminassyaitonirojim Bismillahirrohmanirrohiim) ..1x
  3. Tawasul kepada :
    1. Rosullulloh beserta keluarganya .. alfatihah 1x
    2. Kulafaur rosyidin (Abubakar,Umar,Usman.Ali) ..alfatihah 1x
    3. Semua Malaikat (samawati wal ardh) ..alfatihah. 1x
    4. Syekh Abdul Kodir Al-Jailani … alfatihah.. 1x
    5. Semua muslimin,muslimat .. alfatihah..1x
    6. Orang tua kita ..alfatihah 1x
    7. Diri kita/ hususon ila ruhi waljasadi wabatinihi (nama saya) ..alfatihah 1x
    8. Hususon ila hajati….(sebutkan hajatnya) .. alfatihah .1x
    9. Baca basyairul khoirat … 1x, 3x dsb…yang penting bisa ajeg
    10. Bisa dilanjutkan baca amalan Anda yang lain untuk mendorong terkabulnya hajat (hajat baik/buruk)… sebaiknya hajat yang baik. Oleh karena kemanjuran doanya maka sangat disayangkan jika jatuh kepada orang yang bukan ahlinya (orang jahat) tapi saya percaya keluarga KWA Insya Allah sholeh/sholeha..
  4. Tidak diwajibkan untuk puasa, namun akan lebih baik jika dibaca secara dawam disertai rajin puasa sunah untuk mendekatkan diri kepadaNya misal puasa senin kamis, puasa apit neton atau sunat mutlak dengan niat mendekatkan diri kepadaNya.
  5. Sholawatul Qur’an bisa dibaca keseluruhan ( baca teks / print out ) atau memilih salah satu Sholawat untuk mendawamkan . monggo yang penting iklas dan dawam..

SEMOGA MENJADI KEBAJIKAN DAN LADANG AMAL BAGI KITA SEMUA… AMIEN YA ROBBAL ALAMIN… @@@

BERSAMBUNG…

Categories: SHOLAWATUL QUR’AN | 48 Komentar

SURAT TERBUKA UNTUK RADEN SANCANG UNGU


@WONGALUS: JANGAN PERBESAR EGO IBLIS YANG ADA DI HATIMU. JANGAN HANYA KARNA INGIN BLOG MU RAMAI SEGALA AMALAN KAU POSTING. JIKA ADA SEDULUR MU YANG MENGAMAL KAN AMALAN TIDAK JELAS DI BLOG INI LALU TERKENA IMBAS NEGATIVE AMALAN ITU SIAPKAH KAU MENANGGUNG DOSA NYA? WALLAHI WARROSUL SEMUA RDR YANG PERNAH DI POSTING DISINI NGAWUR DAN TIDAK JELAS KARENA BERSUMBER DARI HAWATIF. (Raden Sancang Ungu Says:
5 October 2010 at 07:29)

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… terima kasih telah diingatkan. Anda memang sahabat dan itu kewajiban sahabat, yaitu saling mengingatkan. Kalau saya salah, anda wajib menegur saya. Begitu juga sebaliknya, semoga anda juga berkenan untuk membaca artikel ini. Dalam konteks saling menjaga sebuah “kebenaran” yang ukurannya intersubyektif seperti ini, maka saling asah asih dan asuh adalah sebuah keharusan. Begitu saya kira.

Bagi saya komentar anda ini adalah ledakan energi emosional anda melihat sikap saya yang selama ini terasa melakukan pembiaran-pembiaran atau mengikuti arus sedulur semua yang mengirimkan beragam amalan tanpa saya “scanning” sebelumnya. Itu sebabnya anda segera mengatakan bahwa saya hanya ingin blog ini ramai dikunjungi poro sedulur. Bisa saya jelaskan soal klaim anda ini agar terjadi sinkronisasi energi antara kita maupun antara sedulur semua.

Terus terang, saya TIDAK MAMPU MENSCANNING AMALAN APALAGI ASR/RDR. Jadi saya memang orang yang tidak tahu soal ilmu-ilmu hikmah atau ilmu-ilmu kesaktian. Sehingga saya mengharapkan adanya tukar kawruh/tukar pengetahuan dan tukar pengalaman di antara kita sehingga kita bisa sama-sama saling mengkoresi bila ada amalan yang diposting oleh sedulur.

Tuduhan anda tidak salah, saya begitu senang bila blog ini menjadi wahana persaudaraan antar sedulur semua. Saya ingin bersaudara dengan seratus, seribu, sejuta bahkan semilyar makhluk-makhluk Tuhan yang mulia ini. Kita semua bisa saling memberikan bantuan dan kemanfaatan karena persaudaraaan yang erat ini. Yang miskin ilmu bisa mendapatkan bantuan pada yang kaya ilmu, yang kaya ilmu bisa menyantuni dan bersedekah kepada yang miskin ilmu dan seterusnya. Terjadinya interaksi saling memanfaatkan itu saya rasa sangat wajar dan manusiawi. Manusia tidak bisa melepaskan diri dari hubungan dengan komunitasnya karena itu adalah watak sosial dasar manusia. Soal berapa jumlah sedulur yang berkenan hadir di blog ini dan kemudian blog ini menjadi ramai, tentu saja diluar kuasa saya. Siapa saya yang hanya manusia lemah dan tidak berdaya ini, kok bisa-bisanya menarik para sedulur untuk bergabung dan bercengkrama di wadah blog ini? Tentu saja semua ini sudah ada yang mengaturnya. Saya tentu tidak kuasa untuk itu…

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… Saya kira keinginan untuk nyedulur dengan banyak sahabat bukanlah ego iblis. Ego iblis bersifat mencelakai, merusak dan mengajak pada pembinasaan. Ego iblis itu tertutup dan subyektif padahal kebenaran itu sifatnya diskursif. Energi Iblis adalah enegi yang menutup dialog, saran dan kritik dari yang lainnya. Iblis suka memecah cermin dan tidak ingin subyektivitasnya terusik oleh saran, masukan dan input dari subyek lain. Pola hubungan Iblisisme (isme Iblis) adalah hubungan dimana subyek ingin menjadikan subyek lain sebagai obyek. Sementara di KWA ini, sebisa mungkin subyek kita hargai kemanusiaannya secara utuh sebagaimana diri kita sendiri. Kalau ada satu sedulur yang sakit, maka semua merasa sakit. Saling menjaga, saling asah asih dan asuh menjadi prinsip nilai-nilai paseduluran yang kita jaga. Silaturahim Keluarga KWA kemarin menjadi bukti, betapa guyub dan rukunnya kita untuk saling mengisi dan berbagi tanpa ada yang dibeda-bedakan. Sesepuh/guru dan sedulur/murid sejatinya sama. Tidak ada yang istimewa karena pada hakikatnya kita sama-sama belajar memproses diri menjadi manusia yang haus kebijaksanaan dan kebenaran.

Kita sadar, kebenaran tidak pernah bermuka satu. Dogmatisme kepada satu prinsip, sudah tidak berlaku lagi pasca Rasulullah SAW junjungan kita yang telah tiada sekian ratus tahun silam. Pasca Rasulullah tidak ada Rasul baru. Kita semua, sekarang sama-sama menggenggam satu prinsip kebenaran dan semua itu harus dikumpulkan dan ditata agar mosaik kebenaran absolut kenabian/kerasulan bisa kita gapai.

Ragam amalan yang diposting sedulur di KWA analoginya. Mereka punya satu genggam kebenaran yang diyakini, dan dengan tertatih-tatih mereka mempostingnya untuk berbagi manfaat dengan sedulur yang lain. Upaya susah payah sedulur pengirim artikel ini insya allah tanpa mengharapkan apa-apa kecuali keridhoan-NYA semata. Kita perlu apresiasi mereka dengan hormat dan santun. Bukan malah sebaliknya, kita caci maki—kita salahkan karena tidak jelas sanadnya—kita minta dia menarik ijazahnya, dan sebagainya. Kalau pun memang kita merasa ada yang kurang atau kurang jelas sanad/asal muasal keilmuannya, ya mohon kepada para sedulur lain yang tahu untuk saling melengkapi. Itulah kunci agar hidup kita bermanfaat juga kunci agar ilmu yang masih kita simpan erat-erat sebagai “aji-aji” atau “jimat” (siji dan dirumat/dipelihara) itu bisa barokah.

Soal kekhawatiran anda dalam pernyataan “JIKA ADA SEDULUR MU YANG MENGAMAL KAN AMALAN TIDAK JELAS DI BLOG INI LALU TERKENA IMBAS NEGATIVE AMALAN ITU SIAPKAH KAU MENANGGUNG DOSA NYA?” saya akan menanggapinya demikian. Bahwa semua amalan di dunia manapun pada hakikatnya tetaplah amalan. Amalan adalah cara untuk mencapai tujuan dan cara/jalan bisa banyak dan bervariasi. Kecuali amalan yang sifatnya wajib dan sunnah yang sudah tertera di dalam kitab suci dan as sunah, orang berhak memvariasi amalan sesuai dengan keyakinannya dan menyesuaikan diri dengan konteks jamannya sesuai dengan prinsip-prinsip permufakatan bersama (ij’tihad) untuk menjangka dan menafsirkan kebenaran yang dianggap paling pas. Bentuk Negara, falsafah negara, bentuk pemerintahan, siapa presidennya, bentuk pakaian adat, nyanyian kenegaraan, semua adalah amalan yang tidak ada dalam kitab suci dan as sunah, namun tetap benar karena ada prinsip-prinsip yang tetap bisa diterima oleh akal sehat bersama yang kontekstual di masyarakat yang terus berkembang. Kita sesuaikan amalan hidup di dunia ini dengan budaya dan adat istiadat masyarakat setempat dan kita maknai budaya dalam arti sebuah proses kreatif menuju peradaban yang lebih baik. Jadi bukan produk masa lalu saja, yang akan aus dan usang dimakan jaman.

Amalan adalah salah satu budaya spiritual masyakarat. Dan kita tahu, budaya berbeda dengan agama. Keduanya berada pada aras dan domain yang berbeda meskipun nanti ujung-ujungnya ada titik temu. Manusia yang alamiah akan senantiasa hidup dalam lingkungan sosial kultural tertentu, dan kemudian akan memasuki dalam dimensi kultural religius dan akhirnya religius total. Budaya adalah sedulur papat, serta kiblat papat. Sementara agama adalah lima pancernya. Hubungan vertikal langsung batin kita yang berada di tengah-tengah orientasi (pusat) dengan Yang Maha Dekat.

Fenomena sekarang ini, kita memang masih berada pada logika kausalitas Musa, Kalimullah A.S dimana obyektivitas menjadi pemandu bagi ukuran kebenaran. Kita berhenti di tataran ini dan bahkan larut dalam korban permainan akal dan ego kita. Cermin ego-ego Iblis, laknatullah yang senantiasa ingin pamer kesaktian, adu kekuasaan dan kesombongan.

SIAPKAH SAYA MENANGGUNG DOSA?
Saya akan menjawab pertanyaan saudara dengan terlebih dulu bertanya, apakah hakikat dosa itu? Dosa adalah sebuah kesalahan meletakkan diri dalam koordinat eksistensi diri. Yaitu diri yang tertutup. Monggo kita telusuri bersama. Pada awal agenda perwakilan Tuhan, Tuhan berkenan memaklumkan rencana-NYA dan mendengarkan pendapat malaikat-malaikat sehingga ketentuan bahwa semuanya harus sujud kepada wakil Tuhan adalah hasil suatu hal yang bersifat terbuka. Itulah sistem yang dikehendaki-NYA. Semua taat kepada ketentuan itu kecuali yang ingkar yaitu Iblis. Agenda perwakilan itu adalah suatu amanat dari Tuhan seru sekalian alam, yaitu pengakuan atas kemahaesaan-NYA. Artinya ke-aku-an kita itu demi ke-maha-Esaan-NYA. Maka ketika aku kita telah kita tegakkan semua “sujud” kepadaku, kecuali “aku”

Forum diskusi dengan malaikat itu begitu terbuka sehingga Tuhan berkenan menanyakan alasan pengingkaran Iblis. Jawaban Iblis ternyata memperlihatkan ketertutupannya. Yaitu bahwa Iblis tidak bersedia sujud karena adam terbuat dari tanah. Iblis tertutup kesombongan keakuannya yang terdiri dari unsur api. Padahal, ke-ADAM-an itu justeru terletak pada KETERBUKAANNYA terhadap unsur yang tidak dimiliki oleh para malaikat, yaitu NAMA-NAMA BENDA disamping tiupan RUH dari sisi-NYA. DENGAN DEMIKIAN MAKA KONSTRUKSI KEMANUSIAAN YANG MEMILIKI POTENSI DUKUNGAN BAGI AMANAT KEESAAN-NYA ADALAH KETERBUKAAN TERHADAP ILMU-ILMU (NAMA-NAMA) DALAM BINGKAI PERKENAAN-NYA (Asmaul Husna).

Jadi, dosa adalah menutup diri, klaim kita sendiri, menganggap keyakinan dan prinsip kita sendiri sebagai Tuhan. Keyakinan kita kepada Tuhan jelas beda dengan Tuhan (an sich) pada diri-NYA sendiri. Kita mengaku Tuhan Maha Benar namun keyakinan kita bisa jadi salah. Maka, saat kita mengaku ikrar syahadat TIADA ILAH LAIN SELAIN ALLAH, maka rasakanlah pada saat itu juga bahwa semesta kita terbuka… Tidak ada yang kita yakini lagi selain Kemutlakan ALLAH, sementara keyakinan kita sendiri adalah relatif…. ALLAHU AKBAR…..

Maka, insya allah saya akan ingin dan berusaha untuk selalu terbuka agar tidak berdosa. Semua amalan saya alirkan tanpa saya takut berdosa karena tolok ukur kebenarannya adalah keterbukaan amalan itu: apakah amalan itu bisa diteliti kebenarannya (verifikasi) dan diteliti kesalahannya (falsifikasi).

DAN KALAUPUN PADA AKHIRNYA TERNYATA AMALAN YANG DIPOSTING DI BLOG INI TERNYATA AMALAN YANG BERIMBAS NEGATIF, SAYA SIAP MENANGGUNG SEMUA DOSA SEDULURKU SEMUA. BIARLAH SAYA PENUHI NERAKA DENGAN TUBUH SAYA AGAR SEDULUR SEMUA BISA MERASAKAN NIKMATNYA SURGA.

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… dan pada akhirnya, di dalam pelajaran logika kita mengenal cara berpikir pra konseptual yaitu perumusan A=A, A tidak sama dengan Non A dst. Tingkat selanjutnya adalah arah hidup yang semakin terbuka dari yang semula kategorial menjadi potensial…sesuatu yang mengandung potensi tertentu menjadi aktual setelah aktualisasi potensi.

Bahwa RDR itu RDR itu sudah jelas, tetapi yang lebih penting lagi adalah mengamalkan RDR agar pada suatu saat kita dapat memetik buah amalan kita yaitu amar makruf nahi munkar demi MENCARI RIDHO ALLAH SWT… lantas kenapa bila ada sedulur yang ingin mencari Ridho Allah saja dipersulit dan ditutupi? Maka sebagai sohibul ijazah dan pewaris ijazah resmi, saya mohon kiranya bagi anda atau siapapun.. monggo ikhlas mengijazahkan kepada sedulur semua yang membutuhkannya.

Terima kasih dan salam asah asih dan asuh.

@Wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 392 Komentar

MENGEMBALIKAN SANTET MATI


risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum.Kepada para sesepuh dan para saudara pembaca yg saya hormati. Saya mau share sebuah khasanah budaya jawa yg mempunyai hubungan dg santet mati. Penyakit hati dendam yg sudah membara membuat manusia lupa akan segala2nya lupa dosa lupa akan hukum karma. Kadang dalam kehidupan sehari2 kita temui ada aksi santet yg tega membunuh sebuah keluarga satu persatu tanpa tersisa. Saya dapat pengetahuan ini bukan dari guru atau ahli kebatinan. Tapi saya dapat pengetahuan ini dari teman saya tanpa sengaja. Dulu saya dan temanku kemana2 slalu berdua kemanapun berdua dg modal nekat. Kami berdua hanya bermodal nekat sepakat menelusuri daerah yg gaungnya penuh nuansa mistis yaitu wilayah banten. Pertama ke gunung santri bojonegoro cilegon lalu ke masjid agung berlanjut ke sumur tujuh, batu qur,an.

Beberapa tempat ziarah dan para linuwih disana sy kunjung tp kami berdua tdk ada niat berguru pd beliau2 niat kami hanya pingin tahu seperti apa daerah banten yg sebenarnya kok gaungnya begitu menggema. Selama dua bulan kami menelusuri daerah sana walaupun belum selesai penelusuran bekal kami sudah menipis akhirnya kami sepakat pulang. Begitu kami pulang ada kabar duka ada tetanggaku yg meninggal yg katanya kena santet. Aku dan temanku melayat kesana. Karena kabar kematian karena santet ini jadi pembicaraan bisik2 diantara para famili yg mati. Temanku memberi tips kpd pihak famili yaitu agar dicarikan rakitan atau alat yg ditempatkan dileher sapi waktu membajak sawah. Dan minta dicarikan cemeti yg telah dipakai unt membajak. Saat jenazah sudah diangkat mau diberangkatkan ke kubur temanku mengangkat pula rakitan dan membunyikan cemeti 3x ketanah lalu dia mengucap: kalau memang kamu mengalami ini semua karena dicelakai orang maka ajaklah orang yg mencelakaimu.Tentunya kata2 temanku itu ditujukan ke jenazah.

Lalu alat rakitan dan cemeti td ikut diberangkatkan ke kubur. Di hari yg ke 99 setelah kematian 3 orang warga kampung kami bermimpi sama. Dalam mimpinya mereka ditemui almarhum dg menggedong pasir dan genteng saat ditanya dlm mimpi itu mau kemana mbk? Si almarhum menjawab mau membikinkan rumah si A.Tepat dihari yg ke 100 org yg selama ini dibicarakan sbg penyantet meninggal dg diawali sakit persir yg diderita almarhum. Hari kematianya scr hari nasional dan pasaran jawa mereka dua2nya mati dihari dan pasaran yg sama. Itulah salah satu budaya mengembalikan santet pati yg kadang keterlaluan. Tip ini boleh dikerjakan namun kl kita masih bisa sabar lebih baik bersabar. Di solo ada seorang paranormal yg punya cara aneh si korban santet mati jenazahnya di susuk scr gaib.Katanya asal blm lewat 40 hr si penyantet akan menyusul. Demikian postingan cerita mistis yg pernah saya saksikan sekaligus hiburan ditengah banyaknya ragam pengijazahan. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 223 Komentar

ARTIKEL TANPA JUDUL


Pada kesempatan yang baik ini, tanpa mengurangi rasa hormat kepada siapapun ijinkanlah saya menyela dan berbagi sedikit. Ya. Kalau para sedulur biasanya berbagi pencerahan demi pencerahan, amalan demi amalan, hizib demi hizib, asma demi asma, ajian demi ajian sehingga saat selesai membaca, ada sebuah oleh-oleh hikmah yang bisa direnungkan sebagai bahan pembelajaran batin, atau bisa diamalkan untuk kemanfaatan hidup sehari-hari maka mohon maaf bila dalam postingan saya kali ini saya berbicara lain. Namun saya yakin pembaca memiliki kewaskitaan untuk meraba bahasa-bahasa gerak yang tersampaikan dari seekor lalat, ular, buaya, bahkan coro dan lalat seperti saya. Toh kita juga sama-sama makan, minum, bernapas, berpendapat dan hadir di bumi yang sama…

Blog ini adalah salah satu dari sekian banyak blog yang mengupas soal-soal spiritual, supranatural dan mistik. Ini tidak bisa kita pungkiri. Kiriman sedulur rata-rata mengarah ke soal yang seperti itu. Amalan dikirim oleh X, dan diamalkan oleh A,B,C sd Z. Kata QOBILTU hampir setiap hari menghiasi komentar diblog ini. Apalagi bila muncul amalan yang terkenal handal, wah… pasti komentar postingan penuh dengan kata QOBILTU. Bahkan kemudian muncul nickname sedulur kita yang bernada sindiran yaitu QOBILTUMAN, yang mungkin kalau tidak salah duga sedulur ini ingin menyindir sedulur lainnya yang latah dan ikut-ikutan mengatakan QOBILTU dan akan mengamalkan postingan amalan terbaru.

Entah berapa jumlah Qobiltu dikatakan satu orang sedulur saat membaca-baca amalan diblog ini yang jumlahnya saya sendiri sebagai admin malas menghitungnya. Mungkin puluhan, mungkin sudah ratusan, dan bisa jadi lebih. Soalnya postingan sudah mencapai seribu seratus sekian artikel. Sebuah jumlah yang barangkali cukup banyak dan bolehlah blog ini dikatakan terjadi BANJIR AMALAN. Kalau terjadi banjir amalan seperti ini, tentu yang bingung adalah para sedulur yang berkeinginan mengamalkan dengan serius dan sungguh-sungguh. Kita bingung mau mengamalkan yang mana, sebab semua amalan yang diposting rata-rata menarik dan menawan hati. Dan karena banyaknya amalan kita semua jadi ragu-ragu, bingung dan akhirnya hanya jadi pembaca amalan. Bukan pengamal amalan. Padahal pengijazah sudah serius dan sungguh-sungguh memposting agar diamalkan. Ini tidak nge-link dan nge-match bukan?

Kembali ke pangkal masalah. Gampangnya, kita mengartikan kata “amalan” sebagai pada beragam cara atau jalan untuk mendapatkan sesuatu sesuai keinginan. Kalau kita pahami hal ini, maka barang tentu ada banyak amalan untuk mencapai tujuan. Amalan apapun sebenarnya hanyalah cara atau jalan menuju sesuatu tujuan. Dan cara atau jalan tentu saja tergantung pada apakah kita yakin kepada amalan kita atau tidak. Sebab kalau kita ragu-ragu mengamalkan sesuatu maka kita bisa jadi akan bingung bahkan malah tersesat.

Analoginya sama dengan ketika kita mau ke sebuah desa di tengah hutan, dan untuk mencapainya ada banyak jalan kecil berliku. Ada seseorang yang berkenan membimbing karena sudah pernah menuju desa itu melalui jalan setapak. Maka langkah yang perlu kita lakukan adalah memohon bimbingannya agar berkenan menunjukkan kita jalan ke arah desa itu. Sukur-sukur dia mau menemani kita berjalan menuju desa itu. Lalu kita mulai mengadakan perjalan dengan bekal KEYAKINAN. Kita yakin bahwa perjalanan kita akan sampai kepada tujuan yang hakiki pengamalan ilmu. Lalu apa tujuan hakiki pengamalan ilmu? Nah, inilah yang perlu kita perdalam.

Setiap ilmu dan amalan memiliki tujuan yang berbeda-beda. Tujuan amalan tergantung pada perumus amalan tersebut. Perumusan amalan tergantung pada gambaran batin yang diterima pada saat dia menjalani laku/perjalanan spiritual. Tiba-tiba diperoleh gambaran yang jelas dan sempurna bahwa dia sudah mendapatkan “ILHAM”/ “PETUNJUK”/”DAWUH” tertentu yang bisa diamalkan oleh dirinya dan boleh diijazahkan kepada orang lain. Dan selanjutnya, pada saat diamalkan maka amalan tersebut benar-benar berfungsi sempurna sesuai dengan PETUNJUK yang diterimanya. Semacam itulah proses perumusan amalan meskipun banyak variasi proses lain. Namun kebanyakan perumusan ya seperti itu.

Benar bila dikatakan bahwa pewarisan alias pengijazahan amalan hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah pernah mengamalkan dan membuktikan secara yakin bahwa amalan tersebut 100 % sudah sesuai dengan tujuannya. Tidak mungkin pewarisan ilmu dilakukan hanya sekedar membaca dan kemudian menularkan apa yang diketahui melalui buku-buku semata. AMALAN berbeda dengan ilmu-ilmu yang kita pelajari di bangku-bangku sekolah. Bedanya, bila ilmu di sekolah hanya berada pada aras pengetahuan kognitif atau akal namun amalan ilmu-ilmu gaib berada pada aras MENTAL/EMOSIONAL/AFEKTIF dan PERILAKU atau LAKU. Jadi pewarisan amalan sama dengan transfer energi LAKU dari pewarisnya.

Kalau Anda sudah berada pada taraf mabuk amalan, saya sarankan untuk menghentikan untuk sementara amalan anda. Ya, anda perlu tahu pola pewarisan energi amalan tersebut. Bahkan akan lebih bijaksana bila anda kemudian mengamalkan amalan semesta yang anda rangkum dan rumuskan sendiri dari olah spiritual anda. Kenapa? Sebab biasanya mereka yang sudah berada pada “mabuk amalan” dan selanjutnya ingin memahami hakikat-hakikat, akan kesulitan karena bisa jadi pintu barokah amalan dari orang lain sudah tertutup rapat. Dan Anda tidak perlu lagi mengatakan “QOBILTU” meskipun dalam hati, sebab anda sendirilah yang kini berkewajiban mencari rumus-rumus yang tergelar di alam semesta ini dengan kejernihan qalbu yang disinari cahaya petunjuk.

Kodrat manusia adalah otonom, merdeka, mandiri dalam korelasi serta itulah kenapa kita diberi akal sehat untuk berpikir….

Pengalaman pribadi, saya banyak mengamalkan amalan yang diberikan oleh pewaris. Namun setelah saya amalkan, saya merasakan mabuk amalan selanjutnya mendapatkan banyak kekecewaan. Sebab dari sekian banyak amalan, kadang ada hasil pengamalan yang tidak sesuai dengan harapan. Saya pun merenungkan, kenapa setiap amalan tidak sesuai dengan harapan? Padahal biasanya janji-janji amalan itu begitu menggiurkan. Akhirnya saya temukan jawabannya, bahwa diri saya memang dipersulit untuk mengamalkan amalan yang berasal dari pewarisan oleh orang lain. Saya pun kemudian mencari amalan yang benar-benar pas dan sesuai dengan tingkat akurasi mencapai 100 persen sesuai dengan harapan saya. Apa harapan hidup saya?

Mungkin terlalu sederhana…Hidup bermanfaat untuk orang lain atau tidak sama sekali. Begitulah sedikit tujuan hidup, cita-cita, harapan dan falsafah hidup ini. Jadi, terasa ringan rasanya beban hidup di pundak karena tujuan telah saya tetapkan. Saya akan berjalan sekehendak hati untuk menolong orang lain tanpa ragu-ragu apakah perbuatan yang saya jalani itu benar atau salah. Apalah arti keraguan dibanding dengan banyak orang yang butuh bantuan dan pertolongan. Tuhan pun (dalam perkiraan saya, karena yang sejati hanya Tuhan yang Tahu) kemungkinan besar tidak akan menghukum saya apabila saya memang ternyata saya salah duga. Saya lepaskan beban-beban nilai relativitas nilai-nilai yang dipegang setiap orang. Nilai universal akan tetap berlaku dimanapun karena “menolong anjing yang hampir mati karena kehausan” juga bisa jadi merupakan jalan menuju pertemuan dengan-NYA. Tindakan yang terlihat remeh dan tidak bernilai di mata kita, ternyata merupakan jalan yang benar. Bisa jadi sebaliknya, tindakan yang kelihatannya kinclong dan lapang menuju pada-NYA ternyata jalan yang keliru. Lalu apa pedoman jalan yang benar dan salah?

Kitab suci sudah jelas. Harus kita pelajari dan kita amalkan isinya. Namun ada lagi yang barangkali terlupakan oleh kita, bahwa ada ayat-ayat yang tergelar yaitu alam semesta di dalam diri dan di luar diri kita yang harus kita pelajari juga. Orang Jawa mengatakan pergelaran semesta ini dengan kitab teles/kitab basah. Kalau kita ingin hidup selaras dan serasi dengan semua yang ada, tidak ada cara lain selain harus mempelajari hukum-hukum alam yang ada di dalam diri dan di luar diri. Hukum di dalam diri bisa kita pelajari dengan batin/rahsa dan juga dengan akal/rasio serta pancaindera.

Maka, mengamalkan beragam amalan yang tertera di blog ini punya dua sisi. Bisa malah membuat diri kita agar senantiasa harmoni, selaras dan serasi dengan alam semesta. Namun bisa jadi sebaliknya, malah menjauh sejauh jauhnya dengan alam semesta. Kalau pada suatu ketika Anda tiba-tiba ketakutan dan kemudian menggunakan senjata amalan Asma/Hizib di sebuah wilayah yang anda rasa banyak makhluk halusnya, maka itu berarti anda sudah menembakkan senjata ke makhluk halus. Sehingga anda harus bersiap-siap dengan serangan balik dari mereka. Kalau saya, mending kita tidak menyerang namun datang dengan damai, mengucapkan mohon maaf bila kedatangan saya mengganggu keberadaan mereka dan mengajukan tawaran persahabatan.

Hidup harmoni dengan alam semesta artinya kita anggap semua yang ada ini adalah saudara. Kita hidup berdampingan dengan apapun baik yang nyata terlihat oleh mata maupun yang tidak terlihat oleh mata, dan hanya bisa dirasakan keberadaannya dengan hati/batin kita. Kalau ada angin datang, kita ucapkan terima kasih. Kalau ada air mengalir di sela-sela kaki, kita ucapkan terima kasih. Kalau ada semut merayap di tubuh kita, jangan langsung kita bunuh tapi ajak bicara dan angkat tubuh kecilnya kemudian letakkan di tempat yang semestinya. Binatang tidak punya perasaan seperti manusia, binatang punya insting dan hanya manusia yang punya perasaan. Jadi tanda-tanda manusia yang peka perasaannya adalah mampu untuk merasakan belas kasih kepada apapun yang ada di alam raya ini. Jangan bunuh apapun yang bernyawa maupun yang sesuatu yang kelihatannya tidak bernyawa padahal sesungguhnya mereka juga organisme hidup juga. Jangankan membunuh, kalau bisa jangan menyakiti dan melanggar hak-hak mereka untuk hidup di bumi Tuhan.

Bisa jadi dan mungkin: amalan yang bagus untuk seorang pendaki spiritual adalah menyetubuhi alam semesta. Alam semesta tidak perlu lagi dimaknai sebagai dua hal yang saling bertentangan, namun dua hal yang saling melengkapi. Siang-Malam, Laki-laki-perempuan, Baik-Buruk… dua hal yang saling melengkapi karena sebenarnya mereka saudara. Sehingga ada baiknya kalau kita semua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sebutir debu yang tidak menempel di mata kita, kita ucapkan matur nuwun kepada orang gila yang tertidur di emper toko dan tidak melempar kita yang sedang lewat di dekatnya, kita ucapkan terima kasih kepada angin, kepada air, kepada malaikat, kepada matahari, kepada bulan, kepada jin, kepada Iblis, kepada bidadari, kepada dewa-dewa, kepada apapun benda yang kita ingat saat mata kita terbuka. Dan terakhir kita sampaikan terima kasih kepada Allah SWT yang berkenan untuk memberikan semua yang kita butuhkan dan berkenan mengadakan kita. Wiridkan selalu “TERIMA KASIH” sebanyak-banyaknya dalam hati kita setiap detik kesadaran kita muncul kepada semua hal di alam semesta ini dengan kesadaran penuh bahwa keberadaan anda ini adalah buah kerjasama dengan semua yang ada ini.

Kepada angin, kepada cahaya, kepada laptop, kepada otak, kepada tubuhku yang sudah mau saya ajak untuk mengetik artikel ini dan kepada sedulurku semua yang berkenan membaca artikel tanpa judul ini, saya ucapkan terima kasih……terima kasih…..terima kasih……

Salam paseduluran.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 122 Komentar

SAEFI ROSUL


WargiSunda
wargisunda@gmail.com

Ass wr wb. Salam hormat dan ta’zim kepada Ki Wongalus serta para sesepuh, salam tali silaturahmi kepada sedulur semuanya di KWA. pada kesempatan kali ini izinkanlah saya yang faqir ilmu dan bodoh ini yang tidak mengerti apa-apa untuk sekedar share salah satu khasanah keilmuan, yaitu SAEFI ROSUL.

Sebelumnya saya mohon maaf SAEFI ROSUL ini tidak untuk di ijazahkan hanya sekedar menambah wawasan saja bagi sedulur yang belum mengetahuinya karena saya hanyalah orang yang bergelimang dosa dan tidak mungkin bisa mengijazahkannya, jadi jika sedulur ingin mendapatkan ijazahnya silahkan kepada para sesepuh/kyai/mursyid yang makrifat. Inilah SAEFI ROSUL yang saya ketahui:

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM.
Syahadat 160x.
Istigfar 160x.
Sholawat Nariyah 160x.

ALLAAHUMMA TAQABBAL DU’AA-I FII QADHAA-I KULLI HAAJATIN BIHAQQI KULLI ISMIN ZHAAHIRAN WABAATHANAN WABIHAQQI ASMAA-IKA LAKA MINASSAMAA-I AHYAN SYARAAHIYAN ASHBAAUTA FATAQABBAL DU’AA-I (SAYFI 3x) (YAA ALLAAH 3x) (YAA RAHMAAN 3x) (YAA RAHIIM 3x) (YAA RABBII 3x) YAA HAYYU YAA QAYYUUMU YAA BADII’USSAMAAWAATI WAL ARDHI WA YAA LAA ILAAHA ILLA ANTA WAHADAKA LAA SYARIIKALAHUU KAAAF HA YAAA ‘AIN SHOOOD HAAA MIM SIN ‘AIN QAAAF BIRAHMATIKA YAA ARHAMURRAAHIMIIN 100x.

KAFAAKA RABBUKA KAM YAKFII KAFA KIFAHU KIFKA FUHAA KAKAMIMIN KAANA MINKAL KALAKA TAKURRU KARRI FII KABADIN TAHKII MUSYAKSYAKATAN KALLAT LAKAL KALAKA SA-ALTUKA BIL ISMILLADZII JALLA QADRUHU BAAJIN AHUUJIN JALLA JALIYUUTIN HALHALAT NASHRU MINALLAAH WAFAT-HUN QARIIBUN WABASYSYIRILMUKMINIINA 100x.

Semoga SAEFI ROSUL tersebut bisa menambah wawasan bagi sedulur yang belum mengetahuinya. Wassalam. @@@

Categories: SAEFI ROSUL | 113 Komentar

MENYAKSIKAN ALLAH (KUNCI PERTAMA SETIAP TINGKAT TAREKAT)


Santosoiman Wahyu
santosoimanwahyu@yahoo.com

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam hormat untuk para sedulur dan sesepuh KWA. Bahasan ini adalah kelanjutan dari pembahasan sebelumnya yaitu “Urutan Ilmu Hikmah dan Sufi”. Tiada maksud apa-apa dalam pembahasan ini selain sekedar share dan memohon karunia Allah SWT. Karena minimnya dan terbatasnya pengetahuan saya jadi mohon maaf jika ada yg kurang dan tidak berkenan. Mohon dikoreksi. Karena hanya Allah SWT saja samudra ilmu dan sebenar-benarnya pemilik kebenaran. Pada Bahasan yg lalu saya menulis tentang kunci pembuka tarikah/tarekat untuk memasuki setiap tingkat. Kunci itu ada 2 yaitu : Syahadat dan Istinja.

Saya akan membahas kunci pertama (Syahadat) :
Bismillahir Rahmanir Rahim. Syahadat adalah sebuah kalimat inti dari segala inti adanya mahluk di alam ini. Dalam kalimat ini terdapat sebuah pengakuan tentang siapa Tuhan kita dan siapa yg mengabarkannya. Kita semua pasti tahu apa Syahadat itu yaitu “ Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Nabi Muhammad adalah Rasul Allah”

Tapi apa kita tahu sebenarnya mengapa Syahadat itu menjadi kunci dari segala kunci keimanan kita kepada Allah, Menjadi kunci dari setiap tingkat iman kita kepada Allah, Kunci setiap ruang tingkat dalam hati kita. Sehingga Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: ((فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ يَبْتَغِي بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ))

“Sesungguhnya Alloh mengharamkan atas neraka terhadap orang yang mengucapkan Laa ilaaha illa Allah, dia mencari wajah Allah dengan (perkataan) nya.” [Hadits Shohih Riwayat Bukhari no: 425, 667, 686, 6423, 7938; Muslim no: 33, 657; dari ‘Itban bin Malik]

Orang yang bersyahadat harus disertai ilmu. Maka orang yang mengikrarkan syahadatain wajib mengetahui makna syahadatain dengan sebenarnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: {فَاعْلَمْ أَنَّهُ لآإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَاللهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ}

Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Ilah (Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang Mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu. [QS. Muhammad (47): 19]

Sekarang kita harus menyadari makna sebenarnya dari dua Kalimat Syahadat tersebut mengapa menjadi kunci dari segala kunci kehidupan kita. Untuk membuka Ruang demi ruang yang ada di hati kita menuju Makrifatullah.

Syahadat Kunci Ruang Pertama (Syariat): Bismillahir Rahman Nirahim. Hanya Allah yg tahu. Saya coba mengulas dengan keterbatasan saya.

Pada Ruang pertama ini / level pertama dari ruang hati (Syariat). Syahadat ini adalah penentu ke Islaman Mahluk Allah. Pada ruang ini manusia bersyahadat sering kali hanya sekadar lisan / jasad tanpa mengetahui apa sebenarnya di balik kalimat yg menentukan hidup kita. Kita hanya tahu tiada Ilah selain Allah dan Muhammad adlah Rasul Nya. Sehingga ada istilah Islam tapi tidak mukmin. Islam tapi tidak Salam (memberi kedamaian). Karena hanya sebatas bibir saja. Islam saya yg benar, islam kamu salah. Itu dosa, itu bidah. Mudah bagi kita mengkafirkan orang lain dan mendosakan orang lain. Sesungguh dalam kita bersyahadat itu ada ilmunya yaitu kenali dirimu maka kamu akan mengenali siapa Tuhanmu. Ada yang hal kunci Sirr yang kita lupakan dari Syahadat itu yaitu Kalimat ‘ Saya bersaksi…’ bagaimana kita bersaksi jika kita tidak melihat Allah. Bagaimana kita melihat Allah jika kita tidak mengetahui caranya dan tidak mencari pengetahuannya. Mungkinkah kita melihat Allah..jawabnya adalah Pasti. Lho bagaiman bisa, kita hanya manusia biasa kok bisa melihat Allah. Bahkan ada yg mengatakan itu mustahil dan dosa..(Masya Allah) bagaimana kita bisa bersaksi jika kita tidak melihat..kita lupa kepada Ayat Allah yang berbunyi dalam surah Al Baqarah ayat 45,46 yang artinya

“Dan Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat.dan sholat itu sesungguhnya berat kecuali bagi orang yang khusuk”, kemudian “Yaitu mereka yang yakin akan menemui Tuhan Nya dan bahwa mereka akan kembali pada Nya” .

Arti menemui Tuhan pada kalimat tersebut tidak mengatakan pada saat kita sudah Meninggal karena disambung dengan kalimat bahwa mereka akan kembali pada Nya.. Nah baru pada akhir surat tersebut kita menunjukan keyakinan kita akan kembali / meninggal.

Pada manusia yang penuh dengan karat di hati maka hijab itu menutupi kita untuk melihat Allah. Sesungguhnya melihat Allah itu bisa dilakukan dengan jalan Melihat alam ini melihat kebesar ciptaan Nya.

Rasulullah SAW bersabda : “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Baginda berkata, “Sungguh kamu akan melihat Rabb (Allah), sebagaimana kamu melihat bulan yang tidak terhalang dalam memandangnya. Apabila kamu mampu, janganlah kamu menyerah dalam melakukan solat sebelum terbit matahari dan solat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim). Oleh karena itu marilah kita bersama-sama berusaha jangan menyerah karna itu sudah dijanjikan oleh Allah.

Syahadat Pada Tingkat Kedua / Hakikat : Ya Allah Ampuni Hamba, hanya Engkau lah yg Maha Tahu. Bismillahir Rahmanir Rahim

Pada tahap ini maka kita bersyahadat bukan hanya bibir tapi juga hati. Dan meyakini dengan sebenar-benarnya yakin. Kita menjadi sedikit tahu bahwa semua di dunia ini Kuasa Allah dan kita tiada daya ‘La Hawla wala Quwatah ila Billah”. Pada tahap ini Kita Bersaksi dengan dibenarkan oleh Hati kita melihat dengan Hati. Bahwa semua ada Allah di balik sesuatu. Kita bersaksi karena kita merasakan kuasa Nya. Kita dapat tahu bahwa yang Genap itu ada Ganjilnya :

Kita melihat diri kita sendiri (Kanali diri maka akan mengenali Tuhan Mu) 2 = 1+1 , 2 Untuk Manusia 1 untuk Allah : (maaf jika kadang saya sulit menjelaskannya, karena terbatasnya pengetahuan saya), saya akan coba.. 2 = Untuk Mahluk. apa yang 2 itu adalah diberikan kepada Mahluk Allah (Manusia dan Jin) : Adz Zariat 56. : laki-laki dan perempuan, sorga neraka, 2 Mata, 2 tangan, 2 kaki, 2 paru-paru, 2 ginjal, 2 buah zakar, 2 ovarium, apa-apa yang dua gunanya untuk Hablum Minanas, untuk regenerasi, apa-apa yang genap jika dikurangi satu maka akan tetap hidup karena 2-1 = 1 ( Masih ada Nyawa / Hayun ) tangan di amputasi masih tetap hidup. Artinya segala yang bepasangan adalah untuk Hablum Minanas.

1 = Al Wahid / Allah di berikan karena adanya Roh: dari bawah : Anus , Kemaluan, hati, jantung, otak, membentuk susunan lurus Alif, Satu menuju Allah. Jika dihilangkan maka hilang pula Nyawa kita. Kemaluan kita ditutup maka kita akan mati, anus ditutup sama, demikian juga dengan Jantung.

Hati : Jika rusak maka rusak juga tubuh kita/ perbuatan kita. Oleh karena itu mengapa kita kadang sulit mencari adanya Allah padahal ditubuh kita terdapat kebesar Nya. Demikianlah tanda-tanda bagi orang yang beriman.

Kita harus menyadari bahwa sesungguhnya badan ini bukan punya kita maka sebagai yg diamanahkan hendaklah menjaga. Allah itu Maha Rahman dan Rahim. Sesuatu yg haram bukan karena Allah membenci hambanya tetapi karena sayangnya. Khamar haram karena merusak. Syahadat pada tahap ini adalah Syahadat Jasad dan Ruh. Kita menyaksikan Allah lewat Anggota tubuh kita sendiri.

Syahadat pada Tingkat ketiga Makrifatullah. Ya Allah Ampuni Hamba Mu ini. Saya tidak dapat menerangkan tingkat ini dengan sebaik-baiknya karena memang saya kurang sekali pengetahuannya. Namun saya mencoba dengan sedikitnya ilmu saya yang saya ketahui, apabila ada yang kurang harap ditambahi dan apabila ada yg salah harap dikoreksi. Karena yang Maha Benar adl Allah SWT.

Bismillahir Rahmanir Rahim. Syahadat pada level ini bukan lagi dibibir dan dijasad tapi sudah beriring dan bahkan utk Wali-wali sampai terucap ‘Tiada Tuhan selain Aku, dan Muhammad utusan KU’ : Ibnu Arabi / Al Halaj dan syeh Siti Jenar. Sehingga pendapat tsb dianggap menyesatkan dan dihukum. Tapi saya tidak ada kuasa untuk menyalahkan atau membenarkan hal tsb. Karena sekali lagi saya tidak ada kemampuan.

Hanya saja saya berpendapat bisa saja hal itu terjadi karena Saking dekatnya Hamba dengan Allah. Seperti dalam Ayat Al Quran yang dikatakana : “Jika hambaku bertanya tentang Ku maka katakan saja bahwa aku lebih dekat dari pada urat nadi dilehermu” seperti jika kita sudah akrab sekali kadang kita mengatakan kalau ada perlu sesuatu bilang aja sama saya. Nanti saya sampaikan. Sama aja kok….nah mungkin seperti itu.

Sedangkan Untuk Baginda Rasul, Nabi Muhammad SAW. Syahadat itu memang menyaksikan secara lahir dan batin sewaktu Beliau Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Bahkan pada Mi’raj tersebut Nabi Muhammad di beri Salam oleh Allah SWT. (Bacaan duduk Tahiyat). Oleh karena itu untuk menyaksikan Allah bagi Hamba Nya yaitu Sholat lah Khusuk. Karena kita akan Mi’raj dan menyaksikan Allah SWT.

“Sungguh kamu akan melihat Rabb (Allah), sebagaimana kamu melihat bulan yang tidak terhalang dalam memandangnya. Apabila kamu mampu, janganlah kamu menyerah dalam melakukan solat sebelum terbit matahari dan solat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim).

Gapailah dengan Ilmu. Semoga jangan sampai kita jadi orang yg dibutakan oleh Allah. Seperti dalam surah al-Israa’ [17] ayat 72 disebutkan: “dan barang siapa di dunia ini buta hatinya, maka di akhirat nanti juga akan buta, dan lebih sesat lagi jalannya”.

Maafkan Saya sesungguhnya hanya Allah yg Tahu. Yg benar dari Allah yg salah tentu dari saya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. @@@

Categories: MENYAKSIKAN ALLAH | 81 Komentar

HIZIB ISYROQ


LANGLANG BUWANA
asror.syahadat@gmail.com

Asalamu’alaikum. Salam hormat sy kpda ki wong alus dan segenap sesepuh serta murid2 wong alus. Mohon ijin berbagi setetes ilmu dri hamba yg bodoh ini, saya ijzhkan hizib isyrok ini untk anda2 yg membutuhkn khususnya bagi yang bergelut di bidang pemerintahan atau pun guru dsb, juga siswa kwa yg sudah mempunyai wadah yg ckup..krna hzib ini trmasuk panas sbelum mengamalkan tnya dri anda dlu apakah siap ataw tidak ? Biasanya hizib ini membuat mata kta jdi merah berair krna tingkt kewibawaan nya yg tinggi dan klo sudah begitu tdak bisa kembali sperti smula ,hzib ini biasa d wirid oleh ustadt2 para guru Sepuh d ponpes2 supya dcintai khusus dsegani dan dh0rmti shingga mudah dlm menerapkan aqidah2 islam.. Dan inilah lafal hzib isyroq tersebut:

BISMILLAHIROHMANIRROHIM
ASYROQO NURULLOHU WA DHOHARO KALAMULLOHU WATSABATA AMRULLOHU WANAFADA HUKMULLOHU ISTA’ANTU BILLAHI TAWAKALTU ‘ALALLOHU MASYA ALLOHU WALAHAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHI TAHASHONTU BI KHOFIYIL LUTHFILLAHI WABILATIFI SHUN’ILLAHI WA YAHMILI SITRILLAHI WABI’AZDIMI DZIKRILLAHI WABI QUWWATI BISULTHONILLAHI DAKHOLTU FI KANAFILLAHI WASTABARTU BIROSULILLAHI BARI’TU MIN HAULI WAQUWATI WASTA’NTU BIHAULILLAHI WA QUWWATIH ALLOHUMMASTURNI FINAFSI WA AHLI WAMALI WAWALADI BISITRIKALLADZI SATARTABIHI DZATAKA FALA ‘AINU TAROKA WALA YADUN TASHILU ILAIKA YA ROBBAL ‘ALAMIN UHJUBNI ‘ANILQAUMIZ ZHOLIMINA BIQUWWATIKA YA QOWIYYU YAMATIN HASBUNALLOHI WANI’MAL WAKIL WALAHAOLA WALAQUWWATA ILLABILLAHIL ‘ALIYIL AZHIM WASOLLOLLOHU ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN KHOTAMAN NABIYYINA WA’ALA ALIHI WASHOHBIHI AJMA’IN WASALAMA TASLIMAN DAIMAN ILA YAUMID DINI WALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN.

Untuk Kaifiyahnya puasa 7hri tarku diruh d wirid bda fardu 20x dan tiap malam 100x untk sesudahnya di dawam 7x tiap wkt isyroq/terbit mtahari sktar jam 6-7 pgi smbil pndangi matahari slma 40 hri atau pling sdkit 1minggu .sesudahny boleh d dwam sja tnpa melihat mtahri .sblum ny twasul sperti biasa wabil khusus kpda imam abi hasan assyadili dan man ijzah. Dn jnganlah sekali2 mrah yg amat sngt jngnkn manusia bngsa jin pun tkut dan segan melihat mata/berhadapan dgn si pengamal hizib ini krna auranya yang lumyan keras. Untuk ijzh dri sya tolong krim fatihah kpda almarhum ibu serta adik sya yg bernama ibu juju juhanah binti bpk.entang dan nurdin nurdiana bin ya2n sopyan d tiap mengamalkan nya dan tolong bca yasin 1x sja dlm 3 mlm jumat di khususin buat almarhum ibu dan adik saya bgi anda yg mau dan Mudah2an bermanfaat untk yg lgi jihad djalan alloh apapun bentuk propesinya. Mohon maf bila ada salah2 kata dan slam hormat dari saya langlang buwana untuk smua wrga kwa. Wasalam. @@@

Categories: HIZIB ISYROQ | 39 Komentar

ASMA’ SUMBER WOS


SINGO LUEDRO
mahsun_qoiri@yahoo.co.id

Assalamu’alaikum. Ki wong alus.poro sesepuh kwa dan sedulur2 kwa yg di rahmati Allah.di tengah himpitan ekonomi sekarang ini.ijinkan saya berbagi sedikit amalan. Walau sederhana insyaAllah amalan ini besar manfa’at nya.yaitu membuat kita lebih bersyukur atas sekecil apapu nikmat yang di beri Allah pada kita. InsyaAllah dgn mengistiqomahkan asma’ ini beras jadi barokah.walaupun di masak sedikit insyaAllah mencukupi di makan orang banyak dan awet rasa kenyang. Kaifiyatnya sbb: setiap akan mencuci beras(mususi) beras baca asma’ ini:

ALLOHUMMA SUMBERE DONYO,DALILE LAFADZ ROHMAN MALAIKATE QOSIM,NABI SULAIMAN KANG DI PARINGI TURAH SEKO ALLAH,GEDONGE RAGAKU ALLAH,KUNCI RAGAKU ROSULULLOH, LAA ILAAHA ILLALLOH, MUHAMMADUR ROSULULLOH,SHOLLALLO HU ‘ALAIHI WASALLAM.

Semoga kita semua menjadi hamba yg pandai mensyuku ri nikmat Allah.aamiin. monggo di amalkan, semoga bermanfa’at. Aamiin. @@@

Categories: ASMA' SUMBER WOS | 49 Komentar

ILMU MENGHILANG DENGAN MEDIA KUCING HITAM


Erwansyah Erwansyah
erwansyah1985@yahoo.co.id

Semoga ki,bs mempostingnya. Assallamu’alaikum.wr.wb! Ilmu ini,berasal dari sumatra jg sy dptkan. ilmu untuk menghilang, tp jasad kita yg tdk tampak dimuka umum atau dpn orang. kita tetap manusia biasa tp tdk kelihatan sj bentuknya. adapun medianya tanpa mantra,cukup : 1. ambilah kucing hitam yg sluruh bulu dan smua kaki hitam semua tanpa warna lain. 2. kain mori putih/tempat bungkus mayat

CARANYA:
pada mlm jum’at pas jam 12 mlm,kucing hitam dlm keadaan hdp2 dibungkus kain mori putih td. kuburkan ditengah2 jalan umum dimana orang umum/byk suka lewat disana. setelah dikubur hdp2 kucing yg dibungkus kain mori putih td. mlm jum’at pas hari ke-40 brtemu mlm jum’at jg. tepat jam 12 mlm gali dan ambilah kain yg sdh berisi tulang kucing tadi. bawalah kerumah, stelah itu menghadaplah kecermin/kaca yg besar. ambil satu persatu tulangnya sambil memegang tulangnya. yg mana pas digegang tubuh tdk kelihatan itu tulang yg dijadikan jimat. tapi,tulang trsbt tetap dibungkus dgn kain mori td sbg pembungkusnya. tulang yg lain buang saja. saat itu kita siap memakainya jika perlu,tdk usah dijadikan gelang,kalung,atau sabuk. kalau sdh dibawa dikantongi dlm baju, celana kita pakai sdh bisa. kalau sedulur semua,pengen buktikan silahkan resiko tanggung sendiri,lebih baik dipikirkan dulu karena ini termasuk aliran ilmu hitam.

PANTANGAN:
jangan sampai terkena air badan wkt memakai jimatnya karena akan luntur dan hilang ilmunya. dan tak bisa lg dijadikan jimat menghilang. SEMOGA ini bukan tujuan saya untuk mengajari tdk benar,saya cuma berbagi kita dikasih akal pikiran mana baik dan salah semua kita kembalikan pada ALLAH saja. skali lg saya benar2 mhn maaf kalau salah kata. Wassalamu’alaikum.wr.wb! @@@

Categories: ILMU MENGHILANG DENGAN MEDIA KUCING HITAM | 181 Komentar

PENGASIHAN DARI SUKU OGAN


Erwansyah Erwansyah
erwansyah1985@yahoo.co.id

Ass.wr.wb! slm hormat buat ki wongalus, sesepuh serta sedulur semua. Ilmu ini sy dptkn dr daerah sumatra suku OGAN,dimana trmsk aliran ilmu tumbuk jaman dahulu bahasa suku OGAN. inilah bacaannya:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. GETAK GETANG GETAKKAN TALI, GETAK PERJE LINGLUNG MATE. MINTA GETAKKAN ATI (sebut nama target yg ditaksir) KALAU SUKE SAMPULKAN MUKE KALAU ENGGAN GARUKKAN KAKI. BERKAT LAILLAHA ILLAH MUHAMMADARROSULULLAH.

silahkan bagi yg pengen amalkan,sy ijazahkan buat sedulur smua. tatalakunya,cukup dihafal sj sampai bnr2 tdk kaku dlm pengucapan. kalau pengen ditulis dl dikertas buat dihafal. begitu sdh hafal bnr, kertasnya dibakar sampai jd abu dan abunya dicampur air segelas lalu minum. itu yg sy lakukan dl dr yg pemberi ilmu ini.

CARANYA:
ketika berhadapan dpn wanita atau lelaki yg pengen ditaksir buat mengetahui tanda suka tidaknya. bacalah 3x dan pandanglah. kalau sitarget memegang dr leher sampai kepalanya,entah digaruk atau apalah asal tangan memengang bagian kepala. itu menandakan sitarget bs untuk didapatkan. tapi,kalau dibaca sitarget pegang antara pinggang ke kaki pakai tangannya,atau digaruknya itu menandakan si target tdk suka. INTINYA,ilmu ini buat kita mencari pasangan/pacar sblm mengadakan PDKT,pendekatan pd si target. silahkan mencoba dan buktikan,saya ijazahkan buat sedulur semua.

Note: selagi si target bs kita lihat keberadaannya walau jauh dr posisi kita itu bukan mslh. semoga menjadi manfaat buat semua. PADA ALLAH saya mhn ampun,dan khilaf kata buat semua sedulur saya mhn maaf! Wassallamu’alaikum.wr.wb! @@@

Categories: PENGASIHAN DARI SUKU OGAN | 92 Komentar

ASMA SYAMITHIN


Hong Man Kim 
hongmankim@yahoo.co.id

Salam untuk ki wong alus dan pengelola KWA, sekali lagi maaf saya sebagai orang bodoh dan tidak mengerti apa-apa mau mencoba menampilkan salah khasanah ke ilmuan saja yaitu, yaitu asma SYAMITHIN.

Bila menginginkan ijajah silahkan kepada para sesepuh kyai/ulama/mursyid yang benarr-benar mumpuni. Karena Kalo saya tidak mungkin karena kapabilitas saya bukan seorang mursyid (belum makrifat&belum mencapai mukasyafah)bahkan bukan orang yang cukup soleh/berakhlak mulia untuk memberikan Ijazah bisa-bisa yang datang Jin…hehehehe.Saya yakin di KWA maupun diluar sana banyak sekali sesepuh yang luarbiasa ilmunya dan sudah mencapai kemakrifatan dan mukasyafah yang sempurna.

Apabila anda menginginkan Ilmu Ladunny dan mempunyai Suatu Hajat dalam Kehidupannya yang baik, maka Sayyid Athyaail A.S ( beliau merupakan malaikat golongan Atas yang di wakilkan Allah untuk menjaga, mensucikan dan memurnikan Asma SYAMITHIN) akan membantu saudara, maka inilah tata caranya :

1. Berpuasa 14 hari yg di mulai hari Selasa
2. Berpuasa khalwat dengan berbuka tidak makan makanan yg bernyawa, menjaga wudhu
3. Didalam tempat khalwat Membaca asma yaitu: SYAMITHIN 399x setiap Ba’da Fardu dan Setiap tengah malam (bisa ditanyakan kepada sesepuh yang punya mukasyafah), waktu tidak boleh berubah, hitung dulu table kawakib (jam baik untuk berdo’anya) 
4. Senantiasa menjaga Wudhu
5. Waktu kosongnya di isi membaca, Sholawat, Al-qur’an
6. inilah syair do’anya :

“THOLABTU MINASY-SYADIIDI THOYAA THOYUU YAA, YAA ALLAHU YAA RONNAL’ALAMIINA THOLTHOYAATHIN 2X, YAA THOOTHIN THOITHUUTHALAN, THOHAFII-THIN, THOITHUUTHIN, ALUUHAAN SYATHITOO UTHRUD MIN YUQOTILUN”.

Apabila anda melaksanakan tata cara di atas, di hari ke 14 akan hadir muncul sinar merah. Sinar tersebut adalah portal antara dimensi kita dengan dimensi lain dari asma tersebut. Setelah portal cahaya tersebut semakin merah memenuhi tempat khalwat anda, maka akan muncul dari cahaya tersebut berjuta-juta malaikat dan pemimpinnya yang penjaga asma Allah yang mulia tersebut yang bernama Sayyid Athyaail A.S. Beliau akan mengajarkan segala kebaikan akhlak dan lain halnya. 

Umumnya yang akan hadir secara langsung wakil dari Sayyid Athyaail AS. Karena malaikat sekelas Sayyid Athyaail A.S hanya akan mau bertemu dan bicara dengan orang –orang yang jiwanya telah terbasuh akhlak mulia dan keimanan yang tinggi, begitupula malaikat huruf, asma, ayat maupun surat ). 

Peringatan: Bila anda sudah mendapatkan ijajah dari sesepuh dan berthoriqoh Asma apapun, saya harap jangan coba2 anda melakukan dosa. Sekecil apapun itu di mata Allah sangatlah besar maka malaikat yang muliapun umumnya enggan bertemu lagi dengan anda. @@@

Categories: ASMA SYAMITHIN | 108 Komentar

HIZIB SINI YAMAN (SAEFI ANGIN)


LANG_LANGBUWANA
asror.syahadat@gmail.com

Bismillahirohmanirrohim.
Asalamu’alaikum wr.wb. Salam pamuji untk Ki wong alus ,sesepuh2 serta, wrga Kwa yg sy hormati. mohon ijin untuk saya sedikit membeber tentang hzib sini yamannya. Sy tulis ini khususny untk warga kwa yg prnah sms/tlpn sy tp blm smpat sy bls saking bnyaknya atau ada keperluan trtentu..sy minta maaf yg sbesar besarnya. Untk itu sy menulisny d blog ini dan brikut lafal hzb sini yamannya :

BISMILAHIROHMANIRROHIM
SUBHANALLOHIL ABADIL ABAD SUBHANALLOHIL FARDISSHOMAD SUBHANALLOHIL WAHIDIL AHAD SUBHANALLOHI MINA RO’ISSAMAWATI BIGHOIRI ‘AMAD SUBHANALLOHI MAN BASATHOL ARDLINA ‘ALAL MA-I NUJAMMAD SUBHANALLOHI MAN KHOLAQOL KHOLAIQO WA AHTHOYAHUMUL ‘ADAD SUBHANALLOHI MAN QOSAMAL ARZAAQIYA WALAM YAN7A AHAD SUBHANALLOHI LAM YATAKHID SHOHIBATAN WAWALADA SUBHANALLOHI MALLAM YALID WALAM YULAD WALAM YAKULLAHU KUFUAN AHAD.

BISMILLAHIROHMANIRROHIM
‘AZAMTU ‘ALAIKUM YA ASH-HABAS SIHRI WALWASWASI WA AQSAMTU BIKA YA ALLOHU WABIHAQQI KHIDLRIN WAILYASIN WABIHAQQI KAHIJIN MAHIJIN KAHKAHIJIN (JIJUJIN 2x) WABIHAQQI KAHIJIN MAHIJIN AZRIN ANJASIN WABIHAQQI AADAMA WANUHIN WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARI ALJININ WALINSI WAL AHROMINA WAS SYAYATHINA WALJUNUDI WALSIBA’I WAMIN KULLIL ATATI WAL ‘AHATI WA’TASHOMTU BIKA MIN KULLI BAKAIN WABIHAQQI DANIYALIN WABIHAQQI (IJIN 3X) DARISIN NURISIN WABIHAQQI AHIYAN SYAROHIYYAN ADUNIN ASHBAUTIN WABIHAQQI ‘ISHMATIKA YA ALLOH (IHFADLNI 3X) WABIHAQQI MUSA WA ‘ISYA WABIHAQQI DAWUDA WAZAKARIYYA WABIHAQQI ISMA’ILA WAYAHYA WABIHAQQI IDRIS WA TSITSIN WABIHAQQI MUHAMMADIN SOLLAHU ‘ALAIHI WASALAM WA’ALA JAMII’AN ANBIYA-I WALMURRALINA TAWAKKALTU ‘ALAL HAYYILLADZI LABIDAYATULAHU WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARRIL JINNI WALINSI BIQIROATID DU’A-IS SYAIFI WASTAJIBNI DU’A-I NA YA GHIYYATSYAL MUSTAGHITSINA AGHISYNI YA MAN LAISA KAMITSLIHI SYAI-UN WAHUWAS SAMI’UN BASHIR HASBUNALLOHU WANI’MAN NASHIR GHUFRONAKA ROBBANA WAILAIKAL MASHIR WASOLALLOHU ‘ALA KHOIRI KHOLQIHI MUHAMMADIN WA ALIHI WA ASHABIHI AJMA’IN AAMIN.

Untk skrng mhn mf sekali lgi sy hy dpt menulis lafadny sj tdk dngn ijzhnya. Wsalam.

@@@

Categories: HIZIB SINI YAMAN (SAEFI ANGIN) | 48 Komentar

SYNDROM KUNDALINI


Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI

ASMA PENGASIHAN JABAT TANGAN


ERIS PERDANA PUTRA PUTRA
kitabkualquran@yahoo.com

Aslkmkm Wr Wb
Kepada seluruh Majelis Silaturahmi KWA, pada kesempatan yg kedua ini saya akan membagi keilmuan hikmah, di mana saya dapatkan dari Shohibul Ijazah di Kudus. Asma ini di namakan ASMA’ JABAT TANGAN karena asma ini dibaca pada saat kita akan berjabat tangan, di mana Asma’ ini juga Asma’ pengasihan lewat jabat tangan. Insya Allah jika kita yakin akan kekuatan Allah maka kita juga akan mendapatkan hasil yg maksimal. Asma’ ini digunakan untuk dalam hal pekerjaan, perkenalan, pacar, tender dan apapun tergantung dengan niat kita, yg intinya pihak lawan kita Insya Allah akan menaruh simpatik+senang+merasa iba. INSYA ALLAH, BIDZNILLAH AMIIIN

Asma’ ini tidak perlu di puasai dan di wirit, dan saya ijazahkan kepada seluruh Majelis Silaturahmi KWA dengan ikhlas semata-mata Allah dan membagi+mengamalkan ILMU YG HAQ&MUTLAK MILIK ALLAH SWT. Adapun bacaan ASMA’ ini yaitu :

BISMILLAAHIRRAKHMAANIRRAKHIIM.
FAJA ‘ALAHUM KA-ASFIM MA’ KUUL….(dibaca 3x), ALLAH KINASIHAN… (dibaca 1x)

Niat trus dibaca dengan TAHAN NAPAS, kemudian ditiupkan pada telapak tangan 3x. Insya Allah Biidznillah

Demikian ASMA’ JABAT TANGAN ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan jangan disalahgunakan yg tidak baik, karena pada hakekatnya Allah SWT mengetahui semua niat kita (Baik atau tidak)

CP: 0850640640013 (ERIZ). @@@

Categories: ASMA PENGASIHAN JABAT TANGAN | 412 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.