PEMABUK CINTA: ABU MAHFUDZ MA’RUF


Ya Allah …. Jika aku jatuh cinta,
Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan
Cintanya pada-Mu
Agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah … jika aku jatuh cinta,
Ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar tidak jatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana …. Jika aku jatuh cinta,
Jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari-Mu
Ya Rabbul Izzati… jika aku rindu,
Rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah…jia aku rindu,
Jagalah rinduku padanya agar tidak lalaui aku merindui syurga-Mu.
Ya Allah…jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan
Indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu.
Ya Allah…jika aku jatuh hati pada kekasih-mu,
Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam
Perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu
Ya Allah…jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi
Hanya kepada-Mu
Ya Allah…Engkau mengetahui bahwa hati ini
Telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa
Dalam taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
Telah berpadu dalam membela syari’at – Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini
Dengan Nur-Mu yang tiada pernah padam.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan
Keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu

Dia adalah salah seorang sufi penerus Rabi’ah Al-Adawiyah sang pelopor mazhab Cinta.

Nama lengkapnya Abu Mahfudz Ma’ruf bin Firus Al-Karkhi. Meski lama menetap di Baghdad, Irak, ia sesungguhnya berasal dari Persia, Iran. Hidup di zaman kejayaan Khalifah Harun Al-Rasyid dinasti Abbasiyah. tak seorangpun menemukan tanggal lahirnya. Perhatikan komentar Sarry As-Saqaty, salah seorang muridnya. “Aku pernah bermimpi melihat Al-Kharqi bertamu di Arasy, waktu itu Allah bertanya kepada Malaikat, siapakah dia? Malaikat menjawab, “Engkau lebih mengetahui wahai Allah,” maka Allah SWT berfirman, dia adalah Ma’ruf Al-Kharqi, yang sedang mabuk cinta kepadaku.”
Menurut Fariduddin Aththar, salah seorang sufi, dalam kitab Tadzkirul Awliya, orang tua Ma’ruf adalah seorang penganut Nasrani. Suatu hari guru sekolahnya berkata, “Tuhan adalah yang ketiga dan yang bertiga,” tapi, Ma’ruf membantah, “Tidak! Tuhan itu Allah, yang Esa.

Mendengar jawaban itu, sang guru memukulnya, tapi Ma’ruf tetap dengan pendiriannya. Ketika dipukuli habis-habisan oleh gurunya, Ma’ruf melarikan diri.
Karena tak seorang pun mengetahui kemana ia pergi, orang tua Ma’ruf berkata, “Asalkan ia mau pulang, agama apapun yang dianutnya akan kami anut pula.” Ternyata Ma’ruf menghadap Ali bin Musa bin Reza, seorang ulama yang membimbingnya dalam Islam.
Tak beberapa lama, Ma’ruf pun pulang. Ia mengetuk pintu. “Siapakah itu” tanya orang tuanya. “Ma’ruf,” jawabnya. “agama apa yang engkau anut?” tanya orang tuanya. “Agama Muhammad, Rasulullah,” jawab Ma’ruf. Mendengar jawaban itu, orang tuanya pun memeluk Islam.

Cinta Ilahiah
Salah seorang gurunya yang terkenal adalah Daud A-Tsani, ia membimbing dengan disiplin kesufian yang keras, sehingga mampu menjalankan ajaran agama dengan semangat luar biasa. Ia dipandang sebagai salah seorang yang berjasa dalam meletakkan dasar-dasar ilmu tasawuf dan mengembangkan paham cinta Ilahiah.

Menurut Ma’ruf, rasa cinta kepada Allah SWT tidak dapat timbul melalui belajar, melainkan semata-mata karena karunia Allah SWT. Jika sebelumnya ajaran taawuf bertujuan membebaskan diri dari siksa akhirat, bagi Ma’ruf merupakan sarana untuk memperoleh makrifat (pengenalan) akan Allah SWT. Tak salah jika menurut Sufi Taftazani, adalah Ma’ruf Al-Kharqi yang pertama kali memperkenalkan makrifat dalam ajaran tasawuf, bahkan dialah yang mendifinisikan pengertian tasawuf. Menurutnya, Tasawuf ialah sikap zuhud, tapi tetap berdasarkan Syariat.

Masih menurut Ma’ruf, seorang Sufi adalah tamu Tuhan di dunia. Ia berhak mendapatkan sesuatu yang layak didapatkan oleh seorang tamu, tapi sekali-kali tidak berhak mengemukakan kehendak yang didambakannya. Cinta itu pemberian Tuhan, sementara ajaran sufi berusaha mengetahui yang benar dan menolak yang salah. Maksudnya, seorang sufi berhak menerima pemberian Tuhan, seperti Karomah, namun tidak berhak meminta. Sebab hal itu datang dari Tuhan – yang lazimnya sesuai dengan tingkat ketaqwaan seseorang kepada Allah SWT.

Gambaran tentang Ma’ruf diungkapkan oleh seorang sahabatnya sesama sufi, Muhammad Manshur Al-Thusi, katanya, “Kulihat ada goresan bekas luka di wajahnya. Aku bertanya: kemarin aku bersamamu tapi tidak terlihat olehku bekas luka. Bekas apakah ini?” Ma’ruf pun menjawab, “Jangan hiraukan segala sesuatu yang bukan urusanmu. Tanyakan hal-hal yang berfaedah bagimu.”
Tapi Manshur terus mendesak. “Demi Allah, jelaskan kepadaku,” maka Ma’ruf pun menjawab. “Kemarin malam aku berdoa semoga aku dapat ke Mekah dan bertawaf mengelilingi Ka’bah. Doaku itu terkabul, ketika hendak minum air di sumur Zamzam, aku tergelincir, dan mukaku terbentur sehingga wajahku lukan.”

Pada suatu hari Ma’ruf berjalan bersama-sama muridnya, dan bertemu dengan serombongan anak muda yang sedang menuju ke Sungai Tigris. Disepanjang perjalanan anak muda itu bernyanyi sambil mabuk. Para murid Ma’ruf mendesak agar gurunya berdoa kepada Allah sehingga anak-anak muda mendapat balasan setimpal. Maka Ma’ruf pun menyuruh murid-muridnya menengadahkan tangan lalu ia berdoa, “Ya Allah, sebagaimana engkau telah memberikan kepada mereka kebahagiaan di dunia, berikan pula kepada mereka kebahagiaan di akherat nanti.” Tentu saja murid-muridnya tidak mengerti. “Tunggulah sebentar, kalian akan mengetahui rahasianya,” ujar Ma’ruf.

Beberapa saat kemudian, ketika para pemuda itu melihat ke arah Syekh Ma’ruf, mereka segera memecahkan botol-botol anggur yang sedang mereka minum, dengan gemetar mereka menjatuhkan diri di depan Ma’ruf dan bertobat. Lalu kata Syekh Ma’ruf kepada muridnya, “Kalian saksikan, betapa doa kalian dikabulkan tanpa membenamkan dan mencelakakan seorang pun pun juga.”
Ma’ruf mempunyai seorang paman yang menjadi Gubernur. Suatu hari sang Gubernur melihat Ma’ruf sedang makan Roti, bergantian dengan seekor Anjing. Menyaksikan itu pamannya berseru, “Tidakkah engkau malu makan roti bersama seekor Anjing?” maka sahut sang kemenakan, “Justru karena punya rasa malulah aku memberikan sepotong roti kepada yang miskin.” Kemudian ia menengadahkan kepala dan memanggil seekor burung, beberapa saat kemudian, seekor burung menukik dan hinggap di tangan Ma’ruf. Lalu katanya kepada sang paman, “Jika seseorang malu kepada Allah SWT, segala sesuatu akan malu pada dirinya.” Mendengar itu, pamannya terdiam, tak dapat berkata apa-apa.

Suatu hari beberapa orang syiah mendombrak pintu rumah gurunya, Ali bin Musa bin Reza, dan menyerang Ma’ruf hingga tulang rusuknya patah. Ma’ruf tergelatak dengan luka cukup parah, melihat itu, muridnya, Sarry al-Saqati berujar, “Sampaikan wasiatmu yang terakhir,” maka Ma’ruf pun berwasiat. “Apabila aku mati, lepaskanlah pakaianku, dan sedekahkanlah, aku ingin mneinggalkan dunia ini dalam keadaan telanjang seperti ketika dilahirkan dari rahim ibuku.”

Sarri as-Saqathi meriwayatkan kisah: Pada suatu hari perayaan aku melihat ma’ruf tengah memunguti biji-biji kurma.
“Apa yang sedang engkau lakukan?” tanyaku.
Ia menjawab, “Aku melihat seorang anak menangis. Aku bertanya, “Mengapa engkau menangis?” ia menjawab. “Aku adalah seorang anak yatim piatu. Aku tidak memiliki ayah dan ibu. Anak-anak yang lain memdapat baju-baju baru, sedangkan aku tidak. Mereka juga dapat kacang, sedangkan aku tidak,” lalu akupun memunguti biji-biji kurma ini. Aku akan menjualnya, hasilnya akan aku belikan kacang untuk anak itu, agar ia dapat kembali riang dan bermain bersama anak-anak lain.”
“Biarkan aku yang mengurusnya,” kataku.
Akupun membawa anak itu, membelikannya kacang dan pakaian. Ia terlihat sangat gembira. Tiba-tiba aku merasakan seberkas sinar menerangi hatiku. Dan sejak saat itu, akupun berubah.

Suatu hari Ma’ruf batal wudu. Ia pun segera bertayammum.
Orang-orang yang melihatnya bertanya, “Itu sungai Tigris, mengapa engkau bertayammum?”
Ma’ruf menjawab, “Aku takut keburu mati sebelum sempat mencapai sungai itu.”

Ketika Ma’ruf wafat, banyak orang dari berbagai golongan datang bertakziyah, Islam, Nasrani, Yahudi. Dan ketika jenazahnya akan diangkat, para sahabatnya membaca wasiat almarhum: “Jika ada kaum yang dapat mengangkat peti matiku, aku adalah salah seorang diantara mereka.” Kemudian orang Nasrani dan Yahudi maju, namun mereka tak kuasa mengangkatnya. Ketika tiba giliran orang-orang muslim, mereka berhasil, lalu mereka menyalatkan dan menguburkan jenazahnya
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 18 Komentar

=GEMBLENGAN SPESIAL PRIVATE PARANORMAL KWA TINGKAT GURU=


Yth para sedulur… Disampaikan dengan hormat bahwa kami akan mengadakan PROGRAM PELATIHAN PRIVATE PARANORMAL PROFESIONAL (TINGKAT GURU—yang bisa mengajarkan kepada orang yang lainnya).

kwaPelatihan akan diadakan pada:

Hari/Tanggal: Sabtu 6 September 2014 sd  Minggu 7 September 2014

Pukul:  11.00 WIB sd selesai

Tempat berkumpul: Markas KWA, Mushola Balai Diklat Jl Majapahit 5 Sidoarjo, Jawa Timur. (Sebelah kompi Senapan 516/selatan RSUD Sidoarjo)

Tempat pelatihan: Gunung Penanggungan

CARA MENGIKUTI PROGRAM INI:

SMS (hanya SMS/mohon maaf telp tidak kami angkat) kan KEINGINAN anda mengikuti program ini ke 081-233500577 (kiwongalus).  Sebutkan nama dan alamat anda. Apabila anda sudah mendapatkan jawaban dari kami silahkan  lanjutkan dengan TRANSFER sebesar 5,7 juta (lima juta tujuh ratus ribu rupiah) ke:

BANK BNI (kode transfer 009) Nomor rekening: 0339523244  atas Nama Muhammad Wildan (KI WONG ALUS).

Datang pada hari/tanggal dan tempat yang telah kami tentukan.  Terima kasih dan Salam paseduluran.

@PANITIA@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

AMALAN AGAR TIDAK KELIRU DALAM MEMILIH JODOH


assalamualaikum wr wb.

Dalam hidup ini kita dihadapkan pada banyak pilihan alternatif. Agar tidak keliru memilih, ini ada amalan agar kita senantiasa mendapatkan petunjuk. Amalan ini juga bisa digunakan ketika kita bingung menentukan siapa jodoh kita, siapa partner yang harus dipilih, memilih jalan yang benar ketika tersesat.

Ambil segenggam tanah/pasir, baca 7 x dan tiupkan ke tanah tersebut. Buang pasir ke arah depan kita berdiri.

Bismillahirrohmanirrohim.

Alladzii ja’ala lakumu al ardha mahdan waja’ala lakum fiihaa subulan la’allakum tahtaduuna

Selanjutnya tunggu sejenak, maka insya allah kita akan mendapatkan informasi ke dalam  hati nurani kita siapa yang harus dipilih dan kemana kita harus melangkah. Wassalamualaikum wr wb.

KWA,2014

Categories: AMALAN TIDAK SESAT DI TENGAH HUTAN | 16 Komentar

INNA LILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN


ASSALAMUALAIKUM WR WB.

TELAH MENINGGAL DUNIA, AYAH KAMI BPK. SUBANDI — AYAH DARI KI WONGALUS— DI DESA SINE, KECAMATAN SINE, NGAWI, JAWA TIMUR PADA 16 AGUSTUS 2014 DALAM USIA 73 TAHUN.
SEMOGA AMAL PERBUATAN BELIAU SEMASA DI DUNIA DIRIDHOI ALLAH DAN MENEMPATKANNYA DI TEMPAT YANG TERBAIK DI SISI ALLAH. AMIN.

KAMI MOHON KEIKHLASAN SEDULUR UNTUK KIRIM DOA AL FATIHAH UNTUK BELIAU. TERIMA KASIH DULUR. TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA.

WASSALAMUALAIKUM WR WB.

TTD

KI WONGALUS

KIWONGALUS

unnamed

kwa1===================================================

RIWAYAT HIDUP 

BPK SUBANDI – PURN TNI AL

LAHIR 11 MARET 1941 DI YOGYAKARTA

MENINGGAL 16 AGUSTUS 2014 DI NGAWI

ALAMAT TERAKHIR:

DESA SINE, KECAMATAN SINE, NGAWI, JATIM

ISTERI:

ANSHORIJAH

MANTAN KEPALA SD MUHAMMADIYAH WARU SIDOARJO JATIM

ANAK:

SIGIT WIJAYANTO

PRIYAMBODO

MUHAMMAD WILDAN

TANDA JASA:

OPERASI TRIKORA PEMBEBASAN IRIAN BARAT

OPERASI DWIKORA NEOKOLONIALISME MALAYSIA

OPERASI SEROJA TIMOR TIMUR

OPERASI PENUMPASAN GESTOK/PKI

OPERASI HALILINTAR

PRAJURIT SETIA 8/16/24

Categories: AYAH KAMI WAFAT | 88 Komentar

MAKAMKAN DIRIKU DI TANAH TAK DIKENAL


Rumahku adalah surgaku, begitulah kata pepatah orang tua dahulu. Akan tetapi bagi diriku, rumahku ada di mana-mana di atas bumi ini. Dan semua ini surga bagiku. Di mana tanah dipijak di situlah langit aku junjung. Di mana malam tiba di situlah diriku berteduh dari angin dan hujan. Diriku berasal dari tanah dan akan kembali lagi ke dalam tanah.

Aku tidak punya apa apa. Semua ini yang punya Allah. Karena aku tidak punya apa-apa, maka aku ringan bergerak kesana kemari dengan riang. Harta benda, bahkan tubuh dan nyawa yang ada di dekatku ini bukan aku yang memiliki, mereka hanyalah titipan belaka. Maka aku wajib untuk menjaga sebaik-baiknya. Serta menunaikan amanah Sang Pemilik Sejati, sebagaimana yang pernah disampaikan kepada diriku sebelum lahir.

Maka aku ini sesungguhnya tidak bisa berada dengan sendirinya. Aku tergantung pada Allah SWT. Ketergantungan mutlak mulai dari bernafas, makan minum tidur istirahat, berpikir, rasa batin, kebahagiaan ketenangan, bahkan keberadaanku ini ada karena DIA ada. Kalau seandainya DIA tidak ada, maka aku jelas tidak ada.

Kalau seandainya DIA tidak hadir, maka pasti aku tidak hadir. Kehadiran DIA sungguh-sungguh bisa kuresapi dengan hati sanubariku. Kuyakin bahwa keyakinanku ini benar karena aku tidak punya keyakinan lain selain keyakinan yang dialirkan dari DIA.

DIA memenuhi relung batinku setiap waktu. DIA fokus utama hidupku. DIA memenuhi kasih sayangku, memenuhi rinduku, memenuhi rasaku hingga aku dibuat berdebar-debar setiap waktu. DIA adalah kekasihku yang kurindukan disetiap ruang dan waktu. Di puncak gunung aku bersamanya, di hutan aku memeluknya, di gang-gang kota aku bercengkrama dengannya, di ramainya dunia aku selalu bergandengan tangan bersamanya.

Maka kubekerja, kuberkarya, kulalui hari-hariku sejatinya bukanlah aku yang bekerja, bukanlah aku yang berkarya, bukanlah aku yang melakukan semua ini. Bilangan dua itu tidak ada. Hanya ada satu: Yaitu Engkau.

Kuberpesan, makamkan diriku di tanah tak dikenal bila kelak aku sudah saatnya berpindah alam. Bagiku dikenal atau tidak, punya nama atau tidak, karyaku diingat atau tidak, bukan hal yang penting. Aku belajar untuk ikhlas. Memberi tanpa harus menunggu kembalian. Seperti matahari, seperti Allah.

Justru nikmat dan puas bila sebuah karya ada manfaatnya. Soal siapa yang memulai karya, bukankah tidak begitu penting untuk diketahui? Sebab bahwa karya ku itu sejatinya adalah karya NYA. Aku hanya menjalani takdirku saja, sebagai manusia yangmana tanda-tanda keberadaanku pun tidak layak untuk dikenal.

Kalau aku sudah jadi mayat. Tutupilah tubuhku dengan tanah. Perlahan engkau tinggalkan aku pergi. Langkah-langkahmu menjauh dari diriku. Masih terdengar jelas langkah terakhir mereka. Aku sendirian,di tempat gelap yang tak pernah terbayang. Sendiri…. bersama belahan hati-belahan jiwa. Kawan dekatku hanya satu yang selalu menemani. Allah Ta’ala…

Semasa di dunia, aku sudah tanamkan dalam hatiku: kawan, sanak kerabat, handai tolan dan siapapun sejatinya adalah DIA. Tidak perlu ada kesedihan berlebihan ketika sosok mereka satu persatu meninggalkan diriku. Kepedihan, kegalauan, kebingungan tidak perlu ada. Aku tetap sendiri, disini, bersama kekasihku yang selalu menemani.

YA RAHMAN, engkau beri semua makhluk apa yang mereka butuhkan untuk hidup dan pulang ke jalan-MU. Maka bersama ini aku kembalikan harta yang telah kukumpulkan,yang telah kumakan dengan rakus, yang telah kulahap dengan nafsu ini kepada-MU, karena memang bukan aku yang punya. Apa hakku untuk mencuri milik MU? Apa hakku untuk mengaku ini hartaku?

YA RAHIM, engkau cintai dan sayangi semua makhluk tanpa terkecuali. Engkau kasihi ayah dan ibuku, isteri dan anakku. Kupasrahkan nasib mereka kepadamu, karena engkau yang menggenggam nasib mereka di tanganmu.

YA ALLAH, Engkau selalu membuka setiap kesempatan padaku untuk menyesal dan bertobat. Maka apa lagi yang membuatku sedih? Engkau pinjamkan waktu milik-MU, agar aku senantiasa bisa memperbaiki kesalahan dan dosa ku. Dengan kesadaran-Mu, aku bisa memohon maaf pada mereka yang selama ini telah merasakan kezalimku,yang selama ini sengsara karena aku.
Aku adalah milik MU
Aku adalah kepunyaan MU
Aku tidak punya apa-apa
Aku di dalam kekuasaan MU
Aku tidak ada
Alam semesta tidak ada
Engkaulah yang ada
Cuma Engkau, yang lain tidak
La ilaha Ilallah

@KWA,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 26 Komentar

PIYE CARANE NGELMU ISO MANJING NANG AWAK


teropong-batu-ponari-Asalamualaikum wr wb. Selamat dino riyoyo dulur. Mohon maaf lair batin. Mumpung suasanane mendukung soale sik bulan Syawal. Kepekso tak tulis ide tulisan iki nganggo basa jawa (jawa timuran dulur) gawe nguri-uri basa jawa. Tapi nuwun sewu nek pancen elek sebab pancen duduk pakar boso Jowo. Tapi ingsun yakin masio duduk pakar, gak masalah sing penting maknane iso dipangerteni.

Opo sing tak tulis iki yoiku soal piye carane awake dhewe oleh Daya Kasekten. Akeh dulur-dulur sing durung weruh soal iki. Akeh-akehe wong-wong sing wis ngamalno dzikir/wirid nanging dianggep durung manjing lan durung mlebu nang awake. Email-email pitakonan soko sedulur KWA akeh sing tak tompo takon bab iki. Nah, ingsung arep njelasno setitik mugo-mogo onok manfaate.

Prinsipe ngene. Amalan dzikir/wirid iku gak onok sing elek. Apik kabeh. Gak mek wocoan wirid’e tok, Jelas nek dingerteni maknane mesti tambah apik. Tapi nek gak weruh maknane, gak masalah. Sing penting niate apik. Yakin ae nek sakjane kabeh amalan/ngelmu sing onok nang donya iki apik. Sing elek iku wong nek sing ngamalno ngelmu tapi digawe tujuan elek.

Onok pitutur Jowo ngene. Ngelmu iku kalakone kanthi Laku. Tegese ngelmu iku iso manjing nang awak nek diamalno nang kelakuan bendino. Artine awake dhewe kudu yakin sak yakin-yakine, keyakinan satus persen, nek iso sewu persen nek opo sing diwirid iku duwe daya kekuatan alias karomah. Mari ngono awake dhewe kudu tetep ngamalno bendino (basa arab’e istiqomah) atine tetep sabar lego ilo ikhlas opo ae sing kedadean sek suwene ngamalno ngelmu.

Biasane wong dadi males ngamalno maneh wocoan wirid dzikir nek opo sing diniatno lan dikarepno gak kedaden. Ngene iki jenenge mutung lan gak oleh dilakoni wong sing kepengen oleh karomah. Padahal nek gak kedaden iku jenenge cobane wong duwe ngelmu. Ngene iki berarti karepe awake dhewe durung selaras karo karepe Gusti Allah SWT. Pitakone saiki: Yek opo carane ben karepe awake dhewe selaras karo karepe Gusti?

Dulur-dulur KWA sing wicaksono…

Gusti Allah iku duduk pelayan toko. Awake dhewe njaluk, langsung dilungi barang nek syarate dicukupi yoiku nggowo duwit. Gusti Allah gak koyok ngene iki. Gusti Allah iku Tuhan Semesta Alam. Menungso koyo awake dhewe iki gak oleh merintah Gusti Allah. Opo tumon Gusti Allah gelem diperintah menungso? Opo ngene iki jenenge sopan? Nek awake dhewe iku berdoa iku kan artine awake dhewe njaluk sesuatu, nah nek njaluk jelas ono tata krama/etikane. Makane awake dhewe iki kudu duwe kaca pangilon. Ngilo opo kelakuane awake dhewe iki wis apik sesuai sing dikarepno Gusti Allah.

Sedino awake dhewe mangan ping telu. Deloken opo sing dipangan awake dhewe iki halal opo haram. Nek sing dipangan iku halal, teltien maneh soko endi duwit sing digawe tuku panganan iku mau duwit halal. Goleke nganggo kringete kerjo sing bener. Duduk duwit riba utowo duwit anakan. Olehe yo duduk teko judi togel lan sak teruse.

Nek sing dipangan iku panganan sing halal, sumbere yo halal gak ono unsur penipuan, teko sumber sing jelas, berarti panganan iku mau resik. Oleh dipangan. Tapi walikane, nek panganan iku soko sumber sing elek berarti panganan iku termasuk haram. Ngene iki jenenge pemahaman hakekat jarene kaum sufi.

Terus kelakuan kudu ditoto sing migunani marang liyane, menungso sak podo-podo. Sodakoho sing akeh tapi sing ikhlas. Sodakoh iku wujude akeh. Sodakoh pikiran, sodakoh tenogo, sodakoh duwit, lan liya-liyane.

Sing paling utama prinsipe keyakinan wong muslim yoiku rukun iman. Iki syarat wajib sing kudu diyakini. Iman artine keyakinan nang njero ati, diomongno nang cangkem, diamalno nang lekakuan bendino, nambahi ketaatan soko perintahe Gusti Allah karo ngadohi maksiyat. Iman iku iso mudun iso munggah. Rukun iman sing kaping siji yoiku iman nek Allah iku gustine menungso, ora ono sembahan liyo kejobo Allah, jeneng lan sifate Allah kudu diyakini bener. Kaping loro, iman anane malaikat sing kewajibane nggowo perintahe Gusti Allah kanggo menungso. Nomor telu, iman nek kitab-kitab e Allah iku sejatine sabdane Gusti Allah, duduk gaweane (makhluke) Gusti Allah. Kaum muslim kudu wajib yakin nek Al-Qur`an iku kitab terakhir sing nyempurnakno kitab-kitab sing mudun sakdurunge.

Nomor papat, iman marang para rosul. Gusti Allah ngongkon poro rosul iku kanggo petunjuke menungso ben uripe gak keblinger lan sesat. Nomor limo, iman marang dino piwalesan. Sak rampunge urip nang alam dunyo iki, menungso mlebu alam barzakh lan arwahe menungso nunggu dino kiamat. Iman nomor enem, menungso kudu yakin Qada lan Qadar, yoiku takdir apik opo elek iku sejatine sumbere tetep soko Gusti Allah taala.

Nek rukun iman iku wis dilakoni, rukun islam ojo lali lakonono kanthi temenenan. Iku sejatine menungsu iku wis duwe modal paling gede nggayuh urip sing jejeg lurus karo iradate Gusti Allah. Sopo wonge isok nglakoni rukun iman lan rukun Islam, insya Allah wonge oleh kebahagiaan sing sejati, lair batin dunya akhirat. Opo sing dikarepno sesuai dengan opo sing dikarepno Gusti Allah. Kun Fayakun, mugo-mugo sedulur kabeh iso nglakoni iki. Amin ya robbal alamin. Alfatihah tak kirim kanggo sedulur sing moco tulisan iki. Nuwun. Rahayu kang sami pinanggih. Wasaalamualaikum wr wb.

@KWA,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 57 Komentar

MEDITASI UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA


gambar1MEDITASI ADALAH SARANA UNTUK MERAIH KETENANGAN SEHINGGA DENGAN KETENANGAN ITU SESEORANG MENDAPATKAN PENCERAHAN. MEDITASI SUDAH DILAKUKAN OLEH MANUSIA RIBUAN TAHUN SILAM, BAHKAN BISA DIKATAKAN SUDAH SETUA UMUR MANUSIA DI MUKA BUMI.

Tulisan berikut ini tidak akan membahas sejarah meditasi atau pun meditasi dalam lingkup ritual agama dan keyakinan tertentu. Sama sekali tidak. namun meditasi ‘ringan’ serta kreatif yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup.

BAHAN YG HARUS DISEDIAKAN:

Kain putih ukuran 1 x 1 meter
Ruangan yang tenang. Boleh diluar rumah di tempat terbuka atau di dalam ruangan yang bebas gangguan

CARA TEKNIK
1. Duduk dalam posisi bersila di sebuah kain kotak segi empat ukuran satu kali satu meter.
2. Tangan bersedekap dan mata memandang salah satu ujung kain. Pertama baca: AUDZUBILLAHI MINASYAITONIRROJIM BISMILAHIRROHMANIRROHIM. ASYHADUALA ILAHA ILALLAH WAASHADUANNA MUHAMMADAR RASULULLAH. Ini adalah JIMAT KALIMASADA. Sebuah jimat yang berwujud doa mantra. Usai membaca jimat milik Sunan Kalijaga tersebut, maka lakukan langkah berikutnya yaitu Letakkan sebuah benda di ujung kain tersebut. Benda apa yang kita letakkan di ujung kain tersebut bisa benda apa saja yang nantinya akan dipakai untuk berbisnis, pilih salah satu: misalnya kartu perdana telepon (bila akan jualan pulsa), tanah segenggam (bila akan makelar tanah), spion motor(bila akan jualan sepeda motor), cabe segenggam (bila akan jualan cabe), makanan tertentu (bila akan jualan makanan) dan lain-lain silahkan dipilih sendiri.
3. Selanjutnya pandanglah benda tadi Dalam pandangan satu meter daya cipta akan muncul dari interaksi sinar antara mata dengan benda yang ditatapnya. Interaksi sinar ini melahirkan imaji/gambaran tergantung pada rasa dan ketajaman panca indra dan kita akan menemukan hal-hal kreait terkait benda apa. Bisa juga sedikit tepung terigu, dan nanti prosesnya adalah mata mengeluarkan getaran cahaya ke tepung terigu maka dari tepung terigu akan memancar getaran cahaya memasuki mata, lalu getaran ini akan memasuki otak, dari otak akan menghasilkan daya cipta, dari daya cipta akan menghasilkan wujud gambaran misalnya: gambaran minyak, atau roti kukus. Dengan demikian kita dapat memulai membuat roti kukus yang baik dan enakdan dapat dijual ke lingkungan sekitarnya.
4. Lakukan minimal selama 17 menit atau lebih, tergantung pada SUARA RASA yang muncul.
5. Bila sudah mendapatkan gambaran ide, maka meditasi selesai.
6. Untuk mengakhiri kegiatan meditasi, lakukan sujud syukur yang khusyuk dengan membaca ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN. Hayati rasa anda untuk berterima kasih kepada ALLAH SWT, TUHAN YANG MAHA MEMBERI REJEKI.

Meditasi bisa dilakukan berulang-ulang untuk benda yang sama sampai anda menemukan KEYAKINAN yang tinggi untuk memulai usaha.

PEMBAHASAN
Hasil dari kreatifitas apa yang ditemukan selama proses meditasi dapat dikomersialkan untuk memperoleh keuntungan. Dengan demikian kita dapat mencukupi kebutuhan diri sendiri, keluarga, lalu berkembang menjadi mencukupi orang lain. Sehingga dapat dipraktekan dilapangan dalam bidang pertanian, perternakan, pendidikan dan penemuan sederhana hingga penemuan yang rumit-rumit. Hasil kreatifitas selanjutnya pada produk yang layak jual. Oleh karena itu, warga dapat menemukan lebih dari satu produk kreatifitasnya.

Pada meditasi ini, maka mata menatap kesasaran suatu benda, dari mata akan memancarkan sinar yang mengenai sasaran atau benda, dan dari benda juga akan memancarkan sinar yang akan masuk ke mata, sinar yang masuk ke mata dicerna oleh otak, lalu otak menghasilkan daya cipta, dari sinilah dihasilkan gambaran. Gambaran yang dihasilkan bisa sederhana, bisa rumit dan hal ini tergantung pada pengalaman jasmani seseorang atau kematangan jasmani seseorang.

Telinga, hidung, mulut, mempunyai indra rasa yang melengkapi manusia, maka indra ini dapat dilatih guna memperoleh kesempurnaan dari kreatifitasnya yang muncul.

Kita pelajari dengan memperhatikan bumi dan alam semesta, yang merupakan bagian dari tata surya, kita ketahui bumi mengelilingi matahari pada orbitnya, kenapa bumi dapat mengelilingi matahari?. Karena bumi ini dipengaruhi oleh gaya gravitasi matahari, sehingga bumi dapat berputar mengelilingi matahari peda orbitnya. Alam semesta inipun mempunyai gaya gravitasi bumi yang menyebabkan manusia dan benda-benda dibumi ini tidak melayang-layang. Dapatlah dipahami bahwa manusia, hewan, tanaman, dll dipengaruhi gaya gravitasi matahari dan bumi.

Makanan yang dikonsumsi manusia mengandung dua gaya gravitasi bumi dan matahari yang saling mempengaruhi didalam tubuh. Getaran kasar didalam tubuh, sebenarnya dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu getaran eksternal dan getaran internal. Getaran kasar eksternal adalah getaran sari-sari makanan yang dapat dikeluarkan dalam tubuh. Sedangkan getaran kasar internal adalah getaran sari-sari makanan yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh namun berguna untuk tubuh.

mieremanisiMakanan yang dikosumsi tubuh, terdapat getaran gravitasi bumi dan matahari, disamping dua gaya ini maka ada getaran sinar-sinar petunjuk dari Tuhan yang Maha Kuasa. Artinya didalam tubuh manusia ada tiga gaya yaitu matahari, bumi dan Tuhan Yang Maha Kuasa. Apakah gaya gravitasi bumi dan matahari dapat dikeluarkan dalam tubuh? Kedua gaya ini dapat dikeluarkan dari dalam tubuh dan kembali ke matahari dan bumi (getaran eksternal). Sedangkan getaran yang didalam tubuh adalah getaran sinar Hyang Maha Kuasa (getaran internal).

Getaran internal ini berwujud sinar-sinar yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan dan kebutuhan manusia. Marilah kita renungkan fakta dibawah ini: jika kita menjemur pakaian sehabis dicuci, lalu dijemur dipakgar terkena cahaya matahari, maka dalam 4-5 jam pakaian basah akan kering. Fakta ini mengartikan cahaya matahari mengenai pakaian basah, akibat cahaya matahari maka pakaian basah menjadi kering, karena air pada pakaian diubah oleh cahaya matahari menjadi getaran-getaran uap air agar meninggalkan pakaian sehingga pakaian menjadi kering. Fakta ini berlaku pada hewan, manusia, tanaman bia terkena cahaya matahari, pada manusia yang terkena matahari maka dalam tubuh ada getaran-getaran yang bergerak ke atas, ke samping didalam tubuh untuk keluar lalu manusia berkeringat. Oleh sebab itu getaran-getaran dalam tubuh naik ke atas hal ini disebabkan oleh gaya cahaya atau gaya sinar dari sumber yang kuat. Fakta-fakta dari matahari, juga berlaku pada sumber yang kuat yaitu sinar ilahi dari Tuhan Yang Maha Kuasa menyinari semua umat manusia, maka didalam tubuh akan terjadi getaran yang merambat keatas.

MEDITASI YANG KITA LAKUKAN TADI ADALAH PROSES MENGELUARKAN GETARAN GRAVITASI BUMI/MATAHARI, SEHINGGA YANG TINGGAL DI DALAM TUBUH PIKIRAN DAN OTAK ADALAH GETARAN PETUNJUK DARI TUHAN YANG MAHA KUASA.

Teknik demikian dalam khasanah dunia mistik disebut MANEGES (interaksi sinar melalui panca indra).

Kita bisa berkreativitas, misalnya untuk memperoleh obat/jamu dari rerumputan, daun, batang pohon, teknik dasarnya sama. Hanya pada jamu lebih komplek karena jamu harus diumumkan pana kelinci atau tikus putih untuk dipelajari pada uji demikian. Maka jamu tadi dicobakan ke ayam, apakah berat ayam meningkat dengan pesat, serta kesehatannya baik dan ayam tahan terhadap penyakit, sehingga ayam demikian dapat dikomersilkan baik telur maupun dagingnya, sehingga perekonomian meningkat.

Demikian juga pada bidang pertanian, contoh tanah (satu sendok saja) lalu dibawa pulang taruh di meja, tanah tadi ditatap dengan mata, maka dari mata akan keluar cahaya yang mengenai tanah, lalu dari tanah akan memancarkan cahaya masuk lewat mata, dicerna oleh otak, dari otak menghasilkan daya cipta lalu menghasilkan gambaran tanaman misalnya pohon tomat, lalu dicek dengan fakta sekitarnya apakah tanah disekitar sesuai dengan bercocok tanam tomat. Bila sesuai maka dilanjutkan, dengan membeli tomat. Tentunya tanah harus digemburkan lalu ditaburi bibitnya dst, pohon tomat jika sudah waktunya diberi pupuk organik atau pupuk kompos dan pupuk buah pada waktunya.

miLakukan uji coba kecil-kecilan dan memperhatikan produk yang dihasilkan apakah sudah sesuai jika belum sesuai maka diulang lagi. Setelah produk yang dihasilkan sesuai, maka dilakukan perhitungan ekonomi apakah produk ini layak dijual, jika layak berapa harga yang pantas untuk dijual ke konsumen. Menentukan packing dari produk agar menarik. Melakukan survey kemana produk akan dijual. Setelah melakukan survey, maka lakukan penjualan produk dengan percaya diri. Sedapat mungkin gunakan dana seminimal mungkin.

Demikian semoga ada manfaatnya. Terima kasih. Salam paseduluran.

@Kwa,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 24 Komentar

KAPITA SELEKTA SENJATA PERANG GOIB


HIZB SYATIT UTK PARA MUJAHID

KI JATIRAGA/
sendal jepit

Assalamualaikum wr.wb.
Berikut ini adalah HIZB SYTIT yg diberikan ijasahan oleh GURU SAYA. KAMI tdk bertanggung jawab atas akibatnya. Terimaksih Semoga menjadi barokah bagi kita semua…amin.
Setelah membaca pertama kali MOHON dijawab : Qobiltu saya trima ijasahannya secara lengkap, sempurna dan bisa dipergunakan dijalan ALLAH SWT…amin
Bismillah,
ALLAHUMMA INNA NAJ’ALUKA FII NUHURI ‘AADA-INA WA NAUZUBILLAHI MIN SYURUURIHIM, ALLAHUMMA BADID SYAMLAHUM, WA FARRIQ JAM’AHUM, WA SYATTITS KALIMATAHUM, WA ZALZIL AQDAAMAHUM, WA SALLIDT ‘ALAIHIM ASAADAN MIN ASAADIK. YA QAHAAR, YA JABBAR, YA MUNTAQIM, YA ALLAH ,YA ALLAH, YA ALLAH.
ALLAHUMMA YA MUNZILAL KITAB, WA YA MUJRIASSAHAAB, WA YA HAZIMAL AHZAB IHZIMHUM, WANSURNA ALAIHIM. AMIIN.
Ya Allah ya tuhan kami, sesungguhnya kami menjadikan kamu sebagai pendinding kepada musuh-musuh kami, dan kami berlindung daripada kejahatan mereka, Ya Allah ya tuhan kami, binasakan kesempurnaan mereka, dan pecah belahkan jemaah ( kumpulan ) mereka, dan gagapkan perkataan mereka, goyahkan pendirian mereka, dan hantarkan singa ke atas mereka dari singa singa Mu wahai tuhan yang garang, wahai tuhan yang berani, wahai tuhan yang berdendam, ya Allah,ya Allah,ya Allah.
Wahai tuhan yang menurunkan al Kitab ( al Quran ), dan yang menjalankan awan, Tuhan yang menghancurkan tentera Al Ahzab, hancurkan mereka dan berilah kemenangan kepada kami. Amiin.
TATA LAKU :
1. Awali dengan pembacaan tawasul
2. Silahkan baca HIZB SYTIT 111x kemudian tiupkan ke dua telapak tangan kita kemudian pukulkan serentak ke arah FOTO dari target.
3. Proses no 2 bisa dilakukan sebanyak 3x
4. Semoga Perjuangan Kita Di Ridhoi oleh ALLAH SWT…. AMIN.
@@@
====================================================
AMALAN MENYERANG MUSUH JARAK JAUH

ABAH RAFFI

abah.raffi@yahoo.com

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
KUSUSON ILA RUHI WAJASADI………BIN/BINTI……..YA ALLAH YA ROBBI KAMI MINTA HANCURKAN DAN LEBURKAN MUSUH KAMI SEHANCUR-HANCURNYA TIADA SISA.SAMPAI KE AKAR-AKARNYA.KONTAN. AL-FATIHAH 41X
BASMALAH 7X TAHAN NAFAS ISTIGHFAR 7X TAHAN NAFAS SYAHADAT 7X TAHAN NAFAS SHOLAWAT 7X TAHAN NAFAS HAWQOLAH 7X TAHAN NAFAS TAKBIR 7X TAHAN NAFAS
SURAT AL-FIIL 141X ( buat mengirim bala tentara untuk menhancurkan musuh) SURAT AL-KAUTSAR 141X ( buat memutuskan semua rencana dan keinginan musuh ) FAQUTHI’A DABIROL QOWMIL LADZINA DHOLAMU WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN 141X ( buat hancurkan musuh yang turut serta mengikuti musuh kita sampai seakar-akarnya )
perhatian jangan diamalkan untuk saudara kita sesama muslim,ilmu ini kusus untuk mengancurkan musuh orang kafir.
KALAU BISA DIAMALKAN DENGAN BERJAMA’AH,AGAR HASILNYA LEBIH CEPAT DAN NYATA. @@@
========================================================

HIZIB SILAH

Ki nur jati

Jaelanifernando@yahoo.com

Salam buat para pini sepuh dan sadulur kabeh.dan saya akan mengijazahkan hizib silah untuk menghancur musuh agama dan orang zolim.bismillahir rohmanir rohim.’
AJJA MAN TA’AJJAJA BILLAHI WA ZALLA MAN TAJABBARO BILLAHIL ‘AJIJUL JABBAARIL LAJI TA’AJJAJA BI’IJJATIHI WA QUDROTIHI WALAHU ‘IJJATU WAL QUDROTU WAS SULTHOONI ‘ALA JAMI’I KHOLQIHI WALLOHU YAP’ALU MAY YASYA U BI QUDROTIHI WAYAHKUMU MAY YURIDU BI’IJJATIHI PALAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIM YA ARHAMAR ROHIMIN.71X dibacakan ditempat air yang mengalir.dan tidak akan berlaku kalo yang dituju bukan orang jolim.didawam tiap magrib ma subuh 7x.dan
ada tambahan dari saya dari asr madura utara dan selatan tk1.ini digabung .INNA QUWWATAH KATABAL QUWWATAH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH WA KITABAL QUWWAH. yang sudah punya asr madura uatara dan selatan silahkan diamalkan tidak perlu diijazahkan@@@
=========================================================

PENGUNCI AGAR JIN TIDAK BISA MEMASUKI TUBUH

ZULFAZLI
sandec.agam@gmail.com

Assalamu “alaikum Wr.Wb Bismillahirrahamanirrahiim, Dengan ini saya ZULFAZLI mengijazahkan kepada Aki wong alus dan pembaca kaum Muslimin dan muslimat, ilmu pengunci tubuh dari sihir dan iblis sehingga tdk bisa memasuki tubuh kita, ilmu ini dari ACEH, ini merupakan ilmu dasar, tapi guru saya adalah suku Aceh adri Aceh Tengah di pedalaman bernama KAMARRUZZAMAN. BISMILAAHIRRAHMAANIRRAHIIM…. ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAAH, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAAH. KUNCI-KUNCI GEUDONG ALLAH, KUNCI-KUNCI GEUDONG MUHAMMAD, NEU GUNCI LONGKU YA ALLAH, NEU GUNCI LONGKU YA MUHAMMAD, BEUREUKAT KANDONG KALIMAH LAA ILAAHAILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAH. Wasslam
@@@@
=====================================================

ILMU PUKULAN YASIN

Ki Wong Jowo
nozzle_bikes@yahoo.com

Salam Pamuji Rahayu ki wongalus dan sedulur semua yang saya cintai. Alhamdulillah Allah SWT masih melimpahkan kita dengan jutaan rahmatnya. Hari ini saya akan berbagi sedikit Amalan Dari surat yasin. Adapun amalan ini Di ijazahkan secara penuh dari salah satu ponpes di demak. Sengaja saya beberkan untuk menambah koleksi senjata dalam rangka perang akbar jihad dan mengobrak abrik kekuatan musuh.
Surat yasin disebut juga sebagai Jantung Al qur’an. Memiliki khasiat dan karomah yang luar biasa bagi yang mengamalkannya. Baik tak berpanjang lebar mari kita tengok salah satu manfaat karomah yang terkandung pada surat ini. Saya akan mengambil karomahnya sebagai sarana membela diri dan berperang dijalan Allah.
IJAZAH :
Assyhadu Alla Illaha Ilallah Wa Assyhadu anna Muhammad Abduhu wa rasuluh
Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa ‘ala ali Muahammad.
Saya IJazahkan Secara penuh kepada ki wongalus dan pembaca secara keseluruhan semoga bermanfaat dunia dan akhirat (terima ijazah kirim ke Ust Huda )
Adapun tatacaranya sangat mudah sekali tanpa puasa, dan tirakat yang memberatkan namun dipastikan hasilnya nyata. (adapun baiknya melakukan salat hajat 2 rakaat agar cepat terijabah karomahnya) adapun cara tersebut saya bagi 2 bisa diamalkan salah satunya saja tanpa mengurangi efek ghaibnya :
Cara 1 :
1. Sediakan 41 buah batu kerikil
2. Buatlah / galilah lubang yang tidak begitu besar dan tanah debu untuk menguburnya.
3. Bacalah Surat Yasin hingga tuntas. Setiap khatam 1 x surat yasin tiupkan ke kerikil tersebut dan lemparkan kerikil tersebut ke lubang yang telah disediakan sembari membayangkan orang atau sasaran yang dituju ke arah lubang tersebut.
4. Bila genap 41x maka kuburlah luabang yang telah berisi kerikil tersebut dengan debu seraya memyangkan mengubur target sasaran yang dituju.
5. Salatlah mayit seraya membayangkan tubuh si target tersebut dan jangan lupa saat salat mayit doakan di dawamkan ke target dan sasaran yang di tuju.
Cara 2 :
1. Siapkan susu bubuk putih formula
2. carilah sungai atau kolam terdekat dari rumah sedulur sebagai tempat berkholwat.
3. Bacalah surat yasin sebanyak 41 kali, bilamana genap 1x buatlah garis memanjang dengan susu bubuk tersebut. dan visualisasikan target menjadi mayat dan sehingga genap 41 garis.
4. setelah selesai salatlah mayyit dan doakan untuk di dawamkan ke orang atau target yang dituju.
5. Larung atau buang semua susu yang telah di buat garis tersebut ke sungai atau kolam.
Bila tata cara tersebut telah sempurna gak lama target akan wafat dalam keadaan yang mengenaskan.. Perngatan : Jangan digunakan sembarangan gunakanlah sebagai sarana berjihad dan dijalan Allah SWT. Semoga bermanfaat dunia dan akhirat.
@@@
==================================================

AMALAN PEMBANGKIT BAJU BESI GAIB (PERISAI GAIB)

Ki Wong Cilik
hijack2008@aim.com

Assalamualaikum Wr Wb,
Salam sejahtera buat sedulur di blog Kampus Wongalus. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya membeberkan amalan baju besi gaib (perisai gaib). Banyak sekali amalan yang bisa dijadikan perisai gaib dan kali ini saya wedarkan khusus amalan baju besi gaib. Kegunaannya Insya Allah untuk perlindungan diri dari serangan fisik maupun gaib.
Setiap manusia sesungguhnya memiliki kekuatan batin yang ada sejak lahir (telepati, tenaga dalam dll) hanya saja tidak semua kekuatan batin tersebut otomatis bangkit jadi mesti dilatih dan diaktifkan dengan melalui tata cara khusus yang bisa jadi satu dengan yang lain bisa berbeda metodenya tapi intinya tetap sama.
Berikut langkah-langkah pembangkitan baju besi gaib:
1.Sholat Hajat 2 raka’at (sebaiknya lakukan diatas jam 12:00 malam). Selesai sholat lalu berdzikir dibawah ini:
2.Baca Istighfar sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
3.Baca sholawat sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
4.Baca Hauqallah sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
5.Baca LAILAHAILLALLAH sebanyak-banyaknya
6.Pada saat membaca dzikir tersebut diatas pikiran konsentrasikan pada titik ditengah dada, tarik nafas secara teratur seperti biasa. Untuk membantu tingkat konsentrasi yang tinggi oleskan minyak cendana pada nadi tangan kiri dan kanan kemudian pada titik ditengah kening.
7.Setelah melakukan dzikir beberapa lama kemudian baca doa kuncinya dengan menahan nafas disimpan diperut 7 kali ulangan. Kalau masih kuat bisa ditambah semampunya. Ini doa kuncinya “AJA’ALALAKUM SARANILA TAQIIKUMMULHARRA WASARABILA TAQIIKUMBAKSAKUM. Saat menarik nafas niatkan menarik energy dan membuka kunci yang ada pada titik tersebut. Pada saat menghembuskan nafas niatkan pada titik tadi keluar cahaya berwarna putih terang (seperti warna kilatan petir) menyebar keseluruh tubuh.
Setelah membaca doa kunci kemudian berdoa sebagai berikut: “Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim Yaa Hayyu Yaa Qoyyum bangkitkan dan berikanlah hamba karomah dengan baju besi gaib berkat Lailahaillallah”. Lakukan amalan diatas selama 7 malam berturut-turut. Dawamkan doa kunci tersebut paling tidak sehabis sholat subuh dan maghrib sebanyak 7 kali (tahan nafas). Untuk penggunaan cukup dibaca tiga kali tahan nafas jika akan digunakan (misal: buat persiapan perang gaib atau masuk ke daerah yg dianggap berbahaya). Sebenarnya tanpa dibaca pun sudah otomatis terlindungi. Cara mengetahui bahwa baju besi gaib itu sudah bangkit coba rasakan dengan telapak tangan anda pada bagian tubuh kira2 10 cm dari permukaan tubuh yang ditest akan terasa ada medan/energy yg melindungi. Amalan ini juga bisa dipakai buat melindungi rumah caranya tahan nafas baca 7x doa kuncinya kemudian saat menghembuskan nafas hentakan kaki dan tembakan melalui tangan niatkan membuat pagar disekeliling rumah kemudian pagarnya dikunci dengan hauqallah 3x (tanpa nafas) Wassalamualaikum Wr Wb
@@@
=====================================================

AMALAN MENYERANG KEDZOLIMAN

Ki nur jati
Jaelanifernando@yahoo.co.id

Diriwayatkan oleh syekh al imam al allamah al hammam sayyid muhamad bin khotiruddin bin bayazid bin khowajah didalam kitabnya al jawahirul khomsi”kasia qosam izroiliyyah ini adalah untuk membunuh musuh yang dzolim dengan tatacara sebagai berikut.1.mengamalkan pada hari sabtu atau selasa pada saat zuhal dan marikh( jam 6-8 paginya hari sabtu/selasa).2.sholat 2rokaat dengan nia”usholli sunnatan rok’ataini liqotlil mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.roka’at1 baca surat al fil 2x,rokaat 2 baca surat tabbat 3x..3.setelah salam langsung sujud didalam sujud membaca “Yaa Hayyu ya Qoyyumu birohmatika astagisu 100x..4.setelah selesai langsung bangun baca qosam izroilliyah 444x..5.mengamalkannya istiqomah selama 3,4,7hari(7 hari sempurna)..ini doanya’”AQSAMTU ALAIKUM YA IZROILU SOHIBAN NAARI WAL MAUTI WAL QOHRIWA YA QOLmamimu wa ya sarokitayil bil haqpi ‘ahatofahasya wa bi haqqi ahtoqosanadi iqbid ruuha…..(sebutkan nama dan ibu yang dimaksud) FALA YABQO FILKAUNI DZU RUHIN ILLA WA narul qohri akhmadat dzuhurohu ya syadidal qowiyyu ya syadidal batsis syadid ya qohiru ya qohharu as aluka bima awda’tahu izroila min quwa asmaikal qohiriyati fan fa’alat lahum nufusu bil qohri albisni dzalikas sirro fi hadzihis sa’ati hatta ulina bihi kulla so’bin wa udzallila bihi kulla mani’in bi quwwatika ya dzal quwwatil matin wa kadzalika akhdu robbika idza akhodal quro ila syadidin falamma ja a amru ila bi ba’idin robbi as aluka madadan fi inayatika ruhaniyyan tuqowwi isarotin aqli wa nafsi kullu nafsin manfusatin qohirotin fa taqbido roqoiquha inqibadon fala tabqo summa amanahu fa aqbaro allohu akbar ya sayfalloh qotaltu bi sayfillahi..gunakan qosam ini pada tempatnya yaitu pada orang yang benar2 zolim kepada kita
@@@
=====================================================
JAMPI TUNGGUAN BADAN

Syahrir Putra
bg.nico@yahoo.co.id
Assallam mualaikum wr wb..
Sebagaimana serangan gahib yg pertama, saai ini pun sya siap untuk Penyerangan Ghaib yang ke-2..Dan untuk dulur2 semua,,sya akan berbagi “Jampi Tungguan Badan” dari Pagar Alam (Sumsel) yg sekiranya bisa digunakan untuk melindungi diri disaat melakukan penyerangan..
Bismillahhirrohmannirrohim
Malaikat tuhu diam dikiri, Malaikat tihi diam dikanan, Malaikat putih dihadapan, Malaikat mangkurubin sakti. Kamu semue duduk berpangku peliare_ peliarelah badanku dan nyaweku. Hak katanye Allah (baca 1x tahan napas)
@@@
=======================================================

MENYERANG DENGAN SURAH YASIN

KI DWI SARYANTO
dwi_saryanto36@yahoo.com

Ilmu menyerang gaib dengan surat yasin. Sholat hajad khusus 4 rekaat
siapkan:paku,pisou, jarum ato juga benda lain yg bisa membayakan
habis sholat baca surat yasin 7 kali. Tiap 1 kali tiupkan kebenda tadi
setelah selesai bakar kemenyan 7 buah usahakan menyan madu dan menyan arab. Terus baca mantra dibawah ini sampe asab kemenyan habis
kaki danyang nyai danyang lan kabeh sedulur gaibku kang ngrekso ing kene gede cilik tua anom. Wetan kidul kulon lor duwur ngisor siro kabeh podo tak kongkong paraknobarang iki marang jabang bayine.( ).ojo pati bali yen durung karo oncate nyawane musuhku. Ilmu ini saya ijasahkan untuk penyerangan ke zionis. Dan apabila digunakan sembarangan untuk menacelakai orang yg tidak bersalah maka hukum dari alam gaib akan mengenai sodara sendiri. Wsslm.
@@@
=========================================================

ILMU PAGER GAIB

KI DWI SARYANTO
dwi_saryanto36@yahoo.com
saya ijasahkan ilmu pager gaib sekaligus membalikan serangan gaib. Karena akan diadakan serangan gaib susulan maka para sedulur kalo mau ngamalkan bagi yg mau ngamalkan silahkan amalkan ilmu dibawah ini,
Allahuma baka baliya tur awali awaliya iyakanakbudu waiyakanas ta’in bihaqqi salamun qaulam mirrabbir rohim .birohmatika ya arhamar rohimin.
Cara pengamalannya dibaca 129x setiap baca satu kali tahan nafas tekan 3 jari dibawah pusar. Apabila anda merasakan energi suatu getaran agak panas merambat dan menyebar keseluruh tubuh. Itulah energi pager gaibnya. Klo bisa dibaca habis sholat 5 waktu secara rutin agar pagar gaib kita tambah kuat.
@@@
============================================================

ILMU PEMUSNAH MUSUH

Raden Arya Kelana
Altoneo@rocketmail.com

Salam sejahtera kepada semua saudara
di blog kampus wongalus, untuk ini saya akan berbagi sedikit ilmu kepada semua saudara yang ada d d blog wong alus untuk ini saya mengijazahkan sebuah ilmu yaitu untuk memusnahkan musuh yang zholim berikut caranya :
sholat hajat 2 roka’at dilakukan pada jam 12 malam ke atas setelah sholat, bacalah surat al-ikhlas 1000 kali dan setiap permulaan dari seratus bacalah doa dibawah ini :
INNII SALLATHTU RUUHAANIYATA HAADZIHIS SUURATI HAARRIHAA WAYAABISIHAA ALAA RUUHI… (sebut namanya) ADH DHOOLIMI.
Artinya :Sesungguhnya aku menguasakan ruhnya ini surat, panas dan dinginya kepada ruhnya si… yang zholim.
Insya Allah dengan cara ini orang yang dimaksud pasti akan binasa.
Tetapi ingat ! Cara ini jangan digunakan secara serampangan.
Harus digunakan kepada orang-orang zholim yang sangat berbahaya terhadap dirinya atau yang sangat berbahaya kepada agama. Takutlah kepada Allah,
karena Allah Maha Tahu dan Maha Adil. Dia Maha Tahu mana orang yang benar dan orang yang salah. Silahkan diamalkan,untuk memusnahkan musuh yang zholim terutama zionis. @@@

Categories: PERANG GOIB SENJATA-SENJATANYA | 72 Komentar

MAKLUMAT PERANG GOIB IV: HANCURKAN ZIONISME


Falam taqtulu_hum wa la_kinnalla_ha qatalahum, wa ma_ ramaita iz ramaita wa la_kinnalla_ha rama_, wa liyubliyal mu’minina minhu bala_’an hasana_(n), innalla_ha sami’un ‘alim(un)

Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (8: 17)

=============================================

ASSALAMUALAIKUM WR WB.

KEBIADABAN ISRAEL SUDAH DILUAR BATAS KEMANUSIAAN,  ANAK-ANAK, PEREMPUAN-PEREMPUAN, WARGA TIDAK BERDOSA, MASJID-MASJID DILUMAT TANK-TANK DAN RUDAL NEGERI ZIONIS ITU.

MAKA DENGAN MENGUCAPKAN BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM DAN DENGAN MENGHARAPKAN RIDHO DAN KEKUATAN ALLAH SWT, MARI KITA BERSAMA MENGGUNAKAN SEMUA AMALAN YANG KITA PUNYA UNTUK:

1. PERDAMAIAN DAN KEMERDEKAAN PALESTINA DARI PENCAPLOKAN ISRAEL

(2). MENGEMBALIKAN SERANGAN ISRAEL YANG MEMBABI BUTA ITU AGAR BERBALIK MENGENAI DIRI MEREKA SENDIRI. ALLAHU AKBAR!!!

PERANG GOIB AKAN DILAKSANAKAN TIGA TAHAP YAITU:

GEMPURAN PEMBUKA: HARI SABTU, 26JULI 2014 PUKUL 21.00 WIB

GEMPURAN PENGHANCURAN TOTAL: HARI HARI SABTU, 2 AGUSTUS 2014 PUKUL 21.00 WIB

GEMPURAN PENUTUP: HARI SABTU, 9 AGUSTUS 2014 PUKUL 21.00 WIB

KAMI MENYERUKAN KEPADA BERIBU-RIBU SELURUH ANGGOTA KAMPUS WONG ALUS, BERJUTA-JUTA PENGUNJUNG KAMPUS WONG ALUS,  DI RUMAH MASING-MASING PADA TANGGAL DAN JAM ITU , KITA MENGAMALKAN ILMU-ILMU (DOA-DOA, ASMAK, HIZIB, AJIAN) JARAK JAUH UNTUK MENYERANG TARGET-TARGET UTAMA YAITU:

BENYAMIN NETANYAHU, PERDANA MENTERI ISRAEL

SHIMON PEREZ,  PRESIDEN ISRAEL

BENY GANTZ, KEPALA ANGKATAN BERSENJATA

TAMIR PARDO, DIREKTUR MOSSAD

dan para Pemimpin Negara Israel pendukung/penyokong serangan ke Jalur Gaza — Palestina

=========BERIKUT PENAMPAKAN MEREKA!!! ======

BENYAMIN NETANYAHU

The Israeli prime minister, Binyamin Netanyahu, takes a belligerent stance on Iran

SHIMON PEREZ (PALING KIRI), TAMIR PARDO  (TENGAH), BENYAMIN NETANYAHU (KANAN)

TAMIRPARDOSHIMON PEREZ (TENGAH), TAMIR PARDO  (KANAN), BENYAMIN NETANYAHU (KIRI)

TAMIR PARDO -MOSSAD

BENNY GANTZ

BENNY GANTZ1

SEDULUR SEMUA …. SEBARKAN BERITA INFORMASI INI KE SEMUA PENJURU BUMI….. KOBARKAN SEMANGAT PERJUANGAN MELUMAT ZIONISME……..LAKSANAKAN PERANG GOIB DENGAN SEMANGAT PENUH …. KALAH MENANG BUKAN URUSAN KITA…..KITA YAKIN ALLAH MELINDUNGI KITA….  ALLAHU AKBAR!!!!

TTD

SENOPATI PERANG KWA

Categories: PERANG GOIB IV | 144 Komentar

HAKEKAT KEMENANGAN — KHUTBAH IDUL FITRI 1435 H


Oleh Ki Nanang Masaudi, M.Pd

Puji syukur layak terpanjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Agung, penguasa kerajaan langit dan bumi yang tiada henti mencurahkan rahmat-Nya untuk kita sekalian. Dia-lah yang telah menganugerahkan fajar cerah di pagi ini yang memancarkan sinarnya menghampar ke segala penjuru bumi, sinar yang menghembuskan hawa kebahagiaan hingga wajah-wajah kita terlihat begitu menawan dengan senyuman kebahagiaan dan hati-hati kita terasa begitu damai dan tenteram. Inilah dampak kemenangan yang telah kita raih, kemenangan atas hawa nafsu dan kemenangan atas iblis yang terkutuk serta bala tentaranya, namun di antara semua itu hikmah dari kemenangan yang terpenting bagi kita adalah keberhasilan meraih pakaian taqwa yang menjadikan kita begitu mulia di sisi Allah SWT.

Idul Fitri, inilah hari besar yang kita rayakan, inilah hari yang penuh cinta, inilah hari yang telah sanggup menghalangi manusia dari berbagai perbuatan mudharat. Hari ini, tindak kriminalitas menurun secara drastis, perbuatan maksiat dan fahisyah turun hingga ke titik nadir, hampir tak ada penjahat yang ditangkap, pengadilan atas kejahatan terhenti untuk sejenak. Peperangan, pembantaian, penindasan juga sirna untuk sebentar. Orientasi keduniaan kita yang cenderung menghiasi kehidupan kita di ruang-ruang kerja, di kantor, di tempat hiburan, di pusat-pusat perbelanjaan, di darat dan di lautan juga untuk sementara waktu kita redam. Kebisingan kota, hilir mudik kendaraan di jalanan, keriuhan di pasar-pasar dan mall-mall, juga kesibukan di perkantoran, di pabrik-pabrik untuk sejenak juga lengang berganti dengan riuh suara takbir, tahmid dan tahlil.

Di hari yang penuh berkah ini, dunia dipenuhi kedamaian dalam indahnya nuansa silaturahim. Saling berbagi dan saling menyapa menghias di tengah gema takbir, tahmid dan tahlil yang terus berkumandang. Itulah pekik kemenangan kita setelah berpuasa sebulan penuh, tidak hanya sekedar kemenangan fisik belaka dengan sekedar mengalahkan hawa nafsu perut kita dan hawa nafsu seksual kita, akan tetapi lebih dari itu kita telah berhasil memenangkan orientasi atau tujuan ukhrawi kita atas syahwat duniawi kita.
Jamaah ‘Ied rahimakumullah …,

Sebagai orang beriman tentu kita memahami bahwa segala anugerah dan nikmat batin yang kita rasakan di hari raya ini tidak terjadi begitu saja. Allah SWT jualah yang telah menghendaki kemenangan ini, Dia yang telah menghendaki hadirnya rasa bahagia di hati ini, Dia yang telah menghendaki kelapangan di dada ini hingga kita menjadi begitu pemurah dan mudah memaafkan kesalahan orang, Dia pulalah yang menghendaki hadirnya rasa haru di hati kita tatkala membayangkan wajah-wajah orang yang kita kasihi tidak lagi bersama kita di hari yang penuh bahagia ini. Bagi sanak famili yang jauh, Alhamdulillah dengan kecanggihan alat komunikasi di era modern ini kita dapat berkomunikasi dengan orang-orang tercinta kita dengan erat walau tangan ini tak sanggup untuk terjabat. Namun bagi orang-orang terkasih yang telah mendahului kita maka apalah daya, hanya doa yang dapat kita panjatkan sebagai bentuk salam kerinduan kita untuk mereka yang dulu pernah kita kecup tangannya yang terbalut keriput, dan dulu pernah kita peluk erat tubuhnya yang telah tua renta. Kini kebersamaan itu tiada lagi, sosok orang-orang yang kita kasihi itu kini terkulai di bawah seonggok tanah berbatu nisan, makamnya yang belum tentu dapat kita ziarahi setiap saat. Semoga Allah merahmati mereka yang telah mendahului kita.
Marilah kita merefleksi dan merenungkan sejenak kemenangan dari hasil perjuangan kita yang dianugerahkan Allah SWT melalui romadhon-Nya yang insya Allah sanggup kita pertahankan dalam keseharian hidup sebagai ciri ketaqwaan kita. Di antara kemenangan itu adalah:

1. Kemurahan Hati Kita yang Mengalahkan Sifat Kikir dan Tamak
Ketamakan dan kekikiran adalah adalah sisi buruk dari perilaku manusia yang mendatangkan mudharat. Inilah sumber malapetaka sosial yang melanda umat negeri ini. Ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial yang melanda negeri ini telah memporak-porandakan pranata sosial di tengah-tengah masyarakat. Jurang pemisah antara kaya dan miskin, pejabat dan rakyat, ulama dan umatnya semakin terasa begitu menganga. Di tengah maraknya kemewahan yang dipertontonkan oleh kalangan elit yang semakin materialistik di atas negeri yang bertebaran 60 juta orang miskin ini sangat mungkin menimbulkan ‘kekecewaan sosial’ dan melahirkan ‘kemarahan massal’ dari mereka secara langsung ataupun tidak menjadi korban ketamakan dan kebakhilan kalangan elit di negeri ini.
Ramadhan telah mengantarkan manusia lebih dekat kepada nilai-nilai kemanusiaannya. Membangun kecintaan kepada sesama manusia, menebarkan kasih sayang, silaturahim, serta menebar kemurahan hati akan menciptakan pranata sosial yang bersahaja karena akan terjadi harmoni yang indah antara semua elemen dalam masyarakat; antara kaya dan miskin, konglomerat dan kaum melarat, pejabat dan rakyat jelata, pemimpin dan bawahan, ulama dan umat dan seterusnya. Di bulan Ramadhan kepekaan sosial kita terasah. Dengan puasa, kita terlatih untuk melakukan pengorbanan dan bermurah hati.

Dr. Carl Gustav Jung, seorang psikoanalis mengatakan, “untuk mencapai peningkatan yang simultan dan menyeluruh harus diikuti dengan pengorbanan dan ketulusan. Kemurnian jiwa hanya dapat dicapai dengan mengorbankan materi dan popularitas. Pengorbanan diri adalah kebiasaan orang-orang yang memahami keadilan dan kebenaran iman kepada Allah. Orang yang mengorbankan jiwa mereka untuk keadilan, cinta dan keharmonisan telah mampu mengawinkan antara akal, cinta serta kasih sayang. Pada keadaan inilah manusia akan mencapai puncak mega keindahan, cahaya kebenaran dan keadilan.” Mungkin inilah yang sering kita anggap dengan kepuasan batin yang tak dapat dinilai dengan harta.
Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang murah hati dan berakhlak baik selalu berada di bawah lindungan Allah. Allah selalu dekat dengan mereka dan akan membimbing mereka menuju kebahagiaan . Tidak ada seorang yang adil yang tidak memiliki sifat pemurah dan kasih sayang”.
Mari kita renungkan sebuah kisah bagaimana ketika Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA telah mengajarkan kemurahan hati pada keluarganya yang pernah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, bahwa pada suatu ketika kedua putra Ali bin Abi Thalib , Hasan dan Husain sedang sakit parah, maka Ali dan istrinya Fathimah binti Rasulullah bernazar apabila kedua putra mereka sembuh maka mereka akan berpuasa 3 hari sebagai tanda syukur. Atas karunia Allah SWT kedua anak merekapun sembuh. Keduanya pun mulai berpuasa nazar. Akan tetapi mereka tidak memiliki sesuatu walau sekedar untuk makan sahur dan berbuka. Mereka berpuasa dalam keadaan sangat lapar. Pada pagi harinya, Ali pergi kepada seorang Yahudi bernama Syam’un. Ali kemudian berkata kepadanya: ‘Jika engkau ingin menyuruh seseorang untuk memintal wol dengan imbalan, maka istriku bersedia melakukannya’. Orang Yahudi itu menyetujui dengan kesepakatan satu gulung wol dihargai tiga sha’ gandum. Pada hari pertama, Fathimah memintal sepertiga bagian wol, kemudian ditukarkan dengan 1 sha’ gandum, lalu ditumbuk dan dimasaknya menjadi 5 potong roti kering, yakni untuk Ali, Fathimah, Hasan, Husain, dan seorang hamba sahaya perempuannya bernama Fidhdhah. Ketika waktu berbuka puasa tiba. Ali baru saja kembali dari shalat maghrib berjamaah dengan Rasulullah. Fathimah pun dalam keadaan letih setelah bekerja seharian penuh kemudian menyiapkan hidangan untuk keluarganya, tikar alas makan telah dibentangkan, di atasnya telah disiapkan roti dan air. Ali mengambil roti bagiannya, tiba-tiba terdengar sayup-sayup suara seorang fakir dari balik pintu rumah sederhana mereka yang mengharap belas kasih agar diberi makanan, ‘ Wahai keluarga Muhammad, aku seorang fakir, berilah makanan kepadaku, semoga Allah SWT memberimu makan dari makanan surga’. Ali kemudian mendatangi pengemis itu dan memberikan roti keringnya. Seluruh keluarganya juga tak tinggal diam, mereka juga memberikan roti mereka. Ali memberitahukan bahwa dia telah memberikan rotinya kepada pengemis itu. Namun mereka menjawabnya, ‘kami juga ingin memperoleh kehormatan di sisi Allah seperti engkau, biarkanlah kami memberikan milik kami’. Akhirnya merekapun hanya berbuka dengan segelas air pada hari itu. Allah menguji mereka dengan keadaan itu selama tiga hari, dengan berturut-turut didatangi oleh anak yatim dan seorang tawanan dan merekapun melakukan hal yang sama.

Pada hari ke empat mereka memang tidak berpuasa, tetapi apalah juga yang mau dimakan. Hari itu tak ada makanan apapun di rumah mereka. Ali RA kemudian membawa kedua anaknya Hasan dan Husain sambil berjalan tertatih-tatih karena menahan lapar mengunjungi Rasulullah SAW sekedar untuk menghibur hati. Rasulullah SAW kemudian bersabda: ‘Sungguh menyedihkan hatiku melihat kalian menderita kekurangan dan kesengsaraan. Mari kita temui Fathimah’. Rasulullah SAW menemui putrinya Fathimah yang dilihatnya sedang mengerjakan shalat nafil. Mata Fathimah terlihat cekung. Perutnya tertarik sampai menempel ke punggung karena sangat lapar. Rasulullah SAW kemudian memeluk putrinya dengan penuh kasih sayang dan mendoakan rahmat Allah baginya dan keluarganya. Pada saat itulah malaikat Jibril AS mendatangi Rasulullah SAW untuk menyampaikan kabar dan wahyu.
Kejadian itu telah menggetarkan ‘Arsy Allah karena para Malaikat bertasbih memuji perilaku keluarga yang mulia itu. Kisah inilah yang menjadi asbab nuzulnya Surat al-Insan, di mana pada ayat ke-8 dan 9 Allah SWT berfirman:
وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَى حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا . إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاء وَلا شُكُورً
“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, Kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (QS. Al-Insan: 8 – 9)

2. Keikhlasan Kita yang Mengalahkan Sifat Riya
Mukhlisin adalah golongan orang-orang yang Allah SWT begitu ridha dengan mereka. Namun seikhlas-ikhlasnya dalam setiap amal tidak boleh sedikitpun merasa aman dari penyakit riya. Di sinilah peran kesabaran dalam ketaatan menjalankan perintah Allah SWT. Kesabaran adalah proses puncak menuju maqam mukhlisin. Puasa mengajarkan kita tentang bagaimana sebuah amal yang kita kerjakan hanya diketahui oleh Allah SWT. Keadaan kita berpuasa atau keadaan tidak berpuasa menjadi rahasia antara kita dengan Allah semata. Inilah hikmah penting ibadah puasa kita. Melalui puasa sebulan penuh Allah men-tarbiyah kita untuk belajar meluruskan niat beramal agar tak tersusupi oleh sifat riya, ujub dan sum’ah. Riya menjadi penyebab rusaknya amal seseorang hingga tidak bernilai sama sekali di sisi Allah SWT. Bahkan Rasulullah SAW menyampaikan kekhawatirannya di depan para sahabat utamanya, “Sesungguhnya hal yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil, maka para sahabat bertanya: ‘apakah syirik kecil itu wahai Rasulullah?’. Beliaupun bersabda: ‘Syirik kecil itu adalah riya’. Pada hari kiamat ketika manusia dibalas dengan amal perbuatannya maka Allah akan berkata kepada orang-orang yang berbuat riya: ‘pergilah kalian kepada apa-apa yang kalian berbuat riya’, maka lihatlah apakah kalian mendapat balasan dari mereka”. (HR. Ahmad).
Tak ada seorangpun yang dapat merasa aman dari perbuatan syirik kecil ini bahkan para sahabat utama sekalipun seperti Abu Bakar dan Umar bin Khaththab tidak merasa aman darinya apalagi kita yang banyak disibukkan oleh perkara-perkara dunia.
Penyakit riya amatlah berbahaya karena ia menjangkiti seseorang bukan dalam keadaan seseorang bermaksiat tetapi justru ketika seseorang beramal shalih. Selain itu bila seorang yang beriman dalam amal shalihnya ternodai oleh sifat riya, berarti terdapat dalam dirinya satu bagian dari sifat-sifat kaum munafiqun.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا
“Dan apabila mereka (kaum munafiq) berdiri mengerjakan shalat, maka mereka berdiri dalam keadaan malas dan riya di hadapan manusia dan tidaklah mereka mengingat Allah kecuali sedikit sekali”. (QS. An-Nisaa’: 142)
Puasa adalah ibadah sirriyyah (tersembunyi) antara hamba dengan Khaliqnya. Di sinilah kita diajarkan untuk mengalahkan sifat riya. Berbeda dengan shalat yang dapat terlihat dari gerakannya, zakat yang nampak dari pemberiannya, dan haji yang nampak dari manasiknya. Banyak dari kalangan ahli ibadah ketika amal-amal kebajikannya ditimbang justru sama sekali tidak membuat mizan itu bergerak. Hal ini dikarenakan amal-amalnya tersebut ternodai oleh sifat riya.
Perbaikilah selalu niat kita dalam beramal, landasilah dengan keikhlasan. Bila terbersit riya di dalam hati maka lawanlah dan jangan menunda amal, karena yakinlah itu adalah godaan syaithan yang meniupkan was-was di dalam hati kita. Pandanglah kecil amal kita dan jangan terjerumus pada kebanggaan terhadap amal.
Firman Allah SWT:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus…” (QS. Al-Bayyinah: 5)

3. Pengendalian Diri Kita yang Mengalahkan Sifat Menuruti Hawa Nafsu
Bulan Ramadhan yang telah berlalu telah memberikan latihan berharga terhadap seluruh unsur dalam diri kita. Unsur fikrah, jasad, ruh, hati dan harta kita telah kita arahkan menuju kemaslahatan bagi diri kita dan orang lain. Ramadhan telah memberikan banyak ajaran berupa batasan dan rambu-rambu bagi orang yang menjalankan ibadah puasa. Di sinilah peran kesabaran kita dalam menahan diri dari perbuatan melanggar larangan Allah. Bagi orang yang berpuasa maka tantangan terberat yang dihadapi adalah dorongan untuk memenuhi keinginan hawa nafsunya. Namun, karena ketabahan dan kesungguhan kita dalam menjalankan ibadah shaum maka kita dapat mengendalikan keinginan-keinginan hawa nafsu itu. Kegigihan kita dalam menahan pandangan dari perkara-perkara yang diharamkan, keseriusan kita dalam menjaga lisan dari perkataan-perkataan buruk, kehati-hatian kita dalam menghindarkan perut kita dari masuknya makanan-makanan syubhat dan haram, kesungguhan kita membersihkan pikiran dan hati dari prasangka buruk, sifat iri, dengki, dendam, amarah dan kesombongan, ketaatan dalam menjaga kemaluan kita dari hal-hal yang diharamkan, tidak mengumpulkan dan membelanjakan harta pada perkara-perkara yang dilarang oleh agama, mengendalikan tangan dan kaki kita agar tidak menyentuh atau melangkah ke tempat-tempat yang mengandung maksiat, serta menutup pendengaran kita dari ghibah dan perkataan-perkataan jelek dan mengandung cela. Maka ketika semua itu dapat kita kendalikan, barulah kita bisa merasakan manisnya iman. Inilah yang menjadi sebab datangnya hidayah dan taufik Allah SWT kepada kita. Amalan ibadah puasa kita telah membuat hawa nafsu kita lebih stabil dan terkendali. Kita berharap semoga semua anggota tubuh yang telah kita kendalikan itu akan menjadi saksi yang akan membela kita di hadapan pengadilan Qadhi Rabbul Jalil.

Ingatlah firman Allah SWT:
يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Artinya: “Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” QS. An Nur: 24.
وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَا أَبْصَارُكُمْ وَلَا جُلُودُكُمْ وَلَٰكِنْ ظَنَنْتُمْ أَنَّ اللَّهَ لَا يَعْلَمُ كَثِيرًا مِمَّا تَعْمَلُونَ
“Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan”. (QS. Fushshilat Ayat: 22)

Inilah tiga hal di antara sekian banyak kemenangan yang telah kita capai di bulan Ramadhan dengan sebuah harapan semoga Allah memberi kemudahan untuk kita mempertahankannya di hari-hari selanjutnya. Tiga kemenangan yang akan senantiasa menyuplai energi amal bagi hadirnya cinta dan harmoni antara miskin dan kaya, atasan dan bawahan, orang tua dan anak, suami dan istri dan di antara seluruh komponen bangsa dan umat ini. Kini kita telah kembali fithrah, jangan nodai ke-fithrah-an ini hingga membuat kemenangan idul fithri ini menjadi sia-sia. Kita senantiasa berlindung kepada Allah dan memohon ampun kepadanya atas segala dosa dan kekhilafan yang kita lakukan.

Demikianlah khutbah ini jamaah sekalian, semoga ini menjadi bahan renungan bagi kita semuanya dan menjadikan kita semakin yakin dan percaya diri untuk menjadi manusia paripurna atau insan kamil dengan kemenangan ini.
Ja’alanallaahu wa iyyaakum minal ‘aa’idiina wal faa’iziin. Taqabbalallahu minna wa minkum. Wassalaamu ‘alaikum wr. Wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 12 Komentar

DOA BUAT PALESTINA


kwa palestina2

Assalamualaikum wr wb.

Kekejian Israel terhadap Palestina begitu menyayat hati. Lagi-lagi kita disuguhi drama pembantaian yang dilakukan militer Israel sebagai alat negara kepada warga Palestina.

Saya atas nama pribadi MENGUTUK DENGAN SANGAT KERAS tindakan Israel tersebut. Tindakan Israel ini saya yakin akan mendapatkan tindakan balasan yang setimpal karena ini adalah hukum alam.

Siapa yang menabur angin pasti akan menuai badai. Siapa yang berbuat baik akan mendapatkan berlipat kebaikan namun siapa yang berbuat jahat akan mendapatkan balasan yang berlipat pula. Allah SWT tidak tidur. Salam damai. Doaku buatmu, Palestina! ALLAHU AKBAR.. ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR!

Wassalamualaikum wr wb.

ttd

kiwongalus

kwa palestina

kwa palestina 3

foto-foto: al jazeera.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 85 Komentar

REPORTASE BATU AMPAR


cropped-sam_7777.jpgAlhamdulillah acara RIYADHOH ASR BERSAMA –MELACAK JEJAK SEBUAH ASMAK—telah selesai dilaksanakan dengan sukses dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini, terkhusus kepada para peserta dari berbagai daerah.

Awalnya, keraguan menggelayut di benak kami sebelum acara dilaksanakan. Maklum saja, bulan ini adalah Ramadhan dan terasa berat melakukan perjalanan luar kota. Baik secara teknis maupun materi, acara riyadhoh bersama sungguh merupakan acara yang serius dan tidak main-main. Apakah bisa dan mampu kita mengumpulkan sekian peserta dan memberangkatkan mereka? Bagaimana menyelenggarakan buka bersama di kendaraan dan sahur bersama di tempat riyadhoh? Dan seterusnya…

Konon ragu-ragu adalah tanda bahwa kita masih normal. Ragu-ragu berarti seseorang itu berpikir dan berpikir menandakan seseorang itu berada. Semboyan Filsuf Rene Descartes, COGITO ERGO SUM agaknya cukup tepat menggambarkan bagaimana pikiran kami berproses dan akhirnya menemukan sebuah keyakinan yang jelas dan tegas: Kami harus berada di MADURA!

Dalam hitungan hari, kami bagi tugas. Forum wirid Kamis kami berdayakan. Mbah Wak kasan bagian transportasi, Mbah Duro Jainul bagian mensurvey tempat, Mbah Arya Kusuma Yudha bagian administrasi pendaftaran dan konsumsi, Eyang Sujono (alumni private) dilibatkan sebagai pemangku acara, Mbah Syaiful (alumni private) kita tunjuk sebagai koordinator. Alhamdulillah, salah seorang alumni pelatihan private Eyang Drg. Bachtarudin dari Padang, Sumatera barat berkenan hadir untuk membantu proses riyadhoh.

Hari H pun tiba: Sabtu, 5 Juli 2014 satu persatu peserta berkumpul di Markas KWA, Mushola Balai Diklat kab Sidoarjo, Jl Majapahit 5 Sidoarjo. Tepat Pukul 03.00 WIB roda bus kecil berangkat. Sengaja di acara ini kita membatasi jumlah peserta agar peserta nyaman dalam menjalankan riyadhoh bersama. Alhamdulillah, perjalanan lancar. Padahal biasanya sore hari jalan yang kami lewati yaitu pintu exit tol Surabaya menuju jembatan Suramadu macet parah. Namun sore ini sangat beda. Sangat terasa bahwa Tuhan Yang Maha Pengatur sudah merencanakan dan mengatur acara ini secara detail sehingga kami tidak kesulitan melaksanakannya.

Maghrib tiba, saatnya berbuka puasa. Bus berhenti di sebuah masjid di kawasan perbatasan kabupaten Bangkalan – Sampang. Kami sholat dan berbuka nasi kotak dan teh kemasan yang telah dipersiapkan oleh Mbah AG. Sebatang rokok kami sulut… nikmat rasanya…dan bus berangkat meneruskan perjalanan menuju tujuan.

Yang kami tuju adalah makam para waliyullah batu Ampar, Sampang – Madura. Terkhusus Syekh Buju Tumpeng, pengijasah Asmak Sunge Rajeh. Selain syekh Buju, yang paling ramai dikunjungi peziarah adalah makam Syeh Damanhuri, dan beberapa waliyullah yang lain. Biasanya para peziarah membaca tahlil dan berdoa tawasulan. Kompleks makam di Batu Ampar sangat inspiratif dan sakral, bahkan tak jarang saat berziarah disini, kita akan ditemui sosok gaib tertentu. Hal ini dialami juga oleh Gus Dur saat menjabat sebagai presiden RI.

KISAH GUS DUR DI BATU AMPAR
Suatu ketika Gus Dur berziarah ke “Batu Ampar” setelah dibisiki oleh seorang auliya dari Aceh, Abu Ulailah namanya. Padahal, di Madura ada tiga tempat makam auliya, yaitu makam KH Kholil di Demangan Bangkalan, makam “Batu Ampar” Pamekasan, dan makam Sayyid Yusuf di Pulau Talangu Sumenep.

“Beliau meminta saya ke sini, untuk mencari barokah agar keutuhan Indonesia terjamin,” katanya. Gus Dur menceritakan kepada Romli Damanhuri, putra Syekh Damanhuri, ia diperintah oleh KH Abdullah Siddiq dari Kediri untuk menghadap ruh Sunan Kalijogo. Tidak boleh ada orang lain yang ikut masuk ke makam. Saat itu, kata Gus Dur, ia mendengar ada suara dari dalam kuburan. Gus Dur mengaku, baru pertama kali ini dalam seumur hidupnya mengalami nasib berbicara dengan orang yang sudah tidak ada.

Kata Sunan Kalijogo “Cucuku Abdurrahman, kamu percaya atau tidak kepada Abdullah Siddiq yang membawa kamu itu adalah minal auliya’illah,”. “Kamu jangan khawatir menghadapi apapun, karena kammim fiatin kholiilatin gholabats fiatan khatsirotam biidznillaah. Biidznillaah ini yang penting. Pegangan kamu selanjutnya, setiap hari yang harus dibaca yaa ayyuhalladzina ‘amanu kulu kawwamuna bil kisti syuhada ‘alannas walau ala amfusikum,” kata Sunan Kalijogo kepada Gus Dur.

Setelah itu, Gus Dur disuruh oleh Sunan Kalijogo ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng Jombang malam itu juga. Ia disuruh meminta surban pemberian Wali Songo kepada neneknya dulu, saat menjaga Indonesia sewaktu NU didirikan. “Saat di Kadilangu Demak, Sunan Kalijogo mengatakan, kalau kamu dapat yang sifatnya fisik (surban), ya sudah. Tapi kalau tidak, kamu bisa mengambil yang simbolik di rumah Abdullah Siddiq di Kediri,” paparnya.

Setelah sesampainya di Tebu Ireng, kata Gus Dur, ternyata bisikan itu benar. Sebab di sana, sorban tersebut tidak ada. Sebagai fidyah (tebusan, Red), akhirnya Gus Dur meminta adiknya Abdul Hakam bin Khaliq Hasyim untuk membaca surat Al Kahfi di makam KH Hasyim Asy’ari. Menurut cerita Gus Dur, beberapa waktu yang lalu, adiknya Khodijah binti Abdul Wahid ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari dan membaca surat Al Kahfi.

Selesai membaca, dia ketiduran. Dalam mimpinya, muncul KH Hasyim Asy’ari dan mengatakan “Alhamdulilah, sejak saya mati sampai sekarang, baru ada anak cucu saya yang membacakan surat Al Kahfi di sini,” kata Gus Dur. “Saya sendiri waktu mendengar hal itu menangis. Karena saking seringnya kita membaca tahlil, tapi tidak diikuti dengan membaca surat Al Kahfi. Ini peringatan keras dari beliau, bahwa kita harus berhati-hati dengan segala sikap kita,” lanjut Gus Dur.

Dalam mimpi itu, KH Hasyim Asy’ari mengatakan, dia akan berada di surga dengan semua anak cucunya, kecuali satu orang. “Saya menangis mendengar cerita itu,” tambah Gus Dur lagi. Pada suatu ketika, Gus Dur dipanggil oleh KH Abdullah Siddiq. Dia menanyakan apa keinginan Gus Dur. Gus Dur mengaku cuma ingin satu, yaitu agar KH Hasyim Asy’ari bisa berkumpul dengan semua putranya di surga, tidak pandang bulu. Mendengar permintaan itu, KH Abdullah Siddiq masuk ke dalam untuk shalat. Setelah itu ia mengatakan, Insya-Allah permintaan itu bisa terpenuhi bila Gus Dur ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng, tanpa mampir-mampir.

Saat itu, Gus Dur mengaku diberi air agar di siram di atas makam KH Hasyim Asy’ari. Setelah dibacakan surat Al Kahfi, dan air tersebut di siram di atas makam KH Hasyim Asy’ari. Pendamping Gus Dur, H Masnuh, mengatakan kepada Gus Dur kalau ia melihat KH Hasyim Asy’ari berdiri di samping Gus Dur sambil tanganannya memegangi pundak Gus Dur. “Dia mengatakan kalau KH Hasyim Asy’ari melihat kanan kiri dengan senyum-senyum gembira. Saat itu, sorbannya baru, gamisnya baru, sandalnya baru, sarungnya baru, sajadahnya baru, dan tasbihnya baru,” kata Gus Dur menutup pidatonya.

Sebelum meninggalkan makam “Batu Ampar”, Gus Dur menerima kenang-kenangan berupa keris pusaka KH Damanhuri yang disampaikan oleh putranya KH Romli Damanhuri. “Mudah-mudahan dengan kedatangan saya ke tempat ini, bisa mendapatkan berkah dan ridlo Allah untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” kata Gus Dur.

DI PEDALAMAN BLEGA….
Di batu ampar, kita tidak berlama-lama. Saya memohon doa agar Allah SWT mengijinkan kami mengamalkan salah satu ilmu doa asmak sunge rajeh yang awalnya dititipkan kepada Syekh Buju Tumpeng. Kita “kulo nuwun” alias mohon ijin — sebagai tata krama kami ….seorang murid yang belajar mengamalkan doa dari sang guru….

Kami meninggalkan Batu Ampar, rombongan bus meluncur menuju pedalaman Blega, sebuah kecamatan di Sampang. Tiba di desa, kami disambut penduduk setempat dengan sangat ramah. Beruntung salah seorang anggota wirid KWA, Mbah Duro Jainul berasal dari desa itu dan memiliki kerabat tokoh desa setempat. Kami dijamu makan sahur, ngopi, teh dan cemilan.

Kami bongkar muatan, alas meditasi, dan bahan-bahan untuk riyadhoh lainnya. Rombongan berjalan di kegelapan malam kawasan hutan pertambakan di pantai madura. Entah, malam itu terasa sangat sangat pekat. Beberapa senter terasa tak cukup untuk menerangi kaki-kaki kami melangkah menyusuri jalan setapak. Kanan kiri kami penuh jebakan yaitu tambak dengan kedalaman tak menentu.

Setengah jam perjalanan, sampailah rombongan di sebuah tempat terbuka. Bermodalkan cahaya bintang-bintang di langit, ijasahan ASR dan riyadhoh dilakukan. Tak lupa dijelaskan pula tata cara praktek asmak untuk berbagai hajat. Misalnya bagaimana menggunakan ASR untuk mengobati orang yang sakit baik medis maupun medis dengan berbagai media. Salah satu media itu adalah bara api dan peserta diminta untuk mempraktekkannya secara langsung. Setelah ijasahan dan riyadhoh, dilakukan pula deteksi power wirid dengan metode deteksi getaran tubuh.

Tak terasa, dini hari hampir habis. Sebelum adzan subuh terdengar kami mengakhiri acara dan bersantap sahur telah dipersiapkan di rumah famili Mbah Duro Jainul. Usai sholat subuh, roda bus berjalan pulang balik menuju markas KWA di Sidoarjo. Alhamdulillah, keseluruhan acara riyadhoh pun selesai dan insya allah kita akan agendakan lagi acara serupa di masa yang akan datang. Semoga Allah SWT meridhoi ini semua. Amin. Wassalamualaikum wr wb.

@KWA,2014

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 14 Komentar

KUMPULAN ILMU KI ARYA KUSUMA DEWA: HIZIB NAFSI, ILMU MEMANGGIL RAJA JIN, MEMANGGIL KHODAM HARIMAU SANCANG, PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ, TENAGA DALAM RAJEG WESI


***HIZIB NAFSI PENAKLUK JAGAD***

 Khasiat hizib ini akan dapat di buktikan bila di amalkan oleh manusia yang benar benar bertaqwa kepada allah swt, menjalankan segala perintah dan menjauhi segala yang di larang allah.

Tata laku pengamalan: Berpuasa sunah senin atau kamis. Tawasul membaca surah al fatihah yang pahala nya di tujukan kepada:
Rasulullah saw
Khlafaurrasyidin
Malaikatul muqorrobin

A”UUDZUBILLAHIMINASSYAITHAANIRRAJIEM BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
BIKHAFIYYI LUTHFILLAAH WABILATHIEFI SHUN’ILLAH
WABIJAMIELI SITRILLAH DAKHALNAA FI KANAFILLAAH
WATASYAFFA’NAA BIRASULILLAAHI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALAMA WABAARAKA WA’ALAA AALIHI ILLA YAUMIDDIEN
BIAJIN AHUUJIN HAYYIN YUUHIN NAMUUHIN ASHAALIYAN HALLIN AWAAHIN SYALMAKHIN ASYMAKHIN YAANUKHIN TANAAWIN BAHRAAMIN TAAKHIRIN ABRAAMIN SYARUUKHIN DAAMIEKHIN HAWSAMAT HAWSAMIN DAWSAMIN BARAASHIEMIN SYARANTHAKHIEN; SYAMAARIEKHU; ASYIERAKHIIN ‘ALAA MAA NARUM HAQQAN BIQANSHABIN, HASYKAAKHIN HASYKAAJIN ‘AITHALAN SYAMAAIELIN TA’DAADIN ARMAKHAT SALMATIN SAMAT GHALMAHAT SYAMAKHIN SHAMSHAMIN HALHALAT BAHRAATIN TABRIEZIN MIHRAASYIN BARKHUWU JALLA JALYUTU JALJALUUT SHALSHALAT.
HAJJABNA ANFUSAANA BIHIJAABILLAAH WAMANA’NAAHA BIAAYATILLAH WABIL AYAATIL BAYYINAAT WABIHAQQI MAN YUHYIL ‘IDHAAMA WAHIYA RAMIEM JIBRIEL AN YAMIENINA WA ISRAFIL AN KHALFINA WA MIKAIEL AN YASAARINA WASSAYIDUNA MUHAMMADUN SHALLALLAHU ‘ALAIHII WASSALAMA WABAARAKA WA ‘ALAA AALIHI ILAA YAUMIDDIENI BAINA AIDIENNA WA’ASHA MUUSA FIE AIDIENA FAMAN RAANA HAABANA FILLAH WAKHATAMU SULAIMAN ‘ALA ALSINATINAA FAMAN TAKALLAMNA ILAIHII QADLAA JAMIE’A HAWAAIJINAA FILLAH WASHAWTU DAAWUDA ‘ALA ALSINATINAFAMAN TAKHAYYLA ‘ALAINAAKHADLA ILAINAA FILLAH WANUURU YUUSUFA ‘ALAA WUJUUHINA FAMAN RAANA A HABBANAA FILLAH WALLAHUL MUSTA’AANU ‘ALAA A’DAANA FILLAH WASHALLALLAHU ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMAH WA’ALAA AALIHI WABAARAKA WASSALAMU ILAA YAUMIL QIYAAMAH  WABIHAQQI INNAHU MIN SULAIMAANA WAINNAHU  BISMILLAHIRROH MANIRROHIM ALLA TA’LUU ‘ALAYYA WA’TUNIE MUSLIMIEN SHADAQALLAHUL’ADHIEM

TERJEMAHAN HIZBUN NAFSI
AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI KEJAHATAN SYETAN YANG TERKUTUK DENGAN NAMA ALLAH YAN MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG, BERKAT KELEMBUTAN GUSTI ALAH YANG MAHA RAHASIA BEKAT KEAHLIAN ALLAH YANG MAHA LEMBUT BERKAT TABIR ALLAH YANG MAHA INDAH KAMI MASUK DALAM PERLINDUNGAN ALLAH DAN MENGHARAPKAN PERTOLONGAN RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM WABARAAKA WA ALAA AALIHI ILLA YAUMIDDIEN
BERKAT AAJIN/ALLAH; AHUUJIN/AL AHAD/YANG MAHA ESA; HAYYIN/AL KAAFIE/ YANG MAHA PENCUKUP KEBUTUHAN; YUUHIN/AL AWWAL AL AKHIRU/ YANG MAHA AWAL LAGI MAHA AKHIR; NAMUUKHIN/ADH DHAAHIR/YANG MAHA LAHIR; ASHAALIYAN/YAN MAHA BATIN; HALLIN/AL WADUUD/YANG MAHA PENGASIH;AWAAHIN/AL MUHYIE/YANG MAHA PENGHIDUP; SYALMAKHIN/AL MU’IZZ/YANG AHA PEMBERI KEMENANGAN;ASYMAKHIN/AL KHALIQ/YANG MAHA PENCIPTA; YAANUKHIN/AL WAKIEL/YANG MAHA DI PASRAHI; TANAAWIN/A HASIEB/ANG MAHA PENGHITUNG; ‘AL AZIEZ/BAHRAAMIN/YANG MAHA MENANG; TAAKIRIN/AL NUUR/YANG MAHA PEMBERI CAHAYA; ABRAAMIEN/AL MATIEN/YANG MAHA KUAT; SYARUUKHIN/AL QARIEB/YANG MAHA DEKAT; DAAMIEKHIN/AL KARIEM/YANG MAHA PEMBERI; HAWSAMAAT/AL QAABIDL/YANG MAHA PENGENDALI; DAWSAMIN/AR RAHIEM/YANG MAHA PENYAYANG; BARAASHIEMIN/ADH DHAHIER/YANG MAHA PENOLONG; SYARANTAKHIN/AL HAYY/AL BAAQIE/YANG MAHA HIDUP LAGI MAHA KEKAL;SYAMAARIEKHU/AL MUBDI’/YANG MAHA PEMULA; SYIERAAKHIN/YANG MAHA PENGEMBALI; ‘AALA MAA NARUM HAQQAN YARAWNA BIQANSHABIN/GUSTI ALLAH ADALA YANG MAHA MENANG ERHADAP URUSAN NYA; HASKAAHIN HASYKAAJIN/ YANG MAHA PENOLONG LAGI MAHA LUHUR; ‘AITHALAN /AL QAHHAR/YANG MAHA KUAT LAGI PERKASA; SYAMAIELIN/AL HAQQ/ YANG MAHA BENAR; TA’DAADIN/AL QAWIIE/YANG MAHA KUAT; ARMAKHAT/YAG MAHA KAYA LAGI PEMBERI KEKAYAAN; SALMAATIN SAMAT/YANG MAHA PENYELAMAT; GHALMAHAT/AL QAHHAR DUL BATHSYISYSYADIED/YANG MAHAPERKASA LAGI PENYIKSA YANG MAHA DAHSYAT; SYAMAAKHIN/YANG MAHA PENYANTUN; SHAMSHAMIN/AL BARIE/YANG MAHA PENCIPTA; HALHALAT/YANG MAHA PELAPANG REZEKI; BAHRAATIN TABRIEZINAL AWWAL AL AKHIRU/YANG MAHA PEMULA LAGI MAHA PENUTUP; MIHRAASYIN/YANG MAHA TETAP; BARHUWU/YANG MAHA PEMBERI KEMENANGAN; JALLA JALYUUTU/AL BADIE.YANG MAHA PENCIPTA; JALJALUUT/YANG MAHA KUASA; SHALSHALAT/YANG MAHA PENCUKUP.
KAMI MENABIRI DIRI KAMI DENGAN TABIR CIPTAAN GUSTI ALLAH; DAN LAGI MEMELIHARA DIRI KAMI DENGAN AYAT AYAT ALLAH
BERKAT AYAT AYAT YAN BERMU’JIZAT DAN LAGI BERKAT”TUHAN YANG MENGHIDUPKAN KEMBALI TULANG BELULANG YANG TELAH HANCUR” SEMOGA MALAIKAT JIBRIL MENGAWAL DI SAMPING KANAN, MALAIKAT ISRAFIL DI BELAKANG KAMI, MALAIKAT MIKAIL DI SAMPING KIRI KAMI, DA NABI MUHAMMAD DI HADAPAN KAMI, SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM WABAARAKA WA ALAA ALIHI ILLA YAUMIDDIEN
SEMOGA BERKAT TONGKAT NABI MUSA YANG ADA DI TANGAN KAMI MAKA SIAPA SAJA YANG MELIHAT KAMI AKAN SEGAN KEPADA KAMI DALA HAL YANG DI RIDHOI GUSTI ALLAH
SEMOGA BERKAT KHOTAM NABI SULAIMAN ADA PADA LISAN KAMI MAKA KEPADA SIAPA SAJA SAYA BICARA AKAN MEMENUHI BERBAGAI KEPERLUAN KAMI DALAM HAL YANG TIDA BERTENTANGAN DALAM AJARAN ISLAM
SEMOGA BERKAT SUARA NABI DAUD ADA PADA LISAN KAMI MAKA SIAPA SAJA YANG MENIPU MUSLIHAT KAMI AKAN TUNDUK KEPADA KAMI KARENA ALLAH
DAN BERKAT CAHAYA WAJAH NABI YUSUF SEMOGA PADA WAJAH KAMI MAKA SIAPA YANG MELIHAT KAMI AKAN TIMBUL CINTA KASIH KARENA ALLAH
SEMOGA GUSTI ALLAH MENJADI PENOLONG KAMI DALAM MELAWAN MUSUH MUSUH KAMI DALAM MEMBELA AGAMA SECARA IKHLAS
AKHIR NYA SEMOGA ALLAH MELIMPAHKAN RAHMAT KEPADA PEMIMPIN KAMI MUHAMMAD NAI SEGENAP UMMAT
DAN BERKAT FIRMAN ALLAH YANG ARTINYA “SESUNGGUH NYA SURAH ITU DARI SULAIMAN DAN SESUNGGUH NYA DENGAN MENYEBU NAMA ALLAH YANG MAHAPENGASIHLAGI MAHA PENYAYANG, BAHWA JANGANLAH KAMU BERLAKU SPMBONG TERHADAPKU DAN DATANGLAH KEPADA KU SEBAGAI ORANG ORANG YANG BERSERAH DIRI”
MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA

Tata cara pengamalan :
Berpuasa senin kamis
Baca setiap shalat fardhu 7x
Kerjakan setiap segala sesuatu yang wajib
Perbanyak shodaqoh jariyah

Khasiat dan manfaat dari hizib ini multi guna dan multi manfaat, silahkan anda telaah satu persatu ayat di dalam nya, mungkin terlalu dini jika menyebut hizib ini hizib terhebat tetapi tidak berlebihan pulalah jika hizib ini di sebut hizib pamungkas penakluk jagad, karena di dalam hizib ini terdapat ayat ayat allah yang mulia, doa nabi yusuf, kotam sulaiman, tongkat nabi musa, cahaya rasulullah, pengawalan malaikat muqorrobin dan lain lain. Slah kan di amalkan, semoga bermanfaat. @@@

***ILMU MEMANGGIL RAJA JIN***

 Setelah Mengikuti Proses Pembangkitan Energi Haqq insya allah daya energi haqq dalam tubuh anda sudah bangkit dan daya kemampuan energi metafisika telah menyatu dengan tubuh anda melalui transfer energi dan zam zam asma’. Dan juga proses pembukaan chakra dan 7 lathoif melalui pusaran energi bayu atau angin di dalam tubuh juga telah aktif, dan untuk langkah selanjutnya silahkan anda memulai ritual untuk memanggil raja jin muslim dam khodam harimau sancang.

Untuk memanggil khodam raja jin muslim maka hal hal yang harus di lakukan adalah:
Carilah tempat yang sunyi seperti kamar, sungai, kebun, hutan, gunung dan lain lain, tempat yang terbaik adalah di dekat sungai atau aliran air.
Shalat hajat 2 rakaat dan setelah salam membaca:
Hamdalah 1x
Takbir 11x
Shalawat 11x
Istigfar 11x
membaca surat Al jin ayat 6 sebanyak 21x
Minumlah zam zam dengan ketentuan sebagai berikut:
Baca Al Fatihah
Baca Basmallah
Baca Syahadat
Baca Shalawat
Doa “Ya Allah Pertemukan hamba dengan Raja Jin Muslim”
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum sampai habis
Membakar Kayu Gahru/ Serbuk Gahru/ Bukhur Sulaiman
Buka tutup minyak malaikat
Membaca Fatihah Inti: Nabi muhammad saw 7 kali, Khulafaurrasyidin 7 kali Syech Abdul Qodir Jailany 7 kali, Nabiyullah Sulaiman 7 kali, Syech Ashif bin Barhiya 7 kali, Waliyullah khususan “Syech Syarif Hidayatullah” 7 kali, Raja jin muslim yang mau di panggil 41 kali

Pada saat baca Fatihah khususkan pada salah 1 raja jin muslim saja terlebih bagi anda yang masih pemula, jangan di panggil sekaligus karena energi anda mungkin belum cukup kuat berbenturan dengan energi 11 khodam raja jin.

Lalu membaca doa ini sampai raja jin muslim hadir “WANUFIKHO FISH SHUURI FAIDZAA HUM MINAL AJDATSI ILLA ROBBIHIM YANSILUUN, QOOLUU YAA WAILANAA MAM BA’ATSANA MIM MARQODINAA, HAADZAA MAA WA’WADAR ROHMAANU WA SHODDAQOL MURSALUUN, INGKANAT ILLA SHOIHATAW WAAHIDATAN FAIDZAHUM JAMII’UL LADAINAA MUHDHORUUN, WALAQOD ‘ALIMATIL JINNATU INNAHUM LAMUHDHORUUN, HAADZIHI JAHANNAMUL LATII KUNTUM TUU’ADUUN, ISHLAUHAL YAUMA BIMAA KUNTUM TAKFURUUN ”

Apabila Raja Jin sudah datang jawablah salam nya atau anda yang mengucap salam lebih dulu dan utarakan apa hajat anda dan mintalah tanda persahabatan, biasa nya ketika hadir Raja Jin akan bertanya “AYYU SYA’IN URIIDU” (apa yang kamu inginkan) anda jawab seperti ini “ANA AHKUKUM MIN ANDONESI” (saya saudara mu dari Indonesia) maka seketika itu juga Raja Jin akan berbicara dalam Bahasa Indonesia

Dalam beberapa pengalaman murid atau rekan yang mengamalkan amalan ini ketika anda sudah berhasil bertemu dengan Raja Jin maka sukma anda akan di bawa terbang ke Istana Jin, kalau hal itu terjadi saya ingatkan agar anda tidak menyentuh sedikitpun makanan yang di hidangkan, karena sekali anda makan maka sukma anda akan bergentayangan di dua alam (alam jin dan manusia) ini peringatan dari seorang guru kami yang pernah melakukan dakwah di alam jin, dan beliau hafal betul karakter, sifat dan watak jin dan beliau pun memiliki santri dari golongan jin

Pesan utama untuk pengamal ilmu ini agar janganlah sombong, ujub, jumawa, merasa paling hebat jika anda sudah menguasai ilmu ini, para pengamal ilmu 11 khodam Raja Jin akan selalu masuk dalam pantauan radar gaib “NURUL QOLBU” sekali anda menyalahgunakan ilmu ini seketika radar gaib “NURUL QOLBU” akan mengetahui dan seketika itu juga ijazah ilmu ini akan kami tarik jarak jauh, camkan ini…


***ILMU MEMANGGIL KHODAM HARIMAU SANCANG***

Shalat hajat 2 rakaat
Selesai shalat hajat membaca Fatihah inti:
Nabi muhammad saw 1 kali
Malaikat muqorrobin 1 kali
Sri baduga maharaja eyang prabu siliwangi 1 kali
Prabu kian santang 1 kali
Mbah kuwu sangkan cakrabuana 1 kali
Eyang surya kencana padepokan lembah galuh 1 kali
Syech nawawi al bantani 1 kali
Syech abdul mufakir 1 kali
Baca fatihah untuk kedua orang tua 1 kali
“khususon lil abi wal ummi alfatihah..”
Baca fatihah untuk diri sendiri 1 kali
“khususon illa ruuhi wal jasadi(…..)”
Oleskan jakfaron di kedua alis mata anda
Baca Yaa Jabbaru 519 kali
Baca Istigfar 313 kali
Baca Basmallah 786 kali
Baca Yaasin ayat 82 17 kali

“INNAMA AMRUHU IDZA AROODA SYAI’A AYYAQUULA LAHUU KUN FAYAKUN” (sesungguh nya jika allah menghendaki sesuatu hanya berucap “jadilah” maka terjadilah)

Baca Shalawat sampai khodam harimau itu datang
Tanda awal kedatangan khodam harimau sancang di awali hembusan angin yang menerpa tubuh anda setelah itu anda akan mendengar auman suara harimau dari arah depan dan suara ini hanya dapat terdengar oleh anda. Jangan takut dan gentar dan teruskan baca shalawat sampai khodam harimau itu terlihat di depan anda.
Tatacara perintah :
Baca Kunci amalan Yaa Jabbaru 3x tahan nafas
Ucapkan keperluan anda, contoh “ya allah hamba mohon kekuatan khodam harimau ini untuk pukulan maut/pikulan pemingsan”
Bagi pengamal khodam harimau sancang di sarankan untuk membaca istigfar setelah shalat fardhu minimal 100x
Seperti hal nya Raja Jin, ke 100 khodam harimau sancang akan masuk dalam pengawasan Radar gaib “NURUL QOLBU” jika diketemukan penyimpangan atau anda tidak kuat dengan ilmu ini maka ijazah akan di tarik jarak jauh. @@@

PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ***

Assalamualaikum wr wb…. Untuk semua sedulur di kampus wongalus yang di rahmati Allah swt puji syukur mari kita panjatkan ke hadirat NYA dan shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan umat Rasulullah SAW yang telah membawa kita kepada jalan kebenaran dan melepaskan umat dari belenggu jahiliyah. Kami pribadi sungguh mohon maaf kepada pengurus, sesepuh dan saudaraku semua atas keterlambatan ijazah ini, semua ini bukan kemauan diri kami pribadi tetapi di karenakan kondisi fisik dan batin yang kurang memungkinkan untuk pembangkitan setelah kehilangan power dan energy yang cukup banyak saat PG II.

Dan ada satu hal yang kami sesalkan, ada beberapa saudara kita yang mungkin kurang suka dengan keberadaan kami di kampus wongalus ini malah memanfaatkan momen ini untuk berbuat yang kurang baik, tidak hanya sekedar teror, hujatan bahkan serangan energi negative kepada kami. Yang jika kondisi kami fit insyaallah segala macam bentuk energy negative tidak akan terlalu berpengaruh, itulah mengapa kami butuh waktu untuk melakukan pemulihan diri dan dengan sangat terpaksa memutus jalur komunikasi telfon, demi ketenangan dalam proses pemulihan.

Kembali ke soal pengijazahan, dengan ini kami mengikhlaskan amalan hizib nafsiy, khodam raja jin, harimau sancang untuk anda amalkan secara lengkap dan sempurna, untuk teknis ritual dan tatacara nya ada di bawah artikel ini. Dan sebagai permohonan maaf atas keterlambatan ijazah ini akan kami berikan bonus “ILMU TENAGA DALAM KHODAM RAJEG WESI” 

BERIKUT INI TATA CARA PEMBANGKITAN ENERGI HAQQ NYA:
Pukul 00.30 anda shalat taubah 4 rakaat yang di teruskan dengan shalat hajat 2 rakaat
Setelah selesai anda baca shalawat sampai pukul 01.00 WIB
Tepat pukul 01.00 WIB anda duduk bersila dalam posisi meditasi seperti terlihat pada gambar di bawah ini:


Berikut nya anda buka tutp minyak malaikat dan zam zam nya sebagai media receiver energy, khusus bagi penerima ijazah raja jin sedangkan bagi penerina ijazah khodam sancang cukup siapkan jakfaron 1cc/ 1 mL dan saat sebelum meditasi anda buka tutup nya.
Pembangkitan berlangsung 15 – 20 menit
Selama meditasi usahakan tubuh anda serileks mungkin, kaki ditumpu dipaha dan ujung telunjuk dan ibu jari menyatu membentuk lingkaran (seperti gambar diatas) sehingga posisi meditasi anda membentuk segitiga piramida
Aturlah keluar masuk nafas setenang mungkin
Selama proses meditasi anda baca YAA RAHMAN YAA RAHIIM dan rasakan sensasi yang timbul selama proses meditasi.
Jika posisi meditasi anda rileks dan tenang maka perlahan anda akan merasakan seperti ada pusaran energy pada chakra dasar (muladhara chakr) setelah itu secara perlahan pusaran energy itu akan merambat ke atas sampai ke chakra mahkota. Ketika anda merasakan hal ini visualisasikan seluruh energi negative batin akan terangkat melalui “sushumna” atau jalur energi kundalini.

“SUSHUMNA”

Baca niat ini: Saya niat menyalurkan energi ke jalur sushumna untuk membuka jalur sushumna selebar mungkin dan membersihkan jalur sushumna dari energy-energy negatif, pohon karma negatif, akar-akar karma negatif, bibit-bibit karma negatif, emosi-emosi negative.
Saat pusaran energy mencapai chakra mahkota anda tahan getaran nya selama mungkin dan ucapkan dalam batin kata kata ini “PADMA YANTA AVATRA YEDHA” 3X setelah itu anda hentakkan kedua telapak tangan ke atas sambil mengucapkan “ALLAHU AKBAR” dan visualisasikan semua energy negative anda keluar melalui chakra mahkota
Setelah selesai anda ucapkan alhamdulillah dan usapkan kedua telapak tangan pada wajah anda.
Setelah pembangkitan selesai bagi penerima ijazah raja jin anda tuangkan zam zam ke dalam gelas lebih kurang ¼ gelas dan sebelum anda minum baca:
Baca Al Fatihah
Baca Basmallah
Baca Syahadat
Baca Shalawat
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum zam zam 1 teguk
Baca Hamdallah
Baca Basmallah
Minum sampai habis
Sedangkan bagi penerima ijazah khodam sancang cukup sediakan 1 gelas air putih dan sebelum anda minum baca fatihah 3x dan minum sampai habis.

Dalam teknik pembangkitan energi haqq jarak jauh kami sertakan juga energi potensi tenaga dalam rajeg wesi, untuk membuktikan apakah potensi tenaga dalam ini sudah menyatu dengan anda lakukan langkah berikut ini:
Berdiri dalam posisi mengahadap kiblat. Telapak tangan kanan menghadap ke depan dan tangan kiri di tekankan di perut sambil membaca mantra ini:
JATI KUMELUT TANPO GAWINGAN RAJEG WESI SABUWONO JABANG JIBING TANPO TANDINGAN 7X
Setelah itu tarik nafas panjang 3x dan hitungan terakhir anda tahan di perut dan tegangkan kedua telapak tangan sampai tubuh anda bergetar
Semakin kuat getaran nya maka semakin besar potensi tenaga dalam nya
Silahkan di latih untuk mencapai hasil maksimal dengan cara yang sama seperti di atas

MANFAAT DARI TENAGA DALAM RAJEG WESI:
Pukulan kontak jarak jauh
Perisai tubuh dari serangan black magic
Membuat pagar goib 8 penjuru
Mengobati penyakit jarak jauh
Atraksi tepak botol

Usul untuk para pinisepuh blog dan sedulur sekalian, menindak lanjuti permintaan saudara kita tentang ilmu pengobatan dan bantuan pengobatan maka kami menyarankan agar melakukan transfer energi nur syifa untuk membantu saudara kita yang menderita sakit dan teknik membuat “HIDRO HEALING NUR SYIFA” untuk membantu penyembuhan saudara kita yang sedang di landa sakit, untuk transfer energi kami menyarankan agar @ki wongalus dan @ki Jatiraga sebagai transmitter utama dan dibantu para sesepuh untuk memancarkan gelombang energi kepada 2 transmitter ini, untuk teknik pembuatan air syifa atau penyembuh insya allah akan kami jabarkan ilmu nya. Cukup sekian dan terima kasih semoga bermanfaat.

@KI ARYA KUSUMA DEWA, 2010

Categories: TENAGA DALAM RAJEG WESI | 59 Komentar

SIAPA PUN PRESIDEN KITA NANTI…


wongalus

Sapa sapa wong kang gawe bécik, Nora wurung mbenjang manggih arja, Tékeng saturun-turune. Yen sira dadi agung, Amarintah marang wong cilik, Aja sédaya-daya, Mundhak ora tulus, Nggonmu dadi pangauban. Aja nacah, marentaha kang patitis, Nganggoa tépa-tépa.

(Barang siapa yang berbuat baik, Tiada urung kelak menemui bahagia, Sampai kepada keturunan-keturanannya, Jika kamu manjadi orang besar. Memerintah orang kecil, Jangan SEMENA-MENA dan wajib bersikap tulus. Kamu menjadi pelindung sehingga jangan sembarangan memperlakukan mereka, perintahlah yang tepat dengan perkiraan yang tepat).

Sepertinya nasihat Ki Ageng Sela itu lebih cocok untuk para Presiden yang nanti terpilih dalam Pilpres 2014. Siapapun sosok yang nanti jadi pemimpin negara, bagi saya pribadi nggak penting-penting amat. Saya menilai orang bukan pada sosoknya, bukan pada namanya, bukan pada prejengannya, bukan pada penampilanya, bukan pada citra-citranya, bukan pada kulitnya, bukan pada janji visi misinya, tapi pada KENYATAAN NANTI SETELAH TERPILIH DIA WAJIB BISA MENUNAIKAN HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA UNTUK MENGAMALKAN PANCASILA SECARA MURNI DAN KONSEKUEN.

Saya tidak pernah menawar berapa nilai kebenaran dari Pancasila. Kalau yang lain barangkali hanya meyakini benar sekian puluh persen, maka saya berani bertaruh seratus persen! sebuah ideologi yang paling pas dan cocok untuk warga bangsa Indonesia.

Sejarah telah menguji Pancasila. Sebuah ideologi terbuka yang kenyal dan ampuh menghadapi ragam macam masalah bangsa. Jangan pernah ragu-ragu terhadap Pancasila: yang awalnya berasal dari “wisik” atau “ilham” yang diterima oleh para leluhur kita… Mr Muh Yamin, Ir Sukarno, 73 tokoh BPUPKI, 27 tokoh PPKI,….. mereka ini adalah sosok-sosok yang dipilih Allah SWT.

Simaklah para sedulur semua, mantra sakti bangsa Indonesia yang bernama PANCASILA itu:
1. KETUHANAN YANG MAHA ESA,
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB,
3. PERSATUAN INDONESIA
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.

Betapa dahsyat energi yang terkandung di dalamnya. Setiap sila bermuatan beribu ratus kemuliaan yang tiada berhingga dimana sila pertama menjadi dasar pondasi yang kokoh sila kedua, sila kedua menjadi dasar pondasi yang kuat sila ketika dan seterusnya sehingga akhirnya terwujud suasana dimana setiap warga negara merasakan keadilan sosial, maknanya jelas kita semua sejahtera yang berkemakmuran lahir batin.

Tidak salah kiranya bila Pancasila tetap harus dijadikan dasar negara, dihayati dan diresapi serta terus menerus dijadikan dasar norma dan nilai, serta nafas setiap penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah nafas kita! Maka jangan pernah meninggalkan nafas kita sendiri yang berakibat kita nanti kehilangan jati diri kita sebagai warga Indonesia.

Pengembangan setiap ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan peradaban yang akan dibentuk bersama di negeri ini, haruslah berada dalam koridor Pancasila sebagai ideologi terbuka. Monggo disimak isi Pancasila sebagaimana yang pernah dijadikan terjemahan wajib era Presiden Soeharto. Insya allah semuanya bertabur kemuliaan….

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

(1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(4) Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(5) Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
(6) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
(7) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

(1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
(3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
(4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
(5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
(6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
(8) Berani membela kebenaran dan keadilan.
(9) Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
(10) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia

(1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
(3) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(4) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
(5) Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
(6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
(7) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

(1) Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
(2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
(3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
(4) Menghormati hak orang lain.
(5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
(6) Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
(7) Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
(8) Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
(9) Suka bekerja keras.
(10) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
(11) Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Tidak ada yang keliru bukan? Di setiap suku, agama, ras, antar golongan masyarakat, Pancasila bisa diterima dengan akal sehat. Orang di pedalaman Kalimantan atau Papua maupun orang yang ada di ibu kota membutuhkan Pancasila karena setiap orang harus hidup bermasyarakat…. Nah, sekali lagi kita bicara dalam konteks berbangsa bernegara, bermasyarakat, konteksnya itu… bukan dalam konteks keyakinan individual.

Jadi PANCASILA BUKAN AGAMA! Jangan disamakan dan tidak pada tempatnya untuk membanding-bandingkan. Agama urusannya pada domain keyakinan individual. Pancasila itu aturan-aturan bermasyarakat yang telah disepakati bersama oleh setiap orang di Indonesia untuk hidup secara damai dan aman tenang tentram namun sekaligus bertujuan mulia; mewujudkan negara bangsa Indonesia.

PRESIDEN KITA NANTI WAJIB MEWUJUDKAN PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA. Ki Ageng Selo dalam SERAT PEPALI punya pesan begini….

Kawruhana pambengkasing kardi, Pakuning rat lélananging jagad, Pambekasing jagad kabeh, Amung budi rahayu, Sétya tuhu marang Hyang Widi. Warastra pira-pira, Kang hanggung ginunggung, Kasor dening tyas raharja. Harjaning rat punika pakuning bumi, Kabeh kapiyarsakna.

(Ketahuilah untuk Penyelesaian segala kewajiban, Poros Alam Jantan Dunia…… Pembebas Seluruh Dunia adalah yang berbudi rahayu, Setia kepada Yang Maha Kuasa. Senjatanya boleh ber-macam-macam dan bisa jadi di puji-puji banyak orang namun itu semua akan kalah oleh hati yang lurus karena ini adalah hukum keadilan alam yang merupakan pusat peredaran bumi, Dengarkanlah semua ini….)

wong kang makrifat séjati, Tingkah una-unine prasaja, Dadi panéngeran gédhene. Eséme kadi juruh, saujare manis trus ati, Iku iangaran dhomas. Wong bodho puniku, Ingkang jéro isi émas, Ingkang nduwe bale kencana puniki, Bola bali kinenca.

(Orang yang makrifat sejati, Tingkah dan ucapanya bersahaja, Menjadi tanda kebesarannya. Senyumnya bagaikan kental gula, Tiap ucapannya selalu manis terus hati. Itulah yang disebut dhomas. Kelihatannya bodoh namun jiwanya berisi emas, Yang memiliki tahta kencana …)

Aja watak sira sugih wani, Aja watak sok ngajak tujaran, Aja ngéndélkén kuwanen, Aja watak anguthuh, Ja ewanan lan aja jail, Aja ati canthula, Ala kang tinému. Sing sapa atine ala, Nora wurung bilahi pinanggih wuri, Wong ala nému ala.

(Jangan berwatak menyombongkan keberanian, Jangan berwatak sering suka bertengkar, Jangan menyandarkan diri pada keberanian, Jangan berwatak tak tahu malu, Jangan irihati dan jangan jahil, Jangan berhati lancang, Buruk yang didapat, Barang siapa berhati jahil, Tiada urung celaka akhirnya didapat, Orang jahat menemukan jahat.)

Aja sira méngeran busana, Aja ngéndélkén pintéré, Aja anggunggung laku. Ing wong urip dipun titeni, Akétareng basa, Katandha ing sému. Sému bécik, sému ala, Sayéktine ana tingkah solah muni, Katon amawa cahya.

(Jangan bertuhan kepada perhiasan, Jangan congkak akan kepintaranmu, Jangan menyanjung-nyanjung laku. Itu disaksikan oleh sesama-hidup, Terlihat dalam budi-bahasamu, Tertanda pada roman-muka. Separuh baik, Separuh jahat, Sebenarnya semuanya terlihat dalam tingkah-laku yang bercahaya).

Bumi, géni, banyu miwah angin, Pan srengenge, lintang lan rémbulan, Iku kabeh aneng kene. Ségara, jurang, gunung, Padhang péténg, padha sumandhing, Adoh kalawan pérak, Wus aneng sireku. Mulane ana wong agucap, Sapa bisa wong iku njaringi angin, Jaba jalma utama.

(Bumi, api, air serta angin, Matahari, bintang dan bulan, Itu semuanya ada disini. Laut, lembah dan gunung, Terang dan gelap ada disamping, Jauh dan dekat, Sudah ada dalam dirimu. Karena itu ada orang yang berkata : Siapa yang dapat menjala angin, kecuali manusia yang utama?)

Tama témén tumaném ing ati, Atinira tan nganggo was-was, Waspadha marang ciptane. Tan ana liyanipun, Muhung cipta harjaning ragi, Miwah harjaning wuntat. Ciptane nrus kalbu, Nuhoni ingkang wawénang. Wénangira kawula punika pasthi, Sumangga ring kadarman.

(Baik dan jujur tertanam dalam hati, Hatinya tak mengandung keraguan, Waspada terhadap ciptanya. Tak ada lainnya, Dalam ciptanya hanya kebahagiaan badan, Dan kebahagian di kemudian hari. Ciptanya meresap dalam kalbu, Meyakini kepada Yang Kuasa. Kekuasaan itu sesungguhnya pasti, Terserah kepada KEMURAHAN TUHAN.)

Demikian pandangan saya, mengikuti jalur para leluhur nusantara yang wasis dan waskita. Rahayu rahayu rahayu…
@kwa,2014

Categories: SIAPA PUN PRESIDEN KITA | 15 Komentar

WIRID REJEKI UNTUK PEDAGANG, PENGUSAHA KECIL MENENGAH, BUKA TOKO-LAPAK-WARUNG DLL AGAR MAMPU MEMBAYAR HUTANG DAN AGAR PEMBELI–KLIEN BERDUYUN-DUYUN DATANG


QULI ALLAAHUMMA MAALIKA ALMULKI TU’TII AL MULKA MAN TASYAAU WATANZI’U ALMULKA MIMMAN TASYAAU WATU’IZZU MAN TASYAAU WATUDZILLU MAN TASYAAU BIYADIKA ALKHAYRU INNAKA ‘ALAA KULLI SYAY-IN QADIIRUN

“Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”

TUULIJU ALLAYLA FII ALNNAHAARI WATUULIJU ALNNAHAARA FII ALLAYLI WATUKHRIJU ALHAYYA MINA ALMAYYITI WATUKHRIJU ALMAYYITA MINA ALHAYYI WATARZUQU MAN TASYAAU BIGHAYRI HISAABIN

“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”

DUA AYAT ALI IMRON 26-27 ITU SEBAGAI WIRID HARIAN DENGAN JUMLAH SEMAMPUNYA. BAGUS DIAMALKAN USAI SHOLAT HAJAT ATAU SHOLAT FARDHU LIMA WAKTU.

RIWAYAT DOA ITU:
“Aku tidak melihatmu di masjid semalam,” Rasulullah SAW menegur Sayidina Muaz Bin Jabal r.a. selepas selesai berjamaah sholat dzuhur.

“Maafkan aku, wahai Rasulullah. Aku tidak menunaikan sholat semalam. Saat dalam perjalanan ke masjid, aku telah bertemu dan dikurung seorang Yahudi di rumahnya dan tidak dibenarkan ke mana-mana,” jawab Saidina Muaz.

“Kenapa?” tanya Rasulullah SAW.

“Aku telah banyak berhutang kepadanya,” ujar Sayidina Muaz. “Sehinggalah aku merayu dan berjanji akan melunasi hutang apabila dapat duit,”

Rasulullah SAW tersenyum sambil menepuk-nepuk bahu Saidina Muaz dan berkata, “Aku ajarkan kepadamu dua potong ayat. Jika engkau mau mengamalkannya, Allah akan meluaskan rezekimu untuk melunasi semua hutangmu, walaupun hutangmu sebesar gunung banyaknya.”

“Mau..ya Rasulullah,” jawab Saidina Muaz bersungguh-sungguh.

Rasulullah SAW pun membacakan dua ayat al-Quran dari Surah Ali Imran ayat 26 – 27. Sayidina Muaz mendengarnya dengan cermat dan teliti, dan menjadikan ayat tersebut sebagai wirid harian hingga Allah SWT mengabulkan doanya melunasi hutang dan meluaskan rejeki baginya

@wongalus,2014

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 82 Komentar

PROSES PEMBERSIHAN DIRI


DI JAWA, KITA MENGENAL TRADISI RUWATAN. DI DALAM KHASANAH MISTIK TASAWUF KITA MENGENAL ISTIGHFAR YANG TUJUANNYA BISA DIKATAKAN SAMA, MESKI TIDAK SAMA PERSIS YAITU: PEMBERSIHAN DIRI DARI DOSA/KESALAHAN SEHINGGA NANTINYA KITA JADI BERSIH LAHIR BATIN.

istighfar kwa

Di dalam pengajaran thariqah kita diajarkan materi ISTIGHFAR 14 (EMPAT BELAS) TEMPAT yaitu istighfar yang dikhususkan pada empat belas tempat lahir dan batin pada diri manusia yang terdiri dari 7 (tujuh) tempat lahir yaitu : Mata, telinga, hidung, mulut, tangan, kaki, syahwat dan perut dan 7 (tujuh) tempat batin yaitu :

1) LATIFATUL QALBY letaknya berada dua jari di bawah susu kiri, di sinilah letak sifat-sifat kemusyrikan, kekafiran, ketahyulan, dan sifat-sifat iblis. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi Iman, Islam, Ihsan, dan Ma’rifat.

2) LATIFATUR-ROH letaknya berada dua jari di bawah susu kanan, disinilah letak sifat binatang jinak (bahimiyah) yaitu sifat-sifat menuruti hawa nafsu. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan membuang sifat-sifat tersebut di atas sehingga hidupnya tidak menuruti kehendak hawa nafsu yang selalu mengajak kepada kejahatan namun selalu berada di dalam ketaatan kepada Allah SWT.

3) LATIFATUS-SIRRI letaknya berada dua jari di atas susu kiri, disinilah letak sifat binatang buas (syabiyah) yaitu sifat dhalim, pemarah, pendendam. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat kasih sayang dan ramah tamah.

4) LATIFATUL-KHAFI letaknya berada dua jari di atas susu kanan, disinilah letak sifat-sifat pendengki, khianat (sifat syaithaniah). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat syukur dan sabar.

5) LATIFATUL-AKHFA letaknya berada di tengah-tengah dada, disinilah letak sifat-sifat rabbaniyah, yaitu sifat-sifat riya’, sombong, membanggakan diri, memamerkan kebaikan diri (takabur, ujub, sum-a). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat-sifat ikhlas, khusyu’, dan tawadhu’.

6) LATIFATUN-NAFSU NATIQO letaknya berada antara dua kening, disinilah letak “nafsu amarah” yaitu nafsu yang selalu mendorong kepada kejahatan. Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi sifat tentram dan pikiran tenang.

7) LATIFATUL-KULLU JASAD yang mengendarai seluruh tubuh jasmani, disinilah letaknya sifat jahil (bodoh) dan ghaflah (malas beribadah). Jika latifah ini selalu disucikan dengan memperbanyak istighfar maka akan terisi ilmu dan amal.

Adapun cara beristighfar untuk ke-14 (empat belas) tempat sebagaimana tersebut diatas yaitu dengan cara membaca “ASTAGHFIRULLAHAL’ADHIIM MIN KULLI DZAN BIN WA-ATUUBU ILAIH” dengan meletakkan telapak tangan kanan di masing-masing tempat baik lahir maupun bathin sambil menghayati keluarnya kotoran-kotoran dosa yang berada pada tempat tersebut.

setelah membaca 14 istighfar tersebut di atas selanjutnya ditutup dengan membaca “Sayyidul Istighfar” / Penghulu Istighfar:
“ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANII WA ANA ABDUKA WA ANA ‘AALA AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU A-‘UUDZUBIKA MINSYARRIMAA SHONA’TU ABUU-ULAKA BINI’MA TIKA ‘ALAYYA WA ABUU-‘U BIDZAMBII FAGHFIRLII FAINNAHU LAA YAGHFIRUDZ-DZUNUU-BA ILLA ANTA”

Artinya : “Yaa Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan yang berhak kusembah kecuali hanya Engkau sendiri. Telah Engkau jadikan aku dan aku ini adalah hamba-Mu, dan berusaha sekuat tenaga untuk setia memegangangjanji-Mu.Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang terlanjur yang telah aku lakukan. Aku menyadari akan segala nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku dan aku tahu pula akan dosaku, maka ampunilah kiranya aku, karena sesungguhnya tiadalah yang mengampuni dosaku itu hanya Engkau.”

Itu adalah tata cara doa pembersihan diri, langkah selanjutnya adalah PERILAKU SEHARI-HARI atau KELAKUAN KITA SEHARI-HARI HARUS MENCERMINKAN TAUBAT NASUHA (TAUBAT YANG SEBENAR-BENARNYA). Serta mengisinya dengan perbuatan yang baik dan sewajarnya@@@

@kwa,2014

Categories: PROSES PEMBERSIHAN DIRI | 40 Komentar

WIRID-WIRID KHUSUS PENGAMAL ILMU HIKMAH


WIRID BAGUS DIAMALKAN SAAT RAMADHAN MAUPUN SETELAH RAMADHAN…

Ramadhan adalah bulan yang mulia. Kita isi sebulan penuh dengan kesibukan untuk beribadah, salah satu ibadah yaitu Puasa Ramadhan yang merupakan rukun keempat dalam Islam. Firman Allah Ta’ala : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarah: 183).

Sabda Nabi Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji ke Baitul Haram. “

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadits yang disampaikan oleh Nabi: “Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi.”

Dan sabda Nabi : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Maka untuk memperoleh ampunan dengan puasa Ramadhan, harus ada dua syarat berikut ini: Mengimani dengan benar akan kewajiban ini dan Mengharap ridho Allah Ta ‘ala.

Pada bulan Ramadhan diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.

Pada bulan ini disunatkan shalat tarawih, yakni shalat malam pada bulan Ramadhan, untuk mengikuti jejak Nabi, para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Nabi: “Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Pada bulan ini terdapat Lailatul Qadar (malam mulia), yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi :
“Barangsiapa mendirikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Malam ini terdapat pada sepuluh malam terakhir, dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat daripada di malam-malam lainnya. Karena itu, seyogianya seorang muslim yang senantiasa mengharap rahmat Allah dan takut dari siksa-Nya, memanfaatkan kesempatan pada malam-malam itu dengan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari kesepuluh malam tersebut dengan shalat, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, do’a, istighfar dan taubat yang sebenar-benamya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni, merahmati, dan mengabulkan do’a kita.

Pada bulan ini terjadi peristiwa besar yaitu Perang Badar, yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang haq dan yang bathil, sehingga menanglah Islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum musyrikin.

Pada bulan suci ini terjadi pembebasan kota Makkah Al-Mukarramah, dan Allah memenangkan Rasul-Nya, sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan paganisme (keberhalaan) yang terdapat di kota Makkah, dan Makkah pun menjadi negeri Islam.

Pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan para setan diikat.

Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Maka kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan beramal shalih, semoga kita termasuk orang-orang yang diterima amalnya dan beruntung.

Perlu diingat, bahwa ada sebagian orang –semoga Allah menunjukinya- mungkin berpuasa tetapi tidak shalat, atau hanya shalat pada bulan Ramadhan saja. Orang seperti ini tidak berguna baginya puasa, haji, maupun zakat. Karena shalat adalah sendi agama Islam yang ia tidak dapat tegak kecuali dengannya. Sabda Nabi : “Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin.”

Maka seyogianya waktu-waktu pada bulan Ramadhan dipergunakan untuk berbagai amal kebaikan, seperti shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan istighfar. Ramadhan adalah kesempatan untuk menanam bagi para hamba Ailah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan.
Berikut amalan dzikir untuk penggemar ilmu hikmah…

===WIRID PAGI ===
Waktunya: Waktu Utama seusai shalat subuh sampai masuk waktu dzuhur. Bagi orang yang memiliki halangan dari dzuhur hingga masuk waktu maghrib.

Bacaannya:
Membaca Istighfar sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Nabi 100 kali dengan lafadz apa saja, khususnya Shalawat Fatih.
Membaca Hailalah 100 kali

sholawat fatih:

sholawat-al-fatih-pembuka-kwa

===WIRID SORE===
Waktu Utama atau Pilihan: Seusai shalat ashar hingga masuk waktu maghrib.
Waktu darurat mulai setelah shalat isya’ hingga terbit fajar, selepas itu ia menjadi hukum qadla’.
Diperbolehkan membaca wirid pagi di malam hari tanpa udzur atau halangan. Kira-kira disaat seseorang dapat membaca al-Qur’an sebanyak dua juz setengah dan manusia pada tidur, hal ini harus didahului dengan shalat isya’ terlebih dahulu.
Apabila telah masuk waktu shalat subuh, dan tersisa satu bacaan hailalah sekalipun, selesaikanlah bacaan tersebut dan ulangi bacaan wirid tersebut pada waktunya. Bacaan yang pertama tadi hukumnya menjadi sebuah nafilah atau sunnah.
Tidak diperbolehkan mengedepankan waktu membaca wirid sore ke siang hari, walaupun ada halangan, kecuali ia menjama’ taqdiem solat dzuhur dan ashar, bolehlah baginya membaca wirid ini setelah Shalat ashar yang di jama’ tadi. Boleh mengedepankan waktunya pada malam hari apabila ada hajat yang tidak dapat dielakkan dan menghabiskan waktu utama atau pilihan, akan tetapi harus mendahulukan awrad pagi. Dikhusukannya pada malam hari karena ibadah di malam hari lebih besar “powernya” dibandingkan siang hari.

Bacaannya:
Membaca istighfar sebanyak 30 kali
Membaca shalawat fatih sebanyak 50 kali.
Membaca Hailalah sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Jawharatul Kamal sebanyak 12 kali

sholawat jauharatul kamal:

sholawat-jauratul - kamal - kwa

Diantara syarat-syarat sempurnanya membaca shalawat Jauharatul Kamal, membentangkan kain bersih pada bacaan ketujuh, bertujuan agar yang sedang berdzikir berada pada posisi yang lapang dan benar-benar suci sehingga hati jernih.
Barangsiapa yang sedang berkhalwat menyendiri di suatu tempat dan tempatnya sempit, yang hanya cukup untuk satu orang, maka boleh membaca shalawat Jauharatul Kamal.
Hailalah setelah shalat ashar pada hari jum’at, kira-kira satu jam sebelum terbenamnya matahari. Boleh juga seseorang membaca hailalah ini dengan menggunakan hitungan, mulai dari 1000 hingga 1600 atau bisa juga tanpa menghitungnya.
Bacaan hailalah yang menyambung dengan terbenamnya matahari ini bertepatan dengan waktu mustajab do’a pada hari jum’at yang disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw dalam hadist-hadistnya dan ditetapkan oleh sebagian sahabat Ra bahwa waktu doa mustajab ialah pada akhir waktu dari hari jum’at.
@@@

Categories: WIRID RAMADHAN BAGI PENGAMAL ILMU HIKMAH | 17 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.